Jurus Ampuh Mengurangi Stres Pada Working Mom Dengan Faber Castell Colour To Life

Sabtu, 04 Agustus 2018
Menjadi ibu bekerja dengan dua anak itu seperti saat saya naik tornado di Dufan. Semua rasa bercampur aduk. Nada suara dari alto sampe sopran bisa terus keluar dalam satu waktu. Namun kondisi ini terjadi jika saya sedang berperan di rumah.

Bagaimana jika saya dikantor?belum tentu saya bisa mengekspresikan semua emosi bahkan nada suara saya pun bisa saja flat di nada alto terus. Pencitraan banget?bukan pencitraan temans tapi di kantor saya sudah memiliki peran yang berbeda.

Terlebih ada di divisi HRD yang konon katanya menjadi contoh buat karyawan lain. Tsaah berat?berat banget Dilan aja ga bisa rasain ini!

Berkutat dengan dunia kerja yang sudah saya selami bertahun-tahun ini masih saja bisa menimbulkan stres. Terlebih saya ini baru melahirkan anak kedua. Yang mana suasana hati masih belum stabil.

Ibu yang baru saja melahirkan itu memang masih sensitif bawaannya. Dan bisa saja mengalami stres bahkan parahnya bisa jadi depresi. Tidak hanya saat di rumah saja penyebab stres muncul, di kantor tentu saja saya dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang bisa berujung stres.

Hal Yang Menjadi Pemicu Stres Bagi Saya

Tuntutan Pekerjaan 

Terhitung akhir bulan juni tepatnya setelah libur lebaran kemarin, selepas masa cuti melahirkan habis saya kembali lagi masuk bekerja.

Tentu saja mengawali kerja setelah 3 bulan cuti membuat saya menjadi kaku saat berhadapan kembali dengan setumpuk aktivitas pekerjaan.

Banyak hal yang membuat saya jadi tertekan, rasanya kok hal sepele saja bikin saya cepat bete. Sebagai contoh saya lupa semua password aplikasi, tiba-tiba lost begitu aja dalam memory.

Ruwet dan kesel menjadi satu, bawaannya mangkel terus karena merasa semuanya terhambat. Sementara tuntutan pekerjaan terus meraung-raung menanti saya bisa selesaikan dengan segera.

cara-ampuh-hilangkan-stres-pada-ibu-bekerja


Satu minggu pertama bekerja pasca cuti, saya sudah dikejar target asssesment untuk promosi 2 jabatan sekaligus. Dimana report hasilnya harus segera mengingat kebutuhan yang sangat mendesak.

Menulis hasil report assessment itu membutuhkan penghayatan dan waktu yang lumayan menyita terlebih saya harus menerjemahkan terlebih dahulu respon peserta assessment ke dalam level kompetensi.

Sungguh hal yang bikin saya stress sendiri menghadapi hal demikian. Tak berhenti sampai disana, Memasuki bulan juli kembali saya harus menghadapi lagi tantangan baru diluar pekerjaan saya.

Rekan saya di divisi HRD hendak cuti melahirkan dan telah disepakati jika saya yang akan menghandle secara temporary sebagian pekerjaan rekan saya tersebut.  

Bagi saya ini satu tantangan yang bisa jadi pemicu stress, apa pasal?karena selama bekerja saya belum pernah sama sekali menyentuh pekerjaan rekan kerja saya tersebut.

Krisis Manajemen Waktu

Tak semudah yang saya bayangkan ketika harus kembali lagi bekerja setelah cuti melahirkan anak kedua. Saya masih mengalami krisis membagi waktu untuk mengurusi kedua buah hati saya plus kerjaan yang makin menumpuk.

Dirumah saya dituntut untuk bisa membagi curahan kasih sayang kepada kedua buah hati saya. Sebab si sulung mulai banyak drama dan air mata dengan permintaan yang aneh-anehnya.

Tiba di kantor, selain banyak kerjaan deadline ternyata saya pun harus mampu mengatur waktu untuk bisa pumping. Saya ga mau ambil resiko dengan menghilangkan kewajiban saya sebagai ibu untuk bisa menyusui hingga 2 tahun.

Saking stres mana yang harus saya prioritaskan antara penyelesaian pekerjaan dengan pumping, alhasil perahan saya sampai turun drastis biasanya sehari pumping itu saya bisa dapat 400 -500ml sekarang-sekarang pulang kadang hanya bisa bawa 250 ml saja. Menyedihkan..

Ini berarti alarm tubuh saya sudah kasih tanda bahwa saya sudah mulai tegang, stres dan hal ini tidak bisa dibiarkan.

Seiring dengan waktu berjalan, sebulan setelah saya kembali lagi berjibaku dengan rutinitas kantor dan dirumah. Saya mulai menemukan ritme kerja serta cara ampuh bagi saya untuk bisa mengurangi stres yang dialami.

Hal Yang Saya Lakukan Untuk Mengurangi Stres

Stres yang saya alami tentu saja saya yang merasakannya sendiri. Apabila saya analisa tentu saja saya pribadi yang mengetahui penyebab stres dan cara untuk menghadapinya.

Di kantor akan ada banyak hal yang tak terduga bisa jadi pemicu stres, so yang saya lakukan adalah :

❤ Berhenti Mengerjakan

Kalau saya udah mumet biasanya saya ga lanjutkan pekerjaanya. Apalagi saat bikin report deskripsi hasil assessment karyawan. Ga semudah saya cuap-cuap di blog karena saya harus sambung menyambung satu kompetensi dengan kompetensi lainnya.

Dan hal ini biasanya saya tinggalin dulu kalau saya udah mentok banget. Ganti lagi mengerjakan administrasi lainnya. Yang sekiranya bikin mood dan fikiran saya refresh dulu sebelum meneruskan reportnya. Atau saya mengerjakan hal lain yang saya senangi.

❤ Melakukan Sesuatu Yang Saya Suka

Cara mudah untuk mengurangi stres setelah berhenti mengerjakan pekerjaan adalah melakukan sesuatu yang saya suka. Apa saja sih yang saya suka?

  • Membuka medsos 

Buka medsos jam kerja sebenarnya ga boleh yah?tapi ini selalu sukses bikin saya happy. Baca status teman-teman, lihat update IG temans, chatting dengan orang lain. Bagi saya ini sesuatu yang kecil namun bisa kendalikan tekanan stres saya dalam bekerja.

Jika ada yang lihat saya eksis banget di medsos percayalah saya lagi stres atau lagi ga ada kerjaan hahaha.

  • Menulis Blog

Blog adalah salah satu obat buat saya mengekspresikan apa yang tidak bisa saya ekspresikan di dunia nyata. Saat saya kesel sama kaum julidiyah dan ga bisa ngomonginnya maka dari itu saya ungkapkan lewat tulisan di blog.

Apabila stres melanda cukup dengan Blog walking sudah bisa kendalikan regulasi ketegangan otak hahaha.

  • Mewarnai

Sudah lama sekali saya mengetahui teori bahwa mewarnai itu bisa mengurangi bahkan menghilangkan stres. Sebagaimana dulu saya belajar teori kepribadian saat kuliah, salah satu teori dari Carl Jung dimana terapi mewarnai itu bisa menenangkan dan membuat pikiran menjadi lebih fokus.

Dan sekarang teknik ini masih dipercaya untuk mengatasi kegelisahan. Bahkan tidak hanya itu ternyata mewarnai juga bisa menngatasi rasa takut dan cemas.

Berangkat dari teori tersebut membuat saya tertarik untuk membeli perlengkapan mewarnai dari Faber Castell. Udah ngetapin banget beli pensil warna sama coloring book. Jadi kalau dikantor udah ada sinyal ga enak bisa tinggalin sejenak dan mewarnai.

