Jumat, 09 Maret 2018

Ajarkan Anak Berbakti Kepada Orang Tua

Pernah mendapati anak dibilangin lalu gerutu apalagi ada yang sampe memukul?nah itu sedang terjadi pada Neyna si sulung yang sebentar lagi resmi dipanggil Teteh. Entah darimana ia imitasi respon memukul dan mencubit jika keinginannya tidak segera terpenuhi.

Terlebih kalau misalnya dia sedang asyik dengan kegiatannya lalu saya panggil maka dia akan marah dan berkata "bundaaaa iiiiihhhh" dengan alis mengerung dan gerutu dari bibirnya terdengar. Duh berasa banget pengen mites kalau anak udah kayak gitu. 

Apabila sudah "kumat" maka saya akan memberikan wejangan buat Neyna, biasanya saya hanya bisa menasehati. Nasehat pada umumnya ibu kepada anaknya namun  agar Neyna lebih menghayati akan saya bilang bahwa "Alloh selalu menyaksikan dan malaikat Raqib -Atid selalu mencatat".

Hasilnya?masih saja diulangi, respon memukul, mencubit, gerutu dan berkata 'ih'. Menginjak usianya bertambah terus saya tidak ingin ini menjadi habit buatnya. Tidak hanya kepada orangtuanya tapi saya ingin dia bisa memuliakan siapapun dengan respon yang lebih baik bahkan mengingkan ia bersikap santun kepada siapapun. 

Memang selama respon memukul atau gerutu diakhirnya Neyna selalu meminta maaf tanpa harus saya suruh tapi tetap saja respon awal begitu membuat saya jengkel. Kalau saya lagi simpen stock sabar yo wis diemin aja tapi kalau lagi saya kumat berentet dah kultum dengan nada soprano 😂.

Berangkat dari fenomena tersebut membuat saya berfikir bagaimana untuk bisa menghilangkan respon yang agresif macam itu. Selama ini yang saya lihat Neyna memang tipe anak yang menangkap sesuatu dari hasil dongeng. Makanya saya sebagai mamaknya pandai-pandai mengarang.

Waktu Neyna keasyikan nonton, cara saya menghentikannya dengan menceritakan kisah Cici si Kelinci yang saya karang sendiri sehingga pada akhirnya Neyna sudah taklagi asyik nonton.


Nah untuk case yang saya satu ini tentu saja saya ga bisa bebeas mengarang tapi saya ingin mengisahkan kisah real yang ada agar bisa menginspirasi Neyna. Berbicara tentang memuliakan orangtua saya jadi ingat buku "Birrul Walidain" yang ditulis oleh Mba Izzah Annisa.

Buku ini berisi dengan 20 kisah teladan  dari orang-orang saleh yang sangat berbakti kepada orang tua. Sebelum saya ceritakan kepada Neyna, biasanya saya baca terlebih dahulu agar saya bisa menyampaikan dengan baik.

Setiap kisahnya ditulis dengan apik oleh Mba Izzah, meskipun setiap kisahnya ditulis berkisar 1-3 lembar saja namun tidak mengurangi esensi dari setiap kisah yang disampaikan. Gaya bahasanya juga simple tidak terlalu monoton karena memang diperuntukkan untuk anak-anak.

Saya pernah membeli buku anak dengan gaya bahasa yang menurut saya ga cocok buat jadi buku cerita anak. Sangat kaku bahkan terkesan monoton, bagi saya orang dewasa saja malas untuk membacanya apalagi anak-anak.

Kisah-kisah yang disajikan juga benar-benar bisa diaplikasikan dan diteladani oleh anak-anak. Tak hanya untuk anak-anak tapi juga bisa reminder loh buat kita orang tuanya. Dan lagi setiap kisahnya diakhiri dengan satu kesimpulan baik hadits maupun ayat dalam Al-quran yang menunjang bagaimana berperilaku baik kepada orang tua.

💟 Bagaimana Cara Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Yang Telah Tiada?💟
Seseorang datang kepada Rasullah saw dan bertanya, "Wahai Rasullah, apakah masih tersisa sesuatu sebagai baktiku kepada kedua orang tuaku setelah keduanya tiada?" Beliau bersabda. " Ya, engkau mendoakan keduanya, memohonkan ampunan untuk keduanya, menunaikan janji keduanya, memuliakan teman keduanya, dan silaturahmi yang tidak tersambung kecuali dengan keduanya" (HR al-Hakim)  (Hal.58)


Ilustrasi kisahnya juga menarik yang disajikan dengan warna-warna yang soft. Membuat saya dan Neyna betah memandangi setiap lembaran ceritanya. Bahkan Neyna berulang kali selalu meminta saya bacakan kembali.

Dari 20 kisah yang ada, Neyna suka dengan kisah Uwais Al-Qarni bahkan ia mampu menceritakannya kembali meski versi Neyna maunya Uwais ngangkat "Embe" selama latihan sebelum mengangkat ibunya berhaji *wes sakarepmu weh 😂.

