Search

Hewan Peliharaan Sakit? ke Puskeswan Saja

Beberapa minggu lalu saya dikagetkan dengan kondisi Shasa kucing gembul saya yang muyung. Sore itu sepulang saya pergi dari TJ (tukang Jait) saya melihat Shasa tiba-tiba batuk dengan perutnya kembang kempis lalu akhirnya memuntahkan semua isi perutnya. 

Seharian itu udah 11x dia muntah-muntah sampe akhirnya lemas tak berdaya dan tidak mau makan. Dini hari saya dan akang suami terbangun, mendengar rintihan meong-an Shasa berujung muntah dengan warna kekuningan.

Nangis saya liat Shasa yang biasanya lari-lari, makan paling banyak, namun kala itu murung, minumpun ga mau.

Keesokan harinya akang suami langsung membelikan makanan basah sapa tahu karena ada yang nyangkut ditenggorokannya klo kami kasih makanan kering.

Biasanya kalau lagi sehat dikasih makanan basah itungan detik langsung habis. Namun kini berbeda, Shasa tetap ga nafsu makan malah si Thoby yang menghabiskan jatah makanan Shasa.

Ditunggu sampai 4 hari gejala sembuh tak tampak, akang suami sudah pasrah dengan mengatakan "Udah deh keknya Mati nih"😭 ah rasanya sakit melihat kesayangan kami begitu.

Akang suami yang tiap hari suka kesel kalau Shasa uda ngacak-ngacak tempat sampah belakangan menjadi iba melihat Shasa tak berdaya.

Tepat di hari ke-5, saya posting foto Shasa yang ga berdaya di Instagram. Betullah The Power Of Medsos, dari postingan foto tersebut saya langsung dapat Insight yang datang dari teman kuliah untuk dibawa ke Puskeswan. 

Sebenarnya juga akang suami sudah berencana membawa ke dokter hewan langganan cuman waktunya tak kunjung pas.

puskeswan cimahi, puskeswan, kucing sakit, vaksin kucing, pengobatan kucing


Berbekal info tersebut, segera saya izin pulang dari kantor. Pukul 10.30 wib saya menuju rumah membawa Shasa ke Puskeswan. Ajaib banget selama perjalanan Shasa mengeong padahal sebelumnya suara dia sama sekali tak ada. *mungkin tahu mau disuntik 😆.


Kali pertama saya ke Puskeswan, jadi saya masih nanya-nanya dulu ke orang sekitar dimana gerangan letak tempatnya. 

Ternyata lokasinya paling ujung mentok. Fikir saya setibanya disana Puskeswan itu sepi ternyata dugaan saya salaahhhhhhh. *antri cin 😁

Tiba di Puskeswan sekitar pukul 11.00 wib, terlebih dahulu melakukan pendaftaran lalu duduk di kursi tunggu sambil nikmatin gosip syantiek melalui TV yang tersedia disana. 
 
puskeswan cimahi, puskeswan, kucing sakit, vaksin kucing, pengobatan kucing, dokter hewan cimahi
Meja Pendaftaran
Setelah menunggu syantiek akhirnya terdengar panggilan "Shasa" oleh bu dokter. Saya bengong karena nama saya "Herva" akan tetapi bu dokter menatap saya. Barulah disadari yang dipanggil kucing saya >> saat itu emang benar-benar saya butuh MINUM. 

Di cek BB normal, suhu badan normal, dielus-elus, ditanya-tanya gejalanya akhirnya dengan cepat Dokter menyimpulkan Shasa kena "Gastritis" alhamdulilah ternyata bukan penyakit yang berbahaya.

Dari pengalaman saya tersebut, saya mau bagikan info untuk rekan-rekan yang hendak mengunjungi Pusat Kesehatan Hewan Cimahi , cekidot yah :

1. Berhubung PUSKESWAN ini bergandengan sama Pemkot Cimahi jadi bukanya hanya di hari Senin - Jumat pukul 08.00 wib - 14.00 wib

Di papan pengumuman sampe jam 15.00 wib tapi pasa saya telepon petugasnya bilang cuman sampe pukul 14.00 wib. Buat yang kerja kek saya dan akang suami maka mau tak mau mesti merelakan izin atasan untuk masuk siang atau mengajukan cuti. Kalau saya emang ga mau rugi potong cuti maka saya hanya menggunakan izin toh cuman 1 ,5 jam saya izinnya 😆 >> emak pandai kan?  

puskeswan cimahi, puskeswan, kucing sakit, vaksin kucing, pengobatan kucing, dokter hewan cimahi

2. Bawa Kendaraan sendiri karena kalau naik umum saya khawatir tak hanya peliharaannya yang ke dokter tapi yang empunya juga. Akses angkotnya kalau dari Bandung naik Angkot Cimahi yang melewati RS. Dustira soalnya letaknya dekat rel Kereta Api yang ada Tukang Sate paling ngebul dan rame di sore hari. Turun depan gapura yang ada warung kecil, setelahnya mesti jalan sampe ke ujung dan menurut saya lumayan jauh meski bisa membakar lemak tetep aja bikin betis kondean.  

Saran saya silahkan membawa kendaraan sendiri, karena ada beberapa peralatan medis yang tidak tersedia di Puskeswan dan mengharuskan kita membeli di toko obat hewan letaknya agak jauh dari puskeswan. 

Seperti 3 suntikan ini, banyak yah?iya jadi Shasa disuntik antibiotik, anti mual dan vitamin. Makanya dokter menyarankan untuk membeli 3 suntikan tersebut. Jangan khawatir 3 suntikan ini harganya dibandrol Rp 10.000 saja. 

puskeswan cimahi, puskeswan, kucing sakit, vaksin kucing, pengobatan kucing, dokter hewan cimahi
Bekas Suntikannya bisa digunakan untuk memberikan Obat
3.  Biaya Pengobatannya oleh dokter itu FREE. Jujur aja saya sampe terkaget-kaget campur hepi juga siy karena kalau biasanya saya ke dokter hewan mmm nganu mahil saja belum lagi obatnya hahaha. Nah di Puskeswan, kita cuman beli obatnya aja sedangkan biaya dokter HARATIS sekali lagi GRATIS TIS TIS. Kita juga mendapatkan kartu pengobatannya kalau-kalau nanti sakit lagi.

puskeswan cimahi, puskeswan, kucing sakit, vaksin kucing, pengobatan kucing, dokter hewan cimahipuskeswan cimahi, puskeswan, kucing sakit, vaksin kucing, pengobatan kucing, dokter hewan cimahi, kucing persia sakit, obat kucing, kusing sakit

Biaya obatnya dengan 4 macam, saya lupa fotoin yang terdiri dari antibiotik yang saya minta berbentuk Syrup, obat anti mual, obat nyeri dan vitamin cukup dengan Rp 30.000 sajah. Lagi-lagi saya melongo padahal di siang terik itu saya udah keringetan jangan-jangan karena biaya dokter free obatnya bisa mahal beratus-ratus. Dugaan saya salah maning. 

puskeswan cimahi, puskeswan, kucing sakit, vaksin kucing, pengobatan kucing, dokter hewan cimahi


4.  Ada Follow Up dari dokter yang Menangani. Jadi sehari setelah saya bawa Shasa ke Puskeswan esoknya ada Dokter Wieke begitu namanya mengirimkan pesan singkat menanyakan perihal keadaan Shasa. Terkesima dengan pelayanannya bahkan dokter Wieke juga bisa menawarkan suntik vaksin datang ke rumah. Tentunya buat kami bikin ga repot bukan?

puskeswan cimahi, puskeswan, kucing sakit, vaksin kucing, pengobatan kucing, dokter hewan cimahi,kucing sakit, persia sakit, dokter hewan

5. Yuk bawa segera hewan peliharaan kita jika mulai menunjukkan tanda-tanda sakit a.k.a teu damang. Oiya buat rekan-rekan semua yang mau melakukan pemeriksaan hewan peliharaannya bisa langsung datang aja ke PUSKESWAN CIMAHI. Alamatnya disini 👇:

 Jl. Sukimun RT.03 / RW.04, Kel. Baros, Kec. Cimahi Tengah, Baros, Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat 40521, Indonesia 
Telepon : +62 22 6656753

Terdapat 2 ruang periksa, ruang tunggu dengan kursi berderet serta ada fasilitas TV jadi ga akan bosan menunggu antrian, dibelakangnya seperti ada ruang perawatan, saya ga banyak melihat secara detail karena mengejar jam izin keluar kantor serta riweh bolak balik ke toko obat hewan. Ruangan yang dicat serba putih dengan keramik putih menambah kesan bersih. Terlebih kita diwajibkan membuka alas kaki. 
 *****

Alhamdulilah setelah dibawa ke Puskeswan, sepulang saya kerja sore hari ketika saya membuka toples makanan, Shasa langsung samperin saya dan makan. 

Makannya langsung lahap, esok harinya seperti biasa Shasa sudah mulai ceria dan lincah. Pagi hari di Jumat tanggal 31 Maret 2017, sebelum saya berangkat kerja, saya melihat Shasa dan Toby sedang nongkrong didepan pintu memandangi langit yang cerah secerah hati saya melihat kesembuhan Shasa.

Tulisan ini tidak mengandung promosi ataupun tulisan berbayar tapi ini murni info yang perlu saya bagikan buat semuanya. 

Memelihara hewan juga mesti siap untuk bertanggungjawab dengan keadaannya dikala sehat dan sakitnya loh. Jangan sampai kita lalai, bukan keinginan mereka dipelihara oleh kita akan tetapi kitalah yang memilih mereka.  


Semoga bermanfaat yah 💋

Немає коментарів

Опублікувати коментар

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun