Wednesday, February 15, 2017

Tulisan Gado-gado Femina Perdanaku

Tergolong newbie dalam dunia tariksuara menulis, bagi saya bisa tembus majalah Femina menambah deretan target yang bisa saya capai *eciee*. Saya kirimkan bulan Agustus 2016, sebanyak 5 tulisan namun tak langsung tayang. Bulan pun berlalu hingga tiba saat itu bulan Desember 2016, tiba-tiba dering SMS berbunyi yang isinya "Sore Mba Herva untuk tulisan "Safety First Goreng Cumi" apakah pernah tayang sebelumnya?"

Membaca sms tersebut, saya balas secepat kilat menegaskan jika tulisan itu Original masih fresh belum terjamah media manapun. Hingga 4 hari kemudian muncullah email sakti berisi surat konfirmasi yang harus saya isi dan dikirimkan kembali ke Redaksi Femina lewat pos dengan bermaterai.

Jangan tanyakan bagaimana rasanya yang jelas saya senang hingga bermimpi saya bisa ketemu teteh Bella lalu kami berdua foto bersama buat cover majalah kuncung *untung cuman mimpi* LOL.

Setelah mengirimkan surat konfirmasi, tulisan saya tak lantas muncul di Majalah akan tetapi saya masih menunggu dengan syantiek. Hingga akhirnya diakhir bulan Desember, muncul SMS sakti kembali jika majalah saya dimuat edisi 02 Januari. Ngomongin honor, dalam surat konfirmasi tertera 45 hari setelah tayang jadi harap bersabar ya gaes, saya juga masih menanti hahaha.

Berhubung ini tulisan perdana yang tayang di media cetak, akhirnya saya berburu donk. Namun sayang di Cimahi tepatnya Contong hampir tidak ada yang jual majalah Femina *sedih*.

Berjuang demi majalahnya, saya coba searching akhirnya nemu yang jualan majalah Femina Online. Perjuangan ngubek-ngubek anterin saya ketemu Capcayshop di Tokopedia. Lama menanti akhirnya dapet juga majalahnya. Penjualnya ramah, fast respon lagi. Beli Majalah edisi 02 saya dibonusi 2 majalah Femina lainnya. Makasi yah sist :) buat teman-teman yang juga berburu majalah lawas ga perlu ketik REG spasi Lawas tapi langsung searching aja ya di tokopedia atau bukalapak aja toko "Capcayshop".

Begitulah sekilas penantian saya terkait penayangan tulsian Gado-gado. Bagi teman-teman yang mau kirim juga saya ga tahu temanya yang disukai karena dari 5 tulisan baru nembus yang ini. Semoga next ada yang tembus lagi. Harap sabar menanti yah jangan putus asa selalu berfikiran positif dan tetap semangat menulis, kirim, menulis, kirim hingga abang Duta S07 dateng nyanyi depan rumah *loh*
Nah berikut tulisan asli saya, sementara yang sudah di majalah telah diedit terlebih dahulu. Semoga bisa menghibur yah. 

Pesan Teteh Bella biar pada baca gado-gado saya :D

Monday, February 13, 2017

Hal Yang Bikin Galau Recruiter

Berbicara recruiter tentu akan selalu ada hubungannya dengan perekrutan karyawan dalam perusahaan. 5 Tahun lamanya saya berkutat dengan dunia dalam berita rekrutan. Banyak pelamar hilir mudik sampe saya akhirnya suka kena siwer kalau rekan sebelah lagi milihin kandidat saya pasti bilang itu saya kenal :p padahal entah. Dan sekarang saya ada didunia baru people development yang membuat saya merindukan masa-masa itu.

Kembali ke masa-masa recruiter, saya mau coba sharing masa-masa yang bikin saya galau, dilema, bingung yang membuat saya "bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri apakah tahu bulat mesti pake backsong itu yang membuat saya akhirnya hafal diluar kepala" *HY #ikutan yang lagi kekinian LOL.

Back ke topik, sebenarnya siy tidak ada yang perlu digalau-kan apalagi dikhawatirkan. Saya yakin masing-masing pekerjaan akan selalu ada masanya dimana kita berasa dikejar-kejar padahal kita lagi duduk di meja pokoknya hal-hal ga enak yang bikin kita langsung lemas sama halnya pas saya tahu dedek gemesh Jevin akhirnya tunangan sama Rinni. *loooh

Saya pernah menuliskan alasan mengapa memilih menjadi recruiter. Nah kali ini saya mau bahas juga kegalauan yang saya alami selama menjadi recruiter, bukan tak mudah menjadi recruiter karena saya dituntut bekerja cepat dalam memenuhi permintaan karyawan.



Kegalauan apa saja yang terjadi pada diri saya selama jadi recruiter yuk cekidot :

Saturday, February 11, 2017

Unstoppable Hopes > Penting Juga Dibaca Orang Tua

Judul buku    : Unstoppable Hopes
Penulis : Gloria Morgen
Editor : Saptono Raharjo
Penerbit        : Bhuana Ilmu Populer (BIP)
ISBN           :978-602-394-349-4
Cetakan pertama,  2016
      155 Halaman

Sapa sangka perjalanan saya ke Kuala Lumpur mengenalkan saya kepada sosok anak muda berbakat bernama Gloria Morgen. Salah satu karyanya yang dengan senang hati ia bagikan adalah buku yang berjudul " Unstoppable Hopes".
Surprise banget sama isi bukunya ga nyangka mba Glo begitulah biasa saya memanggilnya, menyajikan untaian motivasi yang bikin saya manggut-manggut sendiri. Meski hanya 155 halaman tapi bagi saya pesannya nyampe.

Pada cover bukunya bisa kita jumpai ulasan dari tokoh-tokoh keren mengenai buku ini, salah satunya ada ulasan dari bapak yang saat ini jadi Paslon gubernur yang ternyata doi kemasuk admin Lambe Turah *dengan kekuatan hengpong jadul cekrek-cekrek* LOL liat videonya. Membaca itu, saya langsung berdecak kagum wow Mba Glo koneksinya mantaps pisan yah. 

Thursday, February 9, 2017

Meninggalkan Jejak Di Kota Pahlawan Surabaya

Hai gaes?gimana kabarnya?semoga selalu sehat yah, di Cimahi lagi dingin banget konon katanya setelah Imlek cuacanya bakalan bikin mager. Tapi jangan sampe yah kita mager cuman gegara cuaca, tetap produktif dan jaga kesehatan.

Kali ini saya mau cerita pengalaman DLK (dinas luar kota) ke Surabaya, jadi tahun lalu roadshow abis Manado ke Surabaya. Berhubung baru Manado doank yang saya tulis rasanya jadi berat sebelah kalau Surabaya ga ditulis juga.


Pas tahu disuruh DLK ke Surabaya, jujur langsung girang banget. Ya iyalah secara Surabaya tidak hanya dikenal sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, tapi juga memiliki deretan tempat wisata yang tidak kalah menarik dibanding kota lain. Dan yang ga kalah penting adalah saya bisa menjumpai berbagai pilihan kuliner yang lezat dan menggugah selera di Kota Pahlawan. Langsung bayangin mau makan apa aja pas nyampe. *emang gembulwati*.

Perjalanan dari Manado menuju Surabaya ditempuh menggunakan pesawat Citylink dan mendarat mulus tepat pukul 12.00 wib, berhubung keperluan dinas ya sudah tiba di Bandara saya nunggu syantiek jemputan driver yang nantinya akan mengantarkan saya ke tempat menginap.

Setelah menunggu beberapa menit driver pun menghubungi saya dan saya pun bergegas ke penginapan. Sayangnya tak seperti yang saya kira ternyata bukan hotel tempat menginap saya akan tetapi rumah yang dianggap mess buat para tamu yang datang ke cabang Surabaya letaknya di Taman Dayu. *lemas hayati*

Perasaan saya pas tiba di rumah Taman Dayu emang uda ga enak pasalnya kawasan rumahnya sepi dan ini rumah jarang ditempatin kalau ada tamu doank. Memasuki rumah elit yang tak berpenghuni bikin jantung berdetak ga keruan persis kalau ditegor Bang Zumi Zola *eaaa masih belum move on*. 

Thursday, February 2, 2017

Resensi Buku : Laris Manis Bisnis Wisata Halal


Judul Buku  : Laris Manis Bisnis Wisata Halal
Penulis         : Cheriatna (Owner Cheria Wisata)
Halaman      : 80 
Format        : E-Book
 ***
Buku ini saya dapatkan gratis, ketika saya baca banner adanya lomba menulis resensi buku maka segera saya cari dan ternyata bukunya bisa saya dapatkan secara gratis hanya mengandalkan wifi klik download taram munculah e-book Buku Bisnis yang dari judulnya saja membuat saya tertarik untuk segera melahap setiap halaman bukunya. Bahkan saya mampu menyelesaikannya dengan cepat tidak lebih dari 1 jam.
Meskipun tanpa harus saya melihat blurb dan memang tidak ditampilkan dalam e-booknya akan tetapi saya sudah yakin jika isi bukunya menceritakan kesuksesan dalam membangun bisnis wisata halal. Ketertarikan saya semakin membesar takkala saya membaca kata pengantar yang penulis sampaikan.

Dalam kata pengantarnya tersebut menyatakan jika buku ini disodorkan khusus bagi siapa saja yang ingin terjun ke dunia bisnis travel. Menyimak satu kalimat awal pada kata pengantar tersebut membuat saya berfikir jika "penulis yang juga sekaligus pemilik Wisata Halal "tentunya adalah pribadi yang selalu ingin berbagi. Mungkin bagi sebagian orang ada yang berusaha menutupi rahasia kesuksesannya namun melalui buku ini penulis justru menginginkan agar semua orang bisa seperti dirinya.

Adalah Bapak Cheriatna nama asli penulis sekaligus sebagai nama usaha bisnis wisata halalnya "Cheria Wisata" yang ia geluti sejak tahun 2010 (Profil Penulis-hal. 62). Buku ini diawali dengan kisah masa lalunya Bapak Cheriatna didalamnya juga dikenalkan keluarga besarnya "Geng Cheria" siapa disangka ternyata Bapak Cheriatna memiliki 13 anak sudah mirip syekali dengan Genk Gledek yang femes ituh. Kemudian mengalirlah pengalaman dan tips yang ingin ia bagi mengenai usahanya dalam merintis bisnis wisata halal.

Tuesday, January 31, 2017

Metamorfosis Tulisanku Sebagai Blogger

Salah satu kunci keberhasilan seseorang adalah dengan menyadari adanya potensi yang dimilikinya. Sedari dulu saya memang suka menulis hanya saja wadah dan tools yang saya gunakan dari tahun ke tahun mengalami progress yang artinya saya update dan melek teknologi *uhuk*.

Sudah hal biasa bagi anak perempuan menulis dalam wadah yang bernama "Diary" hanya bermodalkan pulpen atau pensil warna jadilah tulisan khas anak galau habis dimarahin ibunya atau ketemu gebetan lalu hidung kembang kempis bahkan terasa sesak seolah oksigen sudah berkurang. Yah begitulah isi tulisan saya kala itu. Penikmat tulisannya pun hanya saya pribadi paling banter adalah ibu saya yang sudah kek polisi bisa nemuin buku diary saya sekalipun ditaruh didalam sarung bantal.

Beranjak dewasa saya sudah di beri perangkat komputer untuk memudahkan saya dalam menuntaskan materi perkuliahan. Komputer yang saya miliki hanya "Pentium 3" sementara orang-orang sudah beralih ke Leptop tapi saya masih setia dengan si "Pentium 3". Melalui pentium 3 ini menghasilkan karya tulis yang menunjang tugas kuliah hingga skripsi.

Mulai berubah konten tulisan bahkan isi tulisan saya sudah mengalami kemajuan dibanding dengan tulisan saat masih menulis diary. Penikmat tulisan saya sudah mulai banyak dari teman kelompok hingga dosen. *ya iyalah kan tugas kuliah*. Sayangnya menggunakan pentium 3, membuat saya selalu banyak mengingat nama Alloh pasalnya lambat sekali sudah seperti "Garry siputnya SpongeBob". Bahkan pernah saat saya diburu skripsi, kala itu saya begadang hingga pukul 04.00 pagi dan tidak perlu dikepret air, pentium 3 mati total.

Thursday, January 26, 2017

Gimana Rasanya Mutasi?

Memasuki awal tahun, tak bisa dipungkiri tak hanya saya sebagai karyawan teladan yang sudah membuat rencana kerja sendiri namun organisasi alias perusahaan tentunya sudah menyiapkan rencana kerja serta pemetaan karyawan yang ada didalamnya.

Bagi sebagian orang tentu tidak akan merasakan apapun berkaitan dengan rencana yang dibuat oleh perusahaan namun berbeda dengan mereka yang sudah memiliki visi misi hidup. Semisal tahun ini mereka menargetkan promosi dan actualnya ga ada perubahan maka si karyawan ini bakalan cabut gigi

Kalau saya pribadi saat ini sudah terkungkung memiliki ambisi untuk career path yang lebih cerah secerah wajahnya abang Tian yang kemarin beredar di medsos emak-emak blogger :D. Namun berbeda dengan dunia blog ini justru saya punya visi misi pribadi untuk blog ini semoga tahun ini dan seterusnya saya semakin produktif dilirik sama agen minyak tanah yang mau ajakin join. Aamiin. 

Balik ke kerjaan, kali ini yang mau saya bahas adalah tentang MUTASI. Udah tahu kan istilah mutasi apa?mutasi bukan semacam kejahatan yang Sumanto lakuin tapi berkaitan dengan perpindahan karyawan bisa ke posisi rendah, tinggi atau divisi lain sukak-sukak atasan dan manajemenlah. Yang biasa kita denger dengan istilah Rotasi, Promosi dan Demosi.

Barangkali bagi sebagian orang mendengar mutasi seperti meminum air panas pas lagi di Gurun, ga minum haus banget, kalau minum tenggorokan sakit. Samalah macam begitu kebijakan-kebijakan yang tak terprediksi oleh diri kita akan selalu ada di dunia kerja. Makanya jangan heran ada karyawan yang udah ratusan purnama gabung tau-tau besoknya resign tanpa mengucapkan salam perpisahan. 


 

Bunda Nameera's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design