Anakku Sekolah Dini?Memang Perlu?

Rabu, 26 Juli 2017
Hai Semuanya alhamdulilah kali ini #Minion muncul kembali setelah tertelan waktu liburan tempo lalu. Doakan ya kami berdua bisa konsisten nelurin #Minion sesuai harapan diawal dan utamanya baik saya maupun Mamih Sandra diberikan kesehatan aamiin.

Oke langsung saja nih kali ini kami berdua mau membahas tentang Sekolah Anak. Kebetulan anak saya sudah sekolah masuk ajaran tahun ini. Usia anak saya masih 4 tahun kurang 2 minggu lah. Keputusan saya memasukkan sekolah tentunya sudah saya fikirkan mateng banget. Tentunya hal ini bukan keputusan sebelah pihak dari saya akan tetapi juga keputusan bersama akang Suami.

Mau Baca punya Mamih
Kapan sebaiknya anak sekolah

Pasti banyak yang bertanya “kenapa kok sudah disekolahkan”?bukannya nambah anak malah Neyna disekolahin? atau nyinyiran “ckckck Tega amat uda nyekolahin” atau dengan sindiran “ngapain masuk TK mahal-mahal sama aja kali TK siy”.

Yups semua itu pasti ada saja sampe ke telinga saya karena keputusan menyekolahkan anak di usia dini menuai Kontra meski ada juga yang Pro *akang suami doang 😆. Begini teman-teman, sekali lagi saya tidak ingin membenarkan apa yang saya lakukan namun juga saya tidak menutup dengan semua pendapat maupun saran-saran yang berseliweran perihal ini. Saran dari psikolog ter-femes sampe saran dari yang terdekat menjadi pertimbangan bagi saya. 


Memang Berapa Gajimu?

Selasa, 25 Juli 2017
Halo teman-teman semuanya semoga tetap sehat dan ceria menanti blog ini update *eaa. Kali ini saya ingin membahas tentang ‘Gaji’. Hal paling sensitive yang bikin bibir ini tiba-tiba kelu dan menelan ludah jika siapapun bertanya tentang gaji kita. Betul ga?sekalipun yang nanya saya sebagai HRD pasti diawali dengan senyam-senyum ga jelas.

Ketika kita bekerja salah satu pilihan yang membuat kita tertarik adalah sallary atau gaji yang sesuai dengan keinginan kita. Ukuran besar atau kecil jumlah gaji kita hanya kita sendiri yang memaknainya bukan?janganlah terlalu ambisi untuk mendapatkan gaji yang besar namun kita tidak punya value yang bisa kita jual saat bekerja. 

Konteks gaji mungkin hanya ada saat kita terikat dalam satu organisasi beda cerita jika kita berwirausaha sendiri. Masalah gaji meskipun hanya terdiri dari 4 huruf namun bagi semua orang menjadi hal yang sensitif sekali. Bahkan tiap tahun kaum buruh yang tergabung pasti akan melakukan demo untuk meminta kenaikan gaji. Ada yang suka ikutan demo juga?saya cuman sekali itupun dipaksa *ngenes*

Gaji disini berbicara tentunya uang, jumlah uang yang kita dapatkan setelah kita bekerja. Bahkan ada perusahaan termasuk saat ini tempat saya kerja ada istilah "no work no pay" jika kita ga masuk maka gajinya akan dikurangi hehehe itu konsekuensi setiap perusahaan memiliki aturan berbeda jika ditempat sebelumnya saya bekerja, masuk tidak masuk tetap dibayarkan gaji full. Ada minus ada plusnya setiap perusahaan tidak ada yang sempurna yang sempurna cuman seblak Mang Uyan *apasih*

Masalah gaji tidak semua orang perlu tahu termasuk teman dekat kita sendiri kecuali kalian nanti berkomitmen tidak akan ribut dan hubungan masih tetap baik-baik saja. Hal ini pernah saya alami dengan rekan kerja saya ditempat dahulu. 


5 Menit Untuk Sentuhan Sehat Pada Bayi

Minggu, 23 Juli 2017
Bila ditanya momen apa yang paling memorable bagi saya maka dengan penuh keyakinan saya akan menceritakan momen melahirkan Neyna. Bagi saya ini adalah momen dimana saya pun bertranformasi menjadi seorang “Ibu”.

Saya masih ingat jelas setiap detik momen yang terjadi selama proses melahirkan, penantian panjang selama kehamilan 9 bulan dan 30 jam yang saya butuhkan untuk melahirkan dengan rasa sakit yang luar biasa namun rasa sakit yang melanda kala itu hilang seketika tak-kala Neyna berada dalam pelukan saya di menit kesekian pasca Neyna lahir.

Proses Inisiasi Menyusui Dini begitulah pihak rumah sakit menyebutkannya yang bertujuan selain merangsang Neyna untuk mencari puting tanpa dibantu juga bertujuan agar Neyna tetap merasa hangat setelah keluar dari Rahim. 

Skin to skin contact antara saya dan Neyna kala itu memang membuat saya pribadi merasa nyaman dan bagi saya inilah moment pertama saya dalam membangun bonding bersama Neyna. Rasa sakit benar-benar tak terasa saat saya memeluk tubuhnya dan akhirnya saya pun merasakan  “Love At The First Sight”.

Hari-hari yang dilalui sebagai ibu baru memang membuat saya harus beradaptasi banyak untuk bisa merawat Neyna. Sedikit-sedikit saya belajar mengenai stimulasi yang harus saya berikan di masa-masa Neyna baru lahir. Pantas saja saat kuliah saya mendapatkan mata kuliah Psikologi Perkembangan hingga 3 semester. Karena banyak hal unik di setiap tahapan perkembangan terlebih bayi yang baru lahir. 


Sudah Mantapkah Resign?

Rabu, 19 Juli 2017
Halo semuanya pasca libur lebaran, seperti yang sebelumnya saya share di Google+ (yang belum follow mangga follow) merupakan masa-masa paling indah buat RESIGN. Kok bisa masa indah buat resign pasca lebaran?ya gimana ga indah coba? udah dapet THR lalu dapet gaji widih rezeki nomplok ga lagi nombok seperti bulan-bulan sebelumnya. Hayo ngaku?bener kan?

Ngomongin resign sendiri sudah pernah saya bahas sebelumnya mengenai alasan resign hingga status menjadi pengangguran. Sebenarnya tulisan ini dibuat atas request pembaca blog makasi mba Ifa yang mau membaca opini saya dari yang serius sampe ngawur LOL. Dan untuk yang lainnya yang masih mau menyempatkan mampir kesini, saya ucapkan terimakasih banyak yah. 

Sebagai bagian HRD tentunya bukan hal yang aneh jika ada yang mau resign terlebih kita sudah kebal hati kalau ada yang tiada angin tiada hujan tiada petir karyawan bilang ingin resign. Sudah terlihatkan gimana sabarnya dan kebalnya hati para HRD?hahaha ibaratnya nih kalau pacaran, orang HRD sering diputusin tapi reaksinya adalah “Aku Rapopo” so buat teman-teman yang single mangga cari deh orang-orang HRD sebagai pasangan hidup. Ngurus karyawan aja bisa apalagi ngurus dirimu *eaaaaaa 

Back to topic, resign sebenarnya adalah hak semua karyawan dan menurut pak boss tidak ada yang bisa menahan-nahan karyawan untuk pergi jika memang si karyawan ga ada masalah yah. Emang ada yang bisa nahan?ada aja kalau atasannya sudah klik dengan karyawan tersebut hingga keinginan resign si karyawan ditunda-tunda.


Memilih Baju Keluarga Yang Ber-ETHICA

Jumat, 14 Juli 2017
Membicarakan fashion tentunya tidak akan pernah habis dimakan zaman. Seiring berkembangnya waktu maka bisa dikategorikan Fashion memiliki ukuran perubahan yang terus menerus berkembang. Tak luput juga untuk fashion muslimah yang menurut saya belakangan menjadi trend.

Bahkan public figure saat ini sudah banyak yang merubah gaya penampilannya dengan mengenakan pakaian muslim. Serta menjamurnya desainer muslim yang membuat penampilan mereka terlihat glamour namun tentunya tetap santun dengan mengusung tema muslimah. Tak heran bukan jika kini para artis juga merambah ke dunia bisnis Fashion Muslim.

Menariknya dari perubahan tersebut membuat semua kalangan dari remaja hingga mamak-mamak seperti saya ingin juga tampil memukau dengan mengenakan fashion muslim. Dan kabar gembiranya fashion muslim kini tidak terfokus untuk kalangan perempuan namun juga berfokus pada Baju Keluarga.

Hal ini tentu memberikan angin segar untuk saya yang notabene memiliki keluarga kecil yang selalu ingin tampil kompak. Bagi saya sendiri Memilih baju keluarga bisa dikategorikan sangat pemilih. Karenanya saya termasuk salah satu dari sekian mamak-mamak yang paling repot dalam urusan baju terlebih untuk keluarga pada setiap momentnya. 


Tips Menghindari Anyang-anyangan Selama Meeting di Kantor

Kamis, 13 Juli 2017
Hai apa kabar teman-teman semuanya?semoga dalam keadaan sehat yah. Masuk kerja setelah libur panjang membuat kita akan menghadapi berbagai tuntutan pekerjaan yang tertunda sebelum liburan. Betul ga?kalau saya sih ga juga hahaha…

Kegiatan yang biasanya dilakukan setelah liburan panjang di kantor adalah meeting koordinasi bersama tim bukan?membicarakan kembali agenda dan planning pekerjaan yang tertunda untuk segera dirampungkan.

Meeting di kantor terkadang ada yang memakan waktu lama dari pagi hingga pulang sore hari atau hanya sekedar beberapa jam saja. Jujur saja saya paling malas mengikuti agenda meeting dengan waktu yang lama. 

Jangan ditanya apakah saya dilanda kebosanan atau tidak?karena jelas saya mengalami kebosanan. Kadang juga jika mengikuti meeting yang menurut saya sebenarnya kehadiran saya di ruang meeting tidak terlalu berpengaruh dan pada akhirnya membuat saya ga nyaman bahkan mengantuk.

Posisinya itu seperti orang ketiga yang sedang nganterin temannya pacaran, dimana saya seperti kambing budeg hahaha. Lah iyah bayangkan saja teman-teman, ketika pak boss membicarakan sesuatu saat meeting namun disitu saya tidak punya peranan yang penting. Yang ada saya lebih banyak membuka menutup mulut alias menguap terus-terusan sambil mengangguk-angguk sebagai tanda menghargai.


Auto Post Signature

Auto Post  Signature