Harapan saya pun terealisasi jadi sejak senin kemarin saya sudah memiliki Faber Castell Colour To Life.
faber-castell-colour-to-life

Tentang Faber Castell Colour To Life

Sebagaimana yang sudah kita ketahui Faber Castell ini merupakan brand yang sudah lama berkontribusi untuk alat tulis di Indonesia. Sejak saya sekolah pun pensil yang saya gunakan adalah pensil 2B keluaran Faber Castell.

Selain itu juga saya mengenal pensil warna dari Faber Castell. Dan kini Faber Castell mengeluarkan produk terbarunya Faber Castell Colour To Life.

Menariknya Colour To Life ini merupakan produk Faber Castell yang dikemas dalam sebuah gift set box.

Dimana gift set box ini terdiri atas 1 (satu) buku yang terdiri atas 15 halaman untuk diwarnai dan 20 connector pens denga warna yang keren juga disertai petunjuk untuk mewarnainya.

Jadi Faber Castell Colour To Life ini tidak hanya sekedar buku mewarnai saja namun perlu temans ketahui jika produk ini membuat inovasi keren dengan menggabungkan antara kegiatan mewarnai diatas kertas dengan teknologi AR (Augmented Reality).

Dengan teknologi AR ini, karakter gambar yang saya warnai bisa menjadi 3 Dimensi. Yang kemudian menjadi subjek dalam games yang ada. Penasaran kan pastinya gimana cara memainkannya?

Nah berikut ini cara dalam menggunakan produk Faber Castell Colour To Life?

✅Saya mewarnai gambar yang ada dihalaman bukunya. Untuk mewakili karakter yang akan saya mainkan.

mewarnai-colour-to-life


❌Warning : Jangan mewarnai framenya yah karena ini semacam barcode untuk memudahkan saat scan dalam memulai gamesnya!

Untuk cara mewarnainya, temans bisa lihat di petunjuknya. Beberapa cara yang saya pakai                  diantaranya :
  • Shading ini cara yang saya suka karena mudah
  • Contouring
  • Patterning
  • Pointilism
  • Squiggling
faber-castell-colour-to-life
faber-castell-colour-to-life

✅Apabila sudah diwarnai, temans bisa download aplikasi "Colour To Life" di handphone. Kalau saya search di App Store, klik langsung deh muncul di layar HP. Selain di App store juga bisa di Play Store yah temans!

apps-store-colour-to-life
✅Langkah selanjutnya adalah scan gambar yang telah saya warnai, untuk scannya itu usahakan posisinya yang betul dengan jarak 30 cm. Kali pertama saya coba scan itu susah banget setelah tahu caranya mah duh gampang bangets lah.

Jadi inget Toby (kucing ilang) makanya saya warnain grey
belum diwarnain tapi bisa dimainin
Nemenin sortir lamaran
Kalau sukses scannya si gambar akan berubah menjadi 3D, ini lucu banget. Seru bisa mainin karakternya.

✅Bagian yang saya suka tentu saja adalah SELFIE. Di colour to life ini, saya bisa selfie sama karakter yang udah saya warnain ini seru banget bisa gaya macam-macam bebas terserah kita.

jurus- ampuh -kurangi- stress -pada -working -mom

jurus- ampuh -kurangi- stress -pada -working -mom

jurus- ampuh -kurangi- stress -pada -working -mom
Add caption

jurus- ampuh -kurangi- stress -pada -working -mom

jurus- ampuh -kurangi- stress -pada -working -mom

✅Dan terakhir saya bisa main gamesnya. Caranya tinggal pilih games yang saya suka, oh iya dalam colour to life ini terdiri atas 5 games pilihan nih temans yakni :

πŸ‘‰ Giddy Up
giddy-up-colour to life
 
πŸ‘‰ Pogo Boy
pogo -boy -colour to life

 πŸ‘‰ Dress Up Challenge

dress-up-colour to life

πŸ‘‰ Balance Your Brain
balance- your- brain -colour- to -life

πŸ‘‰ Safe Flight
safe-flight-colour -to- life

Dari 5 pilihan games ini saya paling suka sama games Balance Your Brain lagi-lagi ini mengingatkan saya tentang "Stroop Effect Test" yang pernah saya pelajari saat kuliah. Seru banget saya heboh sendiri sampe bikin rekan kerja saya kepo banget tentang games ini. Komennya tentang Faber Castell Colour To Life katanya keren banget!

