Search

Alasan Untuk Membuat Surat Pengunduran Diri

Saya sempat menulis tentang Ketika Resign Menjadi Solusi beberapa waktu lalu, kali ini saya akan uraikan beberapa alasan karyawan yang akhirnya mengundurkan diri alias resign. Ada etika ketika karyawan harus mengundurkan diri ga bisa seenaknya, kali pertama masuk kita baik-baik maka untuk mengakhiri tetap harus baik-baik pula.

Nah aturan tentang pengunduran diri ada dalam UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 pasal 162 ayat 3 menyebutkan aturannya sebagai berikut :

1. Mengajukan permohonan pengunduran diri secara tertulis selambat-lambatnya 30 hari sebelum tanggal mulai mengundurkan diri
2. Tidak terikat dalam dinas dan 
3. Tetap melaksanakan kewajibannya sampai tanggal pengunduran dirinya

Jelas bingits kan ada aturannya yang sudah masuk UU. Ketenagakerjaan, sayangnya masih ada yang kurang piknik jadi weh ngundurin diri dah kayak masuk TK bye gitu aza hahaha.

Boro-boro mengajukan 30 hari sebelumnya ini dah kayak minta api sekarang ngomong besok resign wkwkwk. 

Padahal selama kurun waktu tersebut ada administrasi yang mesti diurus baik dari manajemen maupun perusahaannya. 

Jadi jangan salahkan bunda mengandung perusahaan ketika tidak mendapat surat keterangan bekerja padahal ini buat ngurusin pencairan BPJS loh, biar uang pisah juga dapet dll benefit untuk kedua pihak gitu loh.

Alasan Untuk Membuat Surat Pengunduran Diri


Sejauh ini saya merangkum alasan dari sekian orang yang akhirnya memutuskan mengirim surat cinta ke HRD alias surat pengunduran diri. Berikut beberapa alasannya :

1. Karena atasan 

Sudah tak tahan dengan Atasan yang super duper bikin tidur ga karuan, atasannya yang terobsesi dengan target sendiri, atasannya yang kena sindrom halo effects or devils effect, atasan yang serba emosional.

Namun ternyata yang paling banyak mengundurkan diri karena memiliki atasan perempuan yang usianya uda dewasa kematengan (red:tuwir) berstatus Jones lengkap sudah deritanya jika menjadi bawahan tersebut.



Maaf y bukan bermaksud menyudutkan gender perempuan tak mampu menjadi leader tapi ternyata survey (sambil goyang-goyang tangan ala eko family100) membuktikan kalau memang atasan perempuan lebih moody sehingga ya ini salah satu bikin turn over tinggi.

Tapi semua tergantung pribadinya si y kalau jadi atasan perempuan mesti ChinChai biar ga masuk kategori atasan nyebelin hehehe.

2. Karena Sallary 

Sudah menjadi rahasia umum kebanyakan resign mencari sallary yang lebih besar ditambah selalu melihat Rumput Tetangga Lebih Hijau.

Jika sallary yang menjadi prioritas saya pastikan mereka akan menjadi kutu loncat yang akan selalu pindah-pindah mencari sesuatu yang lebih. Dan menurut saya siy yang begini enggagement kepada perusahaan kurang alias loyalitas dipertanyakan (persepsi pribadi).

Ada juga lemburan yang ga berbayar sehingga tak betahlah untuk berlama-lama kerja sedangkan ia mesti kerja sampe jungkir balik ga sesuai dengan aturan maka menjadi alasan untuk resign.

3. Karena sistem manajemen ga jelas 

Ada  yang mengundurkan diri karena alasan kenapa si saya mesti ngerjain semua kerjaan padahal dalam perjanjian kerja maupun jobdesc tak pernah ada mengerjakan kerjaan lain.

Kemudian struktur organisasi yang geje katanya jadi supervisor tapi ga memiliki kewenangan untuk memutuskan suatu hal.

Memang rada ngeselin ketika posisi kita A tapi jobdesc ngerjain A-Z hohoho muntah deh yang ada, bikin senewen dan akhirnya tipe yang begini memang mesti kudu cepet kasih bom eh SPD ke atasannya.

Tapi sebelumnya coba komunikasikan terlebih dahulu sebelum resign yang menjadi solusi.

4. Karena Dilema Seorang Ibu 

Nah rata-rata karyawan perempuan akan resign dengan alasan saya sudah menjadi ibu memiliki anak maka saya akan mengundurkan diri, ada juga yang masih pengen kerja tapi susah bingits dapetin ART cutinya abis buat cari ganti ART, manajemen ga bisa nerima dengan kehadiran yang bolong-bolong maka biasanya karyawan sudah menyadari diri untuk mengundurkan diri sendiri sebelum HRD yang bertindak xixixi.


5. Karena mutasi 

Biasanya untuk refreshment organisasi maka ada proses rotasi n mutasi misal si A memiliki performa kerja yang baik di cabang X dan ia sudah 10 tahun disana maka akan di mutasikan supaya performa kerja yang dimiliki bisa di aplikasikan di cabang baru namun sayang rata-rata lebih baik resign daripada mutasi ditambah dengan beban keluarga yang sudah nyaman di tempat tersebut.

Atau sebaliknya sebagai istri yang baik tentu akan mengikuti kemanapun kakanda bekerja maka si istri akan merelakan pekerjaannya demi menemani sang suami bertugas. Itu menjadi alasan yang masuk ke HRD untuk resign.

6. Karena Karir

Biasanya ada yang merasa mampu namun tak sekalipun dilirik oleh manajemen untuk diajukan promosi akhirnya dia menjadi penghuni terakhir di posisi tersebut hahaha. Karir yang mentok menjadikan si individu menjalankan daily aktivitas itu-itu aza hal ini tentu akan membuat jenuh dan bosen karena itu biasanya resign.




7. Karena Wirausaha

Ada yang ingin menjadi owner dan lebih memilih untuk resign, lebih baik punya usaha daripada terus-terusan menjadi pegawai. Bosan jadi pegawai katanya disuruh mulu maka ia memutuskan resign. 

8. Karena PNS

Nah ini dia alesan yang juga sering di ajukan oleh beberapa orang untuk mengundurkan diri karena diterima menjadi PNS. Mau ga mau ya kita akan membiarkan dia untuk mengundurkan diri.


 Ke-8 ini biasanya yang saya tahu menjadi alasan mereka untuk ngundurin diri. Tapi apapun alasan untuk mengundurkan diri silahkan untuk difikirkan secara matang jangan sampai jadi GEGANA (gelisah galau merana) karena keputusan yang dibuat penuh resiko buat diri sendiri bahkan imbasnya bisa ke keluarga bagi para bapak yah.

Jika ada yang masih bisa diselesaikan kenali dulu masalahnya, pelajari dulu langkah penyelesaiannya, putuskan dengan matang. Berpindah ke lingkungan baru maka butuh penyesuaian baru lagi jika kita tidak mudah mengenali lingkungan barunya maka alih-alih pengen dapat sesuatu yang baru dan menyenangkan malah mendapat tekanan dan kesengsaraan huhuhu kesian...kesian..

***
Demikian sekilas info semoga bermanfaat. Kalau temans pernah resign karena apa?sharing yuk

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun