Agar CV Tembus Perhatian Recruiter

Kamis, 10 Desember 2015
Halo semuanya, tentu saja kita semua pernah melamar kerja?dan familiar dengan namanya curiculum vitae atau lebih dikenal dengan CV.


Pada umumnya sebagai seorang  “Job Seeker”, tentunya harus sedia membuat CV dan lamaran Kerja. Cv dan lamaran kerja ini merupakan hal paling basic yang digunakan sebagai media bagi para “recruiter” atau Tim HRD di suatu Perusahaan. 

Meskipun hal paling basic, ini mempengaruhi penilaian bagi para “recruiter” itu sendiri dalam usaha awalnya menyeleksi calon karyawan diperusahaannya. 

Hal ini berarti Cv dan Lamaran memiliki pengaruh tersendiri untuk para “JobSeeker”. Terkadang hal ini luput dari pandangan “jobseeker” karena merasa bahwa cv dan lamaran itu sebagai bagian formalitas dan tidak akan dibaca oleh pihak perusahaan yang akhirnya hanya membuat Cv dan lamaran yang sederhana.

cv-menarik-perhatian-recruiter


Melalui CV dan Lamaran, biasanya para recruiter bisa mengetahui sedikitnya gambaran tentang pelamarnya. Gunanya ketika interview ia tidak perlu banyak bertanya tentang hal-hal yang diluar inti interview. 

Melalui cv dan lamaran biasanya membuat recruiter akan memilah hal-hal yang paling menarik yang tersedia kemudian ia tanyakan saat interview. 

Lalu Cv dan lamaran yang bagaimana yang baik?sebenarnya tidak ada format baku dalam pembuatan cv dan lamaran, saat ini banyak sekali beredar diinternet tentang bentuk cv dan lamaran dengan aneka bentuk dan warna. 

Catatan penting disini tidaklah berarti cv dan lamaran jika isinya tidak lengkap. 


So untuk Cv dan lamaran silahkan dibuat yang rinci dan detail, diawali dengan permohonan surat lamaran yang ditujukan kepada satu perusahaan kemudian mulai dengan CV yang terdiri dari Identitas diri seperti : Nama , ttl, alamat, data keluarga yang lengkap, hingga bila perlu bisa cantumkan berat badan, bentuk muka, hal ini dimaksudkan agar recruiter atau user bisa membayangkan pelamar tersebut seperti apa.

 Jangan lupa untuk selalu mencantumkan nomor telepon lebih dari satu, bisa nomer telepon rumah atau rekan yang tinggal bareng dengan kita. Mengapa? karena kita tidak pernah tahu perusahaan akan memanggil kapan dan kita juga tidak bisa memastikan apakah handphone kita tetap hidup. Sedia payung sebelum hujan guys!

Baca Yang ini Yuk : Lebih Teliti Lagi Baca Lokernya 

Setelah itu rincilah dengan baik riwayat pendidikan formal, dimulai dari SD jangan lupa menuliskan tahun ajaran serta nilai akhir sekolah sampai dengan perguruan tinggi jangan lupa tuliskan IPK. Salah satu pertimbangan dari “recruiter” biasanya melihat dari track record pendidikannya. 

Pada umumnya kami melihat almamater juga rentang waktu yang dibutuhkan pelamar dalam menyelesaikan studinya. Biasanya kami akan memprioritaskan pelamar dengan hasil studi yang baik dibarengi dengan rentang waktu yang pada umumnya selesai misalnya pendidikan S1 dengan rentang waktu 4 tahun apabila pelamar berasal dari almamater dengan Grade A atau B itu akan menjadi nilai plus dimata kami. 

Jika memiliki pendidikan non-formal/pernah mengikuti kursus keterampilan, silahkan dicantumkan sedetail-detailnya hal ini juga menambah nilai plus buat para pelamar. Kemampuan tambahan yang jika ada seperti kemampuan komputer, kemampuan bahasa sebaiknya dituliskan dalam cv.

Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah pengalaman bekerja jika pernah bekerja, untuk pengalaman bekerja dituliskan secara detail perusahaan, jobdes, lama bekerja. Kemudian pengalaman organisasi yang juga menjadi nilai plus bagi pelamar. Karena tentunya ketika nanti interview recruiter akan melihat cara pelamar dalam membagi waktu untuk berorganisasi dan kuliah.

Baca Yang Ini : Pelamar Yang Disukai Perusahaan 


Jika sudah semua dibuat secara detail, jangan lupa memberikan 1 buah pas foto dan foto copy KTP, hal ini berguna bagi recruiter agar bisa mengingat kembali wajah pelamarnya. Kalau fotocopy KTP biasanya beberapa perusahaan memiliki data based pelamar dan didalamnya terdapat format untuk mencantumkan nomer KTP pelamar. 

Catatan penting


·    Untuk surat lamaran jangan sampai salah menuliskan tujuan Perusahaan, tanggal surat meskipun hal ini sepele namun terkadang ada beberapa recruiter belum melihat isi cv sudah menolak karena kesalahan penulisan tujuan perusahaan. Jangan terburu-buru, sempatkan untuk membaca kembali dan memeriksa cv dan lamaran sebelum dikirimkan ke perusahaan. 

