Thursday, November 30, 2017

Aplikasi So Good CERDIK Memudahkan Kita Untuk Mendongeng Loh!

Sebagai ibu yang doyan banget membaca buku tentunya hal ini modal bagi saya untuk bisa menularkan semangat membaca kepada anak. Terlepas anak saya yang kini usianya 4 tahun belum bisa membaca. Bukankah anak lebih mudah meniru apa yang mereka lihat?beruntung sekali Neyna mau meniru saya seenggaknya mau pegang buku meskipun ia belum tahu setiap rangkaian katanya.

Perkenalan buku kepada Neyna sendiri terhitung sejak ia menginjak usia 1 tahunan, kala itu saya memberikan buku yang hanya memuat gambar disertai keterangan dari gambar tersebut. Semakin bertambah usianya mulailah saya membelikan buku-buku dongeng maupun cerita sehari-hari.


Tentunya ini menjadikan PR untuk saya agar senantiasa rutin membacakan buku-buku tersebut. Biasanya rutinitas membacakan buku itu menjelang tidur malam. Namun bagi Neyna yang masuk dalam tahapan rasa ingin tahu besar maka kapanpun waktunya maka saya harus bersedia membacakan meskipun ceritanya sudah berulang-ulang kali saya bacakan.


Bahagia rasanya melihat ketertarikannya dengan buku dan mendengarkan setiap cerita yang saya sajikan dengan seksama bahkan melalui dongeng maupun cerita yang disampaikan memudahkannya untuk memahami setiap pesan moral yang tersampaikan melalui dongeng atau cerita dalam buku tersebut.

Berpengaruhkah dengan perkembangan kemampuan Neyna?tentu saja ada pengaruhnya bagi saya ibunya sekaligus observer sepanjang tahapan perkembanganya selama 4 tahun ini, saya bisa membandingkan progress kemampuannya dalam berbicara, kemampuan dalam mengemas kembali cerita yang sudah saya sampaikan meskipun ia hanya melihat gambarnya, kemampuan daya imajinasinya, kemampuan mengenal Do & Don't dalam kehidupan realnya yang ia peroleh dari mendengarkan dongeng.

Tuesday, November 28, 2017

Lebih teliti baca info lokernya Please!

Hai temans, siapa yang dulu pernah menjadi job seeker selepas lulus?baik lulus kuliah ataupun sekolah?*Saya ngacung sendiri*. Rasanya menjadi job seeker itu seperti sudah menyatakan cinta bukan?deg-degan banget nunggu langkah selanjutnya kalau udah kirimin cv & lamaran.

Flashback ketika saya jadi job seeker dulu saking pengennya kerja semua info lowongan kerja yang ngegenjreng di layar televisi saya coba apply (lamar). Bahkan untuk kualifikasi yang sudah jelas terpampang nyata di info lowongan kerjanya ga sesuai sama kualifikasi yang saya miliki tapi tetep apply terus dengan alasan "SAPA TAHU LUCKY".

Tak hanya info lowongan kerja yang ada di website pencarian kerja, iklan mini di koran saya jabanin padahal ga jelas juga tuh perusahaannya fiktif apa real. Saking apa?saking "I NEED JOB" sodara setanah airku.

Btw masih adakah lowongan kecil-kecil dikotak-kotakin di koran?soalnya udah lama ga liat koran kalau dulu masih rajin beli buat lingker-lingkerin job yang ditawarkan. 

Awal setelah lulus langkah saya adalah membuat email yang bebas dari sosmed biar bisa apply kerjaan yang ada di internet. Emailnya pun masih unyu banget hervaluvmom dengan id herva lucu masyaAlloh kenapa bisa se-parah itu pemikirannya 😂.

Dan kini kalau baca lagi email kantor ada keselip email from Herva Lucu sumpah pengen banget nyelem. Difikir-fikir dulu kalau apply gawean lewat email mungkin recruiternya keburu males dan langsung skip baca email dengan nama email begitu *ngakak so hard* makanya ga pernah kepanggil.

Sebabnya setelah sekarang jadi HRD kalau nerima email dengan id yang aneh suka males duluan *jahat* 😌 jadi terjawab sudah mengapa dulu saya susah dipanggil kerja kalau lamar via email langsung.


Wednesday, November 22, 2017

Yuk Ketahui Tentang Pameran Pendidikan Islam Internasional

Temans sudah pernah dengar tentang "Pameran Pendidikan Islam Internasional?">> apa belum?baiklah kali ini saya akan coba membahas seputar Pameran Pendidikan Islam Internasional. 

Pameran Pendidikan Islam Internasional ( International Islamic Education Exhibition) merupakan even pendidikan terbesar yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI. Tahun 2017 ini dengan bangga mengusung tema "Pendidikan Islam Indonesia Untuk Perdamaian Dunia". Menarik ya temanya 👌.

Buat temans ketahui nih tujuan daripada penyelenggaraan pameran pendidikan islam ini adalah Untuk menampilkan pendidikan Islam Indonesia agar lebih dikenal dengan baik oleh masyarakat luas secara nasional maupun internasional. 

So harapannya sih para pengunjung yang hadir dalam even ini bisa memperoleh berbagai macam informasi mengenai khazanah pendidikan Islam di Indonesia baik di masa lampau maupun perkembangannya saat ini.

Sudah mulai kebayang sedikitnya bukan tentang even ini?lalu apa saja sih yang jadi rangkaian acara dalam Pameran Pendidikan Islam ini?diantaranya :
  • Seminar Internasional Tahunan tentang Studi Islam (Annual International Conference On Islamic Studies, AICIS)
  • Deklarasi Jakarta 
  • Apresiasi Pendidikan Islam (API)
  • Seminar International tentang Studi Pesantren
  • Kompetisi Robotik Madrasah
  • Pentas Seni Pelajar Dan Mahasiswa

Tentunya dalam even ini dimeriahkan dengan adanya 200 stand peserta yang tidak hanya dari lembaga pendidikan dalam negeri namun juga dari luar negeri. KECE Kan?😍.

Saturday, November 18, 2017

Liburan Akhir Tahun 2017, Enaknya Kemana Yah?

Hai temans, wah ga kerasa banget ya kita sudah mau memasuki penghujung tahun 2017, tinggal menghitung hari menuju bulan Desember. Biasanya bulan desember itu banyak sekali hari liburnya. Jadi pengen banget rencanain liburan bareng keluarga ga sih?

Ngomongin liburan sebenarnya banyak banget destinasi yang kepengen dikunjungi apalagi kalau liburannya bisa bareng keluarga. Saya jadi ingat tahun lalu dimana kerjaan saya banyak menuntut saya untuk pergi-pergian ke cabang lain. Salah satunya yang seru adalah saat saya dinas ke Bali.

Meskipun ke Bali hanya 4 hari 3 malam itupun karena bekerja akan tetapi memberikan kesan yang menyenangkan pasalnya sepulang kerja saya masih bisa diajak menikmati indahnya Bali meskipun hanya beberapa spot saja yang bisa saya kunjungi karena waktu yang terbatas.


Rasanya ga cukup cuman ngubek Bali sepulang kerja saja itupun malam-malam doang. Saya jadi kepikiran kepengen balik lagi ke Bali buat khusus liburan terlebih lagi rekan kerja saya yang baru menikah bulan September lalu memutuskan Honey Moon ke Bali selama 5 hari.

Saya lihat foto-foto updatenya mereka selama honeymoon disana sukses bikin saya kepengen banget deh bisa liburan kesana bareng keluarga. Beberapa destinasi yang menarik hati buat saya diantaranya :

Wednesday, November 15, 2017

Perlukah Memberitahukan Kabar Kehamilan ke Atasan?

Halo temans, apa kabar?semoga tetap sehat dan terus produktif. Jangan lupa dengan targetnya di tahun 2017 ini semoga masih bisa direalisasikan aamiin. 

Tulisan kali ini terinpirasi dengan moment kemarin sore yang saya rasakan. Ketika Pak Boss datang menghampiri meja saya dan untungnya leptop sedang tidak buka yang aneh-aneh 😀. Lalu terjadilah percakapan berikut :

👨 : "Herva, kamu sedang hamil?"
👸 : "iya pak" cengengesan
👨 : "Wah berapa bulan?"
👸 : "5 bulan pak, baru keliatan sekarang ya pak?"
👨 : "Iya saya perhatikan ada yang beda" lalu pak Boss memberikan selamat dan sebelum percakapan diakhiri saya langsung menentukan jadwal cuti saya di tahun depan. 

Memang belakangan tak hanya pak Boss akan tetapi rekan kerja yang berpapasan pasti akan menanyakan hal yang sama bahkan tukang es kelapa-pun kaget ketika kemarin saya bilang iya sedang hamil. Pasalnya ga keliatan sedang hamil 😂. Padahal saya ga menyembunyikan kehamilan ini loh. Mungkin badan saya yang kecil dan saat ini saya lebih suka mengenakan rok jadi tidak terlihat perut ini membuncit.

Dari kasus saya sebenarnya jadi pertanyaan juga bukan?perlu ga sih beritahukan kabar kehamilan kita ini dikantor?

Sebenarnya agak sungkan juga ketika saya hamil lalu ujug-ujug saya langsung bilang ke atasan "Pak saya sedang hamil" kesannya seperti meminta tanggung jawab LOL. Saya sendiri lebih memilih ketika awal hamil hanya memberitahukan kepada rekan kerja sebelah saya yang sekarang sudah resign dan sedang hamil pulak. Selebihnya sampe memasuki usia 5 bulan akhirnya mau tak mau saya ceritakan hal bahagia ini kepada siapapun yang kepo.

Wednesday, November 8, 2017

Apa Susahnya Untuk Menolak?

Pernahkah merasakan geram ketika mendengar cerita seorang suami yang tak bisa menolak untuk memberikan tebengan kepada teman kerja wanitanya?atau pernah melihat ada WAG yang isinya "sampah" hanya berbau pornografi lalu kita memilih stay dengan alasan "GA ENAK SAMA TEMAN"?atau ketika teman-teman ajakin melakukan kegiatan yang sungguh tak berfaedah lalu dengan alasan SOLIDER kita ga berani nolak?adakah yang seperti itu?

Ga usah jauh-jauh mikirnya tentunya Aku, Kamu, Dia, Mereka pernah berada diposisi yang dilematis seperti itu. Berujung yah penyesalan kan selalu menyesal di akhir kalau di awal bukan menyesal namanya DP *aish*

Beberapa diantara kita memilih untuk say YES padahal bertentangan dengan PRINSIP dan hati nurani kita?betulkan?jujur saja saya tuliskan cerita ini karena terkadang DILEMA menolak kandidat yang sudah saya test dan interview. Ya beginilah warna warno sebagai recruiter.

Adakalanya menepuk dada karena kandidat yang kita pilih cocok dengan user yang nyari dan adakalanya bersedih hati ketika kandidat yang sudah saya mati-matian perjuangkan (lebay) ditolak sama user dan saya yang kebagian suruh sampein ke kandidatnya kalau dia ga cocok bergabung.

Seketika saya panas dingin lalu muntah-muntah ini indikasi keracunan makanan bukan ketakukan saat menyampaikan menolak.

Endingnya dengan berat hati saya harus memberanikan "so sory gaes kamu bukan bagian dari puzzle yang kami cari". Potek hati pasti dengernya cuman itulah yang mesti saya katakan. Saya jahat?lebih jahat Rangga deh kayaknya.

Persoalan sehari-sehari ga hanya menolak pelamar deh yang berkaitan dengan apapun pasti ada dalam situasi rumit begini. Kenapa sih ga enak nolak?konon katanya kita menghargai perasaan orang but itu alasan klise yang saya denger toh ketika kejujuran yang diterima sama aja bakalan terima sakit hati dikemudian hari.

Bedanya kalau jujur diawal potek hatinya saat itu juga kalau dinanti-nanti ya jelas tambah banyak luka yang ditorehnya.

Pict fr Canva edited by bundanameera

Thursday, November 2, 2017

Ibu Hamil Naik Motor, Aman Enggak Yah?

Apakabar temans?semoga baik-baik saja yah. Karena banyaknya agenda dikantor *ceileh* gaya bet saya baru bisa nulis disini. Kali ini saya mau bahas tentang berkendara buat ibu hamil yang bekerja. Meski dalam keadaan hamil namun tetep kerja saya masih tetap menjalani aktifitas sehari-hari seperti biasanya bahkan saya masih mengendari sepeda motor.

Oke temans, sebelumnya sudah saya beritahukan bahwa saat ini saya sedang hamil kembali untuk kedua kalinya. Apakah ada yang berbeda dengan kehamilan pertama?jelas berbeda meski statusnya masih belum berubah sebagai ibu bekerja. Di kehamilan pertama, saya selalu diantar-jemput akang suami ke kantor. Berhubung juga kantor suami masih satu daerah yakni Cimahi tercintah.

Sedangkan untuk kehamilan kedua ini, berhubung suami kantornya pindah otomatis saya mesti MANDIRI untuk bisa sampai ke kantor. Entah caranya mau koprol, breuh atau salto yang jelas saya mesti mandiri tiba di kantor.

Sebelum hamil, saya sudah memutuskan untuk berkendara dengan menggunakan sepeda motor. Dengan jarak tempuh yang terbilang dekat menggunakan motor cukup efektif dan efisien sebagai pilihan saya menuju kantor. Bahkan dengan kondisi jalan sempit plus suka macet pake motor itu adalah anugerah 😂 pasalnya saya bisa selap selip ga perlu ikutan stuck di jalan.


 

Bunda Nameera's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design