Keuntungan Yang Saya Dapat Ketika Naik Transportasi Umum

Keuntungan Naik Transportasi Umum, manfaat naik bus, cara mengurangi kemacetan, belajar empati lewat transportasi umum

Keuntungan Yang Saya Dapat Ketika Naik Transportasi Umum

Temans, kapan terakhir naik angkutan umum?
Sudah lama banget saya merindukan kembali masa-masa tua di jalan, tidur di pojokan jendela bus, lari-lari ngejar bus, rebutan naik kereta terlebih saya rindu gelantungan berdiri saat naik angkutan umum dengan menghirup aroma tujuh rupa LOL.

Bahkan saya pun pernah bercerita disini perihal apa saja yang saya temui saat naik angkot dari supir rese sampe supir ugal-ugalan hingga penumpang rese sampe penumpang yang melecehkan.

Banyak hal sih yang bisa saya petik selama saya naik transportasi umum. Kata orang naik angkutan umum boro-boro ada sisi positifnya?nah yah tergantung kita menyikapinya.

Kadang saya juga suka sebel ketika diburu waktu, eh bus-nya atau angkotnya malah banyak berhenti. Pernah loh saya telat untuk ngetes karena bus-nya kelamaan ngetem. 

Tapi itu kan bisa diatasi terngantung manage waktu kita dan pandai-pandainya saya juga sih seandainya saya milih naik bus di titik banyak orang nunggu jelas saya tidak akan alami kebulukan diem di bus terlalu lama.

keuntungan-naik-transportasi-umum


Keuntungan Naik Transportasi Umum

Bagi saya pribadi, naik tranportasi umum itu ternyata banyak keuntungannya loh temans!Berikut beberapa keuntungan yang saya dapat ketika naik transportasi umum.

❤ Belajar Sabar

Biasanya kalau naik angkutan umum ya saya harus maklumi kalau nanti di jalan banyak berhenti karena tentunya supir mencari penumpang. Ojo dumel bae, mungkin saat mengalaminya boro-boro saya pengen sabar tapi mau tidak mau saat saya lebih memilih menunggu dan tetap stay disitu saya baru menyadari ternyata saya sedang sabar!

Meski berat diawal namun nyatanya saya bisa kok terima. Bang woles aja bang adek setia duduk manis di bus kok! *halahhhh

❤ Belajar Ber-Empati

Kemampuan ber-empati saya justru banyak terasah ketika saya jadi angkutan umum lovers loh!Satu kali saya pernah cape banget pengen gitu duduk manis di bus namun tak tega ketika melihat seorang ibu bawa anak bayi plus balita berdiri.

Sedih rasanya ternyata masih banyak yang empatinya terkikis karena ego. Padahal jika temans pernah lihat sebagai contoh di bus Transjakarta ada beberapa tempat duduk yang di atasnya bertempel sticker gambar ibu hamil, bawa balita, lansia maupun disabilitas. 

Mereka itu termasuk penumpang yang diprioritaskan dalam kategori TDP (tempat duduk prioritas) yang sudah ditetapkan sebagai bentuk pelayanan kenyaman bertranportasi umum.

Sayangnya masih banyak loh saya temui orang yang keputus rasa empatinya kepada penggunan TDP. Banyak yang saya lihat pura-pura tidur, ada juga nih pemuda yang pake headshet pura-pura ga dengar bahkan pura-pura ga melihat ada penumpang prioritas.

MIRIS BUKAN?

Terlebih petugas juga seringkali mengingatkan kepada penumpang lainnya agar bisa perhatian kepada penumpang prioritas. Bukannya pada sadar diingatkan malah galakkan mereka. 

Kejadian ini juga ga cuman berlaku di Bus tapi di KRL juga. Sempat heboh bukan fenomena yang perempuan muda mengutuk ibu hamil yang naik KRL?saya tahu semuany bayar, semuanya lelah toh tidak ada salahnya kita tanam kebaikan dan belajar ber-empati saat kondisi seperti itu.

