Tuesday, November 8, 2016

Caraku Pelihara Minat Membaca Buku

Bagi saya buku sudah menjadi kebutuhan pribadi meskipun kini saya sudah berkeluarga dan memiliki seorang putri. Akan saya bagikan kisah saya mengenai kecintaan saya kepada buku. Saya dikenalkan kali pertama budaya membaca melalui almh. mamah, selagi kecil saya sudah diberikan asupan nutrisi otak dari majalah ringan untuk anak hingga buku-buku bacaan anak. Namun seusia saya SD saya lebih menyukai cerita bergambar karenanya saya menyukai majalah Bobo.

Beranjak remaja, saya pun meninggalkan majalah bobo rasanya sudah tak pantas membaca seri cerita Bobo, Bona ataupun Nirmala. Saat itu saya sudah mengenakan seragam putih biru, ketertarikan untuk mencari dunia lain dalam membaca saya temukan di perpustakaan SMP dulu. Dan paling menyenangkan kala itu saya diangkat menjadi siswa penjaga perpustakaan yang ditunjuk langsung oleh Ibu guru pengajar bahasa Indonesia. Riang gembira mengemban amanah ini, tak hanya tahu buku-buku apa saja yang ada diperpustakaan tapi saya tahu juga siapa saja siswa tak bertanggung jawab yang menghilangkan buku perpustakaan.

Sangat disayangkan perpustakaan selalu sepi, hanya ada segelintir orang yang mampir teman-teman kelas pun lebih memilih nongkrong di kantin. Seiring berjalannya waktu saya sudah tidak lagi menjaga perpustakaan. Saya lupa alasannya ah memorinya udah mulai kehapus maklum sudah tua hehehe. Untuk minat membaca buku sendiri ketika SMP dulu saya memutuskan membaca komik yang dikenalkan teman. Namun sayangnya diperpustakaan tidak ada.

Hingga saya dikenalkan taman bacaan yang menyediakan beragam buku komik oleh teman SD saya. Letak taman bacaannya cukup jauh dari rumah namun saya dan Shanti nama teman SD saya memberanikan diri demi mengejar komik impian kami. Kali pertama mengunjungi taman bacaan tersebut kami langsung memilih komik sebagai buku yang hendak kami baca. Hingga akhirnya saya berniat meminjam sejumlah buku komik untuk di bawa pulang. Sore itu saya pulang dengan hati riang membawa setumpukan komik ke rumah. 


Selepas mandi dan solat ashar saya melanjutkan kembali membaca komik hingga adzan Magrib berkumandang tak saya hiraukan bahkan seruan mamah untuk menyuruh saya solat pun saya hiraukan. Saya asyik membaca komik di ruang tamu. Mamah yang keburu murka karena panggilannya tak saya jawab akhirnya merampas komik yang sedang saya baca lalu membuangnya ke teras depan rumah dengan memarahi saya. Saya hanya tertunduk lesu karena kesalahan yang saya buat itu.

Mamah memang menyukai membaca novel namun sangat antipati untuk komik. Karenanya ketika saya tahu membaca komik beliau marah sekali dan mengancam saya untuk tidak lagi membaca buku seperti itu. Sayangnya saya membandel sepulang sekolah atau saat libur sekolah saya tetap mengunjungi hehehe. Maafkan anakmu ini mah :p

Kecintaan saya pada komik akhirnya memudar setelah bapak menghadiahkan buku Harry Potter dan batu bertuah sebagai novel pertama yang saya miliki dan saya lahap habis semaleman suntuk. Dari situ saya menyukai novel fiksi. Dan menginjak SMA ketika saya bergabung dengan Dewan Keluarga Mesjid, teman-teman memberikan pinjaman majalah Annida dan buku novel islami karya mba Asma Nadia dan Mba Helvy Tiana Rosa, saya mulai mencintai karya novel islami. Saya banyak mendapat pinjaman buku-buku dari teman maupun perpustakaan.

