Cegah Alzheimer Sejak Dini!Yuk Membaca Yuk..

Selasa, 25 September 2018
Temans, tahukah setiap tanggal 21 September diperingati sebagai hari Alzheimer?kita sering mendengar tentang bagaimana pedihnya orang terkasih, orang yang terdekat dengan kita mengalami alzheimer ditandai dengan hilangnya ingatan tak kenal nama, tak kenal anak, tak lagi bisa mengenang semua kenangan manis dalam hidupnya.

Jauh lebih sakit bukan ketika orang yang kita cintai fisiknya masih ada hanya saja tidak mampu mengingat kenangan apa yang sudah terlewati.

Alzheimer memang menyerang para lansia yang menybabkan pikun akut, tak hanya melupakan bahkan bisa tak mengenali keluarganya dan hal ini juga membuat mereka penderita alzheimer sulit untuk mengontrol emosinya.

Mengenali Alzheimer?

Ada beberapa tanda yang bisa kita kenali apakah seseorang terkena Alzheimer, diantaranya adalah :
  • Gangguan Daya Ingat
  • Sulit Fokus
  • Sulit Melakukan Kegiatan familiar
  • Disorientasi
  • Sulit Memahami
  • Visuospasial
  • Gangguan Komunikasi
  • Meletakan barang tidak pada tempatnya
  • Salah membuat keputusan
  • Menarik diri dari pergaukan
  • Perubahan Perilaku dan kepribadian
Nah temans jika ada salah satu bahkan bisa dua atau lebih tanda-tanda ini menyerang orang sekitar kita segera dibawa ke dokter. Sebagaimana dalam buku "Ketika Ibu Melupakanku" yang pernah saya baca, penulis DY Suharya mengajak kita semua Jangan Maklum Dengan Pikun.

Penyakit ini belum ada obatnya temans, tapi bisa kita cegah, kita hambat prosesnya. Meskipun penyakit ini menyerang para lansia diatas usia 65 tahun akan tetapi sebagai generasi muda kita jangan menganggap enteng penyakitnya.


Yuk Membaca Yuk!

Serem bukan temans dengan penyakit Alzheimer ini?oleh karena itu saya ingin mengajak temans sekalian untuk menyanyikan lagu Abdullah?loh. *intermezzo biar ga serius banget*.

Nah jadi dari berbagai sumber yang pernah saya baca, salah satu pencegahan penyakit Alzheimer ini dengan Membaca Buku!.



Salah satu penelitian dari Universitas California Berkeley menyebutkan apabila kita senantiasa rajin baca pada usia muda hal ini dapat membantu mencegah Alzheimer.

Kok bisa?karena kegiatan ini mampu menghambat pembentukan plak amiloid (protein) yang ada pada otak.

Gimana temans?ternyata adalah hal yang tidak sulit mencegah penyakit penyerang otak ini, hanya bermodalkan itikad membaca buku kita bisa terhindari dari penyakit ini.

❤ Yuk Tularkan Minat Membaca 

Ngomongin membaca, saya sempat baca artikel dimana survey membuktikan orang Indonesia itu minat membacanya rendah. 

Berangkat dari hal itu saya coba lemparkan pertanyaan di instastory, Meski yang respon sedikit dari follower saya yang udah ribuan tapi saya nyatakan ini adalah jawaban mewakili secara random dari keseluruhan populasi follower saya di instagram.


instastory-instagram


Hasilnya adalah :
  1. Pas ga ada kerjaan
  2. Kalau sinopsis belakangnya bikin penasaran
  3. Gambar/foto ilustrasinya
  4. Dari judul menarik atau enggak, ya kira-kira begitu sebenarnya banyak sih
  5. Klo buku bahasa berbobot, topik ga mainstream, tokohnya yang ga pasaran karakternya
  6. Klo artikel yang bahasa tulisnya ga berkesan, menggurui, soktau
  7. Gambar yang ada dibuku
  8. Penasaran bagus apa enggak
Kira-kira demikian respon tentang apa yang membuat mereka menarik membaca. Padahal belum baca bukunya yah tapi responnya juga sedikit.

Menurut analisa sok tau saya, sebenarnya dari berbagai respon ini sudah menunjukkan kok adanya ketertarikan ingin membaca buku. Namun mungkin yah satu dan lain hal menyebabkan banyak yang hanya sekedar Saya ingin baca tapi saya ga punya waktu. Saya ingin baca buku tapi saya malas, bener ga?

Sehingga yah ketertarikan tersebut tenggelam seiring dengan rasa malas dan kurang pandainya memanage waktu dalam membaca.

Sebenarnya saya pernah menuliskan tentang cara saya dalam memelihara minat membaca buku. Intinya adalah bahwa keinginan dan komitmen yang kuat akan selalu ada buat kita yang ingin terus membaca.

Sedih bukan kalau ternyata hanya sedikit yang aware dengan membaca sisanya pada kemana?

Untuk itu ada beberapa cara yang bisa saya lakukan agar menarik minat membaca bagi orang lain. Diantaranya adalah :

☺ Menuliskan review buku yang sudah saya baca di blog

Beberapa respon yang sering saya baca ketika saya sharing buku itu adalah mereka menjadi penasaran akan isinya sehingga daripada mati penasaran ada yang akhirnya membeli bukunya dan membaca.

Jadi buat temans sekalian yang hobi baca yuk jangan pelit dan jangan males bikin reviewnya yah!biar apa?biar temans yang tadinya cuman punya minat baca 0,1% jadi meningkat sekitar 30% walaupun awalnya dia hanya membeli dulu proses eksekusinya nanti. Setidaknya kita sudah membangunkan niat membacanya. 

Hal positif bukan?

☺ Pamer buku di Instagram 


Hal ini biasa saya lakukan pamer buku yang sedang saya baca, biar mereka yang malas baca blog saya seenggaknya bisa kenal dengan buku-buku yang sudah lahir dari tangan penulis kece badai.

Bahkan nih ketika saya tag&mention penerbitnya lalu direpost di instagramnya wuih ga nyangka mendapatkan respon banyak. Salah satunya yang baru-baru ini saya pamerkan dan tulis reviewnya di blog yakni buku "Ngantor Segan Nganggur Tak Mau".

Membaca komen-komen dari netizen yang pada akhirnya tidak hanya menularkan minat baca bukan?akan tetapi juga memberikan efek peningkatan pembelian buku syukur-syukur royalti penulisnya jadi meningkat ini merupakan Efek Domino yang positif.


buku ngantor segan nganggur tak mau

☺ Bikin Giveaway Buku

Bagi saya sih salah satu cara menarik minat membaca itu dengan hadirnya berbagai giveaway berhadiah buku.

Saya sendiri sering banget dulu ikutan walaupun sekarang sudah jarang saya tekuni tapi menurut saya berbagi buku lewat giveaway ini bisa jadi wadah menarik minat baca.

Ada keasyikan sendiri ketika mendapatkan buku melalui giveaway loh makanya say rajin dulu ikutan giveaway buku.

Semoga kedepannya saya bisa bikin giveaway buku ya kepilih sama penerbit atau penulisnya buat promoin bukunya aamiin *yang ini beneran ngarep*

☺ Kasih Pinjam Buku

Selama ini jika saya membeli buku itu biasanya membeli secara online berhubung tokbuk satu-satunya di Cimahi tutup maka alternatif solusi yang bisa saya lakukan hanya beli online.

Biasanya buku yang saya beli itu dikirim ke kantor, cara ini berhasil loh menarik minat rekan kerja saya buat membaca buku. So, dengan senang hati saya kasih pinjam buku yang saya beli.

Sampai pada akhirnya ketika saya jarang beli buku, rekan kerja bertanya "bu beli buku apalagi nih?" 
Ini cara mudah bukan buat tularin minat baca.




***

Seperti yang selalu ada mulailah dari diri sendiri, mulai dari hal kecil dan mulai dari sekarang. Beginilah cara saya untuk menularkan minat membaca.

Dalam lingkup luas sebenarnya sudah ada perpustakaan daerah namun mungkin karena minim pemasaran atau akses kesana susah saya rasa menjadi kendala lagi maka tugas kita selagi bisa mempengaruhi di lingkaran kecil kita terlebih dahulu. Why not?

Ga hanya mencegah Alzheimer saja loh temans, membaca itu kaya manfaatnya mengurangi stress, hiburan gratis, memperbanyak kosa kata, mengasah kemampuan berfikir. Kelian yakin mau melewatkan manfaat itu semua?

So, yuk kita tularkan semangat positif dalam membaca salah satunya kita bisa mencegah Alzheimer sedini mungkin.

Oh yah selain hari Alzheimer bulan september ini juga merupakan bulan untuk memperingati hari aksara international yang diperingati tanggal 08 Spetember loh. Mari kita budayakan membaca yah temans.

Meskipun memang kegiatan membaca buku itu berat karena katanya kemampuan membaca orang dewasa itu berkisar 250-300 kata per menit jadi kira-kira hanya 2-3 paragraf saja. Itu pun dengan tingkat pemahaman hanya 70% saja.

Kesimpulannya kita butuh 20 jam untuk menamatkan buku dengan 300 halaman, hal yang tidak mudah saya yakin buat temans apalagi mamak-mamak seperti saya. Saran saya tetap komitmen membaca targetkan sehari 5 halaman setidaknya otak kita terus aktif digunakan.

Sudahkah temans menularkan semangat membaca kepada yang lain?yuk sharing apa yang temans lakukan agar orang lain mau membaca.







106 komentar on "Cegah Alzheimer Sejak Dini!Yuk Membaca Yuk.."
  1. Rutin mempraktikkan resep masakan juga bisa mencegah Alzheimer :D

    Tentang mengajak orang lain membaca, saya biasanya bercerita tentang buku-buku menarik yang pernah saya baca kepada siswa-siswa saya. Biasanya buku-buku yang memberikan pencerahan terhadap perjalanan hidup saya. Sejauh ini, hal itu bisa membangkitkan rasa ingin tahu mereka. Selain itu, menghadiahkan buku sesuai minatnya, biasanya bisa memaksa seseorang membaca.

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih sharingnya teh iya juga menghadiahkan juga membuat seseorang mau membaca ya teh thx u teh semoga banyak yang mau baca ya teh

      Hapus
  2. Ꮃhat's up colleagues, іtѕ enormous post concerning teachingand fuly defined, keeр it up alⅼ the time.

    BalasHapus
  3. Kalau di kantor saya sih rata-rata n sudah pada suka membaca.Pr saya sekarang sih menularkan minat membaca ke anak. Saya sudah membelikan beberapa buku semoga aja seiring bertambah umurnya dia jadi suka membaca

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk anak saya sudah sering belikan buku2 bagi saya buku investasi banget :) semoga anak2 kita suka baca y mba

      Hapus
  4. sejak terakhir kali minjemin buku dan kembali dalam kondisi yang bikin hati sedih, akhirnya memutuskan untuk gak lagi-lagi minjemin buku ke orang lain dan jadinya paling review di ig apa di blog aja deh...

    aq baru tahu loh teh kalo alzheimer bisa di cegah dengan baca buku, sepertinya aq harus banyak banget baca buku karena aq termasuk yang gampang lupa kalau gak di catat

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk baca yuk mba hehehe
      harus legowo emang mba klo dipinjem kondisi rusak,kondisi apapun :p

      Hapus
  5. Jaman masih kuliah, lumayan sering baca buku versi cetak mbak. Tapi setelah lulus, wah, parah. Jarang banget. Hampir nggak pernah malah. Akhirnya, pas suntuk di tempat kerja, iseng-iseng ngeblog lagi, dan alkhamdulillah, niat membaca artikel (walaupun itu cuma dari blogwalking) masih bisa tersalurkan. Hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya yang penting otak bisa tetap aktif melakukan aktifitas membaca ya kang :)

      Hapus
  6. Wah artikel yg menarik ttg buku. Bikin jadi pingin baca buku hehehe.. Terimakasih infonya

    BalasHapus
  7. Semangat membacaku lagi kendor banget nih, setelah baca tulisan mbak rasanya pengen mulai menyediakan waktu khusus untuk membaca buku .

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk mba semangat lagi manfaatnya banyak soalnya :)

      Hapus
  8. Mari kita perangi Alzheimer sejak dini..dan aku bahagia karena seneng banget bacaaa

    BalasHapus
  9. Saya ini yg msh berusaha membudayakan baca mbak...dan masih PR banget pokoknya...

    BalasHapus
  10. Aku nggak serajin dirimu, mba. Abis baca buku ya sudah. Beberapa aku upload di instagram. Pernah direpost sama penerbit dan penulis bukunya. Itu aja sudah senang. Eh, dapat GA buku itu juga bikin seneng loh. Jadi punya bacaan baru, gratis pula.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya dapet GA emang memicu semangat baca mba :) yuk baca yuk

      Hapus
  11. Terus terang aku itu kurang suka baca buku tapi untuk baca artikel, sehari 30 artikel kalau diniatin insyaAllah bisa. Gitu itu kenapa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wow hebat kalau baca artikel kan sedikit2 y mba emang kemampuan baca orang dewasa itu hanya 200-300 kta setara dengan beberapa paragraf (2-3) jadi kalau untuk satu buku butuh 20 jam mungkinitu membosankan

      tapi saranku baca aja selembar2 mba hahaha (ini saran ga meyakinkan)

      Hapus
  12. Suka banget sama ini:

    "... Jangan maklum dengan pikun!"