❤ Belajar Bersosialisasi

Bagi saya nih naik angkutan umum itu bisa nambah kenalan. Sapa tahu jodoh kan?LOL tapi ini tidak terjadi sama saya yah. Kalau di FTV sih ada atau beneran ada kisah nyata dapat jodoh karena naik bus?

Kondisi lalu lintas macet, kalau HP mati, lupa bawa buku biasanya saya suka ajak kenalan yang disamping saya. Harapannya bisa jadi obat macet sepanjang perjalanan. 

Syukur-syukur kemudian hari si dia yang diajak kenalan bisa jadi tambatan hati jadi temans jangan galak-galak kalau di bus atau tranposrtasi umum LOL.

❤ Belajar Berhemat

Kerasa banget loh naik kendaraan pribadi sama kendaraan umum. Naik kendaraan umum cukup merogoh kocek puluhan ribu ga sampe ratusan udah bisa sampai ke tempat tujuan.

Lah saya kalau bawa mobil sendiri belum bayar tol, belum bensin belinya banyak, belum isi angin ban deuh sagala rupi. 

❤ Tidak Bikin Macet

Saya mengakui membawa kendaraan pribadi itu berkontribusi untuk kemacetan lalu lintas. Coba jujur sapa yang suka bawa mobil atau motor tapi cuman sendirian?kan boros amir menuh-menuhin jalanan aja. *selftalk ngomelin diri sendiri*

Dan membawa kendaraan pribadi emang mengejar waktu itu sih, cuman ga kebayang ternyata apa yang saya lakukan justru salah satu pemicu kemacetan lalu lintas. Pengen nangis rasanya :(

Meski kementrian perhubungan berupaya untuk mengatasi masalah kemacetan tapi saya fikir jangan pernah menggantung harapan hanya kepada pemerintah saja toh kita sendiri yang berulah.

Saya jadi inget cerita horang kayah yang lebih memilih menaruh mobil mewahnya di kantor lalu ia pulang pergi naik KRL dong!apalah saya ini merasa kesentil dengan gaya boss yang satu itu. 

Kini ada semboyan loh "Mapan" itu adalah mereka yang mau naik kendaraan umum!

Jadi gimana nih temans?masih milih jadi penyebab kemacetan atau memilih berupaya mendukung upaya pemerintah untuk tanggulangi kemacetan dengan naik transportasi umum?

***
Demikian yang bisa saya share kali ini Ayo Naik Bus!!ga semuanya berhawa negatif loh, ada keuntungan yang bisa kita dapat ketika naik transportasi umum.

Temans punya pengalaman positif apa selama naik bus?sharing yuk

55 komentar

Avatar
maya rumi Jumat, 16 November, 2018

Pengen banget sebenernya Naik bus kekantor tp dr rumah kekantor bisa 2 jam br nyampe... Udah gitu susah lagi busnya, jadi qu Tak sanggup lagi teh Naik bus kemana-mana

Reply Delete
Avatar
Noer Ima Kaltsum Jumat, 16 November, 2018

Naik kendaraan umum, memiliki sensasi tersendiri, apalagi pakai berlari-lari segala di saat usia yak muda lagi. Hahaha

Reply Delete
Avatar
angkisland Sabtu, 17 November, 2018

wah kapan yah?? kalo pas keluar kota naik kereta mbak hehe,,,

Reply Delete
Avatar
Sandra Hamidah Senin, 19 November, 2018

Aku suka teh naik angkot n bis hehhe dulu suka bete da macet tapi sekarang jarang pergi sih jadi enjoy aja n ga stress heheh

Reply Delete
Avatar
Tian lustiana Senin, 19 November, 2018

Beberapa waktu terakhir ini saya lagi seneng naik angkutan umum, enak ga mesti lieur mikirin kendali setir / stang hahaha. sambil denger musik nundutan juga asoy ya.

Reply Delete
Avatar
Maria G.Soemitro Senin, 19 November, 2018

Aku banget nih
Bahkan pilih angkot /bus dibanding ojek on line yang murah
Soalnya rambut bisa tetep rapih :)

Reply Delete
Avatar
desy laily Senin, 19 November, 2018

Sudah lama juga gak naik bis, sehari-hari biasanya pakai motor. Tapi emang benar mba, naik bis kita bisa mendapatkan banyak pengalaman baru dan seru.

Reply Delete
Avatar
Raisa Hakim Senin, 19 November, 2018

Bus di Bandung juga udah mulai enak sekarang jd bawa anak juga friendly. Kalau angkot aku susah sabar euy ngetemna aduhai kalo lg buru2. Hiks

Reply Delete
Avatar
Okti Senin, 19 November, 2018

Buat saya yg ga punya kendaraan jelas kemana-mana pakai transportasi umum.
Waktu masih kerja bolak-balik ibukota, pas hamil Fahmi usia kandungan 4 bulan (belum kelihatan) bus dari Cianjur lewat puncak full dan macet. Saya berdiri, daripada ga ketawa. Eh ada remaja laki2 yang ngasih kursi nya ke saya.
Sepanjang jalan saya bersyukur, mendoakan remaja itu segala kebaikan dan mengusap perut meminta bayi yg di kandung punya hati mulia seperti si remaja yang kasih kursinya ke saya itu...

Reply Delete
Avatar
Renidwiastuti Senin, 19 November, 2018

Naik bus tak kalah asyiknya dengan naik kendaraan pribadi, tapi ya memang bus nya seharusnya mempunyai fasilitas yang terstandar. Terkadang naik kendaraan umum yang bikin ragu adalah bila bus yang sebenarnya nggak lolos uji KIR tapi diloloskan dengan berbagai macam cara, dan itu sangat mengancam keselamatan penumpang.

Reply Delete
Avatar
Armita Senin, 19 November, 2018

Aku seneng naik Damri kalau mau pergi ke lokal Bandung. Habis itu nyambung pakai gojek aja. Anak-anak juga seneng kalau diajakin naik kendaraan umum

Reply Delete
Avatar
Reyne Raea Senin, 19 November, 2018

wkwkwkkw.. ngakak bun, bca aroma 7 rupa hahaha

Kalau saya naik bus beraninya kalau ada temennya dan yang nyaman.
Dari dulu beraninya cuman naik angkot.

Untungnya di Surabaya udah ada bus keren yang Suroboyo bus, nyaman banget, kami sering2 deh naik bus.
Emang bener2 mengurangi kemacetan :)

Reply Delete
Avatar
Reisha Senin, 19 November, 2018

Bener banget ini teh manfaatnya. Saya belakangan jarang sekali naik kendaraan umum, tapi sebaiknya anak juga sering diajak naik kendaraan umum ya, biar nanti ga kagok.

Reply Delete
Avatar
Aminnatul Widyana Senin, 19 November, 2018

Dulu sewaktu sebelum menikah, saya seringnya naik angkutan umum juga mom. Sy nggak punya kendaraan pribadi soalnya. Tp sejak uda menikah, ganti naik sepeda atau mobil sm suami terus wkwkkw... Kecuali kalo pas mudik pengen naik bus umum atau kereta gitu

Reply Delete
Avatar
Ajenghimme Selasa, 20 November, 2018

Mbak, kok sama. Selama tinggak di kota yang penuh kemacetan ini, rasanya pake angkutan umum malah jadi penyelamat, ahahaha. Ke bogor ataupun bekasi prefer naik KRL. Anak-anak juga seneng soalnya, hihi