Memasuki dunia kuliah disini saya sudah mulai mengendurkan membaca buku novel pasalnya buku teori psikologi masih banyak yang harus saya baca. IPK saya menjadi paling tertinggi sebenarnya karena saya memiliki prinsip dalam membaca buku, jika orang lain membaca satu buku maka saya akan membaca 2 hingga 3 buku oleh karenanya saya bisa memiliki banyak referensi untuk menjawab soal ujian. *uhuk benerin kacamata*

Lulus kuliah dan menjadi pegawai bahkan pengangguran tak lantas membuat minat baca saya surut atau hilang. Saya lebih banyak mampir ke toko buku dan memburu novel-novel best seller. Karya Andrea Hirata, Dee, Raditya Dika hingga Ahmad Fuadi menjadi incaran saya. Setelah menikah dan punya anak serta penghasilan bisa dikatakan cukup saya menanamkan tekad untuk selalu membaca dan konsisten "ONE MONTH ONE BOOK" itu minimal syukur-syukur saya bisa membaca lebih.

Suami saya tidak melarang bahkan kecintaan saya membaca buku saya coba tularkan kepada anak saya, saya membelikan buku-buku ringan hingga buku bilingual. Meskipun anak saya belum mampu membaca tetapi saya coba memberikan insight untuknya bahwa membaca tak hanya sekedar memberikan hiburan tetapi memberikan pesan moral maupun wawasan yang mampu membuat kita mengenal sesuatu yang tak mampu kita raih dalam gengaman. Tak jarang weekend saya mengajak anak saya ke toko buku namun disayangkan toko buku di daerah saya akhirnya pindah. Toko buku bersanding arena permainan lebih ramai arena permainan. Saya pribadi sedih dengan fenomena ini toko buku sangat sepi pengunjung.

Neyna di toko buku
Nah dari sepenggal kisah saya dan buku, saya ingin bagikan beberapa tips agar bisa memelihara minat membaca buku ala saya. Yuk kita simak dibawah ini :

1. Tekadkan Niat dan Tujuan

Sesuatu itu memang berasal dari niat kita sendiri. Pun sama dalam membaca buku tanamkan terlebih dahulu apa yang menjadi niat dan tujuan kita untuk membaca. Tidak masalah membaca karena ingin terlihat kece oleh gebetan, membaca biar dibilang pinter, membaca biar dapet ilmu dan lain sebagainya. Akan ada banyak alasan untuk masing-masing orang dalam menetapkan niat dan tujuannya membaca buku. Yang terpenting mereka punya ketertarikan dalam membaca buku.

Saya pribadi memiliki tujuan untuk menambah wawasan saya terlebih saya sebagai ibu yang memiliki seorang anak. Saya ingin serba tahu macam google saja apabila anak saya bertanya apapun saya mampu menjawab. Lebih menyenangkan ketika saya mampu memberikan penjelasan make sense kepada anak mengenai hal yang ia tanya.

Untuk saat ini saya menyukai membaca buku apapun meskipun novel akan jauh lebih cepat membacanya dibandingkan buku parenting atau teori-teori :p hal ini demi menambah wawasan dan pengetahuan yang tidak saya dapat selama menempuh pendidikan. Dan yang terpenting adalah buku mampu memberikan insight untuk saya pribadi dalam menyelesaikan permasalahan yang saya hadapi.

2. Komitmen Diri

Jika niat sudah ada, tujuan sudah ditetapkan maka untuk memelihara minat baca buku, saya sendiri berikrar untuk komitmen minimal 1 bulan saya membaca 1 buku jika lebih berarti saya mampu komit pada diri saya sendiri.

Bahkan saking seringnya saya membeli hingga rekan kerja saya berkomentar "ya ampun buku lagi dan lagi?" saya cuman bisa nyengir mungkin bagi sebagian orang menyayangkan membeli buku tapi bagi saya tidak ada yang perlu disayangkan bahkan bisa jadi saya sudah membantu mengalirkan sedikitnya rezeki untuk penulis dan penerbitnya dan yang utama saya mampu mengapresiasi karya orang lain.Siapa tahu kedepannya saya menelurkan buku boleh jadi ada orang yang berfikiran sama dengan saya dan mau mengapresiasi buku saya *aamiinkan sodara-sodarakuh hehehe

Sama seperti halnya membaca Al-Quran saya komit untuk setiap hari baca meski hanya 1 lembar atau beberapa ayat disertai membaca terjemahannya. Akhirnya menjadi habit buat saya sendiri baik membaca buku maupun Al-Quran.

3. Manajemen Waktu

Tak hanya dalam bekerja, usaha atau apapun membaca buku pun perlu manajemen waktu yang baik, itu menurut saya pribadi. Kapan dan dimananya itu terserah tetapi sebaiknya pilihlah waktu yang memang benar-benar bisa dimanfaatkan untuk membaca. 

Saya sendiri biasanya jika seperti saat ini sedang dinas keluar kota maka akan ada waktu kosong selama perjalanan karenanya saya selalu membawa 1 buku sebagai pengisi kekosongan saya. Jika tidak ada tugas luar kota biasanya weekend saya habiskan baca buku itupun di malam hari selepas meninabobokan anak dan suami xixixi. Perjuangan banget kan y?iya karena saya kerja sampai rumah jadi ibu maka pintar-pintar saya untuk sedikitnya luangkan waktu.

breakfast sambil baca

4. Follow Pecinta Buku

Seringkali kita dengar pepatah berkata bertemanlah dengan yang baik maka kita akan termotivasi menjadi baik pula. Pun ini saya terapkan dalam memelihara minat membaca saya. Saya memfollow mereka yang cinta membaca harapannya saya pun termotivasi untuk membaca. Ketika saya melihat target seorang pecinta buku tiap tahunnya ratusan buku yang dilalap habis maka saya pun demikian mengharapkan setiap tahunnya tidak hanya belasan buku tetapi juga meningkat terus hingga ratusan.

Para pecinta buku juga seringkali update dengan buku-buku baru lalu menuliskan review bukunya dalam tulisan apik blognya secara konsisten. Bagi saya cara mereka ampuh untuk merangsang rasa ingin tahu saya akan sebuah buku yang sudah mereka review tentu saja ini membangkitkan gairah saya dalam membaca buku. 

5. Mengikuti Kuis Maupun Giveaway 

Adakah yang sering memburu buku gratisan seperti saya?saya sangat menyukai memburu buku-buku dari kuis maupun giveaway yang diselenggarakan oleh blogger buku. Sama seperti moment ini rasanya berbeda sekali dalam membacanya karena mendapatkannya juga berlomba-lomba dengan puluhan orang. 

Saya sendiri sebenarnya bisa dikatakan mampu *sombong minta diguyur aer kobokan hahaha* namun ternyata memburu buku giveaway itu sangatlah mendorong gairah membaca buku bagi saya. Rasanya tak sabar untuk dapat bukunya lalu saya ikut-ikutan mereview *macam orang pandai saja :))
Alhamdulilah saya lumayan suka dapat buku giveaway ini.

buku hasil buruan giveaway/dikasih gratis :p

***
Demikian sekelumit kisah saya dalam memelihara minat membaca buku, apabila kita analogikan dengan memelihara pohon mangga, satu kali kita rajin menyiram lalu memberikan pupuk, lain waktu kita lupa dan mengabaikan hingga akhirnya daun-daunnya berguguran, dahan ranting patah, kembang buahpun tak nampak yang ada hanya serangga dan ulat. Pun sama dengan memelihara minat membaca jika kita tidak rajin, tidak konsisten maka minat membaca kita akan tenggelam.

Bukankah buku adalah Jendela Dunia?jika kita tak mampu berkeliling dunia setidaknya kita mampu menghabiskan satu buku yang bercerita tentang Dunia. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha. Yuk kita tularkan semangat membaca dan terus memeliharanya hingga generasi yang akan datang.


75 comments:

  1. Mba admin suka baca juga ternyata hehe. Selamat pagi mba ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya suka banget :) selamat pagi juga makasi dah mampir

      Delete
  2. Jaman SD aku buka perpustakaan di komplek rumah, karena alhamdulillah pny banyak buku & pengen nambah uang jajan, tapi karena beberapa kali pindah domisili, semua buku raib ntah kemana hiiiikssss! Sblm punya Raya blanja buku lebih utama daripada beli baju, stlh ada Raya, mending belanja popok hahaha, baru sekarang2 mulai baca & beli2 buku lagi biar menambah kekayaan otak #naooon XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk kekayaan otak berat euy mamih Raya tapi setuju :) semoga tetap konsisten bacanya y mba :)

      Delete
  3. Makaasih tips yang sudah diberikan, karena saya itu sedikit-sedikit suka, sedikit-sedikit malas. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. maka butuh komitmen diri kang :) semoga dari biasa menjadi bisa untuk suka membaca buku y ^^

      Delete
  4. Wah, kita samaan mbak. aku dulunya suka banget baca komik Detective Conan tapi sejak Harry Potter datang dalam hidupku, aku pun mulai melupakan si Conan. *apaSik :P Salam kenal ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah sama mba ternyata :) salam kenal juga mba makasi uda mampir

      Delete
  5. Buku hasil GA nya banyak mupeeeng hihi
    AKu suka juga baca buku mbak, dari dulu suka novel atau apa gitu yang tebel-tebel, dan iyes banget manajemen waktu PR banget bagi aku huuhu
    Semoga bisa tetap memelihara minat membaca buku nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe iya mba so lucky iam :p
      aamiin semanagt y mba mari kita membaca buku ^^

      Delete
  6. Pengen baca buku gratis di perpustakaan, sayangnya koleksinya nggak update dan kurang menarik. Harus dijadwalkan membeli buku sesuai dengan minat dan kebutuhan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo perpustakaan emang kadang ga update mba hehehe kecuali kita request sendiri:p

      Delete
  7. seru banget banyak buku hasil giveaway, saya ikut ga jarang dapet hihihi belom hoki kayanya.
    kalo sekarang saya banyak ngandalin e-book soalnya lebih enak aja bisa dibaca di hp pas mau tidur atau lagi dijalan. audiobook juga enak tapi kudu fokus dengerinnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulilah semtakung hahaha
      Justru aku ga bisa baca e-book :p

      Delete
  8. Ternyata Bobo, Annida, dan Asma Nadia selalu ada dari generasi ke generasi..hihihi..
    Saya suka banget sama novel-novel karya Mira W, Mbak. Lewat karyanya saya belajar banyak ilmupsikologi karena beliau seorang dokter. Hampir lengkap deh koleksi karyanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya y mba selalu mereka dihati :p
      Ibuku juga suka novel Mira W mba

      Delete
  9. Emang ga salah yang menang GA, suka dan rajin baca buku. Saya cuma suka aja, rajinnya masih harus dipertanyakan. Huhu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe iya mba alhamdulilah dapet juga dan kepilih :p ayo mba semangat ^^

      Delete
  10. Saya juga waktu kecil justru ga boleh banget baca komik. Tapi, lama2 karena terlalu sering ngumpet2 akhirnya ketawan daaan yes, dibolehin juga. Tapi waktu itu belum boleh baca serial cantik, bolehnya doraemon atau sailor moon aja :D

    ReplyDelete
  11. Hal paling sulit kalau versi saya mah menajemen waktu teh karena susah sekali untuk punya waktu yang bebas tanpa ada gangguan pasti ada saja ganguan pada saat ini santai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo niatkan kang semoga bisa jadi habit kedepannya :)

      Delete
  12. Membagi waktunya nih yang agak sulit menurutku. Baru aja pegang buku, si kecil udah manggil2. :D Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha makanya aku suka milih malem hari mba :p

      Delete
  13. Saya belum bisa komit Mba, masih suka mood-moodan untuk rutin baca :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo diniatkan hahhaa sapa tau jadi habit deh :)

      Delete
  14. Saya mendukung dirimu nulis buku psikologi populer untuk perempuan, mba. Macam bukunya Datuk Stella gitu lah, haha...

    ReplyDelete
  15. Mb herv takusangkau ternyata dirimu suka komik juga, toast
    Btw neyna kok lucukk banget si mb, gemezz

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyak mb aku suka hahhaa
      mkasi emaknya juga lucu y mb?:p

      Delete
  16. aku masih jumpalitan sm waktu nih mbk, pdhal pgn bgd baca buku ini itu, :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe dibawa santey Mba :p biar ga jumpalitan

      Delete
  17. Baca buku memang menyenangkan,sayang skrg gak sebebas waktu masih lajang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya klo lajang bisa abisin wkatu y mba klo skrg mesti pandai2 buat bagi waktu :p

      Delete
  18. Dari kecil saya juga suka baca dan majalah bobo juga jadi bacaan saya waktu masih di SD. Cerita di dalamnya seru-seru ya...anak-anak saya pun, sekarang suka majalah bobo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya y mba Bobo selalu dihati sejak kita kecil warisan buat kenalin membaca pada anak cucu :)

      Delete
  19. Mbak saya kalo baca buku gak ada gambarnya..malas bgt baca...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe padahal bisa menutrisi otak kang melatih biar daya bayangnya bagus :p

      Delete
  20. Ya kalau bacaanya dulu bona gajah kecil berbelalai panjang dan rong rong berarti kita lahir di satu generasi yang sama deh hehe
    dulu itu adalah bacaan masa kecil saya :)

    ReplyDelete
  21. Breakfast sambil makan ayam judes! :D iya banget yaaak....
    Aku sukanya baca artikel mbak sama mbaca biography..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha klo biagrafi paling orang2 tertentu aku si mba :p

      Delete
    2. Samalah, kayak tokoh tokoh gitu aku suka baca...kayak Mother Theresa, Ibu Kartini.jadi tahu kalau semua orang itu mengalami masa susah juga...

      Delete
  22. Aku suka baca tapi skrg ngga bisa cpt habis nih ... Suami jg suka.
    Majalah bobo masih nih dibaca sama saya utk kakak :D suka nirmala ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba terkadang emang ga bisa cepat y klo dah berkeluarga mah

      Delete
  23. saya juga suka baca buku.... biasa baca buku pas lagi di kendaraan... apalagi macet... biar ga mati gaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba dulu pas maih ake bis pulang kerja emang enak nikmatin baca buku klo skrg dh pake motor ga bisa lagi hahhaa

      Delete
  24. Gadget sering mengalihkan perhatian saya dari buku. Kalau mau cepat selesai baca buku, biasanya saya jauhkan gadget dari jangkauan. Hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul mba tp balik ke komit sendiri si mba :) mau cpt selesai mah

      Delete
  25. Wahh suka banget sama postingan ini.. aku sering beli bukuuu tapi pada belum dibaca semua :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasi mba uda mampir :) ayo mba klo ga dibaca buat aku aja hahahah

      Delete
  26. Terimakasih sudah mengikuti GA Kisah Antara Aku dan Buku. Nantikan pengumuman pemenangnya di tanggal 15 Nopember 2016.


    Salam,

    Izzah Annisa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asik deg-degam nungguin pengumumannya hehehe..

      Delete
  27. Aku harus belajar dari teteh biar rajin baca buku. Akhir-akhir ini aku anaknya malesan banget buat baca buku. Help me teh.. :(

    ReplyDelete
  28. Aku harus belajar dari teteh biar rajin baca buku. Akhir-akhir ini aku anaknya malesan banget buat baca buku. Help me teh.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha males memang alasan umum mba Nes :p ayo semangat baca lagi

      Delete
  29. sekarang hobby baca bukuku agak sedikit berkurang soalnya di daerahku gak ada toko buku, jadi seringnya beli online yang mana gak tahan di ongkirnya, huhuhu :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba ongkirnya mana tahan mungkin mba bisa solusi beli e-book yang begitu mba :) kalau aku emang sukanya masih kejadulan senang yang fisik

      Delete
  30. mbak herva selamat ya, menang GA dapat buku lagi. Senangnya.... :)

    ReplyDelete
  31. Aku jd salah satu anggota grup buku. Biar makin semangat baca sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul mba suka termotivasi waktu liat yang satu frekuensi update buku barunya :)

      Delete
  32. aku mbak, buku numpuk masih belum dibaca juga, dulu paling rajin lah baca komik atau novel, sekarang berkurang hiksss

    ReplyDelete
  33. Tips yang sangat mantap. Serasa ditampol karena saat ini saya sudah jarang membaca buku. Bahkan ada buku yg udah dibeli tapi cuma ditumpuk :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. yah sayang amat Mba Eri lemapr sini buat aku hahaha

      Delete
  34. Wah kece badai tipsnya mbak tapi aku gak pernah menang quis apalagi giveaway pdahal mupeng

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe sabar mba klo uda rezeki pasti bukunya milik mba ttp semangat dan rajin pantengin para host buku maupun duta buku mba :)

      Delete
  35. Sekarang sukanya baca lewat Kindle aja, sih. Udah jarang beli buku fisik.

    ReplyDelete
  36. Bener banget deh, 1 month 1 book semangat membaca!

    ReplyDelete
  37. Pas sekali saya baca yang ini mbak. Waktu kecil saya juga langganan Bobo dan Ananda, puber juga baca majalah tapi habis itu hilang minat saya baca. Ke perpustakaan kampus cuman kalau wajib dan kalau ingin menyepi hehe. Akhir masa kuliah saya heran karena saya bisa baca tetralogi Pulau Buru nya PAM haha tapi juga gak bertahan sampai sekarang. Aduh.. tapi thanks tipsnya! Niat dan komitmen itu sgt penting ya.. :)

    ReplyDelete

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

 

Bunda Nameera's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design