Dan kisah  Iyas Bin Muawiyah yang menangis begitu mendalam takkala ibunya meninggal karena baginya kedua orang tuanya adalah pintu syurga. Duh masyaAlloh saya yang bacainnya aja terharu biru apalagi Neyna yang menyimak dan ingin seperti Iyas.

So, bagaimana dengan perubahan Neyna setelah saya bacakan kisah-kisah orang saleh dalam buku ini?Alhamdulilah ada  perubahan. Pas waktu Neyna ga sabar pengen diambilin minum dia mencubit pelan tangan saya lalu terjadi percakapan berikut :

B : Hayo nyubit bunda, orang saleh kayak di buku ini ada yang nyubit bundanya ga?
N : aku ga nyubit bunda tadi cuma ngelus, hayoh bunda ga boleh boong Alloh menyaksikan
B : *pingsan* bocah cilik ini bisa ngelesnya 😂

Minimal ia tidak se-agresif sebelumnya ada sedikit-sedikit perubahan yang terjadi dengan dibacakannya kisah-kisah teladan dari buku ini.

Juga ada satu kisah tentang Haiwah bin Syuraih Bin Shafwan yang mana beliau adalah seorang ulama besar, suatu ketika ia sedang mengajarkan ilmu agamanya lalu ibunya mendatanginya dan memintanya untuk memberikan makanan kepada hewan peliharaan.

Haiwah lantas segera menuruti perintah ibunya dan memberikan makanan kepada hewan-hewan peliharaannya. Kisah ini jadi inspirasi buat Neyna juga, karena di rumah ada si kucing gendad makanya Neyna juga mau kalau saya minta kasih makan.

Akan ada banyak cara untuk mengajarkan anak-anak kita berbakti dan memuliakan kita sebagai orang tuanya. Salah satunya seperti yang sudah saya ulas dengan membelikan buku yang memuat kisah-kisah teladan dari orang-orang saleh bagaimana berperilaku baik dan begitu sayangnya kepada orang tua.

Harapan saya semoga Neyna dan adiknya kelak bisa meneladani kisah-kisah dalam buku ini dan bertambahlah sayangnya untuk saya dan ayahnya. Aamiin

Demikian yang bisa saya ulas, temans tertarik dengan bukunya?segera aja beli di tokbuk langganan. Kalau saya kebetulan tokbuk di Cimahi ga ada jadi beli online.Semoga bermanfaat yah 💋.

Judul Buku : Kisah-Kisah Birrul Walidain yang melegenda
Penulis        : Izzah Annisa
Ilustrator     : Alif Mustofa
Penerbit       : Tiga Ananda
ISBN           : 978-602-366-352-1
Cetakan 1-Solo Oktober 2017
72 Halaman



50 komentar:

  1. Buku ini emang memberikan banyak pelajaran untuk anak ya teh, mudah2an anak - anak kita berahlak mulia dan solehah serta sehat, aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin iya teh Tian bukunya bagus :)

      Hapus
  2. Subhanallah, bacanya sambil senyum senyum nih dan makasih infonya ya Teh, sedih deh di Cimahi gada tokbuk lagi huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama Mba San, iya sedih banget dulu aku sama neyna suka ke cimol pasti mampir ke tokbuk yang dilantai atas pas terakhir kesana katanya pindah :(

      Hapus
  3. Neyna lucu pisaannn njawabnyaa..
    Duuhh masukin list ah. Pgn beli buat bocah. Makasih teh bella

    BalasHapus
  4. Bagus mbak.. Anak-anak memang sedari kecil sudah harus dikenalkan dengan cerita-cerita yang meneladani dan menginspirasi yaa..

    Selain itu membaca juga bisa mengalihkan mereka dari gadget dan televisi. Iya ceritanya bikin haru, saya yang baru baca dikit aja sudah kerasa ngejleb :).

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba memang buku dan cerita menjadi alternatif cara untuk bisa inspirasi anak :)

      yuk mba cus beli hehehe

      Hapus
  5. Saat ini Naqib belum bisa baca mba, jadi kukasih film2 edukatif biar dia mikir, ya kayak syamil dan dodo itu. Tapi ini referensi buku yang bagus loh.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Neyna juga belum bisa baca mba tapi aku yang bacain hehehe

      Hapus
  6. aku pengen punya juga deh bukunya. ada no kontak penjualnya gak mba?penerbit atau penulisnya jg boleh

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu sudah aku link penulisnya mb Izzah Annisa mba :)

      Hapus
  7. wah...ada pesan moralnya "Birrul Walidain" ini pesan yang mengingatkan agar senantiasa kita berbakti dan hormat sama ke 2 orang tua...

    saya suka artikelnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih sudah mampir dan membaca :)

      Hapus
  8. Jd pgn beli juga nih buat jav...

