Search

Tak Lagi Emas, Kini Investasi Bisa Juga Tanaman Hias!

"Bun, ayah beli tanaman hias ini yah"

"Bun, gapapa ya beli tanaman hias lagi? janji  deh ini yang terakhir" sahut suami

Eh besoknya sepulang kerja, saya kembali menemukan seonggok paket yang bertuliskan "tanaman hias".

Maka saat suami berkata "gapapa yah beli lagi"?

Saya langsung menimpali dengan sebuah nyanyian tempo doeloe "semua terserah padamu aku begini adanya, kuhormati keputusanmu"πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Begitulah akang suami kini menggemari yang namanya tanaman hias. Hampir setiap minggunya saya menerima paket tanaman hias, media tanam, pot dan lain sebagainya.

Awalnya saya kurang setuju dengan hobi barunya ini karena yang saya kira tanaman hias itu murah ternyata harganya bikin nyengir.

investasi-tanaman-hias

Peluang Tanaman Hias Menjadi Investasi

Dengan harga yang ulala ternyata kini tanaman hias tak hanya sekedar hobi saja loh temans, tapi bisa sebagai peluang bisnis dan menjadikan investasi.

Hal ini saya perhatikan dari kalangan artis-artis, sebut saja Nirina Zubair yang saat ini sedang alami kerugian 17 milyar karena ART-nya yang menggelapkan surat tanah.

Dibalik naasnya peristiwa tersebut, Nirina ternyata punya kecintaan sama tanaman hias. Awalnya sekedar suka namun sejak pandemi covid-19 Nirina mulai berjualan tanaman secara live.

Live semalaman saja keuntungan yang diraup Nirina itu lumayan banget, makanya ga heran juga akang suami sendiri tetap mempertahankan kecintaannya ke tanaman hias.

Halaman depan dan belakang rumah sudah disulap menjadi taman yang diisi berbagai jenis tanaman hias.

Sebenarnya tanaman hias ini ga cuma tren kekinian saja sedari dulu juga sudah mulai namun belakangan banyak yang baru menyadari investasi di tanaman hias juga cukup menjanjikan.

Sebagai istri yang baik nan solehah *aamiin* saya mau tak mau mendukung deh keinginan suami untuk memilih investasi tanaman hias.

Memulai Bisnis Tanaman Hias

Konon bisnis tanaman hias ini membutuhkan modal yang cukup besar, tapi bisa kok disiasati dengan modal terbatas.

Asalkan bisa jeli melihat potensi tanaman hias mana yang nantinya bisa NAIK.

Untuk itu ada beberapa cara yang perlu dilakukan diantaranya :

😍 Memilih Jenis Tanaman Hias

Saking banyaknya jenis tanaman hias, ada yang bunga, ada yang cuma berdaun atau dikenal dengan istilah tanaman Aroid.

Di rumah sendiri 100% tanaman aroid yang kami rawat. Dan pernah merawat bunga anggrek lalu metong karena ga telaten wkwk.

Jenis tanaman hias yang dirawat di rumah bisa temans liat di akun IG Nameera_Plantycoon yah. 

😍 Memilih Media Tanam

Komposisinya bisa poros dan padat tergantung dari kebiasaan yang menyiram. Jika temans lebih suka menyiram baiknya media tanam yang poros.

Sementara di rumah kebanyakan menggunakan media tanam poros karena kalau menggunakan yang padat khawatir akan busuk akarnya.

Sehingga dengan effort begini, temans bisa kembali pertimbangkan mana tanaman yang memang layak jadi investasi atau sekedar penghias rumah saja.

😍 Memilih Media Penjualannya

Nah ini dia yang penting saat memulai bisnis tanaman hias, apakah hendak berjualan seperti live di instagram, di e-commerce, di komunitas pecinta tamanan atau secara offline saja.

Tapi kebanyakan saat ini lebih menguntungkan untuk jualan online. 

Baca lagi : Tips Membeli Tanaman Hias Secara Online

Apalagi saat jualan online sedang ada promo bebas ongkos kirim pastinya bikin pelanggan bikin senang.

Ngomongin bebas ongkir nih, tertanda nanti tanggal 26-27 november JNE menggelar HARBOKIR ( Hari Bebas Ongkos Kirim ) sebagai perayaan HUT JNE yang ke-31.

Eits...promo HARBOKIR sendiri cuma berlaku buat semua pelanggan yang tergabung sebagai member JLC (JNE Loyalty Card).

HARBOKIR-JNE

Belakangan penjualan online via live instagram sedang digandrungi bahkan akang suami aja senang banget nontonnya. Harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibanding jika membeli offline.

***

Nah temans demikian sekelumit kisah saya dan akang suami, semoga bisa bermanfaat yah.

Adakah yang juga punya keinginan investasi tanaman hias? kuy bisa sharing yah!


10 komentar

  1. Hahahaha,bener bgt,bisa jadi investasi dan bisnis.ini aja tanaman hias di rmh sebagian mau dijualin nih

    BalasHapus
  2. Sayang ya ,,, harbokir sudah lewat .. tapi mungkin nanti ada ya 12 12.

    Btw, suamin Mbak Herva kayak almarhum papa saya .. pecinta tanaman hias.

    BalasHapus
  3. Wah menarik ya tanaman bisa untuk investasi. Tapi jenis investasi inu kurang cocok buat aku yang gak telatenπŸ˜‚

    BalasHapus
  4. aku juga suka tanaman hias, tapi ga bisa ngerawatnya wkwkwk. Kalau lagi hits dan kita punya produknya, enak bgt ya bisa laku jutaan rupiah

    BalasHapus
  5. Kalo bisa telaten dan paham merawatnya, peluang bisnisnya memang gede mba. Temenku skr jadi penjual tanaman hias juga. Tapi aku dan suamu jujurnya ga bisa sih. Kami ga telaten Ama tanaman gini. Sekedar suka melihat, tapi kalo disuruh ngurusin, bhaaay 🀣🀣. Kasian tanamannya kalo sampe mati. Aku pernah mliara kaktus Krn mikirnya gampang. Tapiiiu mati juga Krn ga keurus. Ya sudahlaaah, kalo kaktus aja sampe mati, aku ga berani bayangin tanaman lain πŸ˜…

    BalasHapus
  6. Setuju bun sekarang kita bisa berinvestasi dengan tanaman hias.Tetapi untuk model seperti saya perlu perjuangan.Karena dibutuhkan kedisiplinan dalam mengurus tanaman.Seringnya aku di rumah suka lupa siram atau kalau rajin siram tanaman bisa 3x sehari,udahannya tanamannya rusak kebanyakkan air

    BalasHapus
  7. Tapi, harga tanaman hias kayaknya bisa turun naik, ya. Asiknya begitu lagi trend dan kita punya tanamannya. Harganya memang bikin senaaang :D

    BalasHapus

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun