Bagaimana Upaya Pemerintah Untuk Mengatasi Penyakit Akibat Rokok?

4/24/2019
Memasuki jam istirahat kerja, saya bergegas menuju ATM. Sesampainya di sana, saya menyaksikan seorang pria tua yang sedang asyik menikmati sebatang rokok sambil menanti calon pembeli dagangannya.

Abah begitu sebutan untuknya, seorang kakek yang berjualan rujak. Iba hati ini melihat beliau namun jujur saja saya menyayangkan sekali takkala menyaksikan pemandangan dimana abah dengan khusuknya menyesap nikotin tanpa ada ketakutan jika penyakit sedang mengintainya setiap saat.

"Susah berhentinya Neng" begitu jawaban Abah saat saya menanyakan mengapa masih merokok?
Beliau tetap mengupayakan membeli rokok setiap harinya. Tak peduli lagi dagangannya mengalami untung atau rugi, rokok harus tetap dibeli baik eceran atau sebungkus.

Bahkan yang menyesakkan dada saya adalah saat Abah mengatakan jika ia tak memiliki jaminan kesehatan seperti BPJS apabila kelak ia menderita penyakit akibat nikotin yang setiap harinya ia hembuskan.

Miris bukan?

strategi pencegahan rokok, pemerintah harus aware dengan rokok


Jadi Karyawan Sambil Usaha Itu Tidaklah Mudah!

Halo temans, saya mau sharing nih pengalaman pribadi. Sesuai judulnya kali ini mau sharing tentang menjadi karyawan sambil punya usaha itu ternyata melelahkan!begini pengalaman saya.

Usaha saya dan suami membuka kedai Joeragan Ice Cream sudah mulai sejak tahun lalu namun harus tutup selama 1 bulan kemarin. Penyebabnya adalah pegawai yang kurang cakap dalam mengemban tanggung jawab. Padahal kami sudah berusaha controlling sesering mungkin.



Bahkan di kedai juga telah kami pasang CCTV sebagai alat bantu kami untuk memonitor pegawai. Memang selama ini kami melihat kinerja pegawainya jauh dari ekspektasi kami sebagai owner.

Awalnya suami resign demi membangun usaha impiannya ini, bulan-bulan pertama usaha buka masih dibawah pengawasan suami dan kedai begitu ramai sekali hingga malam hari masih saja ada yang beli. Sekalipun daerah Cimahi kata orang Bekasi mah dingin tapi alhamdulilah banyak yang suka es krim racikan kami.

Akhir tahun kemarin suami memutuskan untuk kembali menjadi karyawan karena atasannya masih tidak rela kehilangan karyawan potensial di kantornya. Saya sendiri ya masih tetap menjadi karyawan aktif dan juga repot mengurusi kedua buah hati kami.

Kesibukan saya dan suami menjadi karyawan membuat kami kurang fokus untuk mengurusi usaha kami sendiri. Kami sangat percaya dengan kedua pegawai yang kami hire. Monitoring mereka hanya lewat cctv dan report di Whats app Group saja.

Tugas saya sendiri dalam mengurusi kedai adalah mencatat arus kas usaha, dari pendapatan hingga pengeluaran saya rinci secara manual. Saya sendiri sering keteteran untuk lakukan pencatatan karena pekerjaan di kantor juga banyak yang menanti.

Memiliki usaha sendiri memang terdengar keren tapi nyatanya susah sekali untuk mengatur waktunya. Beberapa kali juga saya harus merelakan cuti melayang untuk mengurusi masalah-masalah yang terjadi pada usaha Joeragan Ice Cream ini.  

Salah satu masalah yang terjadi adalah pegawai yang keluar.

Jadi Karyawan Sambil Usaha Itu Tidak Mudah!, drama gonta ganti pegawai, cari pegawai itu susah



Yakin Sudah Konsisten Mendidik Anak?

4/16/2019
Halo temans, yakin ga sih selama ini sudah konsisten dalam menerapkan aturan di rumah buat anak-anak?hayo jujur...

Kali ini saya mau bahas tentang ketidakkonsistenan dalam mendidik anak. Sebagai orang tua nyatanya tydacklah mudah dalam mendidik anak. Beneran mesti bercucuran keringat dan air mata loh buat didik mereka, yekan?

Dan orang tua sendiri adalah ROLE MODEL buat anak-anaknya. Makanya butuh konsisten di dalamnya agar anak-anak tidak bingung dalam hal aturan maupun tanggung jawab mereka. 

Kalau bukan kita siapa lagi dong yang jadi role model mereka?ya ga?iya dong..


Namun teori just teori pada prakteknya sendiri, saya belum sepenuhnya konsisten dalam menerapkan aturan kepada anak-anak.

Ekspektasi A yang terjadi bisa B, harapan tinggal harapan sih namun seiring berjalannya waktu saya yakin ke-konsistenan ini bakalan tumbuh seirama, senada dengan perkembangan usia mereka *insyaAlloh.

Konsisten Dalam Mendidik Anak?, beberapa ketidakkonsistenan mendidik anak, inkonsisten menerapkan aturan kepada anak



How to Encourage Your Picky Eater to Broaden Their Horizons

4/12/2019
Hello everyone, todays i want to describe about picky eater. Picky Eater is a problem for parents, right?

Children and toddlers regularly go through phases of picky eating, and there’s nothing wrong with allowing children to develop their own tastes and preferences. It’s always tough finding foods that kids will eat, but kids generally take after their parents. They’ll usually end up coming around to new foods after seeing you eat them.

On the other hand, some children have trouble eating one specific food or type of food, and some cases of picky eating may lead to other health issues over time. These picky eater tips will help encourage your child to expand their tastes and develop healthy eating habits that could last a lifetime.

about picky eater, facing the picky eater


Begini Rasanya Jadi Ibu Rumah Tangga Tanpa ART

4/08/2019
Hari jumat kemarin nih tiada angin dan tiada hujan ART ga masuk tanpa kabar. Bayangkan saja saya yang sungguh mendamba kehadirannya karena kebetulan hari kamisnya sudah izin telat masuk siang ke pak Boss eh besoknya ga masuk kerja.

Reputasi mamak di kantor tentu saja makin minus dengan kondisi demikian LOL. Tapi mau gimana lagi karena saya mengandalkan ART yang pulang pergi buat jagain Rayi dan Neyna maka hari itu saya menelan pil kecewa juga ga bisa masuk kerja.

Biasanya nih setelah saya memandikan anak-anak dan utamanya menyiapkan neyna dan akang suami yang mau berangkat, ART akan datang. Jeng--jeng-- namun pagi itu setelah Neyna dan akang suami pergi, doi ga muntulll.

Jam 7.30 wib belum datang, Rayi wes kusut lagi dandanannya apalagi saya udah gelisah dan lewat pukul 08.00 wib akhirnya saya WA pak Boss dan rekan kerja sapa tahu ada yang cariin gicuh. Mengabarkan saya bolos maning.

ART-nya beneran seperti ninja Hattori ga ada kabar berita banget. HP-nya ga aktif ya iya wong saya pernah cerita kalau bukan saya siapa lagi (kayak iklan) yang isiin pulsanya makanya terus-terusan ganti kartu.

Dan hari jumat itu saya latihan jadi ibu rumah tangga tanpa asisten tanpa suami. Yeay begini rasanya jadi ibu rumah tangga tanpa ART.

Capeknya jadi ibu rumah tangga, kelelahan ibu rumah tangga, dari ibu bekerja jadi ibu rumah tangga, curhatan seorang ibu

Pengalaman Liburan Ke Wisata Paku Haji Cimahi

4/04/2019
Liburan kemarin kemana nih temans?yang di rumah aja ga usah sedih bisa liburan di rumah dengan seru kok apalagi sambil baca pengalaman saya nih pergi berlibur ke Wisata Paku Haji Cimahi.

Sebagai orang Cimahi, saya tuh mupeng berat kalau ada yang dari luar kota liburan ke Lembang ngubek-ngubek Lembang maupun Bandung. 

Saya sendiri yang domisili Cimahi tuh jarang banget ((ngider)) ke tempat wisata alasannya adalah malas bertemu macet.

Singkat cerita, saya itu udah lama banget niat ajak anak-anak berenang dan kemarin libur itu adalah waktu yang tepat untuk mengajak mereka bermain air.

Kebetulan juga mertua pengen ikut berenang, maka kegalauan memilih tempat dimulai. Neyna si sulung karena pernah berenang di Rainbow Park alias Venus   jadi dia pengen disitu saja padahal saya tahu dia ngincer arena bermainnya hahaha. 

Kalau renang disitu juga cocoknya buat anak-anak doang maka saya search kembali tempat renang dengan pertimbangan berenang paling habiskan waktu paling lama 1 jam sisanya masa iyah bengon manjah di arena kolam renang liatin orang nyebur?

So, dengan pertimbangan tersebut saya coba carikan alternatif lain apalagi ajak aki-aki sama nini-nini perlu tempat yang nyaman juga.

Setelah search di youtube dan melihat serunya tempat renang sekaligus ada wisata lainnya. Finally kami memutuskan pergi ke Wisata Paku Haji Cimahi.

Pengalaman Liburan Ke Wisata Paku Haji Cimahi, arena wisata di paku haji, tiket masuk ke paku haji, arena bermain paku haji