Jumat, 01 Juni 2018

Langkah Jitu Dalam Mendongkrak Penjualan Batik Wanita

Temans, apa kabarnya?masih tetap semangat puasa dan jalankan ibadahnya kan?Tak terasa sudah memasuki bulan juni lagi yah dan ini berarti menandakan lebaran sebentar lagi 😍.

Ngomongin lebaran identik banget dengan hunting baju baru bukan?temans biasanya suka model baju baru yang seperti apa untuk lebaran?

Saya kefikiran nih tema lebaran kayaknya lucu kalau batik-an, abis biasanya batik identik sama kondangan atau buat ke kantor yah. 

Saat ini batik memang sudah menjadi item yang tidak bisa dipisahkan yah dari fashion Indonesia terutama fashion buat kita sebagai wanita. 

Jadi teringat nih temans kalau proses produksi batik di Indonesia tidak seindah batik-batik yang sudah kita beli dan tinggal memakainya. Memang ada apa?nah saya jadi mau bahas tentang permasalahan para produsen batik.



Permasalahan Para Produsen Batik Indonesia

Sebagaimana yang kita rasakan saat ini, model baju batik wanita semakin beragam, dari mulai baju untuk sehari-hari sampai dress untuk pesta. Sehingga komoditas ini bisa jadi produk unggulan para pengrajin dalam negeri. 

Namun dalam proses produksinya, ternyata pembatik mengalami persoalan loh, apa sajakah itu?diantaranya seperti :

πŸ”Ž Ketersediaan Peralatan Membatik
  • Ternyata nih temans ketersediaan peralatan membatik masih terbatas. Sebagai contoh : usaha pembuat canting, pembuat cap serta campuran malam masih sedikit jumlahnya. Padahal di Pulau Jawa ada 15.293 unit usaha batik.
  • Gondorukem yang menjadi salah satu bahan baku pun terhitung langka. Penyebabnya karena perum Perhutani lebih tertarik meng-ekspor gondorukem kualitas baik ke luar negeri. huhuhu sedihnya 😭.

cr pixabay

πŸ”Ž Keterampilan Pengrajin

Ternyata keterampilan pengrajin yang ada saat ini dalam menguasai tehnik mencanting, mencap, mewarnai batik, dan manajemennya masih perlu ditingkatkan. Hal ini berguna untuk meningkatkan kualitas produksi yang dihasilkan. 

Selain itu yang tak kalah pentingnya Regenerasi pengrajin batik masih sangat kurang. Waduh ini jadi PR yah jangan sampai kedepannya batik yang jadi ciri khas Indonesia punah karena tidak adanya regenerasi.

πŸ”ŽFluktuasi Harga Kain Mori

Hal ini juga mempengaruhi produksinya batik. Kenaikan harga tersebut biasanya dipengaruhi oleh kenaikan harga kapas. Bisa kita bayangkan ya temans kenaikan kain tentunya akan mempengaruhi harga batik sehingga hal ini membuat pengrajin sulit untuk memasarkannya.

πŸ”ŽKurangnya Knowledge Pengrajin Batik 

Pengrajin batik belum memahami potensi batik sebagai bisnis. Akibatnya, kemampuan marketingnya masih sangat rendah. Kebanyakan pengrajin masih memasarkannya dengan metode konvensional dan belum menyadari prospek media lain seperti media online.

***
Nah itu dia temans permasalahan yang ada terkait dengan proses produksi batik. Pemerintah sendiri sebenarnya sudah menyadari ada potensi besar dari industri ini. Akan tetapi produsen belum gencar dalam memproduksi.

Selain itu, kesadaran konsumen sebagai penentu perkembangan juga belum begitu besar. Jadi, sekalipun terlihat sepele, membeli baju batim di pasar lokal ternyata berdampak besar.

Dengan begitu yuk ah temans kita bantu para produsen pengrajin batik mulai melirik toko online atau pasar yang menjual baju batik wanita. Terlebih kini modelnya udah beragam banget dan kita bisa melengkapi koleksi baju sehari-hari, baju kantor atau baju pesta dengan nuansa batik. Selain bikin penampilan kita jadi kece badai juga kita membantu perkembangan industri batik ini.