    Maknanya, dalam banget.

    Soalnya orang-orang kan suka bilang gini ya, "maklumlah sudah tua, pikun"

    Nah, aku baru tahu bahwa membaca bisa mengurangi resiko Alzheimer dan pikun

    Ini bisa membaca apa saja kan ya?
    Baca blog saat BW gini, termasuk dong ya ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. termasuk juga asalkan otak beraktifitas tapi sih aku baca2 katanya buku lebih baik karena ada engagement didalamnya *apasih* wkwkwk

      Hapus
  13. Aku baru tau lho kalau membaca sejak dini bisa mencegah alzheimer. Ternyata membaca nggak cuma menambah pengetahuan tapi juga bisa jadi penangkal penyakit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyamba bisa mengurangi stress juga kaya manfaatnya namun berat dilakukannya

      Hapus
  14. Saya kira tu alzheimer semata-mata karena genetics lo mbak, ternyata bisa dicegah ya....

    BalasHapus
  15. Nampol banget ini. Saya udah jarang baca buku karena seringnya baca blog kayak blog Mba Herva ini xixixi... semoga terhindar dari Alzheimer ya.

    BalasHapus
  16. Aku suka baca kook.. Baca status orang 😂😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwkk komo baca hosip nyak teh #Siap Pak EDY

      Hapus
  17. Walah, saya jadi takut sendiri. Kadang kalau lagi lupa, naruh dompet di mana nyarinya ke mana. Semoga bukan karena pikun.


    Btw, bahas soal buku, wahahaha saya jadi malu. Ada 3 buku baru, yg kebaca baru 1, itu pun belum kelar. :(

    BalasHapus
  18. Serumah cuma paksuami yg gak doyan baca. Alhamdulillah meski gak suka baca, dia support kalo kami belanja buku.

    BalasHapus
  19. kalau aku sekarang sedang berusaha menularkan minat membaca ke bayi ku nih mba, lagi seneng senengnya bacain buku cerita buat dia hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. bagus mba menstimulasi sejak dini bahkan baiknya sejak dalam kandungan :)

      Hapus
  20. ya ampun aku udah lama nggak membaca nih, bun. Mmebaca dalam artian pegang fisik buku ya. pdahal memang katanya bagus banget tuh buat day aingat. Aku ingat sodaraku usia lanjut masih tetap ingatan bagus. Teryata rajin membaca :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ummi yuk ummi karena buku juga kan kita bertemu di KL huhuhu

      Hapus
  21. Aku juga lagi berjuang buat baca buku lagi Mbak. Apalagi punya bayi, bisa sekalian baca pas nyusuin. Aku dlm juga demen banget ikut GA buku sekarang entah kenapa menguap begitu saja .huhu
    Mbak Herva 1 buku tebal 300hal biasanya habis berapa hari?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau aku pernah novel dengan 500 halaman cuman sehari itupun disambi masak, beberes dll karena aku suka beda sama buku yang non fiksi ondeh mandeh bisa lama paling cepet 3 hari karena tidak ada sesuatu yang ingin aku kejar gitu mba

      Hapus
  22. Anak saya saban mau tidur selalu minta dibacakan buku. Skrg mmg blm bisa membaca sendiri tp mudah2an kesukaannya thd buku makin bertambah. Krn itu dl sih yg saya kejar, bisa baca kalau ga suka baca ya kurang pas juga hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya anak2ku juga gitu suka dibacain menjelang tidur :)

      Hapus
  23. Sudah pernah nonton film tentang Alzheimer. Tapi ini baru tau kalau baca buku bisa menghambatnya.
    Alhamdulillahnya aku doyan buku ini mau bikin give away buku untuk konmari blm jadi-jadi.

    BalasHapus
  24. Im judge a book by the cover.
    Suka buku karena cover, biasanya.

    Walau tentu dibaca dulu sinopsis di bagian belakang buku.
    Tapi kalau cover menarik, dibaca sinop oke, apalagi kalau buku itu ga disegel, boleh doonk baca cepat...

    Sreett, sreet~
    masuk keranjang.

    Gak kerasa aja uda nenteng se-kresek gede.
    Dan suami cuma bisa, nanti makan di rumah yaa...masak sendiri.
    Gak usah makan di luar.

    Hahhaa....bad habit or not?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau semua dibaca sih habit yang baik teh wkkwkw apalagi kalau dikasihin ke aku makin baik dah teh Len :D

      Hapus
  25. Permainan yang bisa di lakukan untuk cegah alzaimer adalah main catur, rubiks , senam otak, dll.

    Mpo suka baca tapi bacaan ringan tidak berat

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali Mpo Catur merupakan salah satu pencegah Alzheimer juga :)

      Hapus
  26. keren mbak upayanya untuk coba bikin orang tertarik, emang dr kita sharing2 hal sederhana sih ya. Aku juga udah tulisin tips2 kl dari aku di blog, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba kasih pelatihan kan supaya ubah mindsetnya juga maka gimana caranya saya kasih sesuatu yang menrik

      Hapus
  27. Memang benar mba.. Sekarang kita dedang krisis membaca buku, karna audah asik denga hp mereka walau sama-sama membaca tapi beda media ya mba

    BalasHapus
  28. Banyak manfaat membaca buku ya agar tidak terkena penyakit alzaimer, apalagi kalau rajin ngeblog ya..kalau lupa tinggal baca

    BalasHapus
  29. Jujur, sejak punya anak dan kerja di rumah, kuantitas baca buku yang saya lakukan jadi berkurang jauh. Udah diniatin tiap bulan target baca. Dan selalu nggak tercapai terus.

    BalasHapus
  30. Salah satu tujuan menulis di blog jg utk menghindari alzheimer mba.
    Penyakit ini serem ya.
    Mengintai siapa aja.
    Hiks

    BalasHapus
  31. Wow, ternyata ada hubungannya dengan membaca ya untuk pencegahan alzheimer? Thank's Mbak, aku sendiri udah mulai berkurang membacanya hiks :(

    BalasHapus
  32. Sedih banget tentunya, apabila orang terkasih lupa kenangan kenangan bersama. Makasih banyak ya sudah memberikan pemahaman betapa pentingnya membaca sebuah buku. Pr banget buat saya yang jarang belanja buku.

    BalasHapus
  33. duh, saya udah lama banget nggak baca buku, kecuali buku anak-anak.. soalnya waktuya habis buat BW, eh...

    di Solo hari minggu kemarin juga rame Mbak peringatan alzheimer-nya. semoga kita terhindar dari pikun yaa, aamiin...

    BalasHapus
  34. Efek alzheimer ngeri juga ya jika dibiarkan aja. Aku tuh seneng baca mba, cuma klo baca maunya sekalian bikin review. Dan baca novel sambil bikin review adalah suatu kemewahan waktu tersendiri tatkala saat membaca si bocah bolak-balik minta ini itu hehehee.... eh malah curhat gimana sih ini.

    BalasHapus
  35. Aku baca, review, pamer buku iya. Tapi kalau pinjemin, gak semua orang. Hanya orang2 tertentu. Duh maap masih jahat kalau urusan buku

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sih ada juga yang masih suka jahat ga balikin atau malah diilangin

      Hapus
  36. ini dia terkadang yang jadi problem mbak, kadang ga punya waktu untuk baca buku. Disaat puny waktu baca buku eh................bukunya ga ada heheeeee

    BalasHapus
  37. AKu pernah nonton film koea tentang alzhemer, sedih bangetttt, si istri kena alzemers dan lupa jalan pulang, lupa masak, terakhir lupa wajah suaminya, sediihhh

    BalasHapus
  38. Aku hobi banget baca buku dan majalah..buat nambah wawasan dan perbendaharaan kata untuk menulis juga.

    BalasHapus
  39. Alzheimer penyakit yang menyerang ibuk hampir 15 tahun :( awalnya bukan karena gak membaca sih tapi pemicu awalnya karena otaknya gak bekerja.. ahh banyak sihh pemicunya :((

    Tapi salah satu memang yang harus dijaga agar otak terus bekerja memang dengan membaca dan intinya dituliskan karena ku ingat dokter ibuk saya sarankan bagi kami anak2nya minimal isi TTS hehe

    Alfatihah buat ibukk.. dan semoga kita dijauhi dengan penyakit seperti ini. Karena yang sakit bukan hanya si penderita tapi penjaga beserta keluarganya :((

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya banyak pemicunya tapi salah satunya bisa dicegah dengan membaca karena bisa menghambat plak amiloid pada otak mba

      Hapus
  40. Aduh BUnda, terimakasih untuk selalu mengingatkan pentingnya membaca. Mari cegah bersama gejala alzheimer. Semoga kita terhindar dari marabahaya dan didekatkan dengan kebaikan selalu aamiin.

    BalasHapus
  41. Pernah denger juga ada yg bilang kalau mengisi TTS termasuk suatu hal yang dapat menghindarkan kita dari penyakit lupa..mungkin karena otak kita berfikir untuk berusaha mencari jawaban dari TTS itu ya..

    BalasHapus
  42. Baru tau kalo ada hari untuk memperingati Alzheimer. Serem memang, dan ternyata membaca bisa menghindari diri dari penyakit ini ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba karena membaca bisa menghambat pembentukan plak amiloid pada otak

      Hapus
  43. KOk aku jd fokus ke buku ngantor segan nganggur gak mau ya? hihihi
    kayak anak jaman now banget, pengennya dapat duit banyak tp ga kerja haha

    Aku sekarang2 ini lg males banget membaca, dan sulit fokus. Itu tanda2 alzheimer gak sih mbak klo sering ilang fokus?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener kalau begitu mah semua orang juga mau ya mba :D

      duh ga bisa langsung judgment Alzheimer mba wkkwk sulit fokus mungkin mba kelelahan atau sedang banyak yang difikirkan

      Hapus
  44. jadi semangat baca buku lagi nih setelah baca postingan ini. Memang menyedihkan ya mbak kalau anggota keluarga gak ingat kita lagi. Bener banget jangan maklum dengan pikun harus dicegah

    BalasHapus
  45. Aku tiap malam bacain anak2 baca buku dengan suara nyaring.sampai terkantuk2

    BalasHapus
  46. Ngeri juga ya kalo baca2 tentang penyakit alzheimer ini. Duuuh, aku kudu mulai getol baca buku lagi deh biar bisa cegah Alzheimer.

    BalasHapus
  47. Wah, ternyata baca buku itu manfaatnya besar ya. Saya baru tahu, lho.. Terima kasih, Mbak...

    BalasHapus
  48. Makasih tipsnya mba, bener banget membaca memang bisa mengantisipasi, terlebih kl baca huruf hijaiyah ya.

    BalasHapus
  49. Dulu lumayan sering beli buku, sejak kerja, punya target beli atau baca buku at least sebulan sekali. Makanya jadi bikin blog khusus buku buat nulis review ceritanya.

    Nah sejak nikah dan punya anak2, udah jarang beli buku padahal mah harusnya lbh rajin lagi ya biar anak2 jg tertular hobby baca bukunya.
    Tapi mau gimana lagi. Rasanya sayang udah beli buku tapi gak sempat dibaca, mending budgetnya buat beli keperluan anak2 hihihih *alesaann banget yak.

    Anyway makasih lho Mbak, mulai sekarang mau rajin baca buku lagi ah biar gak pikun.

    BalasHapus
  50. Klaau membaca blog dna medsos gak termasuk ya? Xixixxi
    Wah iya nih, terus terang setelah jd ibu, kegiatan membaca tu jd berkurang. Eh, seringnya sih bacain buku cerita anak hehe. TFS infonya, harus rajin baca niihhh #tekad

    BalasHapus
  51. dan aku bersyukur dengan minat baca anakku yang tiap hari minta bacakan buku. Otomatis aku membaca untuknya berjam-jam. Semoga ga pikun.

    BalasHapus
  52. Jika diperhatikan memang masyarakat kebanyakan minat bacanya masih kurang. Rata-rata lebih menyukai tayangan. Ini analisaku sendiri lihat keseharian disekitarku loh,kak.
    Semoga ya setelah post kak Herva tentang pentingnya membaca untuk pencegahan penyakit alzheimer yang menakutkan ini, banyak orang tergerak untuk rajin membaca.

    BalasHapus
  53. Saya masih ga tega buat minjemin buku, takut rusak, takut ga balik *pelit hihihi...

    BalasHapus
  54. Allhamdulillah, tips nomor 1 dan 2 sedang rutin dilakukan dan nomor 3 saya lakukan kalau ada rejeki lebih. Tapi.... poin nomor 4 tidak saya lakukan, teh. Karena...pelit akutu orangnya, ahahahahaha. Saya mendingan beliin orang itu buku ketimbang minjemin. Takut sakit hati.

    BalasHapus
  55. Kalo untuk anak2, saya biasakan untuk meminta mereka membuat sinopsis dari buku yang sudah dibeli sebelumnya sebagai persyaratan pembelian buku berikutnya

    BalasHapus

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

Auto Post Signature

Auto Post  Signature