Saturday, September 3, 2016

Pangkal Pinang, Tak Kenal Maka Tak Sayang

Apa yang terlintas pertama kali di fikiran saat mendengar Pangkal Pinang?

Kota yang merupakan salah satu dari kota yang ada di kepulauan Bangka Belitung (BaBel) sekaligus merupakan ibu kota provinsi Bangka Belitung. Mengingat Bangka Belitung maka reflek fikiran kita akan mengasosiasikan dengan Timah. Ya karena Bangka Belitung merupakan penghasil Timah terbesar di Dunia. Pangkal Pinang sendiri sebagai pusat pemerintahan, kegiatan ekonomi serta menjadi jalur masuk bagi wisatawan yang ingin menjelajahi pulau Bangka Belitung.

Mengenal Bangka Belitung sendiri saya ketahui melalui buku maupun film "Laskar Pelangi" Bang Andre Hirata dengan apik mendeskripsikan keadaan maupun budaya yang ada di Belitong. Awalnya saya berfikir jika Belitong itu sama dengan Bangka Belitung nyatanya dari Kota Pangkal Pinang mesti menempuh beberapa jam untuk sampai kesana. Tak hanya Belitong yang menyimpan surgannya dunia tetapi pesona Pangkal Pinang juga tak kalah menarik dari Belitong.


copy : inditourist.com

Rupa-rupa tempat wisata di Pangkal Pinang

Selama ini Pangkal Pinang familiar dengan keelokan pantainya. Salah satunya Pantai Pasir Padi yang memiliki struktur pantai landai sehingga bisa dinikmati dengan bersepeda atau berjalan kaki. Banyak fasilitas yang mendukung di Pantai Pasir Padi ini sehingga bila kita berkunjung kesana jangan khawatir kehabisan aktivitas karena disana tersedia dari area outbond hingga restoran dengan menu khas sana. 
      
Padahal masih banyak pantai serta pulau yang dapat dikunjungi jika kita wisata ke Pangkal Pinang seperti Pantai Tanjung Bunga yang terletak 2,5 km dari pantai Pasir Padi kemudian ada Pantai Telapak Kaki Dewa, Pantai Sampur, Pantai Batu Berlubang, Pantai Teluk Uber, Pantai Matras dan Pantai Tikus Emas yang berada di kecamatan Sungailiat.

Akhir bulan juli lalu saya berkesempatan mengunjungi Pulau Bangka Belitung tepatnya ke kecamatan Sungailiat dari Bandara Pangkal Pinang ke Sungailiat menempuh sekitar 60 menit perjalanannya. Dan saya berkesempatan mengunjungi Pagoda Vihara Puri Agung dilanjutkan ke Pantai Matras dan keesokan harinya mengunjungi Pantai Tikus.



Doc. Pribadi @Vihara Puri Agung

Pagoda Vihara Puri Agung ini sebenarnya adalah tempat ibadah, dikenal oleh masyarakat sana sebagai Pagoda kuil Shaolin. Memasuki Viharanya saya diharuskan melepaskan alas kaki dan hanya boleh berfoto di sekitar pinggiran patung Budha. Bangunannya begitu kokoh yang katanya menghabiskan waktu selama 12 tahun untuk pembangunannya. Viharanya menghadap pantai sehingga begitu memanjakan mata melihat keindahan pantai yang tersaji sepanjang Vihara. Untuk menikmati fasilitas di kawasan ini tanpa dipungut bayaran sepeser pun. Saat saya mengunjungi banyak wisatawan yang datang sengaja untuk berfoto disana.

Doc. Pribadi @Pantai Matras


Doc. Pribadi @Pantai Tikus Emas

Dari Pantai Matras menuju Pantai Tikus Emas tidak membutuhkan waktu yang lama. Pantai Tikus Emas sendiri yang berada di Kecamatan Sungailiat begitu menawan dengan warna air biru semakin memukau keindahannya. Tempatnya masih alami belum banyak sentuhan tambahan dari manusia. Belum pernah sekalipun saya menemukan pantai yang begitu menawan. Keelokan pantainya membuat saya betah berlama-lama sekalipun hari itu saya baru bisa mengunjungi pantai di waktu senja.

