Saatnya SADARI Breast Cancer Untuk Selamatkan Hidupmu!

SADARI kanker payudara, SADANIS, kanker payudara, cara deteksi dini kanker payudara, kisah nyata kanker payudara, berpartisipasi di bulan breascancer awareness, breast cancer awareness month

Saatnya SADARI Breast Cancer Untuk Selamatkan Hidupmu!

Apa yang ada dalam fikiran mendengar kata "Breast Cancer" atau kanker payudara? Dalam memori saya, kanker payudara adalah pembunuh seorang ibu yang meninggalkan 6 anak dalam kondisi keterbatasan.

Throwback memori tahun 1993...

Siang itu, sepulang sekolah saya diajak ibu untuk menengok tetangga kami yang dulu tinggal di Pasar Rebo Jakarta. 

Ibu membawa saya kembali ke lingkungan rumah dimana saya menghabiskan masa kecil hingga kelas 1 SD di sana.

Tak ada perasaan yang aneh dalam perjalanan menuju rumah tetangga kami yang dulu biasa disapa Mama Abi (Abi adalah anak bungsunya yang masih balita). Saya sendiri senang karena saya akan berjumpa kawan lama.


Namun sesampainya di rumah Mama Abi, bukan kawan lama atau suasana menyenangkan yang saya temui. Akan tetapi saya hanya melihat seorang perempuan terbalut selimut dengan wajah kurus tergolek lemah di atas kasur. 

Maka tanpa sepatah kata, Ibu dan Mama Abi hanya bertatapan, keduanya lalu saling memeluk erat dengan tangisan. Tangisan yang mengartikan kesedihan begitu mendalam.

Saya pun hanya diam membisu menyaksikan pemandangan memilukan itu hingga ibu menyuruh saya keluar ruangan agar tidak melihat kondisi tubuh yang diderita Mama Abi.

Sepanjang perjalanan pulang menuju rumah, saya menanyakan mengenai penyakit Mama Abi. Ibu hanya menjawab "Mama Abi sakit parah, payudaranya sudah tak berbentuk seperti pada umumnya namun mirip brokoli".

Tak lama setelah mengunjungi Mama Abi, Takdir Alloh berkata hari itu ternyata menjadi pertemuan terakhir antara kami dengan almh. Mama Abi.

Beliau menghembuskan nafasnya karena penyakitnya semakin parah, kondisi ekonominya yang terbatas tak mampu menghilangkan sakit itu. Belakangan saya baru tahu jika penyakit yang telah merenggut nyawanya dan memisahkannya dengan ke-6 anaknya adalah Kanker Payudara!

Sejak kejadian menengok kondisi Mama Abi, ibu menjadi trauma hingga berimbas saya ga pernah dimasakin menu makanan dengan sayuran brokoli atau kembang kol. Ya temans, kisah ini nyata terjadi hingga 16 tahun lamanya saya buta yang namanya brokoli karena trauma ibu 😊.


SADARI kanker payudara, SADANIS, kanker payudara, cara deteksi dini kanker payudara, kisah nyata kanker payudara, berpartisipasi di bulan breascancer awareness, breast cancer awareness month


SADARI Breast Cancer, Selamatkan Hidupmu!


70% penderita kanker payudara berkunjung ke rumah sakit atau dokter pada keadaan stadium lanjut

Cerita Mama Abi merupakan salah satu cerita yang terpatri dalam ingatan saya, betapa hebatnya kanker itu bersarang tanpa diSADARI oleh mendiang Mama Abi.

Mendiang Mama Abi baru tahu ia mengidap sakit kanker payudara setelah kondisinya memburuk dan memasuki stadium akhir. 

Mengabaikan dan tidak menyadari keberadaan sakit menjadi pokok persoalan utama. Tak hanya Mama Abi mungkin banyak yang sama seperti Mama Abi yang tidak menyadari dan baru mau berobat setelah kondisinya memburuk.