Reply Delete
Avatar
Nchie Hanie Selasa, 20 November, 2018

Aku udah lupa pake angkot, hahaha
Seringnya pake motor, tapi sesekali pernah nyobain, sewaktu ngajarin anak kalo sekolah pake angkot, mulai dari cara nyetop, bayar uang, dan bilang kiriii...
Nah, naik bus ini yg blom pernah si Bandung, hihii

Reply Delete
Avatar
ge maulani Selasa, 20 November, 2018

Nah iya, teh setelah rajin naik angkutan umum ku jadi tahu mana yang harus dinaiki kalau pengin cepet dan ongkosnya murah. Dan mana yang enggak usah dinaiki kalau ujungnya bikin telat karena banyak ngetem dan ongkosnya warbiyasak hahaha. Duh iya, aku juga suka miris sama rang orang yang enggak berempati, suka pura-pura enggak lihat atau enggak dengar di kereta dan bis pas lagi penuh-penuhnya. Padahal udah jelas terpampang nyata di dekatnya ada buibu hamil, buibu bawa anak kecil dan nenek juga kakek yang berdiri enggak kebagian tempat duduk. Rasa kupengin negor tapi gak berani muehehe. Soalnya suka ada yang galak. Terus malah bilang sama-sama bayar tiket kok *haish.

Asyik aku "mapan." dong kalau begitu wkwkwk. Aku jarang sih teh kalau naik bus dalam kota cem damri, kalau bus antar kota baru sering.

Reply Delete
Avatar
Jalan-Jalan KeNai Selasa, 20 November, 2018

Sekarang saya lebih suka naik Trans Jakarta sama Commuter Line. Tetapi, kalau metromini, saya mikir-mikir dulu, deh. Mending order ojek online daripada naik metromini hehehe

Reply Delete
Avatar
Evi Sri Rezeki Selasa, 20 November, 2018

Kalau dalam kota aku jarang pakai bis. Kalau ke luar kota pakai bis :)

Reply Delete
Avatar
Dian Restu Agustina Selasa, 20 November, 2018

Sejak transportasi umum di Jakarta membaik, suami ke tempat kerja jadi naik TransJakarta Mbak Herva
Enggak macet dan enggak ribet nyetir sendiri.
Kendaraan saya pakai antar jemput sekolah anak yang enggak jauh banget dari rumah, karena angkot enggak ada ke sana.
Sedangkan kalau saya ada undangan ke bagian Jakarta lainnya, saya juga naik TransJakarta atau ojek online.
Hemat dan cepat :)

Reply Delete
Avatar
Dian Restu Agustina Jumat, 01 Maret, 2019

Dan sekarang enaknya di Jakarta ada yang gratis angkotnya. Beberapa TJ yang di pusat kota juga ankot terintegrasi yang cuma pakai ngetap kartu bisa naik itu...duh, kurang enak apa cobakk

Reply Delete
Avatar
Tika Samosir Rabu, 21 November, 2018

Kalau buat santai sih boleh-boleh aja naik kendaraan umum. Tapi kalau ke kantor atau ada acara aku lebih memilih naik motor.

Reply Delete
Avatar
Tira Soekardi Rabu, 21 November, 2018

paling sebel akalu ada orang yang ngerokok

Reply Delete
Avatar
CatatanRia Rabu, 21 November, 2018

Sejak tinggal di bandung saya naik angkot cuma pas mau mudik aja. Bukan gak mau naik angkot tapi anakku mabok hehe rempong sepanjang jalan uee uee. Tapi terakhir naik damri sekarang nyaman banget.

Reply Delete
Avatar
Ida Tahmidah Rabu, 21 November, 2018

Dikita blm bagus sistem transportasi umumnya yg ada malah bikin macet kebanyakan....di KL, Thailand ga ada tuh macet di sana ga ada angkot. Transportasinya hrs dibuat nyaman dulu baru enjoy hehe....jangan kebanyakan angkot tg kadang ga tau aturan jg...:D

Reply Delete
Avatar
Jeanette Rabu, 21 November, 2018

Setuju, naik kendaraan umum itu menyenangkan. Tapi aku belum berani bawa anak² dgn jarak yg jauh. Karena takut tidur, karena ak sendirian dengan bawa 2 anak 😥
Tapi kalau jarak dekat ak mau, anak2 juga senang dan bisa belajar banyak hal 😊

Reply Delete
Avatar
Rach Alida Bahaweres Rabu, 21 November, 2018

Bun, aku selama ini juga pakai kendaraan umum. Dan merasa terbantu banget dengan adanya kendaraan umum bikin aku jadi semangat untuk berhemat. Haha. Dan satu sisi belajar berempatis erta bersosialisasi :0)

Reply Delete
Avatar
April Rabu, 21 November, 2018

Saya saya selalu naik angkutan umum, tapi jarang naik bus mbak. Biasanya andalan saya KRL, krn rute yg ke rumah cuma itu hehe.
Betul, kalau sering2 naik kendaraan umum bisa bikin kita lbh sabar, apalagi di Jkt ya, yg kadang nemu aja penunpang ajaib hehe.

Reply Delete
Avatar
susie ncuss Rabu, 21 November, 2018

terakhir kali naik transportasi umum adalah minggu lalu.
naik ojol, kereta, dan angkot sekaligus. sampe rumah langsung tepar XD

Reply Delete
Avatar
Fanny F Nila Kamis, 22 November, 2018

Aku naiiik Transjakarta, tp kalo pulang ajaaa hahahah. Soalnya kalo pergi ttp lbh suka gojek, secara ga pgn empet2an :p. Kalo keringetan aku lgs ga mood. Nah, kalo udh pulang, ga masalah deh rame dlm bus, krn toh udh mau pulang :p. Lagian supaya ongkos transport ketekan juga. Kan lumayan selisihnya bisa tambahan jalan2 hueheheh

Reply Delete
Avatar
Visya Al Biruni Kamis, 22 November, 2018

Nhebaca ini jjdi ingat dulu semas singlenkemana mana naik transportasi umu tapi sejak pnya baby udh saagat sangat jarang. Tapi sesekali kalo lg sama si baby n ayahnya kita naik transportasi umum utk ngrnalin dia bersgsm macan TU ini hehe.

Reply Delete
Avatar
Nathalia DP Kamis, 22 November, 2018

Saya termasuk yg setia menggunakan angkot, tp jujur stres bgt rasanya hihihi... Ngetemnya itu ga kuat... Terakhir naik angkot dr ciwastra ke rshs, 3 jam dong :D

Reply Delete
Avatar
Nathalia DP Jumat, 01 Maret, 2019

Saya lg mau nulis tentang tema ini, mobil pribadi-parkir-transportasi umum-kemacetan, tunggu ya, hihihi...

Reply Delete
Avatar
www.faradiladputri.com Kamis, 22 November, 2018

Aku senang naik transportasi umum, sayang tapi kalau di angkot masih suka ada yang ngerokok sembarangan :( Sama kadang tidak bisa diandalkan kalau lagi buru buru hahaha.

Reply Delete
Avatar
VHAranie Kamis, 22 November, 2018

dalam keadaan hamil atau bawa anak, lumayan nyaman naik trans jakarta karena bakalan dapat kursi prioritas hehehe.. enak lg udah ada larangan gak boleh ngerokok.. aku sih nyaman yang seperti itu.. tapi kalau bus umum kayak patas masih kurang nyaman, karena masih suka ada beberapa pengamen/tukang jualan yang masuk..