Harga tiket masuknya begitu murah tak perlu merogoh uang dengan kocek besar untuk masuk ke pantai tersebut. Kerang-kerang maupun kepiting kecil bertebaran di pasir putih menambah ramainya suasana pantai tersebut.

Sayangnya karena waktu saya terbatas sehingga tidak bisa mengunjungi tempat wisata lain yang ada di Pangkal Pinang salah satunya seperti Museum Timah yang merupakan satu-satunya museum pertambangan di Asia. Dahulu Pangkal Pinang sudah berkembang dengan tambang timahnya sehingga tak heran ada Museum Timah. Konon katanya museum timah saat ini merupakan tempat bagi para pahlawan dalam melakukan perundingan untuk menentukkan bentuk negara Indonesia ke depan.

copy : pegipegi.com
Selain tempat bersejarah, wajib dikunjungi pula tempat religi di Pangkal Pinang sebagai tempat wisata. Bagi yang muslim ada Mesjid Jami, Bagi umat Budha bisa mengunjungi Vihara Citra Maitreya dan ada pula Gereja Maranatha dan Gereja Katedral Pangkal Pinang bagi umat Kristiani.

Tak hanya wisata sejarah maupun religi tetapi juga ada beberapa taman yang dibangun di Pangkal Pinang. Salah satunya Bangka Botanical Garden yang juga menjadi andalan bagi wisatawan jika berkunjung ke Pangkal Pinang. Letaknya yang strategis bersebelahan dengan Pantai Pasir Padi sehingga mudah dijangkau dari pusat kota. Memasuki Bangka Botanical Garden, kita akan disambut oleh deretan Cemara dan didalamnya berisi 14 kolam ikan dimana pakan ikannya berasal dari kotoran sapi. Jadi jika berkunjung kesana kita akan melihat proses pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi.
 
Kemacetan tidak akan kita rasakan ketika berkunjung ke kota Pangkal Pinang ini. Meskipun udara panas namun tidak menutup hasrat untuk mengenal lebih dalam kota ini.

Ragam Kuliner Yang Menggoda Di Pangkal Pinang

Tak lengkap rasanya wisata tanpa mencicipi kuliner khas daerah di Pangkal Pinang. Saya berkesempatan mencicipi ikan yang dibumbui kuning dan ada nanasnya disana dikenal dengan nama Lempah Nanas. Mengenai rasa tak usah ragu untuk menyantapnya karena rasanya begitu nikmat, saya sangat menyukai kesegaran kuahnya yang berasal dari nanasnya. Terlebih kala itu saya menyantap di siang hari rasanya "Maknyos".

Makanan lain yang saya cicipi dan juga saya persembahkan untuk oleh-oleh di rumah adalah Kerupuk Getas, Kemplang, tak lupa saya membeli terasi Bangka yang memiliki ciri khas dalam rasanya. Empek-empek juga saya nikmati sebagai camilan disana.

Ragam panganan tersebut bisa kita dapatkan di sentra oleh-olehnya. Harganya pun relatif murah untuk satu bungkus. Menurut info, selisih harga antar toko tidak jauh beda jadi kita bebas mau memilih membeli dimana saja. Jadi kita tidak perlu repot-repot untuk menawar. Bahkan packaging untuk oleh-olehnya di kemas dengan apik sama pelayan tokonya sehingga memudahkan kita untuk membawa oleh-oleh yang banyak. Terlebih itu semua gratis tidak dipungut bayaran untuk mengemas seluruh belanjaan kita.

Mall disana tidak terlalu banyak bersebaran seperti di Jakarta. Karena dominasi dengan daerah wisata yang amat keren. Tak heran jika kita pergi ke sana bisa dihitung dengan jari untuk Mall ataupun sekedar tempat makan ala cafe yang modern.

Selain ragam kuliner, ternyata Pangkal Pinang juga menyediakan kain Cual atau Batik Cual sebagai kain khas Bangka Belitung. Ini bisa juga sebagai referensi pilihan oleh-oleh yang bisa kita cari untuk dibawa pulang. Untuk pembelian souvenir khasnya bisa ditemukan di Bangka Trade Center, pasar modern yang menyediakan beragam khas kota Bangka Belitung di pusat kota Pangkal Pinang.

Perjalanan Menuju Pangkal Pinang

Untuk mengunjungi Pangkal Pinang sendiri, saya memilih jalur udara. Waktu tempuh hanya berdurasi sekitar 55 menit dari Jakarta ke Bandara Depati Amir. Pelayanan penerbangannya pun hingga 13x penerbangan setiap hari, bisa dikatakan setiap jam ada berarti termasuk lalu lintas ramai.
Doc.Pribadi 
Jadi bagaimana?masih ragu untuk berkunjung ke Pangkal Pinang?yuk kunjungi Pangkal Pinang sebagai tujuan untuk wisata liburan. Demikian ulasan saya semoga tertarik dengan #Pesona kota Pangkal Pinang ini.

Sumber : wikipedia/kotaPangkalPinang
http://tempatwisataunik.com/wisata-indonesia/bangka-belitung/tempat-wisata-di-pangkalpinang-bangka
http://bangkatour.com/tour-kota-pangkalpinang/#sthash.vBSQMlHb.dpbs
http://wansedeng.blogspot.co.id/

55 comments:

  1. Salam kwnalcsebelumnnya untuk mba admin.
    Jauh banget mba pangkal pinang sama daerah asal saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga kang, o kota lahirnya dimana kang emangnya?:p

      Delete
  2. Pangkal Pinang emang keren. Tapi saya masih kurang paham, Bangka Belitung sama Belitong itu beda atau gimana sih ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda Kang, Kemarin tanya2 siy dari Pangkal Pinang ke Belitong masih 4 jam-an lagi ditempuh dengan kapal laut. Kebetulan saya tugasnya di Sungailiat jadi ga sempat mampir juga :) makasi sdh berkunjung

      Delete
  3. Wisata yg lengkap ya, ada vihara wisata (saya pun senang masuk pura dan vihara wisata), ada museum, dan pantainya pun cantik. Lempah nanas mengingatkan saya ttg lepah kulat pelawan waktu talkshow di Bassura :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rasanya itu mba seger banget pas sama bumbu dan ikannya ditambah ada pedes2nya bikin endes :)

      Delete
  4. Aduuh itu pantainya cantik bingiitts... bikin pengen nyamperin­čśŐ btw.. kok ikannya pada doyan ya maem kotoran sapi. Hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba cantik bukan main masih bersih pisan, wah mungkin ikannya lelah hahaha

      Delete
  5. Wah, sayang ngga kelihatan gambar pagodanya ya? Ngga boleh foto pagodanya? Kalau ke sini serunya berombongan asyik yak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada mba fotonya cuman akunya yang ga kontrol mukanya wkwkwk jadi malu klo mau di posting :)))
      iya mba seru rombongan tp klo bedua pasangan juga seru kok :)

      Delete
  6. udah lama pengen ke babel, gara2 laskar pelangi sich :D :D tp blm ksampean sampe skarang :((((

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mba langsung rencanakan hehehe ubek2 Pulau BaBel :)

      Delete
  7. oh mbaknya asli pangkal pinang yak :D jie..jie yg ganti layout, kece loh mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha ga mba kebetulan kemarin dinas kesana dan pengen share klo Pangkal Pinang dan sekitarnya itu keren :)

      Delete
  8. cita2 ke sini belum kesampaian, duh mupeng

    ReplyDelete
  9. kapan yah saya bisa ke sini?? pengen banget bisa berkunjung ke tempat indah seperti ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mba segera rencanakan ^^ ga nyesel loh buagus pokonya

      Delete
  10. kapan ya saya bisa ke pangkal pinang? hehe... tempat wisatanya ternyata lumayan banyak ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba banyak dan keren loh yuk segera bikin jadwal buat liburan kesini hehehe :)

      Delete
  11. belum pernah ke babel. Katanya pantainya memang bagus-bagus ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba syakeeppp n syantikk sekali pantainya :)

      Delete
  12. Jadi pengen kesana, semoga ada kesempatan mengunjungi. Aamiin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin..semoga kesampean y mba ^^
      MAkasi sudah berkunjung mba

      Delete
  13. Bener-bener surga tersembunyi deh Pangkal Pinang ini. Huaaah, pengen deh liburan ke situ :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mba Ery liburan sini Pulau Babel istimewa :)

      Delete
  14. Waaaah jadi penasaran ih berkunjung ke pangkal pinang. Makasi sharingnya ya Maaaaaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mba berkunjung menghilangkan penasarannya :) sama-sama mba ^^

      Delete
  15. Replies
    1. Iyes mba masih bening sebening mukaku *dijambak* :D

      Delete
  16. Assyikknyaa yang sudah pernah ke Pangkal Pinang :)

    ReplyDelete
  17. Mulanya saya kira Pangkal Pinang ini Tanjung Pinang, berbeda ternyata ya. Beda pulau bahkan hihihi, trims sharingnya. Jadi tau nih wisata Pangkal Pinang mana saja :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mba semoga bisa jadiin destinasi liburan bersama y ^^ ayuk ke Pangkal Pinang :)

      Delete
  18. Wah pantainya keren2,, :)
    Btw, salam kenal ya mba..
    di tunggu bertamunya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kang cakeppp pokonya bnr2 keyenn..
      Salam kenal jg, wokey meluncur :)

      Delete
  19. Waaaah, bikin mupeng pingin ke Pangkal Pinang... Saya juga tau bangka dari buku Laskar Pelangi, Mbak. Pingin ke pantai yang ada batu besar2nya itu. Moga suatu hari bisa ke sana, aamiin... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin semoga tercapai y mba :) pokonya seruuuu

      Delete
  20. Pantainya cakep cakep ya. Pengen deh traveling ke sana. Kalau buat transportasi umumnya gimana mba? apa harus sewa mobil?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebetulan pas kesana krn atasan saya org sana jd saya nebengers mba hahaha. Transportasi umum gampang kok mba dan yg pasti ga ada macet :)

      Delete
  21. Replies
    1. Khas mba pake sedikit aza ruar biasa menyengat baunya :D

      Delete
  22. Kepingin kesanaaa...mba herva, pantainya indah sekali ya, ak penasaran sama batu yang besar besar itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba syakepp sekali disini, kalo yg batunya besar itu di Belitong mba beberapa jam lagi dari Pangkal Pinang. Klo Pangkal Pinang sendiri juga cakep2 ko mba pantainya :)

      Delete
  23. catet ah, ntar kalok ada rejeki lebih, cus wisata ke oangkal pinang, tengkiu sharenya ya mbk
    btw selamat atas rumah barunya yak :)

    ReplyDelete
  24. udah tempat wisata nyah banyak, di tambah lagi makanan kuliner nya juga.. jadi pengen ke pangkal pinang he he hee ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kang ternyata menyimpan hal indah disini ^^ silahkan berkunjung

      Delete
  25. yang pertama keinget ya pempeeekk. karena sahabat asli sana dan selalu crita pempek di sana paling uenaaaaaaak. bahkan lbh enak dr yang di palembang katanya *Mupeng*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba saya udah nyobain dan nagih bingitssssss :)

      Delete
  26. Selama ini hanya suami yang pernah ke Babel.
    Ihhiiks...

    Semoga saya dan anak-anak bisa wisata ke sana dan menikmati keindahannya seperti yang ada di foto teh Herva.

    Kerren.
    haturnuhun ceritanya, teh.

    ReplyDelete
  27. Waah itu pagoda shaolin nya kece banget ya mbak :D
    jadi pingin main2 ke pantai juga he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Belanda ada pantai kah mba?hahaha
      ya adalah *ditoyor :p
      makasi dah mampir mba

      Delete

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

 

Bunda Nameera's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design