Hal inipun sesuai dengan data yang saya baca melalui web Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), ada beberapa alasan yang menjadi penyebab penderita baru mau memeriksakan kondisinya ke rumah sakit atau dokter yakni :

😢 Tidak sadar dengan penyakit yang dideritanya
😢 Lebih percaya pengobatan tradisional atau orang pintar
😢 Takut dengan kemotrapi atau operasi
😢 Keterbatasan biaya

Melihat banyaknya kasus telat menyadari menjadi cambukan untuk saya pribadi agar selalu aware dengan kondisi tubuh sendiri.

Setiap bulannya sebagai wanita, kita dianjurkan untuk rutin memeriksa kondisi payudara. SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) merupakan salah satu cara untuk mendeteksi dini kanker payudara.



SADARI kanker payudara, SADANIS, kanker payudara, cara deteksi dini kanker payudara, kisah nyata kanker payudara, berpartisipasi di bulan breascancer awareness, breast cancer awareness month



Kegiatan ini mudah dan tanpa biaya, jadi temans bisa lakukan SADARI sendiri saat mandi, bercermin dan berbaring!

Perhatikan benjolan dan kemerahan apakah nampak pada payudara? lalu bisa menekan-nekan dan meraba untuk mengetahui adanya cairan atau tidak.

Pemeriksaan sedini mungkin tentu saja bisa meneka angka kematian penderita kanker payudara.

Namun perlu diingat juga tidak semua gejala kanker payudara bisa terlihat secara fisik yah temans. Maka untuk pemeriksaan selanjutnya bisa lakukan SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis).

SADANIS dianjurkan dilakukan untuk usia 20 tahun keatas. Dimana usia 20-40 tahun melakukan SADANIS setiap 3 tahun sekali sementara untuk usia 40 tahun keatas dianjurkan setahun sekali.

SADANIS sendiri dilakukan oleh dokter Onkologi spesialis kanker, bantu deteksi melalui USG Payudara, MRI maupun Mammografi.


Mitos Dan Fakta Seputar Kanker Payudara


Tahun 2013, ada 61.682 perempuan Indonesia yang diestimasi menderita penyakit kanker payudara. Jumlah penderita kanker payudara tercatat pada tahun 2013 sebanyak 819 dengan 217 kematian akibat kanker.
SADARI kanker payudara, SADANIS, kanker payudara, cara deteksi dini kanker payudara, kisah nyata kanker payudara, berpartisipasi di bulan breascancer awareness, breast cancer awareness month

Tak bisa dipungkiri masalah kesehatan di Indonesia masih saja ada mitos kental dan mengalahkan fakta yang seharusnya.

Ini sama mengerikannya dengan berita hoax yah! 

Pernah dengar mitos "Jangan pake deodoran itu adalah penyebab kanker utama"? saya adalah salah satu yang percaya mitos ini. 

Apa yang terjadi kemudian? saya yang kala itu masih remaja aktif  pengguna deodoran langsung membuang deodoran karena ketakutan dan membayangi kejadian Mama Abi kembali. 

Tak hanya itu saja, saya tercekoki dengan mitos "hindari pemakaian bra kawat" karena ini juga salah satu pemicu juga kanker payudara.

Konon ada asal mulanya mengapa bra kawat menjadi mitos pemicu kanker payudara. Waktu itu tahun 1995 ada yang melakukan survey dan hasilnya mengatakan jika kawat penyangganya bisa menghambat kinerja sistem kelenjar pada payudara.

Well, apakah itu semua adalah penyebab penyakit mematikan ini? BUKAN! semua itu hanya mitos.

Fakta Penyebab Kanker Payudara

Sedih banget ga sih? masih saja beredar mitos ga enak. Jadi apa saja yang merupakan penyebab kanker payudara? 

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab untuk kanker payudara ini diantaranya : 


😲 Genetik
Jika ada salah satu anggota keluarga yang terkena maka bisa jadi ada resiko tinggi terkena penyakit ini yah temans! makanya saya ingatkan selalu untuk SADARI dan SADANIS seperti yang sudah saya paparkan sebelumnya.