Bahagia rasanya saya bisa menemukan jurus ampuh buat mengurangi stres selama bekerja 9 jam dikantor. Rasanya abis main ini games tuh refresh banget terlebih kalau saya lagi ngetes calon karyawan, biasanya saya sering dilanda bosan saat nungguinnya. So, hal ini saya manfaatkan untuk bisa mewarnai buku colour to life.

ampuh-atasi-jenuh
sambil ngetes sambil warnain
Seminggu ini selama istirahat saya gunakan buat mewarnai, takkala capek mewarnai saya coba selfie atau mainin gamesnya.

Gimana temans seru bukan?buat temans yang mau coba dan penasaran juga sama gamesnya, tempat pembelian untuk produk ini ada di Tokopedia, Gramedia, atau toko buku terdekat. Buruan dibeli biar bisa hepi kayak saya.

Cocok juga buat anak dirumah loh karena Faber Castell Colour To Life ini bisa untuk segala usia. Neyna juga saya kasih coba dan hasilnya seperti ini :

faber-castell-colour-to-life
faber-castell-colour-to-life
***
Demikian cerita saya kali ini bagaimana cara saya untuk bisa kurangi stres sebagai working mom. Temans punya cara ampuh atasi stres?yuk sharing πŸ’‹. Semoga bermanfaat yah!Menjadi ibu itu harus bahagia terlebih sebagai busui. 
60 komentar on "Jurus Ampuh Mengurangi Stres Pada Working Mom Dengan Faber Castell Colour To Life"
  1. Makanya jgn jd staff HRD neng, biar bisa lbh ekspresip pas di kantor hahahha 😁
    Tp kl urusan br kelar cuti melahirkan & balik kerja emang bikin stress, blm lagi musti mompa, lg mompa ada kerjaan or meeting, lg meeting lupa mompa jd rembes aah drama lah... ngurek2 spidol faber castell colour to life emang paking cuymey buat ngusir stress, abis itu bs main2 sama gambar 3D or gamesnya... mayan lah menyalurkan kekesalan & seseurian olangan di kantor πŸ˜†

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mih kusuka pas gamesnya geregeet sendiri bahaha

      Hapus
  2. Ini jangan sampe ntar rebutan ya sama Neyna karena dua2nya sama2 senang mewarnai nih, haha... Keren ya, keluar gambar hidupnya gitu. Sewaktu kerja full time pun saya jadi senang main socmed dan ngeblog ya untuk rehat dari kerjaan juga sih. Kayaknya bakalan seru juga kalau ditambah dengan mewarnai ya :D

    BalasHapus
  3. Menjadi HRD itu beneran berat lho. Di kantorku yg sekarang, HRD cuma hiji dan karyawan 300 orang. Kebayang gak tuh gimana poningnya Mas HRD, ngurusin from A to Z. Hehehehe.

    Adikku yg kuliah desain baju seneng banget mewarnai. Dan, ternyata mewarnai itu ada tekniknya. Adikku juga mewarnai pakai Faber Castell yg spidol sepaket komplit ituh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bu aya ternyata warnain itu ada tekniknya nyah

      btw itu kesian bener hrd na bu hahaha

      Hapus
  4. Baca ini jadi tahu lika-likunya ibu divisi HRD yang baru cuti melahirkan, yang punya dua anak di rumah, kemudian disambut rekan HRD yang cuti melahirkan di bagian yang belum pernah tersentuh pekerjaannya. Dilan harusnya baca ini, ini lebih berat dari rindu :D

    Semangat dan sehat selalu teteh Bella.

