Review "Kebahagiaan Yang KuTahu" -Datuk Stella Chin-

10/20/2016


Judul buku    : Kebahagiaan Yang Kutahu
Penulis : Datuk Stella Chin
Penyelaras Akhir : Leo Paramadita
Penyunting    : Saptono Raharjo
Penerbit        : Bhuana Ilmu Populer (BIP)
ISBN           : 978-602-394-231-2
Cetakan pertama,  2016
208 halaman


  Blurb :
"Kisah seorang wanita yang ditulis secara tulus untuk menunjukan bahwa semua wanita berhak untuk bahagia. 
Stella Chin adalah pendiri StarLadies, organisasi pengembangan diri kaum wanita. Pada 2012, dia mendapat penganugerahan gelar Datuk di negara Malaysia, sebuah gelar kehormatan yang ditujukan kepada individu yang dianggap berkontribusi besar bagi bangsa dan negara. Uniknya, gelar ini biasa diberikan kepada kaum pria. Hanya sedikit wanita yang pernah memperolehnya.  
Lahir dari keluarga miskin, Stella Chin telah menikah di usia muda dan memiliki anak ketika berumur 21 tahun. Diusia yang masih belia, Stella sempat dua kali menghadapi ujian berat saat membangun bisnisnya. Semuanya dapat dilalui dengan gemilang berkat pola pengelolaan diri yang hebat.
Prestasi ini mengantar Stella memenangkan penghargaan Hua Guan sebagai Top Ten Outstanding World Chinese Business Women, America Stevie Award-Women in Business dan banyak penghargaan lainnya. Kini, Stella dipandang sebagai ikon wanita bisnis yang sukses di Asia.  
Tanpa bimbingan siapapun, Stella berjuang menemukan sendiri pola untuk menyeimbangkan antara pengelolaan diri, karier, hubungan pribadi dan keluarga. Stella mengamati  banyak permasalahan sosial didalangi oleh kondisi yang ada dalam keluarga. Atas dasar pengamatan ini, dia memutuskan untuk membangun organisasi pengembangan diri khusus wanita, yaitu StarLAdies. Stella mendorong para wanita muda menemukan empat kunci utama untuk mencapai kehidupan yang bahagia. Keempat kunci tersebut adalah Success (Kesuksesan), Transformation (Transformasi), Achievement (Pencapaian), dan Recognition (Penghargaan). Keempatnya akan membawa kita menuju pemahaman atas makna hidup yang sebenarnya. 
Kebahagiaan Yang Kutahu merupakan saripati dari pengalaman hidup Stella Chin. Semoga melalui buku ini, semakin banyak wanita yang terinspirasi untuk dapat mengelola hidup dengan cara yang lebih mudah, menemukan konsep kebahagiaan yang hakiki, dan melakukan transformasi diri menuju masa depan yang cerah. Karena Anda pasti bisa menjadi wanita hebat tanpa kehilangan pesona kewanitaan Anda!"

*** 
Buku ini saya dapatkan sengaja membeli karena penasaran dengan gelar "Datuk" yang diperoleh Stella Chin. Selain tentunya hadiah yang menggiurkan dengan menuliskan review buku ini xixixi. Apabila melihat secara fisik cover buku yang ditampilkan dengan foto Stella dan sedikit warna pink, tanpa harus membaca blurb saya yakin pembaca akan mengetahui bagaimana isi buku ini.  

Beralih kepada blurb yang ada di cover belakang maka akan meyakinkan dugaan diawal ketika melihat cover depannya. Menurut saya blurb yang ada menjelaskan point utama isi bukunya sehingga saya sendiri sudah bisa menerka alur kisah yang akan ditampilkan yakni tentu saja perjalanan hidup sang Datuk Stella Chin hingga mendulang kesuksesan saat ini.

Kali pertama ini saya membaca kisah inspirasi seseorang yang namanya baru saya tahu lewat posting dari teman-teman blogger yang mengikuti launching buku ini di Jakarta. Ketertarikan saya semakin dalam saat tahu tentang beliau yang dianugerahi gelar "Datuk" seperti yang saya sampaikan diawal. Bagi saya menyelesaikan buku ini tidak mudah pasalnya banyak sekali pesan yang disampaikan oleh Stella melalui buku ini. Sehingga butuh pemahaman sehingga pesan yang kaya ini mampu saya ingat dan ingin saya realisasikan dalam kehidupan saya pribadi.

Adalah Stella Chin seperti yang ada didalam blurb beliau wanita hebat menurut saya dan pada akhirnya menginspirasi bagi saya. Dalam buku ini penulis membagi kedalam 5 bab yang masing-masing memiliki pokok bahasan yang berbeda-beda. Sebelum masuk ke bab pertama kita disambut oleh cerita sang suami mengenai gambaran Stella dan penghargaan yang ia dapatkan. Bagi saya ulasan sambutan diberikan oleh sang suami memberikan penguatan terhadap bayangan karakter seorang Stella. Hal ini tentu saja memotivasi saya untuk bisa menyelesaikan bab demi bab dalam buku ini.