😲 Gaya Hidup
Buat yang suka merokok dan minum minuman beralkohol hal ini bisa jadi pemicu terkena sakit kanker.



😲 Pola Makan Yang Tidak Sehat
Tak bisa dipungkiri pola makan kita memang perlu dijaga yah temans jangan sampai kita hanya memikirkan enak dilidah namun tidak enak untuk tubuh. 

😲 Usia
Memasuki usia 40 tahun keatas, wanita sangat rentan untuk terkena kanker payudara. Tapi pria juga bisa kena loh makanya harus tetap waspada!

Bisa juga karena melahirkan di usia tua, telat monopause, obesitas. Pada intinya memang kembali lagi pada diri sendiri untuk menjaga kesehatan dengan baik.

Ayo Berpartisipasi di Bulan Breast Cancer Awareness!

Sejak tahun 1985, bulan oktober diperingati sebagai Bulan Peduli Kanke Payudara Sedunia (Breast Cancer Awareness Month) hal ini didedikasikan untuk membangun kesadaran akan bahayanya penyakit ini.

Dan tulisan ini, saya persembahkan sebagai wujud partisipasi untuk menyebarkan informasi seputar kanker payudara. 

Saya tidak ingin ada lagi Mama Abi lainnya yang tak menyadari, yang telat untuk berobat, yang pada akhirnya kanker ini merenggut nyawa dan kebahagiaan anak-anak yang ditinggalkannya.

Ada berbagai cara yang juga bisa temans lakukan untuk berpartisipasi di bulan Breast Cancer Awareness ini, diantaranya bisa juga dengan berdonasi.

Hal ini juga dilakukan oleh brand Bra berkualitas yakni WACOAL. Wacoal ikut mendukung bulan kanker payudara dengan menyediakan Kotak Donasi di toko Wacoal.

SADARI kanker payudara, cara deteksi dini kanker payudara, kisah nyata kanker payudara, berpartisipasi di bulan breascancer awareness, breast cancer awareness month, SADANIS kanker payudara

***


Well, temans tahun lalu di bulan yang sama saya mengikuti kulwap bertemakan #Octobreast Cancer Cosmopolitan Bersama Dr. Carlinda, materi yang sama yang juga saya tuliskan untuk tulisan kali ini.

Semoga tulisan ini menjadi pengingat bagi semua pembaca blog saya akan penyakit kanker payudara. Memang butuh terus reminder mengenai penyakit ini dan tentu saja bisa dicegah dan disembuhkan asal SADARI sejak dini! 

Temans, punya pengalaman apa mengenai kanker payudara? yuk kita sharing.

“Breast Cancer Blogger Perempuan Movement, in Collaboration with Wacoal





source :
https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/kanker-payudara/deteksi-dini-kanker-payudara/
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3140270/deteksi-kanker-payudara-sejak-dini-dengan-sadanis
https://pitapink-ykpi.or.id/tentang-kanker-payudara/
https://www.halodoc.com/bra-berkawat-sebabkan-kanker-payudara-benarkah-

75 komentar

Avatar
Rani R Tyas Kamis, 24 Oktober, 2019

Genetik itu terkadang nggak dari ortu ke anaknya ya, tapi bisa saja dari nenek ke cucunya. Seharusnya kalau sudah tahu bahwa leluhurnya ada riwayat kanker payudara, emang harus benar-benar menjaga pola makan ya dan hidup sehat. Duh Ya Allah, semoga kita semua diberikan kesehatan berlimpah ya.

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Kamis, 24 Oktober, 2019

betul Mba Ran, semoga kita sehat selalu aamiin

Reply Delete
Avatar
fajar herlambang Kamis, 24 Oktober, 2019

emm, izin share ya bunda. semoga jadi amal jariyah untuk mbak. :)

Reply Delete
Avatar
Keina Rahardjo Kamis, 24 Oktober, 2019

Bulan oktober, bulan bagi breast cancer, aku selain sadari juga USG Mamae mba, bukan cuma kanker yang harus ditakutin tapi lemak atau aliran ASI yang ga tuntas juga kudu diperiksakan huhuhu

