Hati-Hati Scammer Mengincar Recruiter Dan Jobseeker!

Jumat, 14 September 2018
Temans, pernahkah mendapati email yang isinya adalah kesempatan untuk mengikuti tes di salah satu perusahaan ternama ataupun BUMN?

Saya pernah dan hampir tertipu. Jadi sekitar tahun 2013, saya pernah mendapati email yang dinyatakan saya lolos administrasi dan berhak mengikuti rangkaian tes selanjutnya yakni psikotes.

Email tersebut dilampiri dengan attchment yang berisikan sebuat surat lengkap dengan KOP Surat salah satu BUMN disertai dengan bubuhan tanda tangan kepala BUMNnya.

Bagaiamana reaksi saya?

Dulu saat menerima email dan membaca lampiran surat keputusannya saya girang bukan main. Eits, tapi setelahnya saya baru menyadari ada yang tidak beres dengan isi surat tersebut.

Isinya surat menyatakan :

1. Saya harus membeli tiket pesawat di salah satu penyedia tiket
2. Akan ada reimbush di akhir tes
3. Saya harus bersedia tes di Surabaya sementara kantor pusat di Jakarta (ada dikop suratnya)
4. Segera konfirmasi untuk membeli tiket

Alloh maha baik menyadarkan saya dari kebahagiaan semu, saya langsung teringat mantan rekan kerja saya yang sudah diterima di BUMN tersebut. 

Saya BBM rekan saya, saya ceritakan detail apa yang sedang saya alami. And whats?ternyata itu adalah PENIPUAN. Sudah banyak yang kena tipu mengatasnamakan BUMN tersebut.

Saya diminta rekan saya tersebut membuka situs BUMN resmi dan di tampilan web-nya. Yang menjadi headline kala itu adalah artikel dengan judul "hati-hati penipuan yang mengatasnamakan BUMN tersebut"

Dalam artikelnya juga ditampilkan contoh kop surat keputusan penerimaan karyawan baru yang PALSU.

penipuan tes kerja



Uedannn penipu ulung, inginku berkata kasar saat itu. Bisa-bisanya dia bikin kop surat persis dengan tanda tangan salah satu pejabat BUMN tersebut.

Alhamdulilah sekali saya lega karena terhindar dari penipuan rekrutmen tersebut. 

Lalu yang menjadi pertanyaan saya kala itu adalah "Darimana si penipu tahu alamat email saya?" 

Nah pertanyaan tersebut akhirnya terjawab di tahun 2018 ini.

Singkat cerita setelah cuti melahirkan, saya melakukan rutinitas kembali. Memulai pekerjaan saya serta menghandle pekerjaan rekan saya yang gantian cuti melahirkan.

Hari itu say beneran riweh banget, karena saya belajar kerjaan yang baru. Tiba-tiba terdengar suara telepon. 

Dari receptionist kantor, mengatakan jika ada pihak dari salah satu situs kerja yang memang kantor menjalin kerjasama yakni Jobstreet. 

Karena saya riweh banget saya dan biasanya memang suka ada info penting jika Jobstreet sampe nelepon maka saya terima. 

Padahal kalau ada telepon dari yang pihak luar dan ga ada kepentingan juga ga mau saya terima.

Penipu : Siang dengan HRD PT. XXX
Saya : Betul, bisa dibantu pak?
Penipu : Saya dari pihak jobstreet akan mengadakan maintenance jobstreet untuk beberapa saat. Oleh karena itu saya minta usernama dan password jobstreet perusahaan ibu
Saya : Haah? (saya belum lihat caller id di telepon) bergegas saya tanya ke rekan saya sebelah dan saya juga mulai curiga biasanya pihak jobstreet ga pernah minta username maupun password)
Maaf pak ini darimana?
Penipu : dari jobstreet (keukeuh) ayo bu sebentar aja kok buat maintenance (maksa)
Saya : langsung lihat caller id ternyata bukan dari nomer jobstreet karena biasanya pihak jobstreet menggunakan nomer tlp 021 XXX tapi ini adalah nomer HP pribadi
"Maaf pak ga bisa saya kasih"
Penipu : ih gimana sih udah minta dengan syantiek (sambil nyanyi)
Saya : tutup telepon
Selepas menutup telepon, saya langsung email customer service jobstreet dan mengadukan tentang hal ini.


email pengaduan jobstreet

Sore hari setelah saya email, pihak jobstreet menghubungi saya menanggapi pengaduan saya.

