Funday With FUNTOPIA, Cocok Bagi Si Kinestetik!

Senin, 01 Oktober 2018
"Anaknya ga mau diam yah?sukanya lari-lari ih, kok ga betahan sih belajar sambil diam dasar nih anak NAKAL?"
Pernah mendengar pernyataan seperti itu terlontar dari seseorang yang mudahnya melabelkan anak-anak yang ga mau diam dengan sebutan NAKAL?

Sangat disayangkan sekali acapkali saya dengar label NAKAL begitu mudah diberikan padahal belum tentu anaknya yang tidak mau diam itu nakal loh!.

Masih ingatkah temans dengan multiple intelegensi dari Howard Gardner?iya ada 9 tipe kecerdasan yang dimiliki masing-masing individu. Diantaranya adalah :

  1. Kecerdasan Visual
  2. Kecerdasan Naturalis
  3. Kecerdasan Musikal
  4. Kecerdasan Logika Matematika
  5. Kecerdasan Eksistensial
  6. Kecerdasan Interpersonal
  7. Kecerdasan Kinestetik
  8. Kecerdasan Linguistil
  9. Kecerdasan Intrapersonal

Diantara 9 kecerdasan tersebut ada isitilah kecerdasan kinestetik. Pernah mendengar tentang kecerdasan kinestetik?

Kecerdasan kinestetik merupakan kemampuan dalam menggunakan tubuh secara terampil untuk mengungkapkan ide, pemikiran, dan perasaan. 

Kecerdasan ini juga meliputi keterampilan  fisik dalam bidang koordinasi, keseimbangan, daya tahan kecepatan, kelenturan dan kekuatan.

Adapun ciri-ciri seorang anak merupakan anak kinestetik adalah :

  • Suka melakukan kegiatan fisik
  • Senang berlari 
  • Senangnya memegang dan mencoba sesuatu untuk benar-benar mengerti
  • Menyukai permainan yang melibatkan fisik seperti berguling-guling, lompat-lompat
  • Lebih suka mempelajari hal baru dengan mencobanya langsung
  • Tidak akan bertahan lama duduk diam
  • Mempunyai rentang perhatian yang pendek
  • Akan sulit mengingat jika belum pernah melakukannya


Hal ini erat kaitannya dengan gaya belajarnya yang cenderung tak mau diam, umumnya entah karena minim info atau memang mudah melabelkan sehingga masih banyak dari kita dengan mudahnya menyebut si anak NAKAL atau HIPERAKTIF.

funtopia-traveloka-track




Duh sedih yah kalau hal ini terjadi pada anak kita sendiri. Padahal memang gaya mereka untuk mempelajari sesuatu itu dengan tidak mau diam.

Memahami Anak Kinestetik

Penting sekali dipahami oleh orang tua maupun guru di sekolah tentang gaya belajarnya anak kinestetik. 

Hal paling penting adalah tidak menyamaratakan bahwa gaya belajar setiap anak itu hanya auditori (mendengarkan) dan visual (melihat) saja akan tetapi ada gaya yang justru unik menurut saya yakni gaya kinestetik.

Dan perlu temans ketahui semua bahwa kinestetik bukanlah gangguan yang biasa sering dikatakan anak-anak kinestetik merupakan anak ADHD (hiperaktif). 

Apakah Neyna punya gaya belajar kinestetik?jujur saja saya belum pernah melakukan pemeriksaan  psikologis kepada Neyna namun sepupunya Ceceu sudah pernah melakukan pemeriksaan psikologis yang mana Ceceu memiliki gaya belajar kinestetik.

Sebenarnya jika melihat kecenderungan memang Neyna juga bisa dikategorikan anak yang sulit sekali berkonsetrasi lama jika belajar hanya dengan mendengar atau melihat saja.

Saya perlu dengan praktek misalnya dengan role play saya jadi murid dan Neyna jadi bu guru hal ini sukses membuat Neyna dengan mudah menghafal.

Atau pernah ketika hendak hafalan ujian bahasa inggris, saya harus menggunakan gerakan sambil meloncat, menirukan sesuatu agar Neyna mudah mengingatnya. 

Berbeda saat saya hanya membacakan saja duh bisa menguras emosi banget karena Neyna susah menghafalnya.

Selain itu juga, apabila Neyna dan Ceceu bermain mereka berdua paling suka main yang harus kejar-kejaran, loncat-loncat dikasur, jarang sekali saya melihat mereka berdua bisa bermain anteng dalam waktu lama pasti ada saja pindah sana-sini. 

Cara Menyikapi Anak Kinestetik


Sebagai orang tua tentu saja hal ini merupakan tugas saya agar memahami dan menyikapi gaya belajar yang dimiliki anak. 

Kadang saya pengen banget Neyna itu bisa anteng ga lompat-lompatan di kasur atau ngoprek yang bukan jadi mainannya. Seperti kosmetik saya dipake buat rumah-rumahan padahal mainan rumah-rumahan sudah tersedia.

Terlebih sekarang dirumah ada baby Rayi yang suka bangun kalau Neyna lompat-lompat dikasur, duh rasanya gemes banget pengen Neyna diam.

Sebenarnya cara ampuh saya bikin Neyna diam itu dengan memberikan GADGET, saya setelin film atau nyanyian Neyna pasti diam hanya saja ini juga bukan solusi baik.

Ada salah satu penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Global Pediatric Health yang menunjukkan bahwa penggunaan perangkat teknologi selama berjam-jam berpotensi mengganggu kualitas tidur dan nutrisi anak. 

Tingginya interaksi dengan layar pada siang hari, tidak memungkinkan mereka untuk cukup bergerak dan aktif secara fisik. Pada akhirnya ini menggangu kemampuan anak untuk mengatasi masalah bergerak, berfikir dan berkegiatan.

So, memiliki anak dengan gaya kinestetik ada beberapa hal yang perlu saya lakukan agar bisa mengembangkan potensi Neyna. Apakah saja itu?

✔ Mengajak untuk bermain fisik di luar ruangan seperti kejar-kejaran, lompat-lompatan. Agar Neyna tahu jika jumping on the bed itu ga baik selain kasurnya jadi berantakan juga membuat adiknya ga bisa tidur.
✔ Menyediakan mainan kreatif seperti play dough, lilin atau malam, pasir duh kalau ini memang harus siap rumah kotor dan Neyna juga kotor-kotoran tangannya namun setidaknya efektif untuk tidak nonton seharian
✔ Mengajak Neyna untuk melakukan tugas rumah yang ringan seperti menyapu, buang sampah, beresin mainan berhubung di sekolahnya juga ada kegiatan life skill demi menumbuhkan habit yang abik sejak dini alhamdulilah tugas rumah yang ringan bisa Neyna lakukan
✔ Sesekali mengajak ke taman untuk bikin rumah-rumahan dari tanah, main perosotan

Ngomongin permainan fisik di luar ruangan saya pernah lihat keseruan dimana anak-anak bisa lompat-lompatan di balon raksasa di salah satu event di Jakarta bulan Agustus lalu.

Nah keseruan di balon raksasa tersebut ada dalam event FUNTOPIA.


Funtopia merupakan taman balon pertama dan terbesar di Indonesia, acara ini sebelumnya sudah sukses dilaksanakan di Jakarta bulan agustus 2018 dan menarik kurang lebih 20.000 keluarga loh. Acara ini bertujuan untuk menciptakan sebuah arena bermain anak di luar ruangan untuk meningkatkan aktifitas fisik anak.


Event keren ini merupakan kolaborasi antara Beyond Screen Production dan Traveloka.


Mia Lukmanto, CEO dan Founder Beyond Screen Production menjelaskan, ”Saat ini, tren penggunaan gadget sudah tidak memandang usia dan anak usia prasekolah sudah paham teknologi. Artinya, kreativitas para orangtua dalam menyediakan kegiatan pengganti screen time anak sangat dibutuhkan, karena aktivitas fisik sangat berperan dalam menstimulasi kecerdasan anak. Otak dan daya tahan tubuh saling bergantung dan bekerja timbal balik, sehingga pemberian stimulasi menjadi sama pentingnya dengan pemberian nutrisi.” Beyond Screen Production berkomitmen membawa ragam alternatif hiburan yang menyenangkan untuk anak, yang sekaligus bisa menjadi sarana stimulasi untuk mengasah hobi, keterampilan dan kreativitas mereka. Sukses dengan Little Chef Wonder tahun 2015 lalu, sebuah wadah yang mengasah bakat masak si kecil, kini Beyond Screen Production bersama dengan Traveloka,menghadirkan Funtopia.
Saat acara ini masih berlangsung di Jakarta, saya udah excited banget berharap funtopia bisa hadir di Bandung. Keinginan saya akhirnya terwujud untuk mengajak Neyna dan sepupunya datang bermain di balon raksasa tanggal 29 September 2018 kemarin.

Christian Suwarna, Senior Vice President Business Development Traveloka, menjelaskan, “Traveloka telah menjadi lebih dari sekadar perusahaan teknologi yang menyediakan sarana pemesanan perjalanan secara online. Sebagai perusahaan terkemuka di ranah digital, Traveloka juga mendukung kebutuhan gaya hidup penggunanya, tidak hanya dari sisi kebutuhan traveling tapi dari seluruh aspek, mencakup kebutuhan akan entertainment, seperti aktivitas, rekreasi, konektivitas, kuliner, hingga pertunjukan. Melalui produk Aktivitas & Rekreasi, Traveloka telah bermitra dengan ribuan partner di 327 destinasi domestik dan internasional. Kami berharap dengan hadirnya Funtopia di Traveloka, keluarga Indonesia dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan momen kebersamaan dengan keluarga, terutama saat akhir pekan.”

Funday With Funtopia 


funday-with-funtopia

Sabtu lalu tanggal 29 September 2018, merupakan hari yang dinanti oleh Neyna dan sepupunya. Pasalnya sudah sejak lama mereka mendambakan ingin bermain di balon raksasa.

Terlebih lagi mereka berdua sehabis ujian tengah semester dan di hari jumatnya telah dibagikan rapot. Momen tepat sekali di hari sabtu itu untuk mengajak mereka berdua ke Funtopia selepas ujian yah hitung-hitung merayakan keberhasilan mereka.

Funtopia putaran kedua yang diselenggarakan di Bandung ini diadakan di GOR Arcamanik. Dari Cimahi ke Arcamanik lumayan jauh. Jadi siang itu tepatnya pukul 13.00 wib pasukan Cimahi bergegas menuju Funtopia.

Rute yang kami lewati untuk sampai ke Arcamanik yakni masuk lewat tol pasteur lalu menuju jematan Pasopati lurus ke arah Cicaheum. Selama perjalanan beberapa kali kami dihadang kemacetan namun tak menyurutkan antusias anak-anak yang ingin segera tiba di lokasi funtopia.

Setelah menempuh 2 jam dan sempat menyasar pulak akhirnya kami tiba di Lokasi. Tepat pukul 15.00 wib kami semua sudah berada di lapangan.

Dari kejauhan balon-balon raksasa sudah berjejer rapi memenuhi lapangan Arcamanik. Sore itu cerah senantiasa menyambut kedatangan kami untuk bisa menikmati semua permainan yang disuguhkan di funtopia.

Sebelum masuk arena bermain, kami menuju meja pendaftaran untuk mendapatkan 4 tiket masuk yang akan dipakai ditangan selama bermain.

Arena Bermain Balon Raksasa

Sesaat setelah memasuki arena bermain kami semua disuguhi dengan balon raksasa. Huah berasa jadi kurcaci mini melihat jejeran balon-balon raksasa. Disana ada 8 balon besar yang sudah siap untuk dijelajahi Neyna dan Ceceu.

Ada Old Octopus, Crown Castle, Caterpillar Cave, Bunny Boo, Mighty Mushroom, Candy Cane, Mystery Maze, Traveloka Track.

Kali pertama, Neyna dan Ceceu langsung lari menghampiri si Gurita Besar. Tak lupa mereka berdua melepas sepatu kemudian meletakkan sepatunya pada rak sepatu yang ada didepan Gurita raksasa tersebut.


funtopia-old-octopus


Saya yang menggendong baby Rayi jadi pensaran pengen naik juga ke Gurita besar, namun baru saja naik kok perasaan saya takut jatuh boro-boro mau loncat seperti Neyna dan Ceceu. Nyali saya sungguh tidak kuasa hahaha.


funtopia-old-octopus


Setelah puas menaiki si Gurita besar akhirnya saya mengajak mereka menuju balon ulat (caterpillar cave). Disini mereka berdua melewati lorong panjang yang menyerupai ulat bulu. Saya bersama baby Rayi menantinya di ujung ekor.

funtopia-caterpillar-cave


funtopia-caterpillar-cave


Lihatlah kelincahan mereka sampe-sampe kaos kaki Neyna wes bolong duh Nak begimana bisa itu sampe bolong larinya sungguh bersemangat sekali.

Setelah memasuki caterpillar ini, saya udah ga sanggup ngikutin lagi mereka berdua yang energinya warbiyasah apalagi saya sambil ngegembol anak piyik wah berasa jompo banget kejar-kejar mereka berdua. 

Begitulah anak kinestetik dikasih area bermain funtopia ga akan kekejar deh. Jadi beberapa foto balon raksasanya hanya ada saya doang itupun saya ga berani masuk takut jatuh.

funtopia-bunny-boo


Btw aman kok disini ada pengawasnya juga di setiap balon, bahkan melihat keremvongan saya mereka petugasnya mba dan mas yang baik hati mau menjaga Neyna dan Ceceu.

Saya jadi bisa foto-foto dulu deh sama balon-balon lucunya. Diantara 8 balon raksasa hanya balon Bunny Boo yang sepi banget dari anak-anak. Makanya ga heran kan ekpresi si bunny sampe mangap melongo begitu.

Setelahnya puas berpose sama Bunny Boo, saya mencari Neyna dan Ceceu yang ternyata udah pindah dari caterrpillar ke gurita lalu ke castle. Ondeh mandeh saya sampe dikasih tahu penjaganya kalau mereka berdua wes move on ke balon Castle.

funtopia-castle


Nah di balon Castle ini, akang suami jadi penasaran pengen main juga kirain cuman anak-anak doang yang hepi lompat kesana kemari lahdalah ternyata ayahnya Neyna paling semangat pas lompat disini.




ketahuan banget masa kecil kurang lompat-lompat hahaha...

Hari sudah mulai sore, bekal air dari rumah sudah habis. Nah temans tenang saja disini ada juga kok foodcourtnya. Berhubung anak-anak kinestetik masih tetap lincah, saya dan akang suami sih melipir dulu sejenak duduk untuk minum.



Jadi tersedia meja kursi buat yang mau istirahat serta berbagai cemilan makanan dan minuman tersedia.

Selepas saya dan akang suami minum, kami berdua lalu mencari keberadaan Neyna dan Ceceu yang ternyata lagi main di gurita lagi. Favorit mereka berdua karena ada perosotannya begitu.

Saat di balon gurita ini, Neyna yang terjun bebas jatuh deh untung ada akang suami yang ikut mengawasi jadi insidennya ga bikin Neyna nangis penuh drama.

Penasaran dengan balon Jamur, saya mengajak mereka ke balon tersebut. Namun sayangnya disini Neyna ketakutan karena selain banyak anak-anak juga jamurnya lumayan tinggi buat dipanjat.

Akhirnya mamaknya aja yang foto di balon Mushroom ini.

funtopia-mushroom


Semakin sore semakin banyak pengunnjungnya, Neyna dan ceceu bagaimana?mereka masih tetap aktif bo. Karena bekal minum habis, akhirnya kami membeli 4 minuman yang ditawarkan SPG dengan harga Rp 20.000 dapat 4 minuman berhadiah gelas.

Wah langsung diserbu deh minuman dinginnya sama Neyna dan Ceceu. Habis minum energi mereka jadi tambah lagi. Mereka mengajak ke Balon Mystery Maze, namun sayang hanya sebentar karena pusing dan ga bisa manjat.

Baiqlah lagi-lagi saya yang mewakili mereka untuk foto di balon mystery maze ini.

funtopia-maze

Dari sini, kami melanjutkan menikmati arena balon Traveloka track. Ada banyak bola dan panjat-panjatan gituh.

Bahu saya udah mulai leklok ga kuasa menahan beban Rayi yang pada akhirnya minta susu dan tertidur pulas karena tidak bisa ikut seru-seruan bareng kakak-kakaknya.

Dari balon traveloka track yang letaknya didepan, Neyna dan Ceceu melanjutkan ke Balon Candy Cane.

funtopia-candy


Sesuai namanya balonnya berbentuk permen dengan warna merah dan putih. Di arena ini akang suami kejar-kejaran sama mereka berdua dan uniknya balon permen ini bisa di tarik-tarik jadilah makin sore makin seru mereka menikmati arena balon candy ini.




Saya sendiri udah mulai pegel dan akhirnya memilih istirahat di booth traveloka. Tersedia bantal warna warni. Saya duduk disana dan kebetulan Rayi pun terbangun. Ngaso dulu deh daripada pingsan.

funtopia


Di booth ini sebenarnya teman bisa ikuti permainan yang berhadiah voucher loh namun sayangnya energi saya udah low banget, muka udah hinyay, kaki udah mulai berasa gede banget. Jadi kulewatkan permainan spin di booth ini.

Waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 wib, berhubung rumah kami jauh dan belum solat ashar akhirnya saya bergegas mengajak duo kinestetik ini untuk pulang. Untunglah mereka mau nurut padahal sebenarnya mereka seperti masih ingin main.

Gimana temans?seru bukan?nah buat temans yang pengen seru-seruan bersama funtopia yuk cus beli tiketnya bisa di www.traveloka.com.

FUNTOPIA Balloon Park 27 September - 7 Oktober 2018
Jam Operasional : weekend 07.00-22.00 wib weekdays 15.00-22.00 wib Dapetin tiketnya di Traveloka Aktivitas & Rekreasi

Kesimpulan Funtopia Vs Anak Kinestetik

Anak-anak dengan gaya belajar kinestetik itu mereka mempelajari sesuatu dengan aktifitas fisik. Karena seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya mereka adalah tipe anak-anak yang ga bisa diam dalam waktu lama.

Memperbanyak aktifitas dan eksplorasi diluar rumah membuat mereka senang. Dengan adanya funtopia ini juga melatih kemampuan motorik mereka.

Karakter setiap balonnya juga bisa dijadikan alat peraga misalnya balon Old Octopus disini anak-anak bisa sambil mempelajari bahwa struktur tubuh Gurita yang memiliki banyak tangan dan memiliki tentakel sebagai pelindung dirinya.

Nah temans gimana sudah paham kan bahwa anak-anak yang tidak mau diam itu bukan berarti nakal tapi memang gaya mereka memahami sesuatu butuh gerak yang banyak.

Salah satu ajang permainan yang cocok buat eksplor kemampuan mereka dengan mengajak mereka ke arena bermain seperti Funtopia ini.

Yuk ah ajak keluarga, teman, sahabat untuk funday bersama funtopia di Bandung. Sebelum saya akhiri saya mau kasih tips dulu buat temans yang akan berkunjung kesini.