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Kamis, 24 Oktober, 2019

aku belum USG mba nih takut yah emang kudu periksa

Reply Delete
Avatar
nurul rahma Kamis, 24 Oktober, 2019

Ya Allah.... ikut sediiihh dgn kejadian yg menimpa mama Abi.
Sahabatku, mba Ambar 37 thn baru saja berpulang setelah berparung lawan kanker PD juga
Semoga ALLAH menjaga kita semua yaaa
--bukanbocahbiasa(dot)com--

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Kamis, 24 Oktober, 2019

iya mba semoga kita sehat selalu aamiin

Reply Delete
Avatar
Bang Day Kamis, 24 Oktober, 2019

dduh semoga wanita2 di sekitar kita, istri, ibu, teman2 terhindar dari penyakit ini. Kita yang cwo aja serem liatnya

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Jumat, 25 Oktober, 2019

iya Bang yang pria juga bisa kena loh makanya waspada

Reply Delete
Avatar
Winda - dajourneys.com Jumat, 25 Oktober, 2019

ikut nimbrung ya, jangan salah kanker payudara pada pria malah lebih ganas lagi loh, penderitanya jarang tapi sekali kena lebih mematikan

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Jumat, 25 Oktober, 2019

nah ngeri ya Teh semoga semuanya aware dengan ini

Delete
Avatar
Dwi Puspita Jumat, 25 Oktober, 2019

Pemeriksaan rutin payudara ini perlu banget ya, kita juga harus bisa sadari agar jangan sampai terjadi. Semoga para wanita selalu sehat dan diberikan kekuatan...

Reply Delete
Avatar
ophi ziadah Jumat, 25 Oktober, 2019

lumayan banyak orang2 dekat yang terkena breast cancer ini..ada yang masih dini jadi bisa ditangani secara cepat, namun gak sedikit yang pas tahu udah stadium tinggi hiksss...
emang harus banget nih kita sbg perempuan SADARI sejak dini

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Jumat, 25 Oktober, 2019

betul mba SADARI sejak dini cegah kanker payudara

Reply Delete
Avatar
Rosalina Susanti Jumat, 25 Oktober, 2019

Selalu perih kalo baca kisah tentang kanker :((
Makasih ya mbak udah diingetin untuk melakukan SADARI. Jujur aku masih sering lalai.

Reply Delete
Avatar
Rach Alida Bahaweres Jumat, 25 Oktober, 2019

Sedih banget kalau ada yang terkena kanker payudara, bun. Apalagi bagi mereka yang memiliko keterbastasan biaya :(

Reply Delete
Avatar
Rach Alida Bahaweres Minggu, 27 Oktober, 2019

Iya bun dan memang kita juga harus rajin memberikan sosialisasi tentang bahaya adanya kanker payudara ya bun biar nggak banyak yang kena

Delete
Avatar
Aliyatus sa'diyah Jumat, 25 Oktober, 2019

Bener banget kesadaran tentang kanker payudara ini harus ditanamkan sejak dini, makanya aku juga kalo ngajar sambil jelasin kebetulan guru biologi

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Jumat, 25 Oktober, 2019

mantap mba sambil ngajarin sambil ingetin yah

Reply Delete
Avatar
PuputFebriina Jumat, 25 Oktober, 2019

Serem banget ya kak klo bahas tentang kanker payudara ini jadi was was sama diri sendiri. Thanks kak postingannya buat aku sadar akan pentingnya menjaga gaya hidup srhT dan pola makan

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

betul penting jaga pola hidup sehat mba

Reply Delete
Avatar
Fanny F Nila Jumat, 25 Oktober, 2019

sayangnya kanker payudara ini ga ada vaksinnya seperti kanker serviks ya mba :(. aku thn ini hrsnya periksa medcheck lg nih. november deh mau ulang lg. pemeriksaan trakhir alhmadulillah bersih.

tp aku legaaa pas baca yg deodoran hanya mitos :). sempet ragu looh aku. tp masalahnya kalo ga pake deo, duuuh ga PD banget kalo kecium aroma gimana gimana dr keti

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

iya mba Fan itu mitos kalau deodoran hehehe

Reply Delete
Avatar
Mpo Ratne Sabtu, 26 Oktober, 2019

Alm bude mpo juga kena kanker payudara yang menyebabkan ia harus mengakhiri hidupnya.

Benar mba kanker payudara masih banyak orang yang percaya obat tradisional di bandingkan ke dokter

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

nah ini ya mpo perlunya edukasi dan informasi yang benar seputar breast cancer

Reply Delete
Avatar
Julia pasca Sabtu, 26 Oktober, 2019

Bude, tetangga bahkan teman saya mengidap kanker payudara😭 Tapi wallahualam juga ya mb, memang teman saya baru mencoba akar bajaka dari pedalaman kalimantan. Berkhasiat mengobati kanker. Berawal dari siswa dari indonesia yang maju di ajang Internasional, menang karena akar bajaka nya.

Reply Delete
Avatar
Afifah Haq Sabtu, 26 Oktober, 2019

Aku juga jadi inget guru SD yang kena kanker payudara ini. Kata temenku, terakhir kali mereka jenguk, kondisinya emang udah parah banget, lemes, ngobrol pun ga bisa. Ya Allah.. Semoga kita terhindar dari penyakit ini ya teh. Memang langkah SADARI adalah langkah awal untuk pencegahan kanker payudara.

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

aamiin semoga bisa SADARI sejak dini

Reply Delete
Avatar
Hikmah Khaerunnisa Sabtu, 26 Oktober, 2019

Ini bener banget teh.. temanku ada yang kena cancer payudara yang sekarang sedang berjuang sekali untuk oenyembuhan drngan kepo. Kita harus aware dengan kesehatan terutama para ibu dan semua peremouan ya teh

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

ya Alloh sedih semoga lekas sembuh temannya Neng

Reply Delete
Avatar
Andiyani Achmad Sabtu, 26 Oktober, 2019

Nah penting nih SADARI buat semua wanita, jangan percaya sama mitos, mending cari tau informasi di tempat yang valid atau ke dokter sekalian ya

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

betul mending cari tahu dulu ya mba kebenarannya

Reply Delete
Avatar
Nanik Nara Sabtu, 26 Oktober, 2019

Harus SADARI dan ditambah SADANIS ya mbak untuk lebih meyakinkan.
Eh, kanker payudara bisa menyerang laki-laki juga? Apakah gejala dan akibatnya sama dengan yang terjadi pada perempuan?

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

bisa mba menyerang laki-laki malah lebih parah

Reply Delete
Avatar
Caroline Adenan Sabtu, 26 Oktober, 2019

Kalo bahas ttg Breast cancer aku suka parno sendiri. Krn yg namanya kanker banyak menyerang wanita ya.

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

iya betul mba serem yah semoga terhindar dari penyakit ini

Reply Delete
Avatar
diahagustina65.com Sabtu, 26 Oktober, 2019

Kanker payudara menang salah satu penyakit yang merenggut nyawa perempuan paling besar, kalau flashback tentang penyakit kanker payudara, ada beberapa orang tua dari temanku yang meninggal karena kanker payudara

Reply Delete
Avatar
Ola Ayu Puspasari Sabtu, 26 Oktober, 2019

Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan ya mba, aminn.. selalu SADARI paling penting untuk berjaga2

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

betul mba SADARI sejak dini

Reply Delete
Avatar
Melissa Olivia Minggu, 27 Oktober, 2019

Gaya hidup dan pola makan memang pengaruh banget ke kesehatan ya mba. Ini yg harus kita biasakan agar terhindar dari penyakit aneh2.

