I'm writing about...

Serunya Fine Camp 3rd Grade di Ciwidey

Tidak terasa, tahun 2026, ternyata Ayi sudah menduduki kelas 3. Rasanya baru kemarin Ayi masuk sekolah dasar yang diawali dengan gondongan 😂. Akhirnya, MPLS hanya diikuti 1 hari saja, sisanya bersemedi di rumah karena gondongan.

Ngomongin kelas 3, di sekolah Ayi ada program yang namanya Fine Camp (Fithrah Insani Nice English Camp). Jadi, program ini tuh tujuannya untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa tak hanya speaking, tapi juga writing.

Baca yang ini juga: 

Menariknya, Fine Camp bagi saya selaku wali murid, semua kegiatannya dikemas dengan baik tanpa meninggalkan habit baik yang sudah dilakukan di sekolah. Program Fine Camp ini rutin setelah MPLS kelas 3, dimulai dari kelas 3A - 3L (kalau tidak salah).

Berhubung Ayi masuk kelas 3E, alhamdulillah saya bisa mempersiapkan semuanya dengan matang.

Serunya Fine Camp 3rd Grade di Ciwidey

Persiapan Mengikuti Program Fine Camp

Tidak hanya Ayi yang kali pertama mengikuti program Fine Camp ini, tetapi ini juga pengalaman pertama saya dalam mempersiapkan Fine Camp.

Saya banyak bertanya dulu ke wali murid kelas 3A-D sehingga saya bisa mempersiapkan betul apa yang nanti Ayi bawa selama kegiatan ini. 

Beberapa perintilan yang saya siapkan, diantaranya:

👌Memesan Stiker Nama 

Tujuannya untuk ditempelkan pada baju, celana, koper, peralatan mandi, peralatan tulis, pokoknya semua saya tempelin stiker bertuliskan nama Ayi.

Hal ini agar memudahkan identifikasi dan, jika tertinggal, bisa dikenali kalau itu punya Ayi. Karena pas renang saja, baju seragam pernah tertukar 😂😂.

Stiker namanya saya order di Shopee, cepat, murah, dan hasilnya juga bagus. Tinggal gunting, tempel pada baju/celana, ga bergeser. 

👌Membeli Zip Lock Transparan

Tujuannya untuk memisahkan outfit/hari. Saya membeli ukuran yang besar, 40×50, supaya nanti baju kotornya bisa masuk meski lipatannya tidak presisi.

Dan Zip Lock ini juga tersedia di Shopee. Harganya terjangkau pula. Per piece itu dibandrol Rp 1.663,- Saya beli 10 pcs, dapat potongan lagi, sehingga hanya membayar Rp 14.848,-.

👌Print Warna untuk ditempel di Zip Lock

Tujuannya biar memudahkan Ayi mengambil dan mengeluarkan outfit sesuai harinya. Biar gemes ditempel di Zip Lock, saya desain di Canva.

Berhubung acaranya ini berlanjut hingga naik ke kelas atas nanti, maka untuk namanya saya sesuaikan dengan yang long-lasting.

👌Membeli Selimut

Berhubung selimut di kamar Ayi itu adanya bed cover yang susah dilipat dan tebal  (setebal amal kita aamiin), maka saya memutuskan untuk membeli yang tidak terlalu tebal.

Lagi-lagi belinya di Shopee 😂 semua serba si orange itu. Lengkap dan mursidah.

Persiapan lainnya tentu saja koper. Saya tidak membeli koper karena di rumah sudah tersedia dua ukuran. Saya memilih koper berukuran 18 inci karena kalau yang 22 inci kasihan bawanya terlalu besar. 

Selain koper, saya persiapkan 1 tas yang sebelumnya merupakan hadiah kenaikan dari POMG kelas 2 yang sudah diberi nama Ayi. 

Persiapan Mengikuti Program Fine Camp

H-2 acara, saya sudah packing dan ceklist semua bawaannya:

📌 Peralatan menulis (buku, gunting, pensil, penghapus, lem)

📌Peralatan mandi (saya sengaja bawakan yang 1 wadah untuk pasta gigi dan sikat giginya, juga body wash dan shampoo dalam kemasan 1 botol plus sisir)

📌Peralatan sholat (sajadah, Al-Quran dan juga Al-Matsurat)

📌Sepatu, sandal dan juga kaos kaki

📌Snack untuk setiap harinya (chiki, roti, sereal, minuman berwarna, pop mie kecil)

📌Baju tidur, baju ganti pagi/malam, baju olahraga serta baju untuk performance di hari terakhir.

📌Zip lock kosong serta kantong plastik untuk pakaian basah.

Hari H Program Fine Camp

Tepatnya, Selasa, 25 Agustus 2026, Ayi dan teman-teman akan berangkat ke Ciwidey. Ada yang tidak bisa tidur nyenyak karena sangat menantikan hari ini tiba.

Saya berangkat dari rumah sekitar pukul 6.20 wib, berhubung hari libur (Maulid Nabi), sehingga jalanan kosong, makanya saya memutuskan untuk berangkat tidak terlalu pagi.

Setibanya di sekolah, alhamdulillah masih dapat parkir. Saya segera menurunkan 1 koper dan 1 tas saja yang tentunya sudah diberi label nama.

Sementara Ayi bergegas ke masjid untuk melaksanakan salat Dhuha terlebih dahulu. Sambil menantikan anak-anak salat Dhuha, saya bersama wali murid lainnya membuat konten terlebih dahulu. Maklum, ketua POMG-nya memang konten kreator sehingga selalu ada ide untuk membuat konten kelas. 

Puas membuat konten, khususnya ibu-ibu, lanjut, anak-anak bersama wali kelas membuat konten juga. Semua terlihat happy, hanya ada 1-2 anak yang sudah menangis tiada henti karena tahu akan berpisah dengan orang tua xixixi.

Gimana tidak menangis? Program ini akan diikuti selama 4 hari 3 malam, Beruntungnya saya, Ayi dengan sukacita ikut program ini.

Yang bikin saya sedih, saat melepas kepergian Ayi, apalagi Ayi sambil dadah di dalam mobil, bilang, "Sehat selalu ya," dadah. Mata saya berkaca-kaca menahan nangis. Meski biasanya saya yang meninggalkan Ayi untuk dinas luar kota, kali ini saya yang menangis haru ditinggal anak cimit yang kesehariannya nempel terus dengan saya. 

Begitulah cerita pagi itu. Saya pulang sendirian sambil menangis tersedu-sedu di mobil 😂 (cengeng banget ya).

Serunya Fine Camp 3rd Grade di Ciwidey

Ternyata selama Ayi ikut Fine Camp, yang paling saya nantikan adalah update di grup WA kelas 😂. Karena kepo lagi apa ya? 

Selama Ayi mengikuti Fine Camp, Alhamduillah Akang Suami WFH sehingga di rumah tidak terlalu sepi. Kami berdua suka bertanya-tanya lagi apa ya Ayi?

Karena di rumah yang paling berisik ya Ayi, nyanyi-nyanyi, eksplor sana-sini, berfantasi sehingga tak heran jika rumah berantakan terus 😂. 

FYI, program selama Fine Camp sendiri seperti yang saya singgung tidak melepas habit baik yang sudah dibentuk di sekolah, bahkan ditambahkan seperti:

👍Bangun tidur jam 03.00 wib, lanjut salat Tahajud sebanyak 11 rakaat kemudian solat subuh

👍Membaca dzikir pagi dan petang

👍Bersih-bersih vila-nya

👍Cuci piring, sendok dan gelas setelah makan

👍Beres-beres kasur dan peralatan pribadi milik sendiri

👍Solat berjamaah di mesjid

Hari pertama tiba, anak-anak disuguhi dengan games seru mencari kata dan juga latihan konsentrasi. Dan tak lupa membuat video tentang My Hobbies (saya juga sudah bekali baju sesuai dengan tema My Hobbies-nya). 

Hari kedua, agendanya adalah belajar kosa kata dan juga menulis surat untuk parents. Detailnya saya tidak tahu karena foto yang diberikan hanya itu saja.

Day-2 Fine camp

Hari ketiga, ini yang dinantikan anak-anak. Selepas salat Subuh lanjut untuk memerah susu sapi. Menjadi pengalaman pertama langsung memerah sapi. Cerita sedih Ayi: saat Ayi memerah sapi, sapinya tidak mau diam dan ingin menendang Ayi, lalu oleh pemiliknya dipukul pakai panci sampai pipi sapinya merah.

milking cow fine camp day-3

Cerita tersebut bagi saya justru sangat lucu, karena memikirkan pipi sapi gimana bisa merah? Kan tertutupi bulu-bulu hitam-putihnya 😂😂. Selesai memerah sapi, lanjut game seru, salah satunya menangkap ikan (catch golden fish).

day-3 fine camp

Bermain air pastinya menjadi incaran anak-anak. Pokoknya, basah-basahan menjadi hal seru bagi anak-anak. Malam terakhir Fine Camp ditutup dengan bakar-bakaran, Ada sosis dsb. 

Finally, seluruh kegiatan Fine Camp selesai, dan kegiatan terakhir adalah perfomance yang sudah disiapkan jauh hari.

day-3 fine camp

Haru Hari Terakhir Fine Camp

Tidak terasa, akhirnya tibalah hari yang dinantikan oleh wali murid dan juga anak-anak untuk bertemu. 

Saya dan Akang suami sudah bersiap juga selepas salat subuh, Kami pak pik pek. Neyna juga sudah saya pesankan ojek online karena saya harus sampai di lokasi Vila Ciwidey pada pukul 07.00 wib. 

Dari rumah tepat pukul 06.00 wib, kami memutuskan lewat Tol Soreang. Pagi itu tidak macet sama sekali, hanya saja ada sedikit perbaikan di lokasi menuju vilanya.

Tiba di depan vila, saya sudah melihat anak lelaki yang jingkrak-jingkrakan di atas, sudah hafal mamaknya tiba di sana. Padahal saya belum turun dari mobil 😂.

last day fine camp

Selepas parkir, saya harus menaiki anak tangga yang lumayan, hingga akhirnya kami berpelukan. Kondisi Ayi sehat, hanya saja suaranya habis. Ya, anak cimit ini memang selalu antusias sehingga tak heran jika suaranya habis.

Tak lama, saya bergegas menuju kamar Ikhwan sambil memeriksa kembali bawaan, apakah ada yang tertinggal atau tidak. Saya kagum karena saat saya buka koper, Masya Allah, Ayi sudah menyusun seperti semula dan rapi sekali *terharu*. Akang suami pun ikut menyusul, lalu video kami dan juga pemandangan vila yang asri. 

perfomance last day

Sebelum acara dimulai, seperti biasa, karena udara Ciwidey dingin sekali, saya izin ke toilet yang ada di kamar akhwat. Sehingga saya bisa melihat kondisi kamar akhwat yang memang terpisah dari ikhwan.

Alhamdulillah, lega setelah buang hajat, saya berjumpa kembali dengan wali murid lainnya. Lalu acara pun dimulai. Ayi dan teman-temannya mempersembahkan seluruh rangkaian acara dengan menggunakan bahasa Inggris. 

Salah satu yang bikin haru adalah saat anak-anak menghampiri orang tua lalu membacakan surat yang telah ditulis dalam bahasa Inggris. Alamak, meleleh apalagi dengan backsong lagu Virgoun - Saat Kau Telah Mengerti, suasana makin mengharu biru.

reading letter for parents Day-4 Fine Camp

Acara ditutup dengan foto bersama dan kami pun bergegas untuk pulang ke Cimahi karena kejar-kejaran dengan waktu salat Jumat. Kondisi Ayi pun sudah sangat mengantuk sehingga naik mobil dia sudah langsung tertidur.

***

Demikian sekelumit kisah pengalaman pertama Ayi camp tanpa orang tua. Dia bisa mandiri, tidak nangis juga. So proud!

Karena mendengar dari tutornya ada anak yang menangis saking rindu dengan orang tua. Saat saya tanya, Ayi kangen ga? Kangen tapi ditahan biar tidak nangis 😂.

Terima kasih, sekolah sudah membuat program yang baik sekali. Semoga habit baiknya tetap berlanjut dan istiqamah. Sampe ketemu lagi di Fine Camp next Grade.