Search

Nanti Kita Cerita Tentang Covid-19

Apa itu virus corona? begitulah pertanyaan Neyna diawal tahun sejak ramainya dunia maya dengan maraknya pemberitaan corona yang terjadi di Wuhan.

Saya tak mengira tak hanya Wuhan tapi hampir seluruh dunia terserang virus corona atau covid-19 ini. Awal pemberitaan sendiri sejujurnya saya optimis tak mungkin bisa masuk terlebih Wuhan memberlakukan lockdown.

Namun Qadarullah, jika Alloh sudah kehendaki nyatanya penyebaran virus covid-19 ini sudah sampai di Cimahi. Iya Cimahi yang dulunya ga ada mall dan satu-satunya bioskop malah ditutup padahal saya baru sekali nonton di sana hahaha.

Back to topic..

Masih jelas dalam ingatan saya, ketika anak sulung saya Neyna terus bertanya update tentang virus ini, bagaimana bisa dan sudah sampai mana?

Lalu Neyna berdoa "Ya Alloh, jangan sampai corona masuk Contong" huhuhu sedih sekali mengingat doa yang Neyna lirihkan saat itu.

Nyatanya kini Alloh punya skenario lain, sudah sebulan lebih lamanya Neyna diliburkan dan harus belajar dari rumah karena negeri yang kita cintai bersama sedang berduka dengan kehadiran covid-19 ini.


Covid-19 di Indonesia terjadi sejak bulan maret dimana diawali dengan 2 positif yang ada di Depok, edukasi kepada anak tentang covid-19, pengertian covid-19

Nanti Kita Cerita Tentang Covid-19

Dalam sejarah hidup saya, ini adalah momen pertama dimana semuanya mengalami imbas karena kehadiran virus corona yang tak disangka ini.

Meski rasanya cuma saya yang masih kudu kerja ditengah kondisi pandemi corona ini. Soale akang suami aja udin diliburin hahaha...


Menurut saya kelak dimasa akan datang, momen ini akan masuk dalam sejarah sama seperti krisis moneter 1998. Masa-masa mencekam kala itu namun masih terekam dalam ingatan saya takkala Cici dan Koko pemilik Toko depan jalan rumah mengungsi karena ketakutan dihajar masa.

Begitupun dengan Covid-19 ini akan menjadi cerita kelak....

Saya menyampaikan pada Neyna, jika nanti ia besar kisah perjuangan menghadapi Covid-19 akan terngiang dalam ingatan siapapun karena momen ini melemahkan perekonomian dan berimbas kepada siapapun.

Kelak kita semua akan berseru menceritakan masing-masing perjuangan hidup ditengah pandemi covid-19 ini. Bahkan kaum rebahan akan mencetak sejarah sebagai pahlawan untuk kurangi penyebaran virus ini 😂.

Edukasi Anak Tentang Covid-19

Sebelum covid-19 ini merajalela, Neyna-pun sering menanyakan tentang virus ini. So, PR banget untuk saya menjelaskan tentang covid-19 dengan cara mudah agar anak-anak juga bisa waspada dalam kondisi virus corona ini.

Waktu Neyna bertanya tentang corona, saya menjelaskan jika covid-19 adalah penyakit menular yang awalnya terjadi di Wuhan, konon katanya dimula dari individu yang konsumsi kelelawar. 

Bahasan ini cukup menarik bagi Neyna karena akhirnya saya bisa masuk untuk menjelaskan tentang makanan layak konsumsi untuk kami yang beragama muslim istilahnya adalah makanan halal dan haram dimakan.

Selain itu juga, edukasi untuk tidak men-diskriminasi golongan tertentu. Karena Neyna sempat menyerukan hal tidak baik terkait dengan isu SARA. Padahal di rumah tidak saya kasih nonton TV entahlah dapat darimana ide yang sungguh bikin saya kaget.

Tentunya meluruskan hal yang sensitif menjadi tanggung jawab saya jangan sampai mendoktrin anak-anak untuk mengkotakkan segala sesuatunya. Maka tugas saya begitu besar untuk berikan penjelasan seputar ini.

Well, balik ke covid-19..

Tidak menyangka juga covid-19 di Indonesia yang awal mula terjadi sejak bulan maret dengan 2 kasus positif di daerah Depok akhirnya berujung bencana nasional. Sejak saat itu hingga update 19 april sudah diangka 6575 kasus. Innalilahi...

Gejala Covid-19

Selain menjelaskan asal muasal virus ini, saya juga menceritakan bagaimana covid-19 ini menyerang manusia. Diantaranya terjadi demam, sakit tenggorokan hingga sesak nafas.

Dengan memberikan penjelasan seputar gelaja maka diharapkan bisa anak-anak bisa waspada.

Cara Pencegahan Covid-19

Masif-nya penyebaran covid-19, membuat saya berjaga-jaga. Untuk itu saya memberikan pemahaman untuk Neyna agar #dirumahsaja. Awal mula libur dia malah ikut kakeknya ke rumahnya. Disitu saya kecewa juga karena Neyna ga nurut hahaha.

Namun belakangan setelah tahu apa dan bagaimana virus covid-19 ini, Neyna bisa betah di rumah. Walaupun dia juga pengen minta dibeliin masker dengan aneka motif LOL.

Saya juga meminta Neyna dan Rayi untuk berjemur pukul 10.00 wib di atas. Jadi ga perlu keluar rumah cukup berjemur di teras atas saja selama 10 menit.

Dan dengan kondisi ini, Neyna juga akhirnya mau minum madu untuk menambah asupan ke tubuhnya. Padahal sebelumnya beuh susah banget disuruh minum madu. Beda sama Rayi yang doyan banget minum madu.

Tak lupa untuk selalu rajin cuci tangan, di rumah saya stock hand sanitizer dan juga desinfektan hehehe..Karena saya masih sering keluar jadi butuh banget stock itu semua.

 ***
Well, saya yakin semuanya sudah memberikan edukasi seputar corona kepada anak-anaknya. Jangan lupa juga edukasi orang sekitar agar bisa aware dengan virus ini. Karena saya masih saja melihat ada yang nongki cantik.

Mari terus doakan pandemi corona ini segera berakhir aamiin..Kelak kita akan ceritakan perjuangan covid-19 ini dan menjadi momen yang sungguh begitu mendebarkan. 

6 komentar

  1. Aamiin.. Semoga segera berakhir ya Bun.. Nanti setelah Dewasa Neyna bisa cerita bagaimana wabah Corona.

    BalasHapus
  2. Aamiin..
    Virus mengajarkan kita untuk peduli dengan kbersihan diri dan sekitar juga begitu besarnya Kuasa Alloh
    Alloh yang Maha Menghendaki..semoga virus ini tak ada lagi

    BalasHapus
  3. Ada sisi positif sbnrnya sjk ada Corona ini :D. Anak2ku pun jd LBH gampang disuruh makan buah dan sayur, juga vitamin. Ga susah lagi minta mereka cuci tangan. Dan juga nurut Krn udh sebulan meeka ga kluar rumah.walopun si adek msh aja nanya tiap nonton film Doraemon kesayangannya, "kenapa ga jd2 pergi ke rumah Doraemon mi?". :P.

    Tp dia tau skr, selama Corona ada, ga mungkin utk kami semua traveling dulu. Jd anaknya anteng LG. Semoga ya mbaaa, cepet berlalu.. aku kawin Ama orang2 yg income-nya tergantung dr harian

    BalasHapus
  4. Pertamanya mengahadapi pandemi seperti ini. Waktu peristiwa 98, meskipun serba mahal tapi tetap bebas bekerja, lah sekarang?

    Semoga cepat Berlalu, sehat2 terus mbak Herva yang masih Harus Kerja ya. Amin

    BalasHapus
  5. Semoga pandemic ini lekas berakhir yaa mbaak, biar kehidupan balik normal lagi dan krisis tak semakin memburuk. Ambil dari sisi positif covid19, banyak hal baik yg tumbuh juga termasuk lebih peduli asupan gizi yang masuk dan juga kebersihan diri serta lingkungan sekitar. Sehaat sehaaat ya mbak bellaa sekeluargaa ❤️

    BalasHapus
  6. Benar. Jangan menyerah. Inspiratif sekali. Generasi kita nanti akan mewariskan kisah perjuangan untuk generasi selanjutnya.

    BalasHapus

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun