Begini Strategi UNSYIAH LIBRARY Menarik Minat Pengunjung Yang Patut Diacungi Jempol!

3/09/2019
Temans, sudah punya target membaca berapa buku tahun ini?memasuki bulan ke-3 semoga targetnya sudah berjalan yah. Tahun ini saya hanya menargetkan 15 buku saja karena ada target lain yang sedang saya kejar.

Nah ngomongin membaca buku nih?memang yah membaca itu berat tapi justru banyak manfaatnya. Salah satunya saja bisa cegah Alzheimer. Tapi mengapa hasil penelitian menunjukkan minat membaca di Indonesia rendah?


strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO


Benarkah minat membacanya yang rendah ataukah akses mendapatkan bukunya yang sulit?

Beberapa hari lalu, mata saya berkaca-kaca dengan status salah seorang teman blogger sekaligus penulis buku anak. Beliau mengisahkan seorang ibu dengan profesi buruh cuci yang punya keinginan besar untuk memfasilitasi anaknya agar pandai dan gemar membaca. Namun sayangnya ia tidak tahu kemana harus membeli buku?

Dan pada akhirnya dari kasus itu saya mengerti barangkali bukan minat membacanya yang rendah akan tetapi justru akses untuk memperoleh bukunya yang menjadi sulit.

Coba temans perhatikan sekitar domisili, ada berapa toko buku atau perpustakaan yang ada?di tempat tinggal saya toko buku satu-satunya gulung tikar bahkan jika saya berkunjung ke sana pengunjung toko buku bisa dihitung jari. Apalagi dengan perpustakaan daerah?perpustakaan jauh dari kata ramai pengunjung. 


Penyebab Perpustakaan Sepi Pengunjung

Datang segan, Membaca pun tidak mau
Sepertinya ungkapan tersebut sangat cocok dengan kondisi perpustakaan pada umumnya yah?karena kondisi ini sering sekali saya temui. Perpustakaan kantor saya yang dulu juga begitu hanya segelintir karyawan yang mengunjungi.

Selama ini perpustakaan masih tampak sebagai gudang buku?belum dioptimalkan sepenuhnya sebagai pusat sumber belajar.

Padahal perpustakaan sendiri punya andil besar dalam meningkatkan literasi informasi maupun untuk mendukung kegemaran membaca bagi siapapun.

Welcome Internet, semenjak hadirnya internet barangkali fungsi perpustakaan makin bergeser karena saya pun lebih suka berselancar di internet mencari referensi dibandingkan harus ke perpustakaan.  Dengan kondisi perpustakaan yang jauh dari kata ramai.

Apakah benar penyebab perpustakaan sepi pengunjung karena Internet?kalau menurut saya ada beberapa penyebab lainnya yang menjadi penyebab perpustakaan itu sepi.


Beberapa Hal Yang Saya Temui Sebagai Penyebab Perpustakaan Sepi Pengunjung


✖ Tidak Ada Akses Internet

Zaman sekarang rasanya semua orang rela banget ga makan demi kuota internet bukan? terlebih smartphone sudah menjamur hampir sebagian orang memiliki nah hal inilah yang mungkin mengakibatkan setiap orang lebih suka buka internet dibandingkan ke perpustakaan mencari referensi.

Terlebih kalau perpustakaannya tidak ada akses internet huah semakin bosan saja yang namanya perpustakaan itu.

✖ Customer Service Petugas Perpustakaan Kurang

Waktu itu saat saya mengembara ke perpustakaan satu ke perpustakaan lainnya adakalanya saya selalu merasa tidak nyaman dengan pelayanan yang petugas perpustakaan tersebut berikan. 

Salah satu mungkin yang membuat pengunjung perpustakaan kabur. Padahal kita kan butuh informasi lebih terkait dengan buku yang hendak kita cari. Tidak selamanya saya ini bisa semandiri itu mencari buku yang saya mau tanpa bantuan petugas.

Hal paling menyebalkan adalah menghadapi petugas yang kaku bahkan tidak membantu. Jauh dari kata ramah. Dan lagi-lagi saya pernah menghadapinya, rasanya kesel, tidak suka dengan kondisi pelayanan yang kurang.

✖ Buku Tidak Lengkap

Sebagai almamater perguruan tinggi, saya pun merasakan dulu sebagai seorang mahasiswa yang banyak membutuhkan referensi sangatlah kesulitan dimana perpustakaan kampus tidaklah memadai.

Dan pada akhirnya keterbatasan fasilitas itu yang membuat rendahnya minat membaca mahasiswa termasuk saya. Ibaratnya effort untuk ke perpustakaan saja sudah luar biasa jadi kalau buku yang dicari tidak ada sudah dipastikan semangat membaca bakalan menurun.

✖ Kesulitan Mencari Buku

Sebagai pengunjung perpustakaan terkadang saya juga mengalami kesulitan dalam mencari buku yang hendak saya cari. Sebenarnya bukunya ada tapi saat dicari tidak ada. Pengalaman yang seperti ini yang membuat perpustakaan semakin ditinggalkan.

Dari pelayanannya ga oke lalu tata peletakan bukunya ga teratur bikin mood pengunjung perpustakaan pasti berantakan bukan?

✖ Tidak Adanya Kegiatan Di Perpustakaan

Dan pada akhirnya sepi pengunjung pada setiap perpustakaan bisa jadi karena perpustakaan tak mampu menggairahkan minat pengunjungnya. Salah satunya minimnya kegiatan di perpustakaan. 

Kegiatan yang dimaksud disini adalah inovasi yang dapat dilakukan untuk menarik pengunjung. Yang saya ketahui pada beberapa perpustakaan yang pernah saya kunjungi rata-rata perpustakaannya itu minim sekali kegiatan. 

So, perpustakaan benar-benar seperti gudang buku saja sepi pengunjung dan makin membuat minat baca semakin merosot.



strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO





Bagaimana dengan perpustakaan di Kampus, padahal perpustakaan kampus sangat diharapkan sebagai jantungnya universitas

Jadi, apabila sebuah universitas tidak punya perpustakaan bahkan ditinggalkan mahasiswanya, universitas tersebut dianggap mati.  Mengerikan yah temans?

Mengapa demikian?

Sesuai dengan Undang-undang No 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 55 menyebutkan bahwa salah satu syarat untuk menyelenggarakan Perguruan Tinggi harus memiliki Perpustakaan yang aktif.


Saya jadi berfikir, di Indonesia perpustakaan keren banyak tapi perpustakaan aktif dan menarik minat pengunjung ada ga yah?pasti ada dong. Nah saya jadi ingat salah satu perpustakaan yang memiliki progress MANTUL (Mantab Betul) yang patut diacungi jempol!



Strategi UPT Perpustakaan UNSYIAH Yang Melampaui Harapan


Beberapa tahun belakangan ini saya menjadi follower upt perpustakaan Unsyiah di Instagram, saya sering banget stalking IG-nya dan melihat banyak sekali terobosan yang bikin saya salut yakni dengan upaya strategi yang dibuat sehingga menarik minat banyak pengunjung perpustakaan.

Baca Lagi : Cari Perpustakaan Ideal Ingat Perpustakaan UNSYIAH

Terhitung tahun 2017 saya berkenalan dengan perpustakaan ini. Saat itu saya jatuh hati dengan program-program yang diadakannya. Mengusung slogan "More Than A Library" membuat Perpustakaan Unsyiah ini berbeda dari yang lain.

Mau tau ga nih temans, strategi yang perpustakaan UNSYIAH jalankan agar perpustakaannya menjadi ramai dari tahun ke tahunnya?berikut yang perlu temans ketahui mengenai perpustakaan UNSYIAH yang semakin melampaui harapan :


❤ Kemudahan Akses Internet 


Seperti yang sudah saya bahas diawal salah satu penyebab perpustakaan sepi karena tidak adanya internet. Padahal perpustakaan zaman modern tentunya harus ada akses internet alias WI-FI.

Terlebih generasi milenial itu memiliki ciri sebagai pembelajar yang selalu berinteraksi dengan internet dimanapun dan kapanpun membutuhkan informasi. 

Jadi layanan perpustakaan yang masih “jadul” diharapkan harus berbenah dan harus mampu mengakomodasi perubahan perilaku dalam akses informasi.

Di Upt Perpustakaan Unsyiah sendiri ada loh akses internet namun tentu saja ada aturan dan ketentuannya.

Strategi ini tentunya bisa menarik minat mahasiswa maupun masyarakat umum untuk bisa betah dan menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan.

Bye perpustakaan jadul, UPT Unsyiah berbenah banyak melampaui harapan.


strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO


❤ Adanya Aturan Umum Dan Etika Petugas Perpustakaan Unsyiah 

Kenyamanan pengunjung perpustakaan bisa diukur dengan survey pelayanan kepuasan yang dilakukan oleh petugas perpustakaannya. 

Dan ini dilakukan di Upt Perpustakaan Unsyiah bahkan menariknya di UPT Perpustakaan Unsyiah sendiri mengatur khusus etika petugasnnya, diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Petugas harus tetap bersikap ramah
  2. Petugas harus menjaga Privacy pengunjung dengan:
    • Tidak menanyakan atau mencatat nama, no-hp pengunjung
    • Tidak memasukkan tangan ke dalam tas pengunjung,
    • Tidak menyentuh barang bawaan pengunjung kecuali koleksi untuk pemeriksaan no inventaris, label, dan security tag
    • Tidak mengajukan pertanyaan tentang barang selain koleksi (buku)
    • Hanya berfokus utama pada koleksi yang dibawa masuk dan keluar.
Ga bakalan lagi deh terjadi patah hati karena dijutekin petugas perpustakaan. 
strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO


❤ Koleksi Buku Yang Lengkap 

Saat ini, Perpustakaan UNSYIAH memiliki koleksi sebanyak 75.114 judul atau 136.925 eksemplar. 

Koleksi tersebut tersebar dalam berbagai jenis, meliputi buku teks, terbitan berkala (jurnal), laporan akhir, skripsi, tesis, disertasi, majalah, buku referensi, laporan penelitian, CD-ROM dan dokumentasi.

Koleksi pada perpustakaan juga tidak hanya terbatas pada koleksi tercetak saja, namun perpustakaan juga telah melanggan e-book dan e-journal pada beberapa penerbit internasional. 

Wow melampaui harapan bukan?koleksi buku lengkap yang jelas sekali sangat menarik minat pengunjung perpustakaan.



strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO



❤ Semuanya Serba Mudah Dengan UILIS

Salah satu strategi cerdas dari UPT Pustaka Unsyiah ini adalah adanya Uilis yang merupakan Akses katalog publik daring dan menyediakan akses ke konten-konten edukasi dan jurnal ilmiah semuanya lengkap dan mudah sekali untuk diakses siapapun.



strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO


❤ Ragam Kegiatan Di UPT Pustaka Unsyiah

Dan strategi keren yang diterapkan di sini adalah ragamnya kegiatan sehingga Unsyiah Library ini sebagai Heart Of University menghidupkan perpustakaan dan menjauhkan paradigma bahwa perpustakaan hanyalah tempat horor penyimpan buku.

✒ Library As Makerspace

Dengan fasilitas ruangan serta kelengkapan yang ada di perpustakaan UNSYIAH tentu saja hal ini membuat mahasiswanya bisa memanfaatkan untuk kemudahan dalam mengerjakan tugas kuliahnya serta tempat menuangkan ide.

Bagi saya yang bukan mahasiswanya ini menjadi nilai plus di mata masyarakat umum bagi Upt Pustaka Unsyiah ini yang sangat mendukung kegiatan mahasiswanya. 

Dengan adanya library makerspace, diharapkan akan memberikan kontribusi dalam mewujudkan iklim pembelajaran yang kolaboratif dan inovatif di perpustakaan sehingga akan memberikan perubahan dan perkembangan masyarakat kearah yang lebih baik, melalui kolaborasi dan kreatifitas (librisyana edisi 8 2018)
strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO


✒ Unsyiah Library Fiesta 2019 (ULF)

Semua kegiatan mahasiswa didukung oleh perpustakaan  Unsyiah, dan lahirnya Unsyiah Library Fiesta merupakan hasil dari ide kreatif mahasiswa yang dituangkan dalam karya. Jadi benar-benar mahasiswa terlibat aktif dalam semua kegiatan.

ULF 2019 sendiri ada kegiatan : 

strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO
  • Pemilihan duta baca Unsyiah 2019
  • Lomba Blog
  • Lomba Baca puisi
  • Lomba Debat
  • Lomba Acoustic
Hal ini membuktikan bahwasanya sebagai jantung universitas, perpustakaan Unsyiah sangat mendukung kegiatan mahasiswanya.

Fakta Mengenai Pustaka Unsyiah Yang Melampaui Harapan

Beberapa strategi tersebut faktanya sudah menarik minat pengunjung, hal ini bisa temans ketahui dari fakta berikut :

Kunjungan serta sanjungan dari pihak kampus lain terhadap pustaka UNSYIAH baik dari kampus dalam negeri seperti kunjungan UINSU, Mahasiswa University of Malaya Malaysia dan masih banyak apresiasi lainnya dari pihak lain.

strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO


Angka peminjam buku meroket setiap tahunnya, hal ini menunjukkan perkembangan pelayanan dalam pustaka UNSYIAH yang mampu memfasilitasi mahasiswa dalam proses belajarnya.

Jumlah pageview meningkat dengan memperbaharui tampilan ETD (electronic theses and desertation) online, di tahun 2017 tercatat pengunjungnya sekitar 5,2 juta. 

Satu-satunya perpustakaan negeri di Indonesia yang meraih sertifikat ISO 27001, dalam bidang Keamanan Informasi Sistem Perpustakaan dengan aplikasi OPAC, OER, dan Room Booking.

Fasilitas ruangan yang mumpuni untuk beraktifitas, tersedianya Libri Cafe tak hanya sekedar cafe di pustaka Unsyiah tapi bisa dijadikan sebagai lokasi untuk event tertentu salah satunya ada Festival Dongeng Aneuk Aceh, tersedianya ruang seminar, kegiatan relax and easy hingga adanya ruangan MULTIMEDIA yang bisa digunakan untuk menonton film positif karena dilengkapi dengan layar besar serta sound system keren.


strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO



Well, temans itu dia strategi yang pustaka Unsyiah agar menarik minat pengunjung, bagi saya sih ini sesuatu yang keren banget dan pastinya wajib diapresiasi serta diacungi jempol!!

Karena pengalaman saya sendiri dari sekolah hingga kuliah perspektif perpustakaan hanyalah GUDANG BUKU bukan tempat menghasilkan karya. 

Kalau temans gimana?pernah punya pengalaman ke perpustakaan keren begini ga?senang banget pasti yah ada perpustakaan begitu aktif dan utamanya memiliki perfoma BEYOND EXPECTATION seperti UPT PUSTAKA UNSYIAH ini.

strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO


Nah teman, Pustaka UNSYIAH sendiri tidak hanya untuk kalangan kampus saja akan tetapi terbuka juga untuk UMUM. Buat teman yang kepengen berkunjung bisa berkunjung di library.unsyiah.ac.id atau bisa langsung kunjungi ke sini :
⇓⇓⇓
Alamat : Jl. T.Nyak Arief Kampus Unsyiah, Darussalam
Banda Aceh, Telp. : 0651-7428616 email : helpdesk.lib[at]unsyiah.ac.id


Demikian yang bisa saya bagikan kali ini, harapan saya semoga perpustakaan lainnya bisa meniru seperti perpustakaan Unsyiah yang banyak berinovasi dan berkreasi demi meningkatkan pengunjung yang ramai.

Sukses selalu untuk kegiatan positif UPT Perpustakaan Unsyiah!!


strategi Pustaka UNSYIAH menarik minat pengunjung, Alasan perpustakaan sepi pengunjung, cara membuat perpustakaan ramai, fakta mengenai unsyiah, perpustakaan meraih sertifikat ISO

Referensi :

http://digilib.undip.ac.id/v2/2012/06/14/standarisasi-perpustakaan-perguruan-tinggi/
http://library.unsyiah.ac.id
https://www.instagram.com/upt_perpustakaan_unsyiah/
http://repositori.uin-alauddin.ac.id/1105/1/Nurul%20Wahdaniah.pdf
http://library.unsyiah.ac.id/wp-content/uploads/2018/11/Edisi-8_Librisyana-FIX_opt.pdf
https://www.catatanpustakawan.com/2017/07/perpustakaan-sepi-pengunjung.html
https://www.muradmaulana.com/2016/06/9-ide-unik-yang-bisa-kamu-tiru-dari.html
http://digilib.undip.ac.id/v2/2012/06/05/pergeseran-paradigma-perpustakaan-generasi-millennial/
https://news.okezone.com/read/2015/03/17/65/1119973/siswa-malaysia-kagum-lihat-perpustakaan-unsyiah
http://library.unsyiah.ac.id/perpustakaan-unsyiah-lulus-sertifikasi-iso-27001-satu-satunya-ptn-di-indonesia/


136 komentar on "Begini Strategi UNSYIAH LIBRARY Menarik Minat Pengunjung Yang Patut Diacungi Jempol!"
  1. Waooo, keren banget unsyiah ini.
    Benar2 membantu untuk menaikan minat baca masyarakat nih.
    Apalagi dibuka buat umum.

    Secara, banyak sebenarnya orang yang suka baca, tapi terkendalan beberapa hal.
    salah satunya kayak kendala di atas 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya keren mba Rey semoga banyak yang meniru

      Hapus
  2. Dulu pas ngampus, ngerasa koleksi bukunya kurang dan petugas kurang ramah Mba he he. Trus buku2 novel juga kok jarang padahal nggak selamanya main ke perpus itu mau nyari buku kimia apalagi fisika wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul novelnya kurang yang ada bacaan yang tulisannya rapet bikin mata tengleng wkwkwk

      Hapus
  3. Perpustakaan yang saya kunjungi memang pada umumnya sekadar GUDANG BUKU, itu dulu sekali kala masih ngumbara di Bandung, Teh. Pernahnya ke Perpusda yang di Jalan Soekarno Hatta, lalu di Halan Cikapundung, dan ada lagi di Museum Asia Afrika.
    Kalau yang di museum mah khusus untuk dibaca di tempat, koleksi bukunya seperti merupakan buku langka.
    Saya mau banget mengunjungi perpustakaan UNSYIAH, sayang jauh. Salut pada upayanya menjadikan perpustakaan sebagai jantung universitas. Berapa jauhnya kita dari buku. Bukan saya tak suka baca cuma tak mampu. Yah, andai di setiap kecamatan ada perpustakaan umum yang dikelola dengan baik dan jadi tempat untuk menggerakkan kegiatan literasi masyarakat, alangkah bagusnya.
    UNSYIAH telah melampaui harapan, melakukan beragam kegiatan berfaedah yang bisa mendekatkan masyarakat dari mahasiswanya sampai umum untuk terlibat.
    Saya easa Universitas dengan perpustakaan lengkap ini bisa memajukan peradaban. Baca adalah hal utama dalam memajukan peradaban dan mengasah akal pikiran.
    Baca juga memang bisa mencegah alzheimer. Berapa mirisnya baca data bahwa Indonesia berada di peingkat 60 dalam hal minat baca. Sepertinya universitas harus membuka diri agar bisa seperti UNSYIAH. Semoga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. walau jauh bisa mba kunjungi websitenya :)
      iya UNSYIAH keren apalagi sudah terakreditasi A dan meraih ISO mantab sekali

      Hapus
  4. meski hobi baca buku, aku termasuk orang yg paling males ke perpustakaan mba. Kurang nyaman aja berlama2 di perpus. sunyi, senyap, nyari buku juga susah. Apalagi pas di kampus, perpustakaan itu gedung nya di lantai paling atas.. duh udah mager aja mau naik nya.

    kalo perpustakaan kayak di unsiyah aku bakalan betah deh seharian disana..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya apalagi kalau petugasnya jutek makin males ke perpus ya mba :)

      Hapus
  5. Super banget mbak tulisannya.. lengkap dan sangat terperinci. aku dulu juga beranggapan bahwa perpustakaan itu semacam gudang buku saja hehe.. tapi jika di kelola dengan baik apalagi terecord secara digital, aku yakin banyak yang suka berlama-lama di perpustakaan..UNSYIAH sudah memulainya.. semoga perpustakaan kampus lain ikut berbenah ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih banyak mb Elly, aamiin semoga ya perpustakaan lainnya bisa menghidupkan kembali jadi menarik banyak pengunjung

      Hapus
  6. Alhamdullilah mpo sering keperpustakan nasional. Memang itu punya pemerintah .

    Perpustakan harus digital biar makin banyak pengunjungnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul Mpo semoga masyarakat seperti Mpo mau berkunjung ke perpustakaan :)

      Hapus
  7. Kalau bukan karna lomba blog ini jujur aku gak tau unsyiah, tapi melihat komitmen universitas ini dalam mengembangkan perpustakaan aku salut banget. Komitmen nya ngalah2in universitas ternama lain di Indonesia. Mantap

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul mba Rizka mantap sekali perpustakaannya :)

      Hapus
  8. Kalo perpusnya keren begini, siapa sih yang nggak betah? Sayangnya nggak semua kampus punya perpustakaan model begini. Di kampusku dulu ada 3 perpustakaan yg beda. Yg satu khusus fakultas, 1 untuk umum dan 1 lagi perpus khusus skripsi

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba dulu juga kampusku ada yg kamlus fakultas sama univ doang tp ttp ga lengkap aku cari refrensi sampe keluar

      Hapus
  9. Kereeen sekali perpustakaan Unsyiah,memang harus banget perpustakaan2 berbenah agar menarik minat baca lingkungannya. Sukses untuk perpustakaan Unsyiah ya 👍

    BalasHapus
  10. Unsyiah Library, salah satu perpus yg kreatif.

    BalasHapus
  11. Sedih banget, Indonesia koq ya nomer dua dari bawah....
    Duluuuu banget, udah lama ni kejadiannya, waktu saya bersama dua teman dari UNSYIAH menaiki tangga UNPAD yang di Dipati Ukur, saya bilang nyaman ya perpus-nya (=perpustakaan)? Keduanya serentak bilang, bahwa bangunan perpustakaan UNSYAH jauh lebih bagus, sejak lebih dari 20 tahun yang lalu saja udah pakai lift... Sukses selalu UNSYAH..!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin aku pas ke Unpad ke perpus fakultasnya aja sih dan itu bisa saja hehehe

      Hapus
  12. Waktu sy seumuran SD betah banget diem di perpustakaan daerah, kl anak2 sekarang mana bisa. Mungkin karena kemudahan Mbah Google kali ya. Dan baca tentang perpustakaan yg bagus, lengkap dengan pelayanan oke siapa yg bisa nolak

    BalasHapus
  13. Huaa sedih amaaat... ranking 2 dari bawah ya, hihi.. Perpus Nasional yg di Seram sm Kawaluyaan juga sepi pengunjung. Padahal buku2nya lumayan lengkap secara itu teh perpus level internasional. Jadi bagus ini idenya untuk memasyrakatkan baca

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku belum pernah ke Kawaluyaan teh jd pengen ke sana

      Hapus
    2. Beberapa hari lalu saya menghadiri rakornas perpustakaan mbak, diharapkan agar perangkat daerah mampu menumbuhkan minat baca anak dengan memaksimalkan dana desa

      Hapus
  14. Wow, koleksi bukunya, banyak banget. Dan kemungkinan akan terus bertambah pastinya ya? Salut untuk UNSYIAH Library untuk dukungannya terhadap literasi di Indonesia :)

    BalasHapus
  15. Woa reccomended banget ya btw emang sih mba orang sekarang tuh perpus harus ada internet, sayang banget ya minat baca negeri kita rendah semoga dengan adanya perpus kece ini menginspirasi perpus lainnya aamiin

    BalasHapus
  16. Bagus dan menarik bangeeet program-program perpustakaan ini mba..jadi bias semangat terus membaca dan meminjam buku di perpustakaan. Aku sukaaa kalua perpustakaannya keren begini!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Such a complete library we have year. Has it been there for a long time? Is it easy to be a member of this library?

      Hapus
    2. iya mba suka dengan semua caranya bisa menarik minat pengunjung

      Hapus
    3. mudah kok mba krn emang jg bwt umun

      Hapus
  17. Wah Unsyiah Library keren banget nih gebrakannya agar perpustakaan selalu dilirik dan ramai, sy sejujurnya males ke perpustakaan karena pustakawan yang kurang ramah huhu. Tapi kalo pustawannya ramah dan tanggap, gak suka maen hape jadi seneng berlama-lama di perpustakaan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya pustakawan kurang ramah bikin pengunjung males syukurnya di Unsyiah ada aturan keren bwt pustakawanya mba

      Hapus
  18. Selama ini saya baca di perpustakaan online ipusnas. Kini setelah dapat info ada Unsiyah yang juga bisa diakses oleh umum jadi nambah koleksi nih. Senang bisa banyak referensi.

    Salut dan bangga juga sama Unsiyah yang udah memaksimalkan perpusnya sehingga semoga minat baca mahasiswa dan umum terus terdorong. Amin.

    BalasHapus
  19. Wah strategi yang diterapkan UNSYIAH semakin menarik minat banyak pengunjung untuk datang ke perpustakaan ya. Koleksi buku lengkap, ada internet bikin pengunjung semakin betah. Semoga menginspirasi perpustakan lain untuk berbenah dan makin maju.

    BalasHapus
  20. Kayaknya memang Unsyiah maju ya gerakan literasinya. Perpustakaan juga bagus ya strateginya
    Patut dicontoh ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya patut ditiru ga hny akreditasi A tp jg meraih sertifikasi ISO mba

      Hapus
  21. Perpustakaannya keren sekali..
    Gedungnya nyaman, koleksi lengkap, fasilitas juwaraa
    memang Unsyiah Library pantas jadi teladan bagi perpustakaan lainnya ini..
    Salut!

    BalasHapus
  22. keren ya mak perpustakaan UNSYIAH ini, koleksinya lengkap banget dan akses internet yang lancar jadi makin betah

    BalasHapus
  23. Ya Allah Maaak, serasa tertampar saya. Jadi keingetan belum punya target buat baca buku tahun ini. Huhu. Tahun lalu malah nggak ada satupun buku yang aku baca. Sedih.

    BalasHapus
  24. Target saya tahun ini baca 19 buku tapi sampai bulan ke 3 ini belum ada buku yang khatam . Duh payaah, btw takjub deh dengan perpustakaan yang fasilitas lengkan dan pelayanan ramah kayak Usyia Library ini. Jadi penasaran pengen berkunjung ke sana.

    BalasHapus
  25. Kalo aku gak punya target baca buku sih, Mbak. Suka-sukanya aja, hehe. Btw emang sih, perpustakaan mulai sepi ya, eh tapi kalo di museum Nasional masih rame Mbaaak. Aku kemarin pas ke sana rame, kebanyakan mahasiswa yg lagi belajar :)

    BalasHapus
  26. Perpustakaan Unsyiah ini keren banget yaa, tempat yang bagus ini bisa menarik minat orang untuk membaca. Eh iya kemarin saya main di Dinas perpus jabar di kawaluyaan juga bagus teh :D ruang baca anaknya juga nyaman siapa tau teteh mau ajak anak-anak ke perpus :D

    BalasHapus
  27. Wahhh.. programnya bagus-bagus Unsyiah. Jaman sekarang kalo pengelola perpus enggak kreatif, pada akhirnya perpustakaan hanya akan tinggal kenangan.

    BalasHapus
  28. Kalo perpustakaannya punya fasilitas kayak gini sih siapa sih yang bakalan gak betah lama-lama? Keren banget ini. Hmm harusnya jadi percontohan untuk perpustakaan diwayah lain supaya kesan horor dan sepi ga melekat lagi sama perpustakaan.

    BalasHapus
  29. Indeed. Perpustakaan harusnya jadi tempatnya menyenangkan bagi semua kalangan ya mba. SehinggaSgaS bakal jd sarang laballaba, hihi. Dulu pun perpus d kampus ku kurang terjamah ya karena poin2 yg disebutkan di atas, alasan perpus jarang pengunjung tp kini udh mamin berbenah. Makin ketjeh dan millenials bgt hehe

    BalasHapus
  30. Gedungnya bagus. Besar. Koleksinya lengkap. Akses internet lancar. Ruangan ber ac. Itu udah perpus idaman banget itu . Keren unsyiah library ih. Pengen ke sana coba bikin vlog. Nahh malah ganggu yang lain yak.wkwkwkwm

    BalasHapus
  31. Aku baru mau menulis tentang sulitnya akses buku, Mbak, di blogku. Ada sih perpusda. Tapi ya letaknya jauh banget dari rumah. Mau membaca buku kok perjalanannya satu jam. Sama saja menghabiskan waktu satu jam baca novelet deh ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah iya aksesnya kadang menyulitkan ya mba sebenarnya minat baca itu masih ada :)

      Hapus
  32. Betul jg ya. Harus banyak pembenahan agar perpus jd tempat yg menarik untuk dikunjungi seperti milik unsyiah ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba :) smeoga banyak ditiru oleh perpus lainnya

      Hapus
  33. Kereeenn banget ya Mbak perpustakaan ini.
    Jadi ingat waktu kuliah dulu, cuma hitungan jari aja kali tu mampir ke perpus universitas. Secara tempatnya udah jauh dari Fakultas, terkesan suram dan horor pula. Koleksi buku dan jurnalnya pun gak up to date, huhuhuh. Ntahlah saat ini.
    Klo ke Aceh, wajib mampir berkunjung kesana juga yaa ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya aku juga kalau ada kesemoatan ke Aceh pengen banget mampir sini :)

      Hapus
  34. Wuih, keren banget! Aku jadi kepengen deh ke sana sesekali. Mana koleksi bukunya banyak pula. Bikin mata berbinar-binar ini. Program-programnya juga cakep. Kudu ditiru universitas lain ya biar perpustakaan jadi tempat favorit banyak orang, terutama mahasiswa.

    BalasHapus
  35. Ngga bisa dipungkiri kalau mibat baca di Indonesia ini sangat rendah ya, Teh. Bener banget, hal ini terjadi karna banyak faktor juga, terlebih membaca bukan jadi budaya. Di luar cinta kepada buku itu ditamankan sejak dini.

    Kalau perpustakaan di kita minimal Unsyiah kayaknya menarik banget dan bisa menambah minat baca.

    BalasHapus
  36. Haduh jadi pengen main ke perpustakannnya, apalagi buat aku yang hobi banget baca
    Koleksi lengkap, ruangan ber AC bikin betah dong ya, heheheh
    Unsyiah Library semoga kapan2 aku bisa main ke sini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harapan yang sama mb Nyi, aku juga pengen banget kesini

      Hapus
  37. Kalo di Jogja perpus tEtap rame. Kebetulan perpus di jogja itu keren semua.
    Kami masih rutin seminggu sekali ke perpus grahatama pustaka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulilah semoga nanti kubisa kunjungi Yogja juga mba

      Hapus
  38. Tahun ini baru baca 5 buku :D perpusnya di Aceh, jauh dr Bandung. Tapi programnya menarik. Patut ditiru kampus lain, aktif banget soalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. semangat teh masih ada 9 bulan lagi buat tamatin banyak buku wkwkwk :p

      Hapus
  39. Coba perpustakaan nya ada wifi gratis, pasti rame.. hehehe

    BalasHapus
  40. Naaahh buku tidak lengkap itu masalah. Zaman aku dulu msh SMA kuliah suka main ke perpus daerah, bukunya itu2 aja, bahkan novel2nya aku khatam minjem haha. Gk ada usaha penambahan koleksi buku yang update. Moga sih skrng gk gtu perpusnya.
    Emang butuh manajemen perpus yang bagus yaaa.
    BTW kalau UPT perpus Unsyiah ini terbuka buat umum juga gak mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama dulu juga pas sering pinjem novel ya aku udah ngiderin bukunya wkwkwk

      UNSYIAH pustaka ini tebruka untuk UMUM mba

      Hapus
    2. Aku paling suka perpus yang ada akses inetnya, keinet dulu perpus kampus wifi masih pelit haha. Eh tapi skrng pastinya udah bagusan jg sih kampusku. Pokoknya kalau ada inet, mahasiswa jd bisa lbh gampang akses informasi ya mbak :D

      Hapus
  41. Soal toko buku...iya mba..bener, makin terlihat sepi dari hari ke hari. Klo perpust...di jogja, untunglah punya perpustakaan gede yang rame.. perpusda sendiri, awalnya sepi..tapi terus mempercantik diri; koleksi buku ditambah, internet ada, game edukasi anak2 (dr kayu itu lho mba) punya...trus sekarang mulai rame

    BalasHapus
    Balasan
    1. iysa kalau perpusnya canti, nyaman otomatis pengunjung ramai ya mba

      Hapus
  42. Wow keren banget nih Perpustakaan Unsyiah, saya pasti bakalan betah kalau ada di dekat saya. Duh, pingin banget gabung ke sana, atau buat cabang aja di sini, hehehhe... Kece, nice info mbak. Salm kenal ya...

    BalasHapus
  43. aih informasinya kumplit mbaa...aku jadi terpana dgn perpus unsyiah.
    jadi kesentil, tahun ini aku belum beresein buku yg dibaca :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulilah bisa mendeskiripsikan ttg Unsyiah :)
      ayo semangat mba ^^

      Hapus
  44. Woow kalau perpustakaannya macam gini mah aku pasti rajin berkunjung haha, semoga jadi contoh buat perpustakaan-perpustakaan di Indonesia lainnya.
    Btw, aku juga lagi menargetkan baca 2 buku dalam 1 bulan. Tapi udah 3 bulan yang kelar baru 2 dong teh, kumaha ieu :))

    BalasHapus
  45. Bener nih bun, banya yang beranggapn kalau perpustakaan itu tempat yang membosankan, fasilitas yang diberikan tidak lengkap jadi males duluan kalau ke Perpustakaan. Kalau perpustakaannya diupgrade kayak gini sih harusnya udah gak ada alasan lagi buat males ke perpus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah iya semakin upgrade dan disesuaikan maka semakin menarik minat pengunjungnya :)

      Hapus
  46. Koleksinya mashaAllah...banyak.
    Dan semoga tahun refrensinya pun yang terbaru yaa...

    Aku pas kuliah dulu sering banget ke perpus dan ruang baca.
    Buat cari refrensi.

    ((eiits...meuni gaya...kadang juga demi bisa ngerjain laporan dengan tenang. Kalau ngerjain di kelas, suka di kepo-in temen-temen atau malah diajakin gosip, malah ga selese-selese deeh...))

    Salut sama kelengkapan Perpustakaan Unsyiah, Banda Aceh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya keren ya teh apalagi meraih sertifikasi ISO

      Hapus
  47. Keren ya Unsyiah, bisa menyulap perpustakaan yang notabene hanya gudang buku, menjadi tempat yang menyenangkan untuk cari ilmu bahkan berkarya di sana. Inovasinya keren.
    Btw kalo perpusda di Surabaya rame, kok. Seringnya rame banget malah. Tapi aku seringnya ke sana tahun 2004-2008 sih. Gak tau sekarang, hehehe.