Mengulas tentang kehidupan Stella tentu saja didalamnya berisi nasehat dan tips yang dibagikan. Setiap tips yang diulas ternyata sederhana namun memang dalam kenyataannya sulit untuk kita lakukan karena kita tidak terbiasa untuk melakukannya itu bagi saya. Beberapa falsafah yang Stella ungkap dalam buku ini memang saya akui adalah mantra ajaib dalam mencapai kebahagiaan. Salah satu falsafah kebahagiaan Stella yang mengena untuk saya pribadi yaitu : Hadapi, Tangani, Lepaskan (Bab 1, hal 38). Dalam falsafah tersebut dijelaskan bahwasanya banyak wanita yang selalu berkata "Saya mau berubah!" namun ucapannya itu tidak dilaksanakannya maka tentu perubahan tidak akan terjadi. 

Dan yang saya sepakati adalah bagian jangan pedulikan apa kata orang, selama hati kita teguh maka tidak ada hal yang cukup penting yang dapat menghentikan kita. Kumpulkan keberanian untuk terus berjalan maka kesuksesan akan menjadi miliki kita. Sungguh kalimat ini begitu pas dalam realisasi kehidupan dan saya terkadang lebih banyak mendengarkan apa kata orang dibandingkan kata hati.

Dari falsafah kebahagiaan tersebut saya sangat menyukai rumusan kebahagiaan yang Stella temukan yakni :
Kebahagiaan = + cinta - kebencian x ucapan syukur - gosip (kebahagiaan sama dengan menambah cinta, mengurangi benci, menggandakan rasa syukur dan menghilangkan gosip). 
Bagian gosip ini yang utama pasalnya kita selalu besar rasa ingin tahu atas kepentingan orang lain sementara Stella sendiri hingga menetapkan aturan kepada staffnya Jangan Bergosip karena ia sangat membenci yang bergosip.



Sebagai ibu bekerja tentunya secara pribadi buku ini mampu untuk menjawab segala kecemasan yang muncul dalam diri saya. Apakah saya mampu menyeimbangkan kehidupan yang selaras antara karir dan keluarga?dan melalui buku ini memberikan kembali wawasan bagi saya, bahwa seorang wanita bisa sukses dan hebat tanpa mengesampingkan keluarga. Dalam bab 5, Stella pun menyisipkan cara mendidik anak tiap tahapan usia. Sungguh saya berdecak kagum dengan kemampuannya sebagai ibu dan wanita sukses pendiri Melilea Internasional ini. Selain itu StarLadies sebagai wadah yang Stella ciptakan bagi wanita yang ingin berkembang menambah keyakinan saya bahwasanya Stella benar-benar the real STAR.

Gaya bahasa dalam penyampaiannya di buku ini tidak menggurui, sangat mengalir sehingga ulasan demi ulasan dapat tersampaikan bagi pembaca yang menikmati buku ini. Warna pink yang mengiringi buku ini menambah kekayaan visual buku ini sehingga pembaca tidak monoton dengan berbagai ulasan. Selain pengalaman pribadinya dalam buku ini juga dimasukkan tanggapan dari orang-orang yang mengenal Stella. Pribadinya yang humble tentu menjadi salah satu magnet bagi Stella untuk dikagumi banyak orang.

Galeri dalam cerita visual yang disisipkan Stella memperkuat bukti bahwa Stella mampu memegang komitmen falsafah yang ia rumuskan dalam kehidupan pribadinya. Sajian foto-toto Stella dari zaman terdahulu hingga masa kini menambah kekuatan cerita visual mengenai Stella sebagai ibu, istri dan wanita hebat masa kini.


Akhir kata, menurut saya buku ini cocok untuk dibaca oleh siapapun yang ingin berkembang dan meniru jejak suksesnya Stella. Stella sendiri tak lantas menjadi berhasil seperti sekarang ini tetapi ia melewati serangkaian proses hingga ia bisa menikmati hasilnya. Sesuai dengan penuturan Stella sendiri " Setiap hasil diperoleh melalui proses" (Stella, Bab 3. hal 113). Hidup tidak mungkin sempurna, tapi selalu bisa kita lengkapi dengan hal-hal yang bermanfaat -Datuk Stella Chin-. Masih banyak tips dan quote keren yang akan buat kita jatuh cinta pada sosok Stella melalui buku ini.
"Karena Kita Pasti bisa menjadi wanita hebat tanpa kehilangan pesona kewanitaan kita!"

#KebahagiaanYangKutahu #DatukStellaChin #StellaSociety