Benefit Keberadaan Marketplace Produk Handmade

Ngomongin beli online untuk belanja baju batik, saat ini sih telah hadir temans marketplace yang khusu menjual hasil kerajinan tangan lokal. Hal ini tentu saja bisa dimanfaatkan oleh para pengrajin untuk memasarkan baju batik mereka. 

Mengapa harus dipasarkan melalui marketplace?berikut beberapa manfaat marketplace kerajinan tangan untuk pengrajin :

πŸ’¦ Hemat Biaya

Untuk meningkatkan bran awareness, pengrajin tak perlu lagi mengikuti pameran yang biasanya memakan biaya yang cukup besar. Dengan bermodalkan foto dan deskripsi pengrajin sudah bisa berjualan. 

Bahkan pengrajin cukup membuat satu buah produk saja sebagai prototipe dan membuka sistem pre-order. Sehingga pengrajin bisa mulai memproduksi saat ada pembeli yang memesan.

πŸ’¦ Kemudahan Pemasaran

Kemudahan gabung di marketplace bagi pengrajin itu mereka tidak peru susah payah memasarkan. Cukup join, upload produk dan mengirimkan produk saat ada pembeli yang memesan. 

Jadi tidak lagi pusing tehnik pemasaran atau proses transaksi, karena sudah disediakan rekening bersama. 

πŸ’¦ Persaingan Sehat

Tidak perlu khawatir akan bersaing dengan penjual yang memproduksi barang secara masal. Persaingan ini biasanya terjadi jika melakukan penjualan lewat sosial media atau situs marketplace pada umumnya (bukan khusus kerajinan tangan).

πŸ’¦ Target Market Terarah

Yakni orang-orang yang tertarik dengan hasil kerajinan tangan. Pembeli biasanya sudah tahu dengan kualitas hasil kerajinan tangan. Sehingga mereka tidak keberatan membayar lebih mahal karena tahu akan value dari produk handmade. Dari mulai kualitas yang bagus dan keawetan produk.

πŸ’¦ Pengrajin Fokus Berinovasi

Gabung dengan marketplace khusus kerajinan tangan membuat pengrajin fokus produksi dan terus inovasi. Karena inovasi sangat diperlukan agar produk semakin variatif dan dicintai penggemar brand. 

Untuk membuat inovasi tentu perlu curahan tenaga dan pemikiran. Sehingga gabung dengan marketplace, pengrajin bisa fokus pada hal ini tanpa perlu pusing dengan urusan marketing.

Pasar Online Khusus Pengrajin Lokal

Diantara berbagai situs e-commerce yang fokus pada kerajinan tangan, Qlapa adalah salah satu solusi terbaik. Terutama untuk pengrajin yang punya kualitas produk bagus tapi belum tahu dimana harus memasarkannya. Sudah pernah denger kan temans?

Lewat situs ini, pengrajin baju batik wanita cukup membuat visual dan deskripsi produk semenarik mungkin. Pengrajin juga bisa memberikan opsi custom pembeli. Berjualan di sini berasa punya asisten pribadi, karena akan dibantu untuk konfirmasi pembayaran, melayani pertanyaan pembeli, menghitung biaya pengiriman dan memasarkan produk kepada calon pembeli lokal dan internasional.

Marketplace ini adalah sebagai jembatan bagi pengrajin dengan konsumen. Sebab Qlapa yakin bahwa kurangnya dukungan dan konsumsi produk lokal bukan karena kurangnya kecintaan masyarakat terhadap produk lokal. Bukan pula karena jeleknya kualitas produk Indonesia. Namun disebabkan oleh kurangnya akses masyarakat kepada produk lokal yang berkualitas dan menjawab kebutuhan pembeli.

Pengrajin baju batik wanita bisa mendongkrak penjualan lewat situs ini. Karena situs ini adalah panggung untuk industri kreatif lokal, sehingga pembeli yang datang adalah orang-orang yang tertarik dengan produk handmade lokal. Untuk meningkatkan minat beli baju batik wanita, pengrajin bisa menyediakan fitur costum. Misalnya pembeli bisa memilih sendiri ukuran ata warna yang sesuai dengan minat mereka.

***

Gimana temans sudah mulai terjawab yah tentang produksi baju batik wanita dan salah satu solusi ajaibnya untuk dongkrak penjualannya yakni dengan gabung ke marketplace yang khusus fokus pada kerajinan tangan.

Demikian yang dapat saya bagi kali ini, temans punya pengalaman atau tertarik gabung dengan Qlapa atau punya langkah jitu lainnya?yuk sharing disini πŸ’‹.




45 komentar:

  1. kalau pengalaman dan langkah jitu lainnya sepertinya saya belum punya Mba, tapi jujur saya juga pecinta batik,saya sering pakai batik jika ke sekolah atau ada rapat

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kang memang batik cocok buat kerja atau acara2 formal yah

      Hapus
  2. Saya suka pakai batik, nih. Sayangnya memang selama ini cuma tahu penjual batik yang punya toko sendiri, bukan di marketplace. Tertarik sama Qlapa nih jadinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya coba deh kunjungin qlapa bagus2 mba

      Hapus
  3. saya suak batik apalagi sekarang batik bisa dipakai acaar santaipun bahkan tamasyapun pakai batik gak masalah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya betul bu skrg uda banyak modelnha

      Hapus
  4. Pertama kali tau qlapa dari temen yg bilang banyak jual barang-barang handmade high quality, termasuk batik dan kerajinan kulit. Sampai aku bela-belain beli bagasi buat kirim dari indo ke busan sini mbak soalnya pengen pake baju batik yg kece . . wkwkkw kok jd curhat akuu. :D

    BalasHapus
  5. Keren memang Qlapa ini. Aku baru tahu sekarang2 ini. Produknya bagus2, harganya juga masih dalam batas daya beli masyarakat. Malah yang murah juga banyak. Semoga Qlapa bisa jadi jembatan antara pembeli dan penjual yang akhirnya mendongkrak penjualan. Sayang banget soalnya kalo produk bagus gak dipasarkan secara luas.

    BalasHapus
  6. masalah regenerasi ini emang susah ya teh apalagi generasi yag menekuni batik semakin langka
    nah adanya qlapa ini sebenarnya bis amenjembatani itu
    kenapa? karena adanya kemudahan penjualan membuat anak2 muda tertantang untuk menjual handmade lokal sehingga ada keinginan juga untuk belajar membuat batik

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul kang semoga nti banyak yg mau lanjutkan bisnis ini

      Hapus
  7. Teman saya bisnis batik juga dan maju, beberapa langkah yang disebut diatas memang jitu banget deh, salah satunya dengan pemanfaatan marketplace.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya teh manfaatin marketplace lumayan bantu

      Hapus
  8. Ditambah lagi, generasi saat ini sebagian besar sudah melek teknologi. Jadi saya rasa, kalau memasarkan produk-produk handmade lewat dunia maya, seperti via market place Qlapa misalnya, produk-produk handame seperti batik bakal 'ter-UP' lagi.

    Oiya, sepertinya ada 2 typo di blogpostnya, mbak. Di kalimat "...membeli baju BATIM di pasar lokal..." dan "...bisa memilih sendiri ukuran ATA warna yang..." ^^

    BalasHapus
  9. wahhh, senang banget kain Batik khas Indonesia semakin banyak diminati. Seperti jika di jual secara online akan lebih pesat ya peminatnya. Syukur-syukur melalui online bisa sampai ke LN.

    Terima kasih untuk sharingnya teh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasi teh egi semoga yah tidak hanya diserbu produk cina murah aja

      Hapus
  10. Produk di Qlapa memang bagus-bagus. Banyak home made yang unik dan cantik. Batiknya pun beragam jenis dan modelnya ya...

    BalasHapus
  11. Saya suka batik teh.. asyik aja memakainya walau nyucinya agak ribet karena harus terpisah dan khusus hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener teh klo ga bisa ngewarnain baju lain

      Hapus
  12. sha pernah nyobain ngebatik pake canting gitu teh, wuih gak gampang ternyata, mleber2 terus keluar jalur gambar wkwkwkw
    gak heran kalo batik hasil canting gini harganya luar biasa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya yah susah payah banget y mba Sha makanya sebanding sama harganya

      Hapus
  13. Manteb mba. Support terus produk lokal :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba jangan biarkan industri sendiri malah gulung tikar :)

      Hapus
  14. Batil trandisional mungkin akan bersaing dengan batik modern dengan unsur2 kekinian..

    Batik akan tetap.batik, sebuah identitas asli.indonesia

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sayang banget kalau batik sampe ga dilestarikan karena regenarasinya ga ada

      Hapus
  15. Istri saya pas mau bikin koleksi batik untuk dijual. Bisa nih baca artikel ini buat bantu mendongkrak penjualan nanti. Salam untuk dd bayi, Bunda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga laris manis yah usaha istrinya kang :)

      Hapus
  16. menurut aku pengembangan penjualan batik ini harus dibantu oleh pemerintah atau perusahaan dengan program CSR, aku pernah ngedatengin tempat produksi batik di yogya, masalah laten itu biasanya urusan biaya & tidak adanya tenaga kerja, secara yg ngebatik ibu2 tua yg muda2nya ngga pada mau mbatik karena lama & rumit, plus para pengrajin ini harus bersaing sama pabrik batik yg memakai cap or mesin...
    jadi sekarang kalau beli batik tulis yang harganya berjut2 ngga heran lagi karena emang prosesnya lamaaaa... beda kalau batik cap & buatan pabrik, itu mah minta diskon aja sampe murah hahaha #eh :D

    btw knp ini jawabnnya serius sekaliiiii hahahah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkwkwk makasi mih tumben panjang n berbobot haha

      Hapus
  17. Saya belum pernah belanja2 di Qlapa. Jadi macam UKM gitu bisa ikut narok produknya di Qlapa ini juga ya, Mba. Keren lah kalau kayak batik2 gitu jadi meluas ya penjualannya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya miss smg produk handmade ga hanya batik bisa makin meluas

      Hapus
  18. Menjual produk di marketplace yang mendukung UMKM seperti pengrajin2 ini yang harus kita dukung ya Bun

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul ummi cintai produk dalam negeri haha

      Hapus
  19. Batik tuh baju yang bisa masuk ke segala suasana. Jadi saya optimis kalau batik akan tetap bertahan. Marketplace Qlapa ini bagus gerakannya membantu produk lokal Indonesia :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya teh bantu banget buat produk lokal unjuk gigi

      Hapus
  20. Kita semua wajib sering-sering gunain batik,kak .. kan sayang ya udah diakui Unesco, malah bangsa sendiri jarang gunain batik.

    Kalo lihat para turis mancanegara sedang liburan ke candi Borobudur misalnya .. mereka kelihatan bahagia banget liburan gunain batik, baik cowok maupun ceweknya.
    Bukan gunain kemeja batik saat liburan loh ya .. tapi celana,kaos dan tas bermotif batik.
    Cakep banget dilihatnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya harus bangga dengan batik ya kang

      Hapus
  21. Saya suka sama batik, tapi kadangkala terganjal di harga batik yang gila-gilaan. Semoga pemerintah bisa membantu sehingga batik-batik lucu bisa didapat dengan harga terjangkau

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul kadang harganya mahil banget yah

      Hapus
  22. dulu waktu masih belum nikah baju batik jadi favoritku, skrng jg masih

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena ke kantor wajib pake batik kalau aku sih ehhe

      Hapus
  23. Bagus bun klo batik masuk marketplace, tapi sayang nggak bisa megang2 ya 😁😁 kita cma tau kualitas dari mereknya doang, misal batik keris

    BalasHapus

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

 

Bunda Nameera's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design