Jadi Karyawan Sambil Usaha Itu Tidaklah Mudah!

4/24/2019
Halo temans, saya mau sharing nih pengalaman pribadi. Sesuai judulnya kali ini mau sharing tentang menjadi karyawan sambil punya usaha itu ternyata melelahkan!begini pengalaman saya.

Usaha saya dan suami membuka kedai Joeragan Ice Cream sudah mulai sejak tahun lalu namun harus tutup selama 1 bulan kemarin. Penyebabnya adalah pegawai yang kurang cakap dalam mengemban tanggung jawab. Padahal kami sudah berusaha controlling sesering mungkin.



Bahkan di kedai juga telah kami pasang CCTV sebagai alat bantu kami untuk memonitor pegawai. Memang selama ini kami melihat kinerja pegawainya jauh dari ekspektasi kami sebagai owner.

Awalnya suami resign demi membangun usaha impiannya ini, bulan-bulan pertama usaha buka masih dibawah pengawasan suami dan kedai begitu ramai sekali hingga malam hari masih saja ada yang beli. Sekalipun daerah Cimahi kata orang Bekasi mah dingin tapi alhamdulilah banyak yang suka es krim racikan kami.

Akhir tahun kemarin suami memutuskan untuk kembali menjadi karyawan karena atasannya masih tidak rela kehilangan karyawan potensial di kantornya. Saya sendiri ya masih tetap menjadi karyawan aktif dan juga repot mengurusi kedua buah hati kami.

Kesibukan saya dan suami menjadi karyawan membuat kami kurang fokus untuk mengurusi usaha kami sendiri. Kami sangat percaya dengan kedua pegawai yang kami hire. Monitoring mereka hanya lewat cctv dan report di Whats app Group saja.

Tugas saya sendiri dalam mengurusi kedai adalah mencatat arus kas usaha, dari pendapatan hingga pengeluaran saya rinci secara manual. Saya sendiri sering keteteran untuk lakukan pencatatan karena pekerjaan di kantor juga banyak yang menanti.

Memiliki usaha sendiri memang terdengar keren tapi nyatanya susah sekali untuk mengatur waktunya. Beberapa kali juga saya harus merelakan cuti melayang untuk mengurusi masalah-masalah yang terjadi pada usaha Joeragan Ice Cream ini.  

Salah satu masalah yang terjadi adalah pegawai yang keluar.

Jadi Karyawan Sambil Usaha Itu Tidak Mudah!, drama gonta ganti pegawai, cari pegawai itu susah




Drama Gonta-Ganti Pegawai 


Zaman sekarang banyak yang mengatakan CARI KERJA SUSAH, padahal saya sendiri cari pegawai untuk kedai juga susahnya minta ampun. 

Sebagaimana yang saya ceritakan diawal, semenjak suami bekerja kembali kami memutuskan untuk menghire 1 pegawai karena saking ramainya butuh minimal 2 pegawai. 

Tiada angin tiada hujan, salah satu pegawai andalan kami sebut saja "A" tiba-tiba keluar begitu saja setelah beberapa fasilitas dari handphone dan sepeda kami berikan. 

Usut punya usut ternyata dia tidak suka dengan pegawai baru karena seolah-olah pegawai baru akan membuat ruang geraknya terbatas.

Sepeninggalan "A" maka tersisa pegawai kami "B" yang baru lulus sekolah. Karena kedai ramai maka saya bertugas mencari pegawai baru lagi. 

Tak butuh waktu lama untuk saya mendapatkan pegawai baru kedai, dari beberapa yang melamar cocoklah kami dengan "C". 

Bersyukur sekali "B" dan "C" bisa bekerja sama tanpa butuh waktu lama. Keduanya terlihat saling support satu sama lain. 

Namun tragedi itu muncul, satu hari "B" diminta datang ke rumah oelh suami untuk mengambil stock bahan es krim. Entah bagaimana kronologisnya "B" tiba-tiba pamit dari grup WA dan menyatakan KELUAR.