    Setuju teh, mewarnai bisa mengurangi rasa stress.

    Aku udah coba juga colour to life ini. Gemes ya teh faber-castell colour to life ini hehehe. Apalagi pas selfienya.

    Wuih sambil ngetes sambil mewarnai, aku juga mau dong di tes ku teteh bella :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasi teh Gie semangat juja yah :)
      mewarnai emang bikin hidup penuh warna halahhhh :D

      Hapus
  5. Dah, baca cerita dikau teh, jd ikutan pening, gimana dah itu bagi waktunya. Tapi mah aku yakin, dikau pasti bisa. Apalagi ini udh nemu solusinya ya teh, dg mewarnai pakek faber castell. Btw ini inovasi baru faber castell ya teh, aku baru tau, etdah kemana aja diriku selama ini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasi mak Ken :*

      iya ini inovasi keren pake teknik AR :)

      Hapus
  6. aku barusan dah pesen dari tokped. tapi cuma beli 2 untuk anak2... lagi mikir, apa beli lg untuk aku sendiri yaaaa hahahahha... karena ini mah dijamin jadi rebutan... di kantor aku sediain 1 buku mewarnai mba... untuk obat rileks kalo lg jenuh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah mba Fan mantap bener lgsg pesen 2 :) padahal buat dikantor mba fan juga butuh cobain deh ketagihan nanti hahhha

      Hapus
  7. Sungguh jadi HRD itu berat, biar kamu saja.

    Ini permainannya gemesin banget. Aku suka pinjem HPnya Dhia buat mainin ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya biar aku saja yang mengalami hahaha.,,

      Iya gemes banget mantaplah permainannya

      Hapus
  8. ekspresinya Teteh Bella emeez deh, haha. Aku juga duilu pernah jadi staf HRD (kebetulan manajer HRD nya sekarang jd suamiku :p) juga kadang musti ngedepin karyawan ato calon karyawan yg ngeselin bikin gregetan sendiri.
    Sekarang sih enak, kalo lg kesel ada pelampiasannya, mewarnai ato apa. Lha kalo dulu? ga ada

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah mb Ika dapetin manager HRD euy hahaha.. iya zaman dulu belum booming yah colouring macam begini mumet lah dulu sih

      Hapus
  9. Ih lucu banget NeynaπŸ€— bener banget Teh kalo mewarnai itu emang bisa bikin relax, warna warni nya bikin mood lebih baik, semangat ya busuiπŸ€—

    BalasHapus
  10. Hihihi Herva lucu kalau lagi stress, untung sekarang ada faber castel clor to life yah jadi stresnya berkurang

    BalasHapus
  11. Aku juga kalo lagi setress suka menggambar dan mewarnai.
    Tapi sekarang lebih sering menggambar digital pake stylus pen.
    Rasanya tentu beda banget kalo mewarnai di atas kertas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah belum pernah cobain kang pake stylus pen :) ntar ah mau juga

      Hapus
  12. sekarang aktivitas mewarnai nggak cuma punya anak-anak ya. Saya juga jadi rajin beli buku mewarnai, meski mewarnainya belepotan nggak bagus. tetapi tetap menyenangkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba orang dewasa pun bisa rileks dengan terapi mewarnai

      Hapus
  13. ini yg komen kok kebanyakan cwe nya yah :D

    BalasHapus
  14. Sungkem sama bu HRD hihi.
    Aku juga suka menyempatkan waktu mewarnai teh, sebagai me time. Alhamdulilah mewarnai dengan warna yang cerah juga bantu mood balik lagi, enaknya Faber Castell ini kita nya bisa ajak selfie dan main game nya ya setelahnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sungkem sama bu fotografer keceh :)
      iya bikin mood balik ya teh

      Hapus
  15. Menjadi ibu harus bahagia, baik busui atau bukan wkwkw..

    Mbak, aku kalau lagi nunggu anak suka mewarnai juga..Soalnya kadang kalau kebanyakan ngobrol larinya kemana-mana, ujung-ujungnya nggosip #eh
    Jadi aku suka bawa colouring book..

    Wah, kalau ada Colour to Life Faber Castell begini yang praktis sekali :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener mba semua ibu emang harus bahagia :)

      Hapus
  16. Aku mah malah fokus ke teteh haha. Syantiiikkk

    BalasHapus
  17. Inovasi keren dari Faber Castell ini ternyata banyak disuka ibuk2 sebagai penghilang stress di kantor juga yak..xixixi..sip lah ada penyeimbang biar ga keterusan stress :D

    BalasHapus
  18. Waw solusinya keren juga nih, hehe. Biasanya kalo stress aku juga suka coret-coret gambar. Ini malah lebih asik ya, mewarnai sekaligus bermain, ajib

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba asik bener selfie plus gamesnya juga ga bosenin :)

      Hapus
  19. Teh coba tulis di note semua password aplikasi. Aku selalu biasain gt habis daftar apapun karena udah pasti poho..
    Btw mewarnai emang me time paling asik, liat warna-warna bisa nyegerin mata. Tapi kerenlah bisa ngewarnain di kantor, aku mah ga bakalan konsen πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener kakah sekarang ku catat di note wkwkwk...

      Hapus
  20. Aku kalau mewarnai sampai rebutan sama anak. Gimana dong. itu buku gambar ibu kok ya disabotase sama anak. Eh, punya dia katanya nggak menarik lagi.

    Mewarnai gambar bikin hati senang deh.

    BalasHapus
  21. plis itu wajah dedeknya gemesin bangeettt

    BalasHapus
  22. Ampuh menghilangkan stres dalam bekerja, ya teh 😊

    BalasHapus
  23. Kalo daku pas lagi stress : Mewarnai Hidup Orang Lain, gimana Teh? Ehe ehe ehe. Daku lagi nyari nih teh yang coloring booknya Faber Castel. Semoga bisa nemu. Lebih easy tampaknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sok teh di tokopedia atau gramedia atau tokbuk lainnya :)

      Hapus
  24. aku baru ngeh, ini buku sama coloring pen dibawa ke kantor yaaa jeung :) Aku gak berani, hahahah... baru di rumah deh bisa coloring :)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuhu mba :) hahhaa dirumah rebutan sama bocil bukannya me time yang me ribut :D

      Hapus
  25. Wah, Teh ternyata ngewarnain pake Faber Castell bisa ngurangin stres jugak yah Teeeh. Harus nyobain ini mah biar makin gahol dirikuuuh :))

    BalasHapus
  26. Anakku juga pake Faber Castell tapi bukan yang ini. Udah ga diragukan lagi kualitasnya ya. Lucu nih bisa jadi 3D bentuknya. Bisa jadi permainan anak2 juga plus mamahnya hehehe. Melepas stres di tempat kerja dan baby blues ya, mbak Herva :)

    BalasHapus
  27. Teh Bella stresnya meni cakep ya, hehehe. Eh aku juga kalau di rumah udah semua nada suara keluar wkwkwkwk. Begitu keluar rumah flat banget. pencitraan? Bukan donk, krn lg selow aja nggak berantem sama bocah, hihihih

    BalasHapus
  28. Biasanya, kalau agak stres karena pekerjaan, yang kulakuin main sosmed, games, jalan-jalan, atau kuliner. kalau mewarnai belum pernah Mbak.. Kira2 diketawain nggak ya kalau melakukan itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk ga lah kang kan lagi trend colouring book :)

      Hapus
  29. ikh kereeen bgt sih kamu ksatria berkuda...wkwkwk

    BalasHapus

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

Auto Post Signature

Auto Post  Signature