Reply Delete
Avatar
Afifah Nurul Haq Jumat, 23 November, 2018

Jadi inget jaman SMA naik bus teh.. Solusi ternyaman ketika motor mogok. Ongkos murah, full AC, ga kepanasan ga keujanan, ga perlu cape nyetir, tinggal duduk manis. 😁

Tapi aku sekarang lagi seneng kekeretaan teh, jauh lebih nyaman kereta sekarang, dan pastinya anti macet 😁 jaman apel ge dulu kekeretaan dari ujung ke ujung, Cicaléngka ke Padalarang 2000 pérak. Sekarang 5000-6000, yaa masih murah lah ya

Reply Delete
Avatar
Nyi Penengah Dewanti Kamis, 28 Februari, 2019

Hampir tiap balik ke rumah aku naik angkutan Bund
Dan, aku paling sebel kalo nemu kernet yang naikan harga dari yang sudah biasanya
sebel aku, kadang tak ikhlasin kadang juga tak minta kembalian yang harusnya jadi hakku hahaha

Reply Delete
Avatar
Icha Faizah Kamis, 28 Februari, 2019

Aku juga prefer naik transportasi umum daripada naik kendaraan pribadi kalau lagi senggang dan nyantai. Karena ya itu, lebih hemat sih.

Reply Delete
Avatar
Kanianingsih Kamis, 28 Februari, 2019

duuh iya memang harus banyak belajar saat naik transportasi umum. belajar sabar itu saat angkot ngetem, duuuh..

Reply Delete
Avatar
NiaNastiti Kamis, 28 Februari, 2019

Pingin naik bus nih tapi masih jalan jauh kalau mau nyampe rumah, hehehe. Jadi sementara naik motor karena deket. Emang ada asiknya naik kendaraan umum terutama bus, lebih murah dan kadangkadang ketemu orang baru yang nyambung ngobrol seru :)

Reply Delete
Avatar
Ophi Ziadah Kamis, 28 Februari, 2019

Aku tiap hari naik transportasi umum say
Ber commuter line tiap hari
Meski desakan luar biasa tp publik transport di Jakarta hitungannya udah bagus n nyaman sih

Reply Delete
Avatar
Mega Kartiwan Kamis, 28 Februari, 2019

Hari selasa kemaren mbak aku pake angkot. Tempat yang aku tuju dari rumah ga dilewatin sama bus. Padahal pengen banget naek bus damri. Aku kangen. Lebih nyaman dan enak pake bus damri drpd angkot. Ga ada salahnya kok pake angkutan umum, kadangkala saya suka kasian sama supir yang angkotnga kosong terus banyak yg pake ojol huhu

Reply Delete
Avatar
Travel Blog Evi Indrawanto Jumat, 01 Maret, 2019

Mengesalkan memang melihat orang tak punya empati menumpang kendaraan umum. Sering juga melihat, yang badannya masih segar dan muda-muda, cuek saja ketika melihat penumpang prioritas berdiri di depan mereka. Seolah ngomong, "emang gue pikirin".

Memang banyak keuntungan naik kendaraan umum ya Mbak. Semoga transportasi umum di Jakarta terus berbenah, sehingga penumpangnya pun merasa nyaman

Reply Delete
Avatar
Damar Aisyah Jumat, 01 Maret, 2019

Kalau sekarang jarang naik bis, Teh. Kalau dulu mah setiap hari selama kuliah di JOgja. Naik bis kota itu emang bikin hemat banget, trus jadi punya banyak kenalan sesama penumpang bis satu arah. Tapi juga ngajarin aku jadi lebih waspada, karena zaman itu copetnya ampun-ampunan. Banyak dan nekat. Tapi kalau sekarang kayaknya udah nggak kayak dulu. Lebih aman sepertinya.

Reply Delete
Avatar
Artha Amalia Jumat, 01 Maret, 2019

saya juga lebih suka transportasi umum sebenarnya. selain merakyat, hemat dan asyik bertemu orang baru. sayang suami melarang, sejak punya anak. haha. takut jatuh karena katanya sopir ugal2an padahal penumpang belum duduk tenang

Reply Delete
Avatar
Uniek Kaswarganti Jumat, 01 Maret, 2019

Kalau fasilitas public transportationnya nyaman, tentunya bakalan makin rebutan naik bus atau kereta kurasa. Kini pemerintah sudah mulai banyak berbenah, bus dan kereta udah makin bagus. Salah satu masalah yang masih ada adalah akses halte dari tempat tinggal yang biasanya masih jauh. Kalau rumahnya dekat dengan halte mungkin lebih mudah ya.