Tips Bermain di Funtopia ala bundanameera :

✔ Jika bawa bayi seperti saya mendingan bawa stroller yah karena lumayan pegel gendong kesana kemari
✔ Membawa baju salin, kemarin aja Neyna bajunya udah koromod pisan kotor sama rumput ya iyalah dia guling-gulingan mulu
✔ Bawa kaos kaki minimal 2, jangan sampe kayak Neyna kaos kakinya bolong
✔ Bawa bekal minum usahakan agar dibawa selama anak bermain biar pas haus langsung minum
✔ Minimal ada yang mengawasi saat anak-anak bermain, seperti akang suami yang sigap mendampingi Neyna dan ceceu bermain disetiap arena
✔ Bawa hand sanitizer atau tisue basah
✔ Bawa Apron buat yang menyusui jadi ga perlu repot cari ruangan busui
✔ Bawa cukup uang karena makanan di foodcourtnya menggoda


***

Demikian keseruan sabtu saya bersama funtopia di Bandung, semoga setelah temans baca ini langsung deh beli tiketnya yah.

Ga hanya cocok buat anak-anak kinestetik tapi bagi semua anak bahkan orang dewasanya pun bisa funday with funtopia loh!

Yuk Ameng Yuk....












80 komentar on "Funday With FUNTOPIA, Cocok Bagi Si Kinestetik!"
  1. Ya ampunn, inimah tipenya kakak Satria banget, pengen ah ajak ke funtopia. Makasih Mama herva sharing dan ilmunya tentang anak kinestetik :*

    BalasHapus
  2. Lah sama dgn anak saya. Gak bisa diem :D
    Iya betul, paling seneng kalo diajak ke wahana bermain atau kolam renang.
    Untuk penggunaan gadget memang saya batesin. Pake aplikasi screen time

    BalasHapus
  3. Bener banget. Si kinestetik tea gak bisa diem. Dan disimpen di Funtopia, pasti bakal kesenangan. Soklah mau berapa jam juga. Sacapekna. :D

    BalasHapus
  4. Waah ternyata seru banget yaah, jd pengen kesana lagi Bun.. makasih yaah dah ajakin sikinestesis..😍

    BalasHapus
  5. Kita harus belajar untuk mendeteksi kecerdasan buah hati agar bisa bersinergi dengan jenis aktivitas yang bisa memicu kreativitas.
    Kalau sudah begini, siap-siap panen prestasi ya, mba

    BalasHapus
  6. Kuikut main doonk...loncat-loncat serruu..
    Apakah aku termasuk emak kinestetik?

    Hiiihii~
    Aku ngerasa semua anak-anak dominan ini deeh, teh..

    Kebangetan kalo ada yang bilang "Anak nakal" .

    Minta dibelikan es krim, biar piqnique.

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo anak2 masuk funtopia jelas dong ga mau diem tapi ga semua anak dominan kinesetetik karena kinestetik itu gaya belajarnya teh :)

      Hapus
  7. Si kinestetik ini energik ya, cocok banget nih diajak main ke Funtopia ini. Asyik bangeet di Funtopia ya, orang dewasa aja kayaknya bakal pengin main juga kalo ke sini hahaha :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk boleh banget orang dewasa kesini juga mba

      Hapus
  8. Seru banget ini funtopia... Ciri2 anak yg memiliki kinestetik ada beberapa point yg aku temuin di Inta. Nah main balon raksasa ini juga sering dia minta kalau pas di alun-alun kota. Cuma sayangnya untuk keamanan masih kurang mbak disini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mesti dampingin juga mba klo ke funtopia :)

      Hapus
  9. Kalau liat balloon park begini jangankan anak-anak ya mba...kita orang tua pun akan histeris hehehe

    BalasHapus
  10. Fubtopia ini sempat juga di Bintaro Mbak, nyesel aku nggak ikutan dateng Mbak.... Hiks

    BalasHapus
  11. waah...seruya main di funtopia. Shoji Rey juga anak kinestetik mba, kebayang mereka pasti seneng banget kalau ikutan acara seperti ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. seru mb suami aja senang banget loncat2 wkwkkw

      Hapus
  12. Hiks, anakku dua-duanya kinestetik, dan serin banget denger orang bilang melabelinya nakal, event itu keluarga dekat, sedih ya, kalau diajak ke Funtopia kayaknya tersalurkan nih energi kinestetiknya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sok teh ajakin tapi udahan sampe tgl 7 klo di Bandung mah :p