Kali ini setelah saya lihat caller id-nya adalah nomer yang biasa hubungi saya jika saya hendak perpanjang kerjasama dengan jobstreet.

Pihak Jobstreet yang diwakili oleh mba X memohon maaf jika ada yang seperti itu dan diharapkan saya tidak pernah memberikan username maupun password kepada pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

Sayapun menanyakan perihal kebutuhan atau target yang penipu cari lewat akun perusahaan. 

Penting untuk temans tahu, jadi si penipu itu jika mendapatkan id perusahaan dia akan memback up data-data pelamar. Dan yang ia butuhkan adalah alamat email pelamar sehingga ini dijadikan modal penipuan.

Dari alamat email nantinya akan digunakan seperti yang telah saya alami yakni mengirimi email pemberitahuan adanya tes palsu dengan dalih membeli tiket pesawat atau kereta api.

Jadi terjawab sudah pertanyaan saya 5 tahun silam, darimana si penipu dulu dapet email pribadi yang saya gunakan untuk melamar pekerjaan.

Coba temans bayangkan berapa puluh ribu pelamar yang bisa ia kirim email dan ada yang tertipu. Bisa jadi dari setiap 1000 email yang mereka kirimkan tes palsu ada 1-5 orang yang tergiur.

Kalikan tiket pesawat misal hitung Rp 1.000.000 untuk tiket pulang pergi. Ada 5 pelamar yang tertipu maka si penipu bisa mengantongi 5 juta. Gilakkan?dari nipu dia bisa dapetin uang banyak.

So, ga cuman jobseeker yah ternyata recruiter juga jangan sampai kecolongan memberikan data yang confidential.

Hanya karena kecerobohan recruiter bisa jadi banyak jobseeker yang mengalami nasib ga enak.

Lalu gimana nih agar terhindar dari Scammer?

Untuk Recruiter sebaiknya adalah :

✔ Tidak memberikan username dan password kepada pihak yang tidak berkepentingan
✔ Koordinasi dengan semua tim apalagi kalau ada salah satu rekan kerja yang baru beritahukan yah jangan sampai kecolongan biasanya nih anak baru itu suka lugu (lutung gunung) jadi main ngasih-ngasih aja padahal ternyata itu modus penipuan
✔ Memberitahukan dalam postingan lokernya dengan menekankan jika proses recruitmentnya sama skelai tidak dipungut biaya alias gratis
✔ Segera ubah password jika ada salah satu rekan kerja yang mengurusi postingan iklan resign khawatir nanti ada hal yang tidak diinginkan

Mengapa harus diperhatikan hal ini?karena ini menyangkut nama baik perusahaan juga. Jangan sampai nanti ada pengaduan ternyata recruitmentnya adalah penipuan. 

Untuk Jobseeker ini yang harus dilakukan :

✔ Baca baik-baik jika mendapatkan undangan tes palsu karena biasanya ada kalimat yang janggal ataupun hal-hal tidak lazim yang ada dalam surat pasti ketemu. Seperti yang pernah saya alami ada bagian surat yang bikin saya curiga
✔ Cari informasi lewat web resmi perusahaan apakah benar sedang membuka loker. Yang saya lakukan mencari info kepada teman yang sudah bekerja disana 
✔ Jangan mudah tergiur yah sama kantornya atau sallary yang dijanjikan
✔ Penting diketahui yah tidak ada proses rekruitment yang mengharuskan pelamarnya membayarkan sejumlah uang! 


Waspada terus yah temans jangan sampai ada yang kena tipu. Demikian sepenggal pengalaman saya hampir tertipu baik sebagai jobseeker maupun recruiter. 

Ada yang pernah alami juga?saya berharap tidak ada yang tertipu yah dengan modus penipuan seperti ini.

Semoga postingan kali ini bisa bermanfaat yah!

106 komentar on "Hati-Hati Scammer Mengincar Recruiter Dan Jobseeker!"
  1. Belom pernah kena penipuan kayak gitu sih, soalnya dulu nggak sempat lamar-lamar kerja.

    Wah, penipu juga bisa mengatasnamakan jobstreet buat minta user dan password juga ya? Ngeriii...

    BalasHapus
  2. nggak hanya jobstreet, di situs cari kerja lain juga must carefull.
    pernah dapat sih. berapa kali. karena sering baca dan nonton yout tube tentang penipuan. jadi nggak cepet tergiur. habis ditelp pasti selalu check ke situs utama perusahaan. apa bener perusahaan membuka lowongan atau melakukan panggilan dengan syarat seperti itu :).
    benerkan mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali kang sebisa mungkin klarifikasi dan konfirmasi kepada pihak yang benar :)

      Hapus
    2. harus , minimal untuk orang orang disekitar kita. harus di buat waspada ketika mereka melamar kerja nanti

      Hapus
    3. iya jangan sampai ada yang kena tipu

      Hapus
  3. ada saja cara orang untuk menipu yah. Syukurlah terhindar modus penipuannya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bersyukur bisa terhindar dari modus penipuan

      Hapus
  4. serem juga ya sekarang penipu makin lihay

    BalasHapus
  5. Ahh.. Mba Herva, kita hampir sama tertipu, waktu itu pas masih cari kerja, tiba-tiba ada email saya diterima di salah satu BUMN yang paling ngehits, ya saya girang pakai banget, tapi ya itu, testnya di Riau. Dan biayanya nanti akan diganti, saya jadi mikir lagi, masa ya sih segitunya? Terus saya tanya-tanya ke beberapa teman, mereka juga mengatakan bahwa itu penipuan. Alhamdulillah, ada yang mengingatkan.

    Terus itu yang mengaku dari jobstreet, gila juga ya.. kalau dari jobstreet maintenance, pastinya tidak perlu username dan password dari pihak perusahaan yang bekerja sama ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mb Er serem yah pada nekad penipunya

      Hapus
  6. Wah mbaaaa, suami saya barusan mau ditipu semacam ini beberapa bulan lalu, tapi infonya dari LinkedIn.
    Cuman gak asyik ah, penipunya kurang lihai, mudah ketebak hahhahaha..

    Dia mengatasnamakan perusahaan BUMN, ngasih surat panggilan yang kopnya lupa di edit, masih pakai kop surat perusahaan lain wkwkwkw..

    Modusnya sama, karena tau suami di Surabaya, dia minta transfer uang untuk beli tiket pesawat ke Jakarta, ckckckc

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah untung yah kita ga terbuai sama info palsunya mba

      Hapus
  7. Betul itu mba, jaman sekarang hoax meraja lela. kita harus pintar pintar menyaring setiap informasi yang masuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul kang harus pandai sekali bedakan yang mana yang real n tipuan

      Hapus
  8. Hiiii serem banget ya Bun. Apalagi jaman sekarang banyak berita hoax juga. Kitanya harus banyak tanya juga ke orang ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba banyakin tanya juga bisa terhindar dari yang beginian

      Hapus
  9. Menambahkan biasanya penipuan bisa dilihat dari alamat e-mail yang tidak resim misalnya : blablabla@email.ru. Sekarang kan musim lamaran kerja online pasti disuruh ngisi form nah kalau dalam form tsb disuruh memasukkan email & pass sebaiknya hati-hati. Sekarang sudah merambahke media sosial juga lho entah itu penipuan atau beneran.

    BalasHapus
  10. Duh, Alhamdulillah dari dulu ngelamar kerja dimana2 nggak pernah kena tipu, apapun jenisnya. Dengan ini jadi pengen mengedukasi sekitar saya, apalagi teman2 saya masih banyak yang muda2... (akunya thydak)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mangga mba edukasi jangan sampe ada yang tertipu tentu thydak enaq kalau tertypuh

      Hapus
  11. Aku belom pernah ngalamin bun, soalnya ga percaya kalo ngelamar2 apalagi onlen. Kebanyakan ditawarin dari mulut langsung. *gaya pisan haha

    Tapi emang bener, kemaren tuh aku buka lowongan di jobstreet buat manager ma PA buat di office. Bhuaahha banyak yg DM, nge-email disangkanya boongan, sungguh terlalu.
    Yang penting jaman now mah mesti ekstra waspada..