Reply Delete
Avatar
Lucky Caesar Jumat, 01 Maret, 2019

Naik transportasi umum menyenangkaan banget mbaak bel, sekalian belajar banyak haal yang tidak bsa didapatkan di ruang-ruang kelas. jadi rindu kalau pas naik bus pulang ke madiun dari surabaya, selalu duduk yg dekat jendela sambil menikmati musik dari pengamen jalanan hehehe nostalgia ~

Reply Delete
Avatar
Nur Ainhy Jumat, 01 Maret, 2019

Bener banget kak, kalau naik transportasi umum tuh melatih kesabaran banget hahaha, blum lg kalau berdesak2an trus ad bau2 aneh hahaha, tp beda sih klu naik bus enakan dikit

Reply Delete
Avatar
Suciarti Wahyuningtyas (Chichie) Jumat, 01 Maret, 2019

Aku baru kemarin naik transportasi umum, pas banget gak barengan sama suami karena dia ada acara jadilah aku pulang naik transjak dan ojol. Tapi aku sering sih kalau lagi event selalu menyempatkan naik transportasi umum, karena selalu ada cerita menarik yang bisa ku ceritakan sepulang dari naik transportasi umum.

Reply Delete
Avatar
Nurul Fitri Fatkhani Jumat, 01 Maret, 2019

Saya dan anak-anak kalau kebetulan menggunakan transportasi umum, lebih memilih pakai bus. Selain menghindari macet, bus di Bandung udah nyaman bangeet, jadi anak-anak senang naik bus

Reply Delete
Avatar
Erin Herlina Sabtu, 02 Maret, 2019

Karena belum punya mobil, aku suka naik kendaraan umum untuk jarak jauh. Kalau dekat si bawa motor sendiri. Maklum si, dari rumah ke jalan raya jauh banget bisa butuh dua jam kalau jalan kaki.
Soal TDP ini memang masih miris di Indonesia, banyak yang masa bodo.

Reply Delete
Avatar
lendyagasshi Sabtu, 02 Maret, 2019

Sejujurnya,
aku dulu pas jaman-jaman SMA fans nya naik angkot.
Tapi, setelah kuliah dan keseringan gak bagus menejemen waktunya, jadi prefer naik motor dengan gaya ugal-ugalan.

Ku pikir, setelah emak-emak dan beralih ke mobil bisa tobat ((kan ada tuuh...Baby In Car))
Ternyata...
Habit itu gak semudah itu, Marimar.

Aku tetep juga ugal-ugalan kalo nyetir mobil.
Huhuu~

Masalahku ternyata ada di Time Management. Titik.

Reply Delete
Avatar
Leyla Hana Sabtu, 02 Maret, 2019

Aku kadang naik bus transjakarta. Udah bagus fasilitasnya. Ada AC, bersih, apalagi kalo pas dapet bus yang gratis. Uhuuy

Reply Delete
Avatar
diane Sabtu, 02 Maret, 2019

Ahh ya. tos kak. saya pun berusaha untuk membiasakan naik transportasi umum. . karena banyak juga manfaatnya

Reply Delete
Avatar
April Hamsa Sabtu, 02 Maret, 2019

Aku pengguna angkutan umum, khususnya KRL. Lumayan siiih, skrng lbh baik armadanya jg. Dan memang salah satu moda transportasi yang murah utk digunakan ya mbak.
Yaaa kalau naik kendaraan umum kudu punya empati walu kdng gak semuanya gtu. Di sinilah kykinya yg namanya pendidikan akhlak berguna banget yaaaaa

Reply Delete