Pengalaman Tetap Bekerja Saat PSBB

Waktu pengumuman Jawa Barat akan dilakukan PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar ) saya sudah happy syalalala. Fikir saya maka saya akan diliburkan huahaha yass mamak yang satu ini tuh ngarep banget deh bisa libur.

Mengapa? ya karena rasa cemas dengan penyebaran corona yang tiap hari terus saja bertambah dengan angka kematian juga yang terus bikin perut mules kalau saya tahu update beritanya.

Sayangnya, setelah penetapan diberlakukannya PSBB di kota Bandung dan kota Cimahi terhitung tanggal 22 april 2020. Perusahaan tempat saya bekerja tetap beroperasi dan artinya saya harus tetap masuk kerja sodara setanah air.



Pemberlakuan WFH memang sudah ada namun mau tak mau jika harus ke kantor maka saya harus masuk kerja. Kerja dalam kondisi begini itu seperti uji nyali harus berani namun tetap waspada dengan memperhatikan kelengkapan sesuai aturan.


PSBB di kota cimahi, tetap bekerja saat PSBB


Tetap Masuk Bekerja Saat PSBB di Kota Cimahi


Awalnya saya kira PSBB hanya ada di Jakarta namun ternyata Cimahi dan Bandung juga melakukan PSBB.

Lalu apa saja yang perlu saya persiapkan menjelang PSBB di Kota Cimahi? beberapa hal yang saya persiapkan diantaranya :

😷 Menggunakan Masker

Aturannya memang diwajibkan keluar rumah menggunakan masker. Meskipun saya juga ke kantor pake mobil tapi tetap saya menggunakan masker.

👉 Membawa Surat Keterangan Perusahaan Beroperasi

Jaga-jaga takut ditanya ngapain saya keluar sesuai dengan anjuran dari atasan melalui email maka saya membawa surat keterangan jika perusahaan tempat saya bekerja masih beroperasi selama pandemi corona ini.

Untuk pengajuan dispensasi tetap beroperasi, hal ini didapatkan dengan mengajukan ke siinas.kemenprin.go.id. 

surat keterangan beroperasi saat PSBB


👌 Membawa Id Card Karyawan

Selain surat keterangan beroperasi, juga diwajibkan agar karyawan membawa id card. Maka dari itu saat saya baca email tersebut saya langsung masukkan ke dalam tas biar ga lupa hahaha.

Pengalaman Tetap Bekerja Saat PSBB 


Dengan mempersiapkan ketiga hal ini, saya masih cemas takut gimana-gimana hahaha. H-1 sebelum PSBB saya sudah melihat beberapa tugas sedang mendirikan tenda untuk check point.

Jeng...jeng...hari H PSBB dimulai, pagi itu saya rasa kendaraan udah mulai sepi. Bisa dihitung jari, mobil yang lalu lalang cuman berpa biji kalau sepeda motor cukup lumayan tapi saya sudah tidak melihat yang saling berboncengan.

Saya sempet mikir lah ini ga dicek nih saat melalui pos cek point, padahal saya sudah menjalankan pelan mobil. Yang diberhentikan adalah mobil yang terlihat drivernya tidak menggunakan masker. Maka PSBB hari pertama aman.

Bagaimana dengan PSBB selanjutnya yakni bertepatan malamnya itu akan munggahan. Nah ini dia seru ceritanya. Pagi hari masih tetap sama tidak ada pemeriksaan di cek point. Namun saat sore hari saya pulang kantor sekitar pukul 16.00 wib wuih macetos nommos.

Karena di cek point kab. Bandung Barat, banyak polisi serta petugas medis yang memberhentikan mereka yang berboncengan bahkan ga pake helm.

cek point PSBB Bandung barat


Ckckckck..marahin aja dah Pak udah tahu PSBB tapi ada saja warga yang bandel udah ga pake masker boncengan 3 dong. Saya ketawa cekikikan aja menyaksikan mereka ditunjuk, diberhentikan petugas.

Tak disangka saat PSBB hari ke-2 itu saya juga akhirnya kena juga diberhentikan. Petugas di cek point meminta saya buka kaca karena mengecek siapa saja yang ada di mobil setelah itu diukur suhunya barulah saya diperbolehkan jalan.

Dan hal ini berlaku hingga PSBB hari selanjutnya, setiap memasuki kota Cimahi maka saya diberhentikan cek suhu dan cek penumpang di mobil.

Berhubung rumah saya di Cimahi dan kantor di Kab. Bandung Barat maka ya kena juga deh.

FYI, untuk pengendara motor selain wajib pake masker juga diwajibkan menggunakan sarung tangan karena ada beberapa cerita yang kena teguran karena hal ini.

***

Semoga dengan cara ini bisa menghentikan penyebaran virus corona, buat yang bekerja seperti saya harus jaga kesehatan yah. Jangan lupa persiapkan sebelum berangkat kerja prosedur yang harus dijalani.

Demikian temans, cerita saya yang masih masuk kerja saat PSBB. Semoga bisa bermanfaat yah!