      Hapus
  13. Funtopia sudah sampai Bandung euy, padahal waktu itu deket sekali dengan tempat tinggalku, tp berhubung lagi banyak acara jadi cuma gigit jari deh. Anak anak kalau diajak main outdoor sudah pasti suka ya, apalagi yang memiliki karakter kinestetik tinggi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yah sayang kelewat y mba :) semoga next ada lagi

      Hapus
  14. Asyik banget ini deket rumah. Hebring bun dari Bandung Barat ke Bandung Timur bawa semua anggota keluarga lengkap. Vito juga kinestetik, perlu dibawa ke tempat kayak gini. Keceee reviewnya lengkap. 😍

    BalasHapus
  15. Duuh, lucu-lucu cave nya yaaa. Kalau aku masih anak-anak (atau nggak ada orang yang liat) kuingin loncat dan berlarian juga tuh di sana XD

    BalasHapus
  16. Ya Allah, pas banget lagi butuh artikel tentang ini mbak. Si kecilku kinestetik banget...baca ini jadi tambah referensi, deh. Alhamdulilah its ok anak kinestetik ya...btw, wah pingin ke funtopia seru pastinya main disitu. Jogja ada belum ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mba sudah mampir semoga bisa terarah ya anaknya dan bisa sempetin mampir ke funtopia

      Hapus
  17. bener banget anak gak mau diem bukan artinya anak nakal tapi perlu dikasih tempat untuk mengekspresikannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. makanya ortu mesti tahu ya mba tidak asal judging :)

      Hapus
  18. Aku datang nih mba ke Funtopia yang di Jakarta. Seruuu...anak2 enggak mau pulang, padahal emaknya udah tepar kepanasan hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya seru banget aku juga tepar krn sambil gendong2 sih :p

      Hapus
  19. waaaw seru banget funtopia, bener2 tempat yg pas buat buang energi anak2 yaa.. kira2 bakal ada di jogja juga ngga ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. next sih Surabaya mba smeoga bisa ada di Yogya

      Hapus
  20. Aahhh asyiknyaaa... coba di Semarang ada ya, anak lanangku pasti seneng banget mainan di situ. Anakku bukan tipe kinestetik mba, tapi tetep lah ya namanya anak2 kalau diajak ke wahana pasti langsung heppiiiiii dan pengin nyobain segala macam.

    BalasHapus
  21. setujuuu Mama Neyna... selama ini anak dibilang cerdas kalau bisa matematika, fisika, kimia aja yaa..ternyata masih ada kecerdasan-kecerdasan lain jika diasah malah bisa berguna untuk life-skill mereka.

    betewe, itu balon-balonnya lucu amat siiiih.. jadi pengen ngemut candy cane-nya ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah iya mba makanya jgn pernah judging begini begitu sedih sbg ortu klo anaknya lgsg label a b cd hahaha

      Hapus
  22. Aku baru tahu tentang Funtopia ini. Sebagai calon Ibu, kujuga baru belajar tentang anak2. Setiap anak berbeda dan punya gaya masing2. Jadi penting bagi kita untuk tahu agar gak salah dalam mendidiknya

    BalasHapus
  23. sejak bayi udah bisa ketahuan belum ya tipe anak kita? misalnya kinestetik atau yang lainnya?

    BalasHapus
  24. Anak aku juga ga bisa diem banget teh. Powerful terus, artinya pinter dan sehat ya alhamdulilah.
    Seru ke sini, anak jadi ada media untuk menyalurkan energinya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulilah ya teh funtopia sbg media penyalur energi :p

      Hapus
  25. Bener banget, si kinestetik pasti bakalan terpuaskan di sini. Anak kedua dan anak bungsu saya kinestetik. Huhuhu... semoga masih sempet aku ajak ke Funtopia.

    BalasHapus
  26. Iya nih aku sering dengar orang-orang yang memberi label anak nakal..padahal anak-anak mengeksplor kepintaran yang dimilikinya ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba sedih kan yah klo ada yg bilang gitu :(

      Hapus
  27. anakku kelihatannya tipe kinestetik kalau sesuai tulisan mba. Kalau dibawa ke wahana di funtopia ya pasti girang banget. selama ini kalo pergi juga kalau lihat wahana balon sepertii tu pasti minta mainan

    BalasHapus
    Balasan
    1. semua anak girang pasti mba klo kesini cuman buat sikinestetik bakalan on mulu dah :D

      Hapus
  28. Seneng banget ya bisa bermain bersama keluarga di funtopia.

    BalasHapus
  29. Ini kapan mampir di Semarang ya? Anakku 3 tahun lagi aktif-aktifnya main ginian, Mbak. Loncat sana-sini. Ada kayak gini tapi yang kecil itu, kalau nggak capek dan ngantuk dia nggak mau pulang. Ini malah balon raksasa, warnyanya juga jempolan, bakalan ngajak tidur di sini kalau ada di Semarang. Hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga tau klo ke Semarang mah mba :p semoga bisa disana

      Hapus
  30. Balonnya lucu2 ya mbak.. Emang bener sih kadang kita pengen anak kia yg gak bisa diem itu sekaliii aja diem sebentar..persis kayak anak keduaku yg ga bisa deiemnya jadi kayak belatung nangka saking ga bisa diemnya hehehe. Dengan adanya wahana Fun topia ini jadi aktifnya mereka tersalurkan ya..mau juga donk Ney ikut lompat2 hahaha

    BalasHapus
  31. Seruuu main di Funtopia ya mba, cocok buat ajak ponakanku yg jg ga berhenti gerak.

    BalasHapus
  32. Ah seneng fotonya seru-seru. Bakalan ada di Jogja nggak ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. next sih Surabaya mba semoga ada di yogja yah

      Hapus
  33. Aku galfok ke foto yang ada si bungsu, perasaan baru lahir kmn skrng dah gede aja haha..
    Wah iya nih anak2 kalau diajak ke tempat main kayak funtopia pasti seneng ya mbak, apalagi buat anak2 kinestetik supaya geraknya tersalurkan :D

    BalasHapus
  34. Anakku Pijar lebih dominan kecerdasan kinestetik.dia dari kecil dah aktif latihan sepak bola

    BalasHapus
  35. Senang banget ya bisa bermain bersama keluarga di Funtopia, anakku juga semua rata-rata kinestetik dan sangat energik

    BalasHapus
  36. aku ngarep banget funtopia ada di depok, tinggal bersin kan nyampe wkwk naha ini funtopia dari bintaro langsung cuss ka bandung ? gak mampir ke depok dulu ateuh *protes*, si mada doyan mantul2 juga di balon raksasa

    BalasHapus
  37. Dulu saya juga bingung sih kenapa ada anak yang susah diam. Adaaaa aja yang diobrak-abrik, kesana kemari. Ternyata kalau tahu ilmunya anak malah bisa diarahin untuk kegiatan yang bermanfaat. Lucu banget wahananya, Mukhlas pasti girang banget kalau diajak kesana :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mak mukhlas :) semoga eventnya sampe sana ya mak sabar menanti ^^

      Hapus
  38. Berarti anak nu teu daek cicing kaya anak aku teh cerdas nya teh nya?

    Pengen ke Funtopia itu teh.. tapi ga ada yang nganterr, ieu bapa negara na luar biasa sibuk duh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa jadi teh biar lebih pasti yuk pemeriksaaan psikologis yuk :)

      Hapus
  39. Yah, kenapa buru2 pulang, kan ada musala jg

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya teh rumahna jauh wkwkwk keburu malam banget kemarin juga pulangna nyasar ya Lord ku buta Bandung :p

      Hapus
  40. Anakku pasti seneng seharian disana, tipikalnya sama gak bisa diem. Kesananya dari jam berapa sampe jam berapa mba?

    BalasHapus

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

Auto Post Signature

Auto Post  Signature