Cerita Menyapih Anak Pertama Dan Kedua

Tidak terasa waktu bergulir begitu cepat, Rayi kini sudah menginjak 2 tahun itu artinya sudah lepas masa-masa indah menyusui dan masa pumping di kantor.

Alhamdulilah, untuk kedua kalinya saya berhasil memberikan full hak ASI kepada anak-anak baik Neyna maupun Rayi *tabeuh rebana bari ngibing*.

Namun tentu saja perjuangan mengASIhi ini tidak semulus yang dibayangkan, saya harus melewati serangkaian drama kumbara yang megguras tangis air mata, Hingga akhirnya saya nyatakan proses menyusui ini BERHASIL.

Beda anak, beda cerita loh untuk proses menyapihnya. Antara Neyna dan Rayi memiliki cerita yang berbeda. Apakah perbedaannya itu?


Cerita menyapih, persiapan untuk menyapih, menyapih tanpa drama, atasi payudara bengkak saat menyapih


Cerita Menyapih Anak Pertama Dan Kedua

 

Drama Menyusui Anak Pertama


Sebelum memasuki fase menyapih, saya akan flachback terlebih dahulu drama menyusui anak pertama. Waktu Neyna lahir, saya bersyukur ASI begitu melimpah hingga terkadang beleberan keman-mana. Sayangnya Neyna ga mau menyusui pada PD (payudara) kanan saking derasnya aliran ASI yang membuatnya tersedak hingga menangis.

Maka PD kanan lebih sering saya pumping jadikan stock selama saya bekerja. Kendala selama menyusui waktu anak pertama hampir tidak ada kecuali kendala saat saya harus pumping di kantor karena keterbatasan ruangan atau saat saya sedang mobile di luar kantor.

Selain itu, dulu saya alami lecet puting karena Neyna tumbuh gigi hingga saya konsultasi ke RSIA Hermina Pasteur. Puting lecetnya sangat menyakitkan hingga keluar darah dan sobek kulitnya. Rasanya perih sangat apalagi kalau sedang pumping atau disedot langsung oleh Neyna.


Namun drama ini tak menyurutkan saya untuk tetap menyusui dengan keras kepala, saya masih melanjutkan kembali hingga usia Neyna 2 tahun.

Cerita Menyapih Anak Pertama

Drama puting lecet tidak ada apa-apanya dengan drama saat menyapih Neyna. MasyaAlloh anak solehah saya ini seminggu masih nangis dangdut tiap tengah malam.

Belum lagi kalau siang mau tidur beuh udah pasti as always nangis kejer kayak yang ditamparin bolak balik nyungseb sama mamaknya yang baik ini hahahaha. Pokoknya cranky abissss

Neyna baru bisa tidur terlelap tanpa nangis setelah 1 minggu kemudian. Bagaimana dengan saya? saya sendiri alami Payudara Bengkak selama menyapih bahkan mengalami demam dong. Mungkin karena menyapihnya tiba-tiba.

Dulu memang saya akui minim sekali ilmu menyapih dengan cinta or weaning with love :p jadinya ya udah tanpa ada persiapan langsung hajar blas wkwkk..

Yang saya persiapkan untuk proses menyapih Neyna hanya menyediakan susu UHT saja tanpa ada yang lain huhuhu...Maafkan daku ya Nak yang minim ilmunya hingga harus menyapih tiba-tiba seperti petir yang menyambar ladang gandum lalu dihujani meteor coklat *naon atuh ieu? 😂



Drama Menyusui Anak Kedua

Bagaimana dengan anak kedua? berbeda dengan kondisi lahiran Neyna dimana saya melahirkan secara spontan sehingga ASI langsung ada sementara saat lahiran Rayi 2 tahun lalu saya harus melahirkan secara caesar.

Namun alhamdulilah akhirnya ASI tetap melimpah persis saat saya menyusui Neyna. Berbeda dengan Neyna, Rayi tidak ada masalah dengan PD kanan yang masih saja aliran ASInya lebih deras. Rayi suka keduanya, membuat saya happy sekali.

Sayangnya entah mengapa penyebabnya, tiba-tiba Rayi mengikuti jejak kakaknya tidak mau menyusui di PD kanan. Sehingga lagi-lagi payudara kanan harus saya relakan untuk dipumping jadi stock ASIP.


Apakah alami puting lecet juga? yasss alami juga tapi ga separah waktu menyusui Neyna. Duh itu rasanya maknyosss grandoss.

Ga perlu saya obatin saat puting lecet menyusui Rayi karena sembuh sendiri.

Cerita Menyapih Anak Kedua

Sudah 5 hari, saya menyapih Rayi. MasyaAlloh beda dengan Neyna. Menyapih Rayi ga perlu effort buanyak.

Hanya 1 hari Rayi nangis bombay dan rewel seharian, besoknya hanya saat tidur saja rewel lalu sudah 3 hari ini Rayi No Nyenyen.

Memang berbeda dengan Neyna, 4 bulan sebelum memasuki usia 2 tahun. Rayi sudah saya sounding bahwasanya ia sudah besar tidak ada yang nyenyen hampir setiap hari saya sounding ini. Namun biasanya Rayi akan jawab "Aa nyenyen..Aa nyenyen" maksudna aa juga nenen kok hahaha.

Dan alhamdulilah terbukti sekali proses menyapihnya ga banyak drama. Saya pun hanya alami payudara bengkak sakit banget saat hari pertama saja selebihnya saya minum obat dan alhamdulilah saya bisa sambil kerja.


Memang loh sesuatu yang dadakan itu ga akan berjalan sesuai ekpektasi kecuali tahu bulat yang goreng dadakan hahaha. Penting banget untuk persiapan ketika akan memasuki fase menyapih ini.

Bagaimana kondisi Rayi sekarang? dia hanya minta nenen hanya untuk memandangi atau sekedar mengelus saja wkwkk mungkin cara ini yang bisa ia lakukan sebagai perpisahan dengan nyenyen.



***
Demikian cerita menyapih anak-anak versi saya, semoga bisa menjadi pembelajaran juga buat temans yang baca.

Breastpump, cooler bag sudah digantung tanda saya sudah menyelesaikan masa menyusui ini. Pastinya kangen dengan masa-masa ini yang ga akan terulang lagi.

Well, temans ada yang mau sharing seputar cerita menyapihnya? yuk kita sharing.