Bantu Penuhi Kebutuhan Serat Anak Melalui Jam Makan Serat

Sebagai ibu, rasanya sedih banget saat mengetahui anak-anak alami konstipasi atau lebih umunya disebut sembelit. Kecewa banget karena merasa tidak bisa menjaga saluran cerna anak-anak di rumah hingga mereka harus mengalami nyeri saat buang air besar...huhuhu
 
Salah satu penyebab terjadinya konstipasi ini karena kekurangan makan serat utamanya dari buah dan sayur. So, ini menjadi PR besar buat saya, anak-anak masih dalam ritme belum konsisten konsumsi buah sayurnya.

Terlebih lagi saat anak-anak mulai picky eater kebayang ga sih puyeng pala mamak boro-boro mau mikirin kecukupan serat yang masuk ke dalam tubuh anak, rasanya anak mau makan aja udah sujud syukur.

Temans adakah yang merasakan hal yang sama juga?
 
Padahal kebutuhan serat dalam tubuh anak itu sangatlah penting, hal ini dimaksudkan agar sistem pencernaan anak bisa bekerja secara optimal.

Nah, temans kira-kira apalagi ya pentingnya serat terus bagaimana caranya agar anak-anak bisa konsisten dalam ritme tertentu untuk makan serat? jawabannya saya dapatkan setelah mengikuti Kampanye Peluncuran Jam Makan Serat bersama Bebeclub.
 
 
jam-makan-serat

Kampanye Jam Makan Serat Bersama Bebeclub


Mengingat pentingnya asupan serat pada anak, yang juga merupakan salah satu faktor penting untuk tumbuh kembang anak serta fakta di lapangan yang menyebutkan jika 9 dari 10 anak itu kekurangan asupan serat padahal kebutuhan serat setiap harinya yaitu 19 gram setiap harinya namun hanya 1/4 yang dapat dipenuhi.
 
Hal ini menjadi perhatian maka dari itu pada tanggal 03 Juni 2021 diadakan "Kampanye Peluncuran Jam Makan Serat bersama Bebeclub".
 
Saya beruntung sekali bisa menghadiri undangan kampanye ini soalnya saya merasakan betul bagaimana effort buat penuhi asupan serat pada anak itu tidaklah mudah.

Acara ini berlangsung dari pukul 10.30 wib hingga 12.00 wib, narasumber yang hadir dalam memberikan materi diantaranya ada :

👉  Dokter Spesialis Anak Konsultan dan Ahli Gastrohepatologi, Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K)
👉 Ahli Nutrisi dari Fakultas Kedokteran UI Prof. Dr. dr Saptawati Bardosono, MSc.
👉 Shiera Syabila Maulidya, Brand Manager Danone Specialized Nutrition Indonesia
👉 Gya Sadiqah, Selebriti
 

 Tentang Serat


Lebih lanjut mengenai serat, Dr. Ariani Dewi memberikan penjelasan jika serat itu ada yang larut dalam air dan tidak larut dalam air. 

Serat larut dalam air, contohnya : sayuran, gula bit, tanaman berkayu dan gandum sereal. Sementara Serat tidak larut dalam air, contohnya : buah, kacang-kacangan, kentang, ektrak rumput laut dll.

Fungsi serat pada saluran cerna anak diantaranya adalah :
 
🌿 Mengurangi gejala saluran cerna
🌿 Merangsang dan melembutkan BAB
🌿 Menjaga populasi mikroba usus
 
Sementara itu efek serat pada anak itu tak hanya untuk kesehatan saluran cerna saja akan tetapi juga mengurangi risiko obesitas, risiko diabetes dan risiko penyakit jantung.
 

Konsumsi makanan berserat tidak bisa diremehkan. Kebutuhan serat yang tercukupi dapat membantu optimalisasi kesehatan saluran cerna yang krusial bagi tumbuh kembang dan kesehatannya. Pencernaan yang sehat akan membuat nutrisi makanan terserap dengan baik, yang juga akan berdampak pada sistem daya tahan tubuh anak menjadi lebih baik, dapat memberikan perkembangan yang optimal ke otak, bahkan dapat dapat mempengaruhi emosi anak"  Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K)

Bagaimana dengan bayi? pemberian ASI eksklusif nyatanya mengandung serat berupa FOS, GOS dan laktosa yang tidak dicerna sempurna.

Sudah tahu tentang serat tapi nyatanya ada saja bukan kasus anak yang susah makan buah dan sayur? cung ada yang kesulitan? tenang temans tidak sendiri karena banyak yang juga kesulitan cara memberikan serat kepada anak.

Prof. Saptawati menjelaskan bagaimana strategi yang bisa dilakukan agar memenuhi kebutuhan serat untuk anak. Salah satu strategi penting adalah menjadi ROLE MODEL alias memberi contoh buat anaknya.

Mau gimana anak mudah makan sayur jika ternyata orang tua di rumah tidak memberikan contoh. Tak hanya beri contoh tapi orang tua perlu memiliki pengetahuan yang cukup dalam memberikan makanan yang berserat tinggi kepada anak.


Peluncuran Jam Makan Serat Bersama Bebeclubs

ama Bebeclub

peluncuran-jam-makan-serat

 

Edukasi tentang makanan berserat itu sangat penting sekali, hal ini berdasarkan fakta lapangan dimana kebutuhan serat pada anak belum optimal. Oleh karenanya untuk mendukung para Ibu di Indonesia, Danone melalui Bebeclub meluncurkan kampanye Jam Makan Serat.

Hal ini ditujukan agar membangun kebiasaan makan serat pada anak, harapannya memudahkan orang tua dalam memastikan asupan serat harian anak terpenuhi.

Menurut Mba Shiera, jam makan serat ini dibagi menjadi 3 waktu yaitu jam 10 pagi, jam 2 siang dan jam 8 malam. Dan mengajak semuanya dalam tantangan 21 hari makan serat!

Untuk mendukung gerakan Jam Makan Serat ini, Bebeclub menyediakan e-booklet yang bisa diunduh secara gratis berisikan banyak informasi dan inspirasi yang membantu gerakan jam makan serat ini.

Tak hanya itu saja, tapi juga ada Tummypedia yang membantu memantau kesehatan pencernaan anak. Bisa dijadikan dasar awal report sebelum temans mau konsul ke Dokter ahli loh!

Selain gerakan "Jam Makan Serat", Bebeclub juga menghadirkan susu Bebelac Gold sebagai susu tinggi serat yang bantu lengkapi asupan serat harian anak.

tummypedia-bebeclub

 ***

Nah, temans demikian yang bisa saya bagikan kali ini. Senang sekali bisa dapat edukasi seputar serat dan juga tantangan jam makan serat yang bisa saya aplikasikan untuk anak-anak di rumah.

Yuk temans bisa coba ikutan tantangan 21 hari makan serat pada jam 10 pagi, 2 siang dan 8 malam sebagai upaya membiasakan makan yang baik setiap harinya.

Adakah yang sudah coba tantangan ini? kuy sharing!