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

betul sekali mba gaya hidup yang perlu dijaga

Reply Delete
Avatar
Demia Minggu, 27 Oktober, 2019

bener banget niih, harus dicek dan dicegah sedari dini yaa, infonya lengkap banget, ijin share juga yaa biar infonya menyebar lebih luas hihihi

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

mangga teh :) hatur nuhun sudah mau share

Reply Delete
Avatar
Ani Minggu, 27 Oktober, 2019

Waduh thanks buat reminder nya ni mbak ternyata bisa diturunkan secara genetik ya aku baru tahu loh huhu

Reply Delete
Avatar
artha Minggu, 27 Oktober, 2019

yap SADARI tuh bukan hal yg hanya diketahui orang medis. kita yg awam, asal tahu dan mengerti mana yang diperiksa, pasti akan bisa mendeteksi dini penyakit mematikan tersebut

Reply Delete
Avatar
Desri Desri Minggu, 27 Oktober, 2019

aku pernah melakukan sadanis juga karena waktu itu sempet ada benjolan tapi alhamdulilah aman dan sekarang hilang mba. rasanya khawatir banget deh.

Reply Delete
Avatar
Andiyani Minggu, 27 Oktober, 2019

Sepupuku meninggal karena penyakit kanker payudara yang dideritanya selama 7 tahun. Sedih sih kalo inget itu. Tapi aku setuju kita sebagai perempuan harus bisa lebih aware dan lakukan SADARI setiap bulan

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

Innalilahi wa innailaihi rojiun ya Alloh sampe 7 tahun ya mba :(

Reply Delete
Avatar
Rizka Minggu, 27 Oktober, 2019

aku juga selalu ngelakuin sadari kalo lagi mandi, ya jaga2 aja sih. sebenernya di keluargaku gak ada riwayat breast cancer, tapi kita kan mesti waspada juga yaa.

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

betul tetap waspada ya mba

Reply Delete
Avatar
Lily Kanaya - www.Glowlicious.Me Minggu, 27 Oktober, 2019

Semoga kita bisa terjauhkan dari hal2 kayak gini ya mba dengan lebih aware untuk melakukan sadari dan rutin cek

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

aamiin SADARI sejak dini ya mba

Reply Delete
Avatar
Putrikpm Minggu, 27 Oktober, 2019

Kadang kita nggak sadar kalau ternyata kanker payudara itu mimpi buruk. Aku sendiri suka lupa untuk SADARI dan jadi ngeh harus cek payudara setelah mens nanti. Thanks for reminding, Mbak ^^

Reply Delete
Avatar
Aulia Rizky Wijayanto Minggu, 27 Oktober, 2019

Sedih banget sama kisah kisah penderita kanker:( semoga semua wanita makin aware sama kanker payudara jd bisa ditangani sedini mungkin yahh

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

aamiin semoga semuanya bisa aware y mba

Reply Delete
Avatar
TIAN LUSTIANA Minggu, 27 Oktober, 2019

Harus sejak dini ya aware sama organ sendiri, biar lebih cepat juga pengobatannya jika ada apa2, sehat2 terus ya teh

Reply Delete
Avatar
Tira Soekardi Senin, 28 Oktober, 2019

memang kanker bikin takut , malah jadi takut periksa ya

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

nah ini harus kuatin mental Bu

Reply Delete
Avatar
Muyassaroh Selasa, 29 Oktober, 2019

Memang kebanyakan nggak sadar dengan kanker di dalam tubuhnya jadi baru periksa setelah stadium akhir. Tante sy pun begitu. Sy baru ngeh se-nggak berasanya mereka sampai nggak ketahuan :(

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Rabu, 30 Oktober, 2019

aduh sedih pastinya ya mba

Reply Delete
Avatar
Rina Kamis, 31 Oktober, 2019

Jika trdeteksi dini pengobata lbh mudah n kemungkinan bisa sembuh 100% ya

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti Senin, 04 November, 2019

insyaAlloh ya mba makanya kudu SADARI sejak dini

Reply Delete
Avatar
Atisatya Arifin Senin, 04 November, 2019

Aku paling ngeri deh sama breast cancer ini karena tante pernah kena ini dan nggak survive :( Makanya SADARI itu penting banget yaa biar ketahuan dari awal sehingga bisa langsung diberi penanganan yang sesuai. Kepingin periksa lengkap di dokter tapi belum kesampaian.

Reply Delete