      Dalam rangkaian CV dan lamaran, jangan lupa untuk mencantumkan fotocopy surat Ijazah dan transkip nilai. Pada umumnya pelamar yang fresh graduated akan mencantumkan semua fotocopy sertifikat-sertifikat seminar dan kursus hingga cv dan lamaran ini tebalnya seperti buku novel. Pilihlah fotocopy sertifikat yang paling menarik dan memberikan pengalaman khusus karena biasanya recruiter tidak pernah melihat fotocopy tersebut rata-rata hanya melihat dari cv kursus yang sudah diikuti. 

·           Sebaiknya cv dan lamaran diketik, sudah tidak jamannya menggunakan tulisan tangan yang terkadang sulit terbaca, modal sedikit untuk membuat cv dan lamarannya menarik, menggunakan tinta berwarna, tidak perlu menggunakan kertas tebal yang mahal cukup kertas berukuran A4 biasa.

Ingat cv dan lamaran merupakan gerbang awal dalam tahapan seleksi. Semoga bermanfaat yah!

Selamat mencoba dan sukses 


34 komentar on "Agar CV Tembus Perhatian Recruiter"
  1. Hai bunda namee.. Naice banget aq save buat anak anak ku di sekolah.. Ditunggu postingan lainnya..

    BalasHapus
  2. Tanya dong, mumpung adik lagi cari job juga ni. Kalau via online, apakah masih perlu transkrip ijazah mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Klo ada yg yda discan bole mba di masukin jg biar mendukung :) trimz mba sdh berkunjung

      Hapus
  3. Wah Job Desk kita harus dijabarkan gimana ya ka? Takut kepanjangan atau berlebihan huhuhu


    Thank you bun :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Misalnya gini mba Tiara, pengalaman saya sebelumnya hanya menjadi recruiter maka ditulis dlm cv jobdesnya :
      1. Mencari kandidat yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan
      2. Menjadwalkan pelamar mengikuti psikotes
      3. Memastikan hasil tes sesuai standar
      4. Memastikan kandidat hadir untuk TTD kontrak
      jadi point-point pentingnya serta terlihat alur dari rutinitas yang mba lakukan.
      demikian sekilas info semoga bermanfaat :)

      Hapus
  4. Wah lumayan nih, bagus buat masukan bikin CV. Siapa tahu nanti dipakai saat mencari pekerjaan. Masuk list bookmark nih.

    BalasHapus
  5. noted nih buat saya juga yang sedang mencari pekerjaan baru hihi

    BalasHapus
  6. Penting nih, harus di bookmark dulu

    BalasHapus
  7. bagus nie mba bisa di terapkan di cv saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan semoga bermanfaat :) makasi uda mampir

      Hapus
  8. Bunda Nameera, kalo boleh tau kerjanya di Cimahi mana ya?
    saya juga kerja di Cimahi, di pabrik snack 96.

    dan ya, saya juga mau tanya, kalau kita kirim lamaran online, lebih baik pakai pdf atau word ya bun?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya di Pabrik Galon Namasindo teh :) yang di Batujajar

      kalau saran saya sebaiknya PDF saja ^^ terimakasih sudah mampir kesini

      Hapus
  9. Mwmbaca ttg CV dan lamaran kerja, jd nostalgia jaman fresh graduate ( berapa tahun lalu ya....?).

    Kalau bikin lamaran, kudu ke rental komputer dan lgs ngeprint banyak banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya dulu juga ku begitu mba :) kenangan yah usaha buat dapet kerja hehee

      Hapus
  10. bermanfaat banget nih mba, CV memang gerbangnya ya mba, sekali ga menarik, ya babay.. hehehe.

    Tapi kalau untuk dunia kerja di proyek beda lagi, link ataa kenalan adalah gerbang, CV tetep melengkapi :)

    BalasHapus
  11. aku yang baru lulus kuliah penting banget memperhatikan ini ya teh. makasih infonya teteh

    BalasHapus
  12. Harusnya diketik ya mbak? Aku jadi ingat dengan salah seorang teman yang keukeh pengen CVnya tulis tangan, katanya lebih dipercaya gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya modal dikit mba hahaha pernah dapet cv tulis tangan duh ampun ga kebaca :/

      Hapus
  13. Jadi, fotokopi yang disertakan yang paling terkait dan terpilih saja ya, Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul kang karena buat apa tebal2 menyertakan FC macam sertifikat yang tidak relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan

      Hapus
  14. Waah penting banget artikel ini. Semoga bisa tersebar luas. Mbak boleh tidak kapan2 jadi narasumber artikel kami di ibusuri dotcom ttg karir utk perempuan usia 35+?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah malu jadi narasumber hahaha :p makasi dah mampir y mba

      Hapus
  15. Nah iya sama, suami aku design grafis tapi aku ngerasa CV dia tuh biasa aja, makanya dia galau kok udah masukin kemana-mana tapi belom dapet panggilan yaaaa :') Makaci banget pencerahannya ya maaaaaak

    BalasHapus
  16. suka banget sama isi postingannya, walo, kalo kakakku yg hrd, sudah pake feeling aja klo rekrut

    BalasHapus
    Balasan
    1. feeling bisa saja salah mba jangan sampai False HIre :)

      Hapus
  17. Sering bikin blog post yg gini Mbak. Informatif sekali. Aku gak merinci jobdesk karena ga muat kalo dibikin cv satu lembar, secara kerjanya pindah2 hahah

    BalasHapus
  18. Teh, aku pernah ikutan pelatihan CV gitu katanya nyantumin pendidikan cukup dari SMA dan kuliah aja, hehe, atau tergantung perusahaan ya itumah?

    BalasHapus

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

Auto Post Signature

Auto Post  Signature