    BalasHapus
  12. Wah wah ternyata para scammer ga cuman ngincer job seeker yess, recruiter juga. Harus ekstra hati - hati ini

    BalasHapus
  13. Ihhh serem banget sihh, klo saya pengen unsubsribe jobstreet di imel tp lupa pasword mba heheu cz kan imel nya job jkt an gitu, saya ga tertarik💁

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya tapi jostreet mah seluruh kota teh

      Hapus
  14. ya ampun, baru tau ada tipu2 model begini.
    ini teh kayak jadi PHP tapi levelnya udah dewa dan efeknya ngenes pisan ke para jobseekers.
    biadab sekali mereka!

    BalasHapus
  15. Wahhh jadi inget temen pernah dapet email kaya gitu. Suruh beli tiket pesawat, hotel, bla bla bla. Karena saya curiga saya browsing. Eh ternyata ini penipuan. Ya ampun, masih jaman ya nipu cara kaya gitu. Kok ya bisa cari kerja dengan cara kaya gitu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kasian yang kena tipu makanya wajib nih share biar pada tahu

      Hapus
  16. Ngeri ya, kudu ati-ati nih. Tapi daaa banyak juga yang kena tipu karena saking senengnya mau dapat kerjaan sampai nggak dipikir pakai logika.

    BalasHapus
  17. wuih, serem juga ya. Alhamdulillah aku belum pernah ngalamin sih Teh, semoga jangan pernah ya.

    BalasHapus
  18. Ya ampun, ternyata ada yah tipe penipuan kayak gitu. Rada canggih, kudu waspada selalu ya Teh.
    Bahkan recruiter juga jadi target. Serem...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya harus hati2 teh makanya zaman sekarang mah

      Hapus
  19. Baru tau ada penipuan kaya gini. Harus dishare infonya, manfaat banget, teteh...

    BalasHapus
  20. Serem banget modusnya, baru tau da penipuan macam gini. Ngeri, teteh...

    BalasHapus
  21. aq baru tau nih teh herva ada penipuan seperti ini, penipunya gak tanggung2 langsung nelpon ke teh herva yang menggunakan jasa di jobstreet... thanks infonya teh

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba May serem tau kesel aku pas ditelepon hahaha

      Hapus
  22. Jangan kasi kendor aja yah, harus selalu waspada

    BalasHapus
  23. Ngeri bangeet. Alhamdulillah Herva jagoan eh...selamat dr modus penipuan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulilah kasian juga kalau ada yang kena tipu karena aku teledor ibu PAus

      Hapus
  24. Wah ngeri ngeri.. harus lebih teliti dan hati hati nih buat para jobseeker..

    BalasHapus
  25. Baru tahu istilah scammer, hehe
    Saya juga pernah beberapa mendapatkan email berisi penipuan hanya saja yang menjadi bahan penipuannya itu beasiswa pendidikan. Dan naasnya ada tetangga saya yang terlanjur tertipu sampai kehilangan hampir seluruh saldo di rekeningnya.
    trims pengingatnya Mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. duh kasian makanya mesti ada yang sharing :)

      Hapus
  26. Bunda, temanku pernah ngalamin nih. Dan sayangnya dia sampai ke kota tujuan padahal dana terbatas. Sedih banget ya. Aku pernah baca juga di undang wawancara di tempat khusus tapi malah dapat pelecehan :(. Emang harus hati hati deh nyari kerja saat ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya Alloh ngenes banget :( semoga diganti yang lebih lagi

      Hapus
  27. Ya ampun ada-ada aja ya cara orang nipu
    Pas orang lagi butuh kerjaan, udah seneng ternyata PHP
    Semoga kita semua terhindar dari penipuan seperti ini ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin semoga banyak juga yang tidak tergiur dengan penipuannya

      Hapus
  28. uwaaaa kok serem banget gini ya mbakkk. aku kok jd takut yaa

    BalasHapus
  29. Pantesan jobstreet selalu menghimbau agar para user selalu waspada terhadap hal-hal yang mencurigakan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba agar tidak terjadi yang begini

      Hapus
  30. Masyarakat kita masih mudah tertipu karena masih banyak yg berpikir utk kerja bagus harus bayar :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali ini yang harus kita edukasi ya mba

      Hapus
  31. Scammer memang rese dan ngeselin ya kak.. Klo ada email ygvaneh dr scammer atau yg gk kenal mending diabaikan ya kk..