    BalasHapus
  9. Subhanllah.. bener-bener ibu idaman deh Mbak Herva ini, semoga anak-anak mampu memuliakan orang tuanya.
    Dan buku 'Birrul Walidain' luar biasa juga, mengisahkan tentang bagaimana berbakti kepada orang tua dengan buku yang didesign dan disajikan secara menarik. Anak-anak jadi suka kalau ada gambarnya, hehehe

    BalasHapus
  10. Perlu banget ajarin anak hormat pada ortu sejak dini..Ngeri baca berita, ada anak kandung yang nuntut milyaran ke ibunya atau bahkan menghilangkan nyawa orang tuanya..hiks
    Buku yang bagus ini Mbak :)

    BalasHapus
  11. belum punya bukunya, menarik juga dimiliki ya

    BalasHapus
  12. Kayaknya bagus ya bukunya...jadi pengin...sesuai dengan kehidupan sehari2, birrul walidain

    BalasHapus
    Balasan
    1. emang bagus mba bukunya :) yuk cus beli

      Hapus
  13. buku2 terbitan Tiga Ananda selalu bagus2 dan harganya lebih terjangkau, belum punya yg ini nihhh

    BalasHapus
  14. Masya Allah... Sampe terharu bacanya. Seneng banget kalo apa yang ditulis bisa memberikan perubahan ke arah yang lebih baik bagi pembacanya. Salam sayang buat Neyna ya, Teh. Moga Neyna menjadi anak shalihah yang selalu berbakti, lemah lembut, penuh kasih sayang kepada orangtuanya :-*

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin makasi mba Izzah bukunya luar biasah :)

      Hapus
  15. Kalau sama anak-anak saya malah menganggap gerutuan mereka itu lucu, Mbaak. Jawaban-jawaban spontan mereka itu suka kedengar cerdas hehe..

    Baca ulasan buku Birrul Walidain ini jadi pengen menyodorkan ke mereka deh :D

    BalasHapus
  16. Sama Bun. Erysha juga baru mulai usia 2 tahun ini udah mulai suka mukul kalau keinginannya tidak terpenuhi. Pr emaknya nih ngajarin erysha ttg pengendalian emosi salah satunya dengan cerita ☺️

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah kan yuk ah cus mba jejali dengan cerita baik :)

      Hapus
  17. sekarang lagi heboh lho mba ada beberapa kalangan yang beranggapan meminta anak buat berbakti itu adalah tindakan egois. susah emang kalo misahin hidup sama agama hehe.. btw nice post mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. duh kok ya dimana egoisnya yes mba? makasi uda mampir mb Desni :)

      Hapus
  18. Bagus bukunya. Sekarang saya sedang proses mengenalkan keduanya pada kisah-kisah islami, mungkin buku ini bisa jadi referensi. TFS teh Bella

    BalasHapus
    Balasan
    1. cus mba Beli :) makasi uda mampir juga mba

      Hapus
  19. Harus banget beli buku ini buat anakku nih. Hehe. Apalagi banyak kisah yang bisa jadi pelajaran yaa.

    BalasHapus
  20. buku yang mnarik buat dibaca anak-anak ya mba. anak-anak memang harus dikenalkan dengan buku tapi sayangnyaorgtu kebanyakan ngenalin anak dengan gadget. buku 'Birrul Walidain' salah satu bahan cerita dongeng anak plus mempelajari moral etika dan agama. keren

    BalasHapus
  21. anakku juga lbh gampang dikasih tau lwt cerita buku mba Drpd dinasehatin verbal :p. Kalo itu palingan cuma nurut sehari, besok kumat :p. Tp kalo dr buku, lgs deh nempel :D. Bersyukur jadinya, at least bikin dia jd suka baca juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba Fan salah satunya dengan cerita dan juga numbuhin minat baca anak ya :)

      Hapus
  22. Anak-anak pernah membantah juga. Tapi kalau ingat waktu emosi gitu kadang lucu juga. Setelah reda, biasanya kami ngobrol santai dan menyadari kesalahannya.

    Ah, aku belum punya bukunya. Pengen baca bareng-bareng deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. beli mba cusss biar bisa baca bareng :)

      Hapus
  23. hal ini yang perlu ditanamkan kepada orang tua karena terkadang mereka lupa untuk mendidikan anda mereka dengan baik

    BalasHapus
  24. makasih sharingnya, baru tahu bukunya

    BalasHapus
  25. Saya jadi ingat ada murid yang ketika dipanggil Mbak Asisten pun jawabnya sopan banget. Ayah dan Ibunya lah yang hebat mendidik anak2 kayak gini. Dengan adanya buku, tentu sangat menolong para orang-tua untuk mendidik anak2 berakhlak baik ya dan bocah pun nggak kayak lagi diceramahin, haha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya makanya pr banget buatku miss didik anak 😁

      Hapus

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

 

Bunda Nameera's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design