Setelah suami menceritakan detailnya ternyata hanya salah paham namun "B" tetap keluar begitu saja. Hari itu "C" sedang libur sehingga kedai tutup begitu saja dan sepulang suami kerja, ia memutuskan untuk memeriksa kedai. 

Malam itu barulah suami tahu kondisi kedai tak lagi beres, ruangan dan peralatan kotor bahkan bahan es terbuang hingga 1 kg lebih. Sedih sekali ketika saya menerima foto-foto yang suami kirimkan.

Keesokan harinya, mau tidak mau saya kembali cuti untuk meluruskan masalah yang terjadi di kedai. Sayapun memanggil "C", untuk mendapatkan penjelasan mengapa kedai seperti tidak diurus padahal selama ini kami kira mereka mengerjakan jobdesk sebaik mungkin.

Dari hasil interogasi "C", didapatkan fakta tidak mengenakkan diantaranya adalah :
  • "B" tidak pernah mau membantu "C" jika membersihkan kedai sehingga "C" pun akhirnya malas karena melihat perilaku "B" yang asyik main HP 
  • "B" pulak yang menyuruh "C" untuk tidak perlu membersihkan kedai
  • Sebagai pegawai yang diberikan amanah lebih untuk belanja keperluan toko terkadang "B" selalu lupa
Salah satunya lupa membelikan "plastik" untuk packaging jika ada yang order melalui ojek online. Sebagai salah satu bentuk pelayanan kami, biasanya kami memberikan double plastik agar tidak tumpah apalagi kalau order pake ojek online yang sering diburu waktu sering membuat minumannya tumpah.

Oleh sebab itu, saya memilih plastik yang pas dengan tinggi kemasannya. Dan saya selalu wanti-wanti ke semua pegawai hanya menggunakan plastik PP Wayang.


review plastik wayang


Mengapa saya memilih hanya kantong plastik PP Wayang?beberapa alasan berikut yang menjadi pertimbangan saya menggunakan plastik PP Wayang di Joeragan Ice Cream :




✔ Produk plastik Wayang memiliki banyak ukuran yang lengkap dan utamanya ketebalannya itu pas untuk mewadahi minuman menu milkshake yang ada di Joeragan Ice Cream
✔ Merupakan produk kantong plastik jenis PP (polypropylene)
✔ Warnanya bening dan berkualitas karena bahan plastiknya grade A sehingga tidak merubah tampilan produk yang dikemasnya

review plastik wayang


✔ Menggunakan bahan standar Food Grade ini utama ya temans sehingga sangat aman jika bersentuhan langsung dengan makanan maupun minuman
✔ Mudah didapat karena saya maupun pegawai bisa beli di pasar atau toko terdekat lainnnya. Apalagi kini kemasan plastik wayang sudah berganti dengan kemasan baru yang lebih elegan dari sisi desainnya membuat plastik wayang lebih mudah dikenali.


✔ Selain itu sudah bersertifikasi ISO 9001, bersertifikat halal dari MUI, dan sudah mendapatkan Indonesian Best Brand Award (2011-2018). Sebagai karyawan di perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang packaging plastic dan sangat tahu perjuangan untuk bisa punya sertifikasi tersebut, maka hal ini tentu saja menjadi nilai plus untuk plastik wayang di mata saya selaku user.

Sejauh ini tidak ada lagi komplain dari customer ketika kami memutuskan packaging yang double dan aman selama di perjalanan. 

Dan penggunaan plastik sendiri bukanlah karena tidak cinta lingkungan namun memang saat ini kami masih mengandalkan palstik sebagai wadah untuk pembelian es krim yang tidak langsung makan di kedai.



Pesan saya sih selalu bijak untuk menggunakan plastiknya, salah satunya dengan bisa tetap menggunakan berkali-kali plastiknya atau dimanfaatkan buat kebutuhan lain.

Dan paling utamanya bekas plastiknya tidak dibuang sembarangan yah temans!

Back to drama pegawai, akhirnya saya memutuskan menghire "D" untuk menemani "C" sayangnya mereka berdua juga tidak mampu untuk mengemban tugas dan kami memutuskan hubungan kerja bersama mereka.

Setelah 1 bulan tutup, akhirnya saya menemukan pegawai baru kini sudah bekerja kembali dan alhamdulilah sepenuhnya sesuai ekspektasi namun saya dan suami tidak ingin lagi terjadi hal-hal yang sebelumnya terjadi maka kini kami lebih intens memonitornya.

***

Well, Temans ternyata menjadi karyawan sekaligus buka usaha itu tidaklah mudah. Utamanya bisa membagi waktu untuk tetap mengurusi keduanya dengan baik antara pekerjaan di kantor maupun usaha yang dijalankan.

Baca lagi : Tetap Bekerja Sambil Usaha

Demikian yang bisa saya sharing kali ini, semoga bisa bermanfaat yah. Punya pengalaman seputar bekerja sambil usaha?yuk sharing temans.

127 komentar on "Jadi Karyawan Sambil Usaha Itu Tidaklah Mudah!"
  1. Drama pegawai buat jagain toko itu ternyata merata, ya. Daku udah pernah ngalamin, Teh. Sampe bingung mau ditawarin apa lagi biar pada giat kerjanya. Tapi, ya emang kudu sabar ya, teh. Kalo mau nyari pegawai :( cuma jadi bikin ga fokus

    BalasHapus
  2. Karyawan yang amanah memang tidaklah mudah. Tidak hanya perlu pengawasan tapi juga ketegasan sama karyawan.

    Tidak mudah menjadi pengusaha dan karyawan yang penting di bawa happy dan enjoy aja

    BalasHapus
  3. wih ternyata mba herva punya usaha juga yaa.. Aku akhir2 ini juga lg kepikiran pengen buka usaha tapi dilematik juga karena masih terikat kerja di kantor..

    dan.. cari pegawai yg cocok susah juga yaa ternyata mbaa..

    syemangat dan sukses selalu mba 😊

    BalasHapus
  4. wah menarik BUnda, ada franchise na ?

    BalasHapus
  5. Dulu yg bikin saya pada akhirnya nutup bimbel salah satunya ya ini, masalah tim kerja. Padahal dulu saya full di tempat, apalagi kondisi Mba Herva dan suami. Pastinya dabel "pegel" ngadepin pegawai 😁

    Masalah plastik kalo buat take away emang penting banget, apalagi untuk makanan yg gampang tumpah. Dan pastinya mesti yg aman, yes 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah ini Miss masalah pegawai emang yah jadi utama

      Hapus
  6. Bundaaa, emang susyeeh cari karyawan yang mau kerja keras ya dan bisa diandalkan. Kebayang capeknya bun. Tetapnsemangaat yaa. Plastiknya cakep bangeet

    BalasHapus
  7. Wah memang pegawai untuk toko susah nyari yang benar-benar berkualitas dan setia mbak. Ibuku saja pusing banget kalau cari pegawai toko belum apa-apa udah keluar dan seringnya berantem sesama pegawai. Tapi ini saya beneran baru tahu jenis plastik wayang ini, jadi bisa direkomendasikan ke usaha teman-teman khususnya yang jualan snack.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya emang mba cari pegawai suseh minta ampun

      Hapus
  8. Bener banget, Mbak. Orang bilang cari kerjaan susah sementara ada juga yang cari karyawan ga dapat2. Dulu usaha keluarga saya juga susah banget dapat karyawan yang bisa diandalkan. Giliran udah bisa diandalkan, orangnya mau keluar karena mau bikin usaha sendiri. Hehehe.. Tapi Alhamdulillah udah beberapa tahun ini udah dapat karyawan yang loyal dan bisa diandalkan.

    BalasHapus
  9. Wah cakep ini, jadi inspirasi buat aku. Aku juga lagi survei pengin usaha yang cocok apa, kayanya kok ada kepuasan tersendiri

    BalasHapus
  10. semoga kali ini pegawainya gak ada drama2 lagi yah teh, bisa awet dan rajin kerja juga.

    BalasHapus
  11. memang benar mbak kalau ada udaha gitu ga bisa ditinggal, kita harus benar2 kontrol kalau ditinggal jadinya begitu, padahal kalau baca tulisan ini, hasilnya cukup potensial, akhirnya jadi dilema sendiri ya mbak....

    saya pun pengen buka usaha, tapi karena pns ya ga jadi, saya fokus nyari tambahan dari investasi disana sini

    BalasHapus
  12. Suka salut sama ibu bekerja meluaskan garapannya dengan membuka usaha, jadi membuka lapangan kerja untuk orang lain juga. Moga dimudahkan usahanya ya teh. lancar jaya. Aamiin

    BalasHapus
  13. saya malah dulu nggak ada karyawan. Jadi pagi sampai sore kerja. pas pulang jualan pulsa di rumah. Kalau pas saya kerja jualan pulsa dibantu sama mama saya. ribetnya kalau pas lagi ada trouble saat bukan saya yang melayani penjualan pulsa.

    BalasHapus
  14. Keren banget mommy yang satu ini, kerja iya, ngurus anak keren, bisa mengatasi problema bisnis, sukses terus ya Joeragan Ice cream, semoga ada rezeki bisa mampir ke sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setujuu...
      Kece bet memang teteh Bebel.

      Dan aku belum ke Joeragan Es Kriim...
      Huhuuu...

      Hapus
    2. aamiin masyaAlloh makasih Teh Ran n Teh Len

      Hapus
  15. pasti sedih sekali ya teh pas tau kedai gak keurus tapi Alhamdulillah sekarang sudah jalan kembali ya, semoga gak terulang lagi dan semakin sukses ya teh :D

    BalasHapus
  16. Saya skrg sbg karyawan selalu punya cita2 pengen usaha sendiri kelak..baca tulisan mbak jd sadar kalau emang ga semudah itu ya utk buka usaha...apalagi melibatkan orang lain yang Kita ga tau apakah mereka amanah/nggak... Jadi no wonder kalau ngeliat org lain kadang memperkerjakan tetangganya/orang orang terdekatnya yang bener2 udah dipercaya...

    BalasHapus
  17. cari karyawan memang susah yaa, Mba. Para pencari kerja itu suka pilih-pilih kerjaan, maunya yang kerjanya mudah tapi gaji gede, tapi kemampuan gak ada :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah ini wkwkwk sekarang adanya begitu beda zaman dulu

      Hapus
  18. Waaahhh iya Bunda, saya lg terus belajar utk berbagi wkatu yg seimbang untuk blogging dan bisnis yg br mulai. huhu apalagi bunda harus ngantoorr.. gak kebayang capeknya Bund

    BalasHapus
  19. Nice info mba. Kalo besok2 mendadak butuh plastik untuk wadah makanan, bisa pilih plastik merk wayang ini yaa.. biasanya aku pake wadah2 tertentu gitu mba, tapi kalo kepepet ya plastik deh hehe

    BalasHapus
  20. Setiap usaha pasti ada dramanya ya teh. Sayapun sedang membantu suami mengurus cafenya yang dibangun bersama teman-teman. Jadi ada bahan diskusi nih bareng suami tentang drama pegawai. Dari awal suami dan teman-teman sudah merencanakan menggunakan CCTV untuk mengawasi pegawai nih, tp drama macam-macamnya kan belum ada yang ngasih tahu sepertinya,

    BalasHapus
    Balasan
    1. pake cctv juga ga bisa sering monitoring sih teh hahaha harus langsung

      Hapus
  21. Jadi sekarang datang si "E" yaa, teh...sebagai pegawai baru.
    Semoga bisa mengemban amanah ya....

    Hadjuuh~
    Drama pegawai ini ada-ada aja.
    Mbok yaa...kalo KZL sama rekan kerja itu istighfaar~

    Hihii...maap, maap.
    Habisan gemeessh sii ya, teh..

    BalasHapus
  22. wah cari pegawai memang gak gampang ya mbak, apalagi dapat yg malas suka bikin hati kesel

    BalasHapus
  23. Iya pasti, bewirausaha pasti tidak gampang. Dulu mama sama bapakku ngerasain hal yang sama. Dan aku lihat sendiri gimana naik turunnya. Termasuk soal karyawan. Semoga selalu semangat, ya. :)

    BalasHapus
  24. Wah ini bagus plastiknya krn food grade ya. jd aman buat jualannya ya mba

    BalasHapus
  25. Kerwn aku tu salut sama dirimu...segala kageroh kalau istilah sunda nya mah...😍😍

    BalasHapus
  26. Semoga drama pegawainya kelar ya Mbak dan dapat yang amanah. Emang tuh percaya sama orang susah-susah gampang. Semoga lain waktu bisa nikmati es di sana. Btw, plastik itu pembungkus yang lumayan diperlukan. Makanya kudu pilih yg bahannya bagus

    BalasHapus
  27. Semangat selalu usahanya mba.. semoga makin maju dan membawa berkah.

    BalasHapus
  28. Semangat ya Teeeeeh, namun memang masalah SDM ini susah susah gampang ya Teh kalau punya usaha begini. Semoga nantinya dapat pegawai yang amanah dan mau diajak berkembang bareng ya Teh.... Aamiin...

    BalasHapus
  29. Aku pernah merasakan juga dulu Mba heheheh
    alhamdulillah sekarang udah jadi ibu rumah tangga tapi tetep nyambi usaha juga
    Sukses dan lancar ya Mba bisnisnya
    Plastiknya itu cakep banget aku suka

    BalasHapus
  30. Wah, sayang sekali ya, Mbak.
    padahal sedang laris-larisnya. Dan memang saat memulai usaha, kita harus yang menjalankan sendiri.
    Makanya, adik saya berencana buka usaha, sedangkan dia dan istrinya bekerja di perusahaan. Katanya mau dijalankan orang lain. Saya bilang jangan, soalnya harus dia sendiri yang turun tangan.

    BalasHapus
  31. Nyari karyawan yg ok sekarang susah ya mbak. Sementara di luar sana banyak orang yg koar2 cari kerja susah. Ealaaahh 😅
    Milenials ini rada ajaib.

    Btw baru tahu nih plastik wayang skrg baru desainnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya desain bungkusnya baru lebih cakep mba cuss beli plastik wayang

      Hapus
  32. Iya, Mbak, aku juga sering dapat keluhan dari temanku yang punya usaha. Mereka kesulitan cari pegawai. Nah, berbanding terbalik sama keponakanku. Karena dia nggak mau kuliah, pengen kerja, eh, giliran kerja pengennya yang nggak berat tapi dapat gaji yang gedhe. Lha darimana bisa seperti itu?

    BalasHapus
  33. Pernah makan d suatu tempat, pas numpang ke toilet aku liat pegawainya abis cuci piring di situ
    Memang ga mudah ternyata menghandle usaha apalagi klo ga terus2an dipantau
    Kalau pegawainya ga banyak2 dilatih dibriefing bisa aja kejadian kyk begitu dan potensi bikin pelanggan ilfil
    Salut aku sm yg tekun mengembangkan usaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba harus tekun memang kalau mau usaha

      Hapus
  34. Segala sesuatu emang harus fokuus Bun, akupun gituu. Tiap hari ngurusin toko onlen orang lain,kalo sendiri suruh buka tko onlen menyerah deh, ntar aja kalo dah pensiun hahaa

    Btw semangat atuh, insyaallah bisa asalkan kita yakin bisa

    BalasHapus
  35. Punya usaha sendiri bagaikan cadangan hidup sekarang ya mba, kalo sudah bosen ngantor. Cari pegawai sekarang tuh aneh-aneh sering bosen dan banyak permintaan mba...

    BalasHapus
  36. Cari pegawai yang tepat untuk mengelola usaha kita itu amaaat sangaaat challeging. Saya juga pernah ngalamin. Apalagi kalau kita percayakan sepenuhnya, waah drama banget deh ujungnya. Sayang juga ya mbak, usahanya harus udahan. Semoga di lain waktu, bisa berdiri lagi dan dimudahkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya ampun mba belum udahan?sedih banget ga baca ulasan sepanjang ini

      Hapus
  37. Kalu punya usaha yg ngurus orng memang ada aja masalah, paling sering ya tentang karyawan. Bapak saya jg dulu gitu, karyawan ngak ada yg beres paling sering nyolong uang di kasir.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya ampun sedih yah padahal dah dikasih kerjaan

      Hapus
  38. emang susah cari pegawai yang cocok cara kerjanya sama kita. sebagai pengusaha kita sendiri yang harus ngawasin mereka. hebat mba herva, udah punya usaha sendiri. aku jadi pengen bikin usaha. tapi masih blm nemu yg pas buat dijalani.

    BalasHapus
  39. Aq juga pernah denger tentang plus minusnya pegawai dari langganan bubur ayam. Sampai pusing katanya. Wah, plastiknya udah ada sertifikat MUI juga ya. Keren.

    BalasHapus
  40. salut buat pekerja kantoran yg bisa nyambi buka usaha. i feel u pisan riweuhnya. kalo aku lebih fokus ama urusan rumah, jd usaha toko obat terbengkalai. pdhal udh punya pegawai handal jg. tapi yaa benda namanya kalo usaha ga ditungguin sendiri. moga sukses buat usaha es krimnya yaa...
    btw aku kok baru tahu ada plastik wayang ini... kudet ya

    BalasHapus
  41. Memang ya kalau berurusan dengan tugas dan kepercayaan itu gampang-gampang susah nemu yang pas. Semoga sukses usahnya, bun

    BalasHapus
  42. waduuhhh, karyawannya gitu, yaa. Hiks. Btw, merek plastiknya jawa bangett. Kelihatan tebel memang.

    BalasHapus
  43. Subhanallah.. ini beneran yaa plastik sampai ada logo halalnya.. aku makin nyaman dan ttenang ya kalau sudah dihalalkan

    BalasHapus
  44. Iya, bener sekali nih. Butuh ekstra tenaga dan pikiran untuk menjalankan keduanya secara bersamaan

    BalasHapus
  45. Relatable banget, teh.
    Menjalani dua pekerjaan kayak gitu bikin capek. Tapi orang-orang cuma ngeliat dr sisi "asik dong punya penghasilan gede". Well, they don't know our struggle, hehehe

    BalasHapus
  46. keren banget laaah bunda nameera nu geulis iniiih
    menjalani dua profesi dan sukses keduanya dg tantangannya masing2...
    ngiring bingah, sukses terus yaaa...
    amu juga ih punya usahha sampingan

    BalasHapus
  47. Karyawan sambil punya usaha memang butuh ketekunan, biar nggak jomplang, dan pastinya fisik kudu kuat

    BalasHapus
  48. Baca ini jadi lebih banyak hal yang mesti dipertimbangkan ketika nanti saya membuka usaha dan diharuskan memiliki karyawan. Thanks sharingnya Bunda.
    Semoga usahanya sukses dan lancar

    BalasHapus
    Balasan
    1. aaminn :) makasih semoga jadi pembelajaran

      Hapus
  49. Semoga sekarang c sama d bisa rukun dan kompak ya. Amin. Apalagi mau lebaran, pasti bakal dapat THR meski belum kerja setahun hehehe iya kan? Soalnya saya tahu majikan eh boss nya baiiik banget sih

    BalasHapus
  50. Drama ini pun aku dan Suami alami Mba. Di Kampung Halamanku (Garut), ada sawah dan Kebun Jeruk yang akan fokus kami olah karena Bapakku udah capek dan ingin aku dan Suami yang lanjutin sebagai Penerus.

    Ilmu secara teori dan praktek Insya Allah sudah ada, namun sayangnya kami kesulitan mencari Pekerja. Sempat ada namun berakhir dengan cerita kurang baik, intinya orang itu gak bisa dipercaya. Dan susaaah cari Pengganti.

    Masalahnya aku dan Suami belum bisa sering ke Garut untuk controlling, karena kesibukan Kantor. Akhirnya vakum sementara dan sebagian disewakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah beginilah ya mba kendala gabisa terjun bisnis langsung

      Hapus
  51. Salut banget padamu Mbak. Masih ngantor plus usaha. Ini keren!!!!! Lha aku jualan plus nulis aja udah kembang kempis deh bagi waktunya. AKu padamu banget...

    BalasHapus
  52. Jadi ingat bosku, cari pegawai pasti gonta ganti, dan yang cocok dihati katanya susah. Semangat selalu kerja dan usahanya ya mba

    BalasHapus
  53. Saya sih salut bgt dengan orang2 yg berani utk berbisnis, saya sih nyoba beberapa kali malah nyerah. Bisa kebayang sih kecewanya punya pegawai ug ga amanah. Bikin geregetan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya geregetnya bikin akit kepala mba hahaa

      Hapus
  54. Duh kisah pegawai memang wow banget ya mbak, hihi... Dulu aku pernah usaha kecil2an juga dan selalu riweuh sama pegawai, jadinya gonta ganti terus. Mayanlah, buat pelajaran hidup hihi

    BalasHapus
  55. Daftar boleh gak jadi karyawan Joeragan Es Krim

    BalasHapus
  56. Sedih ya mba pegawainya keluar masuk huhu saya jadi was+was hire pegawai, di awal emang harus terjun langsung ya btw plastiknya unik ya ada wayangnya jadi Indonesia bangets

    BalasHapus
  57. Iya teh bener, kerja sambil buka usaha itu gampang2 susah, hiks. Dilema dan drama nya banyak haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyes teh buanyak banget ngalahin drama kumbara hahaha

      Hapus
  58. Ya Allah teteh aku ikut sedih ikh baca tulisan teteh. Pasti bikin stress juga itu. Mencari orang yang bener-bener bertanggung jawab teh meni susah ya. Semangat ya buat Teteh n suami. Semoga dimudahkan usahanya 🙏

    BalasHapus
  59. keren mbak, pegawai dan pengusaha dilakukan dalam waktu yang sama. sukses selalu ya mba untuk usahanya, aku jadi belajar dari pengalaman mbak herva ini, makasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulilah semoga bisa diambil hikmahnya ye smba

      Hapus
  60. Keren bangetlah bisa punya usaha. Aku malah pengen deh, selain ada penghasilan tetap, juga ada sampingan dari wirausaha. Semangat! :D

    BalasHapus
  61. Memang buka usaha sambil kerja tuh sulit. Dan drama pegawai ini memang selalu terjadi ya, Teh. Semoga kali ini pegawai-pegawainya bisa amanah

    BalasHapus
  62. Ternyata gak hanya mencari Asisten Rumah Tangga yang penuh drama, ya. Memiliki pegawai pun ada aja dramanya hehehe. Semoga setelah ini semakin dilancarkan usahanya. Aamiin

    BalasHapus
  63. Drama pegawainya bikin pening banget pastinya. Apalagi di kantor pun bekerja sebagai HRD yg ngurusin keperluan orang. Ishhh pening akutuh. Semoga pegawai yg sekarang bekerja di Joeragan Ice Cream bisa awet dan betah ya Teteh Bella.

    BalasHapus

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun