Memaknai Man Jadda Wa Jada Melalui "Kon Tiki"

Blog ini berisikan seputar pengalaman saya dalam dunia kerja maupun parenting pengalaman saya di rumah

Memaknai Man Jadda Wa Jada Melalui "Kon Tiki"


Teringat satu film yang menurut saya bagus untuk diambil hikmahnya. Judul fimnya "Kon Tiki" liat judulnya pasti uda ga tertarik hahaha terdengar aneh y?namun Film ini based on true story makanya saya sampe masih hafal dalam memori meski nontonnya 3 tahun yang lalu.

 Dari film ini kita bisa tau artinya "Usaha" dan juga "Optimis" dalam menekuni sesuatu. Istilah keren yang sering kita dengar adalah "Man Jadda Wa Jadda" siapa yang bersungguh-sungguh dia akan berhasil, saya sepakat dengan kalimat ini artinya ada usaha yang kita tekuni sehingga kita mampu untuk mencapai hasil yang kita inginkan. Lalu hubungannya dengan Kon Tiki?ya film ini menceritakan Kisah Thor Heyerdahl yang ingin membuktikan bahwa penduduk asli Polinesia berasal dari Amerika Selatan.

Dalam usahanya untuk membuktikan ia banyak mendapat penolakan bahkan tak segan ditertawakan oleh pihak lain. Karena ia ingin membuktikan dengan mengarungi Samudara pasifik menuju Polinesia hanya menggunakan kapal yang dirakit dari kayu sesuai dengan apa yang telah dilakukan penduduk Polinesia dalam mengarungi samudera pasifik tersebut zaman dulu.

Thor berusaha meyakinkan pihak lain dan ia berhasil mengajak 5 rekannya untuk turut serta dalam ekspedisinya. Istrinya sendiri tidak percaya dan meragukan keberhasilan suaminya ini, padahal dibalik kesuksesan suami ada istri yang hebat. ekspedisi ini ada pada tahun 1947, menurut saya orang-orang dulu curiositynya mank tinggi. Nah kita zaman sekarang adakah yang bisa seberani dia hanya untuk membuktikan suatu teori?hmm sudah jarang kita temukan kali y yang ada lebih banyak memodifikasi teori yang sudah ada.

Ketika semua orang menertawakan dan meragukan keberhasilan pembuktian dari Thor tak lantas membuat Thor down justru tambah terpacu untuk membuktikan bahwa ia pasti berhasil.

Maka meluncurlah ekspedisi ini berawal dari Peru, suka duka dalam mengarungi samudera pasifik tak membuat Thor kehilangan kepercayaan diri ia tetap berkomitmen untuk tetap berekspedisi sesuai dengan apa yang telah penduduk polinesia lakukan berabad-abad dahulu. 3 bulan lamanya kalau tidak salah hingga 100 hari memang ia tetapkan waktunya dan ia berhasil membuktikan kepada dunia bahwa apa yang ia lakukan sama seperti yang telah penduduk terdahulu lakukan.

Thor akhirnya menuai pujian mendapatkan penghargaan serta potongan film dokumenter diangkat ke layar lebar serta catatan ekspedisi Kon Tiki di tulis dalam buku dan menjadi best seller di tahun 1948.

Thor Heyerdahl (sumber wikipedia)
Keren kan filmnya, Sesuatu yang tak mungkin menjadi nyata jika memang dikerjakan sungguh-sungguh. Saat semua orang tertawa dengan keyakinan kita dalam mecapai sesuatu jangan lantas down lalu mundur, Thor mengajarkan ke kita arti untuk berkomitmen dalam menjalani sesuatu, menyadarkan kita bahwa dengan kesungguhan maka kita akan berhasil. Jangan pernah menyerah karena sesuatu itu sulit jika keyakinan kita memang itu sulit namun akan menjadi mudah ketika kita mensugesti kita bisa.

Semoga menjadi inspirasi berusaha dan jangan menyerah itu yang akan membuatmu berhasil ^^

13 komentar

Avatar
Siti hairul Sabtu, 16 April, 2016

Jadi pengen nyari filmnya

Reply Delete
Avatar
herva yulyanti Sabtu, 16 April, 2016

Keluarnya thn 2012 nov mba coba di download aza hehhe

Reply Delete
Avatar
Tira Soekardi Minggu, 17 April, 2016

bisa mnjadi contoh banyak orang

Reply Delete
Avatar
prana ningrum Senin, 18 April, 2016

baru tahu ada cerita kayak gini mbak...kerja keras selalu membuahkan hasil y mbak

Reply Delete
Avatar
herva yulyanti Senin, 18 April, 2016

iya betul mba ini kisah nyata loh mba hehehe

Reply Delete
Avatar
alfu laila Senin, 12 Juni, 2017

Aduh jadi malu sendiri..kadang saya ga sesemangat itu, malah cenderung suka cepet nyerah..huhu

Reply Delete
Avatar
herva yulyanti Selasa, 13 Juni, 2017

yuk ah kita semangat mba :)

Reply Delete
Avatar
Vanisa Desfriani Senin, 12 Juni, 2017

wah, gak kebayang teh kalau jaman sekarang naik kapal kayu aja ngelewati samudra. doktrin2nya lebih tinggi juga soalnya, badailah, ombaklah, tsunami. Jadi belum apa2 kebanyakan udah ciut duluan hehe

begitu pula dalam menggapai impian lain :)

Reply Delete
Avatar
herva yulyanti Selasa, 13 Juni, 2017

betul klo dulu memang sangat bertekad y akhirnya tercapai

Reply Delete
Avatar
Vika Hamidah Rabu, 14 Juni, 2017

Mntap mba.. intinyaselalu positif ya mba menilai orang.. jagan selalu d bully.. toh akhirnya dia bs membuktikan bahwa ia bisa y mba

Reply Delete