    BalasHapus
  48. Keren ini strateginya ya mbak. Koleksi bukunya pun banyak sekali jadi bisa banyak dibaca oleh para mahasiswanya. Aku kayaknya pas skripsi doang nih nyentuh perpustakaan, sisahnya enggak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah skripsi emang bikin mahasiswa jadi rajin ke perpus y mba hahhaa

      Hapus
  49. Daku juga suka bingung kalau ke perpustakaan bukunya kurang atau bingung cara mencari bukunya karena kurangnya petugas

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga nanti mah perpustakaan lain banyak bebenah kyk UNSYIAH pustaka ya mba

      Hapus
  50. dulu waktu jadi mahasiswa memang ngerasa gitu: bukunya jadul dan bawaannya ngantuk waktu di perpus, haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk dan suasananya juga bosenin yes mba semoga nanti banyak yang tiru pustaka UNSYIAH nih

      Hapus
  51. Keren nih strategi Unsyiah untuk meramaikan perpustakaannya. Emang sih, bawaannya udah ga enak aura perpustakaan yang gelap dan sepi. Kesannya kayak buku tuh tergolek tak berdaya. Nah kalau seperti Unsyiah ini membuat pembaruan perpustakaan, bagus banget lah. Jadi anak-anak muda siap menghasilkan karya terbaiknya dengan mencari literatur di perpustakaan diiringi hati yang gembira.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yes apalagi di unsyiah ngusung makerspace mba

      Hapus
  52. Jadi inget beberapa kali berkunjung keperpus daerah disini mba. Eh, pengunjungnya kok cm saya lagi.. Saya lagi.. Krn emg sih bukunya gak lengkap. Sy kesana jg cm nyari buku buat anak. Haha. Keren banget lah kalo ada strategi unsyiah ini buat meramaikan perpustakaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya yah pengnjungnya 4L wkwkwk suka sedih deh semoga ntar banyak yang menarik kayak pustaka Unsyiah

      Hapus
  53. Kalau perpustakaannya macam Unsyiah Library bakalan betah saya...Datang lagi dan lagi. Secara koleksi lengkap dan fasilitas nyaman tersedia...Pasti juga bakal banyak yang tertarik datang juga. ! Keren nih Unsyiah Library! Inspiratif!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul mba Dian makanya dapat sertifikasi ISO juga

      Hapus
  54. Bagus banget ini mom herva, gak seram dan ada akses internet pulak. Kenapa ya gak banyak perpustakaan macam punya mereka ini. Jadi nyaman belajar sekaligus betah

    BalasHapus
  55. Miris juga ya, saat mengetahui minat baca masyarakat kita.
    Gebrakan Unsyiah Library untuk menarik minat membaca, patut diacungin jempol. Dan semoga bisa diikuti oleh perpustakaan yang lainnya ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin makin kreatif ya mba jadi perpus makin rame

      Hapus
  56. duh sedihnya ya ada di urutan corot gitu
    tapi emang bener kok,mba..jangankan buku ya..baca petunjuk aja sering pada malas kan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah iya baca berita juga liat judulnya doang udah meradang padahal isinya apa ya mba :p

      Hapus
  57. Ini perpustakaan bisa bikin betah nih. Dulu ingat saya suka banget main di perpustakaan, entah kalau sekarang, udah lama ga masuk perpustakaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba betah pisan makanya pada bikin tugas juga di perpus

      Hapus
  58. Perpustakaannya keren, pasti bikin betah nih. Goodluck lombanya ya mbak, smeoga menang.

    BalasHapus
  59. Gini nih pengelolaan perpustakaan yang serius .mantap Unsyiah !

    BalasHapus
  60. Kalau perpustaakaan nya nyaman dan bahkan diklaim menjadi favorit library ya emang udah menjadi harapan banyak orang selama ini mba. Aku dulu aja begitu nyari perpustaakaan itu yang first impelressionnya bagus

    BalasHapus
  61. Iya juga ya.. perpustakaan dimana2 semakin sepi aja. Perpustakaan bisa ramai jika di dlmnya ada akses internet, terutama untuk mahasiswa tuh.

    Btw perpus unsyiah ini dibuka utk umum kah? Jika iya mau kasih masukkan nih, buat pojok bermain atau ruang baca anak. Soalnya kalau ada pojok bermain atau ruang baca anak memudahkan kita para emak yg kemana2 selalu bawa gembolan. Selain itu buat anak mencintai kegiatan membaca.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk umum Ummi :) semoga next bisa untuk anak-anak ya ummi

      Hapus
  62. Mantap benar unsyiahx... keren

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyes keren banget ya semoga nih ditiru sam perpus lainnya

      Hapus
  63. Nah gini niiihhh... anak milenial sekarang harus “dipancing” dulu. Aku inget dulu tetanggaku buka penyewaan komik-komik di rumahnya. Hampir tiap hari aku dan adikku selalu kesitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya dipancing biar menghidupkan kembali ya mba :)

      Hapus
  64. Wow slaut buat Unsyiah. Ada aktifitas buat anak anak juga agar lebih suka embaca. Semoga IPB pun bisa menyusul punya kegiatan menarik hehe

    BalasHapus
  65. Jadi inget pas SMK sama ngampus, petugas perpusnya bikin rada males aja buat ke perpus dan koleksi bukunya kurang banyak. Enak banget ya Unsyiah Library ini, banyak kegiatannya juga. Ku pasti betah deh kalau perpustakaannya seperti itu *love

    BalasHapus
  66. Kemudahan akses internet memang penting banget mba. Jadi ingat dlu pas kecil hobi banget ke perpustakaan.

    BalasHapus

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun