Feedback Assessment

Blog ini berisikan seputar pengalaman saya dalam dunia kerja maupun parenting pengalaman saya di rumah

Feedback Assessment

Masih ingat dengan Assessment Center yang pernah saya sampaikan tahun lalu?sesi akhir dari AC ini ada yang namanya feedback hasil AC. Dari serangkaian kegiatan AC ini yang paling bikin deg-degan bagi Assessor ya Feedback ini. Ko bisa ya?karena feedback ini merupakan sesi empat mata antara assessor dan assessee (peserta AC) perihal hasil yang telah dikemas dalam bentuk report. Bahayanya jika assessor ga bisa sampein dengan tepat bisa perang Badar di ruangan. Maka dari itu sebagai Assessor tentunya bunda menggunakan kata-kata yang dikemas sedemikian rupa sehingga tidak menjatuhkan atau melabel negatif kepada Assesseenya. 


Feedback assessment tentunya mesti diberikan agar si assessee bisa mengetahui kompetensi mana yang kurang atau yang mesti dikembangkan sebagai syarat untuk lolos promosi ke jabatan yang lebih tinggi. Langkah awal dalam melakukan feedback sendiri yaitu :

1. Membuat hasil report sesuai dengan kompetensi yang muncul selama proses AC, makanya sebagai assessor mesti banyak semedi biar bisa berfikir mendalam terlebih ni nasip orang coy di tangan kita buat promosi apa kagak. Salah kesimpulan berat karena mesti sse-obyektif mungkin no sara, no money no dong (apaan si hahaha). Intinya buat reportnya ga boleh pake hati lah jadi kalau misalnya saya sebel sama salah satu peserta AC teruz saya orangnya dendaman so bunda buat reportnya minus kabeh *senyum jahat* tapi NO ga begitu caranya hati nurani berkata biarlah urusan hati nanti yang penting integritas saya sebagai assessor mesti dijunjung tinggi (berat ciin :P)

2. Membuat undangan untuk feedback, biasanya menggunakan email CC atasan masing-masing peserta. Yang unik dalam undangan feedback si peserta boleh menolak untuk diberikan feedback kalau ada yang begini biasanya meringankan beban saya sebagai assessor wkwk. Rugi banget kan udah gratis malah kagak mau tahu kemampuan dia sendiri, ya tapi kita tak boleh paksakan kehendak hehe.

3. Siapkan ruangan yang kedap suara dan cukup untuk assessor dan assesseenya saja pasalnya biar ni assessee ga pingsan kalau ada yang nguping dan tiba-tiba nongol lalu keprok sambil nyanyi "ooo kamu ketauan pacaran lagi" hahaha ketauan kompetensi maksudnya. Tapi yang jelas jangan sampe si assesee ga nyaman cuman gara-gara ruangan.

4. Print report hasil AC-nya tentunya dengan tata cara yang sudah ditentukan. Salah tampilin report, orang depan kita tahu-tahu pingsan ga lucu kan. 

5. Sebagai assessor tentunya saya juga mesti belajar ni jangan sampe menyampaikan hal yang bikin mereka down bukannya malah develop orang saya malah bikin mereka ngirimin surat cinta alias resign hahaha. Biasanya saya suka telaah lagi hasil reportnya sampe menemukan 1 akar penyebab mengapa individu ini begini..begitu..dan bikin orang itu menyadari hahaha berat banget dah ah.

Jika 5 hal itu uda saya siapin maka saatnya eksekusi, ada yang menarik ni pas feedback AC ini. Bunda menggolongkan tipe individu yang mengikuti Feedback AC sebagai berikut :

1. Tipe Defensif, tipe begini sungguh bikin saya lelah berputar-putar mencari celah bahwa kompetensi yang ia miliki itu masih kurang woy sadar woy pengen banget sembur air kalau uda nemuin yang begini (sabar..sabar hahaha). Dia sama sekali ga terima dan terus-terusan defence dengan semua pernyataan mengenai kompetensi yang saya sampein. Kalau kompetensinya uda oke mmm bisa bikin doi terbang tinggi.

2. Tipe  Penerima, tipe begini yang enak buat di develop. Mereka mau mendengarkan dengan seksama apapun yang saya sampein baik kekurangan maupun kelebihannya. Bahkan ia mau memperbaiki dirinya untuk jadi lebih baik sampe akhirnya ada yang ngajakin konseling. Ceileh nek tingkat jadi konselor hahaha (belajar dulu y)

3. Tipe Darting, uda kebaca kan tipe yang begini uda ngalahin mpo Meriam Belina kalo ngomel bahkan sampe gebrak meja segala cuy. Alhamdulilah belom pernah dapet yang begini cuman denger dari sesama Assessor yang jackpot dapet assesee begini. Sabarin aza dah kalau dah dapat yang begini.

4. Tipe STD, ya namanya juga STD hasilnya STD, dikasi feedback STD alias biasa aza. Promosi syukur ga promosi ga kenape-nape hahaha. Pokonya serba lurus kayak jalan tol Cipali.

 Memang paling ga enak kalau dikasih masukan sama orang lain terlebih dengan kemampuan kita yang kurang atau yang lebih. Pasti panas dingin dan gemper kalau kata orang sunda mah. Tetapi itu semua adalah demi develop kita sendiri so jika dikasi feedback apapun ga hanya feedback AC aktinglah jadi tipe penerima.
Sumber : Google
 Demikian sekilas info, ada yang mau AC?jangan nolak y kalau dikasi feedback untuk develop kita semua :)

10 komentar

Avatar
Gustyanita Pratiwi Rabu, 04 Mei, 2016

Akuh tipe penerima mb, nrimoan anaknya ahihihi

Reply Delete
Avatar
herva yulyanti Rabu, 04 Mei, 2016

tapi kalau ditabok jangan nerima y mba hahaha

Reply Delete
Avatar
Kang Nurul Iman Rabu, 04 Mei, 2016

Hmmm sebenarnya saya juga kesel mbak kalau digurui tapi harus berbuat apalagi kalau melawan dikiranya tidak menghargai atau juga tidak sopan, hmm jadi bingung mau ngapain dengerin saja sampai selesai.

Reply Delete
Avatar
herva yulyanti Rabu, 04 Mei, 2016

yah tergantung kita kang mau jadi lebih baik apa ttp tanpa perubahan. Sapa tau dengan masukan memberikan cambukan agar kita lebih maju dan sukses kedepannya hehhe who knows :P

Reply Delete
Avatar
Lusi Rabu, 04 Mei, 2016

Dulu waktu masih kerja deg2an kalau waktunya routine assessment karena pendapat partner juga dipertimbangkan boss.

Reply Delete
Avatar
herva yulyanti Rabu, 04 Mei, 2016

Kalau ditempat saya penilaian partner buat penilaian appraisal mba y syukur2 partner bisa obyektif klo g wasalam hahaha

Reply Delete
Avatar
Adriana Dian Kamis, 05 Mei, 2016

Wihihihii. Aku jadi ketawa baca yang tipe darting,. Serem juga ya mak kalo sampe ada gebrak-gebrakan meja.. Alhamdulillah ya kalo belom pernah nemu tipe yang darting ini.. Hihihii

Reply Delete
Avatar
herva yulyanti Kamis, 05 Mei, 2016

hahaha pait..pait Mba dapet yang darting mah :p

Reply Delete
Avatar
Faizal_Amin, un premier etape Senin, 19 November, 2018

salamualaikum bunda saya mau tanya, hari jumat besok saya akan menghadiri undangan feedback assesment, apakah hasil feedback assement bisa mempengaruhi hasil AC? terima kasih bunda atas sharing ilmunya. salam

Reply Delete
Avatar
herva yulyanti Selasa, 20 November, 2018

waalaikumsalam untuk feedback sendiri merupakan hasil akhir dari meeting assesor jadi tidak akan mempengaruhi hasil AC justru dalam feedback itu kita diberitahukan hasilnya :)

Reply Delete