    BalasHapus
  32. Wah, dulu adik teman saya pernah kena dan udah beli tiket pesawat dari Bali ke Jakarta. Ternyata modusnya seperti ini toh. Terima kasih sharingnya mba

    BalasHapus
  33. Ya ampun, serem , untuk keburu ngeuh ya...

    BalasHapus
  34. Sekarang penipu udah canggih banget, harus lebih ekstra hati-hati ya bun.

    BalasHapus
  35. Duh alhamdulillah ya mbak, langsung sadar sebelum tertipu.. Kadang pasti ada pencari kerja yabg udah putus asa nyari kerja sampe ga waspada sama penipuan semacam ini ya.. Huhuhu. Makasi sharingnya ya mbak Hervaaaa

    BalasHapus
  36. Sepertinya ganti template ini ya, Teh?
    Makin joss euy..he

    Wah harus lebih hati-hati ya, Teh.
    Terimakasih, Teh pengalaman dari tips untuk menghindarinya.

    Semoga para pembaca disini bisa lebih hati-hati juga. Bisa belajar langsung dari pengalaman, Teh Herva :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. asik iya nih ganti lagi hahhaa makasi kang

      Hapus
  37. Ya ampun sekarang recruiter juga harus ekstra waspada yah, soalnya nanti ujungnya jd lebih banyak lagi korban. Apalagi yg namanya cari kerja pasti seneng dapet email kaya gitu, kalau ga cermat bukannya dapet kerja malah uang melayang :( setuju sih kalo penerimaan biasanya perusahaan infoin di website juga ya bun

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba makanya jangan sampe tergiur sama penipuan

      Hapus
  38. Duuh sekarang modus penipuan makin gila yah mba..

    BalasHapus
  39. wah ini pernah dialami adiknya temanku yg baru lulus kuliah. karena belum ada pengalaman dia sampe bela2in terbang ke Surabaya beli tiket sendiri sementara disana gak ada kegiatan apa2. tapi apa keuntungannya ya kalo cuma buat ngisengin orang kaya gini. in case mereka gak minta uang apa2 dulu.

    BalasHapus
  40. Aduuh untung teh Herva hati bai ya...keburu ngeliat keganjilannya. Alhamdulillah msh dilindungi...:)

    BalasHapus
  41. Harus semakin hati-hati, ya. Jangan langsung tergiur trus kewaspadaannya malah jadi kendor

    BalasHapus
  42. ampun-ampunan ya teh, penipu dimana-mana, dan makin canggih-canggih eui

    BalasHapus
  43. Ya Allah bahaya amat ya mba. Ketika misalnya orang tersebut memang ngincer banget pekerjaan itu (a/n nama gengsinya mungkin, PNS kan) dan kebetulan dia atau ortunya punya duit, bisa kena ini.

    BalasHapus
  44. Ya ampun skrng semua bisa jd celah kejahatan, bahkan memanfatkan org yg cari kerja ya.
    Kudu ati2 banget nerima info lowongan kerja emang, apalagi suka ada yg sebar2 di grup chatiing, eh pas nglamar dimintain duit. Emang yg bisa dipercaya kyknya info valid dr web instansi itu sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba makanya harus hati2 bole jadi jobseeker yang smart :)

      Hapus
  45. Inilah fungsi membaca dengan teliti dan benar2 ditelaah ya, teh. Bener2 hati2 banget. Penjahat itu memanfaatkan momen2 yang memang org butuhkan. Adaaa aja selanya ya.

    Kalau ga baca jeli kantor pusat di jkt test di surabaya, pastinya banyak yg kena.

    BalasHapus
  46. Wah mbak, infonya bermanfaat banget. Bahkan scammer sudah masuk ke ranah kampus. Saya pernah tuh ada yang ngaku-ngaku jadi rektor kampus saya. trus minta nomor teman-teman saya. sepertinya dia mau buat database untuk calon korbannya.

    BalasHapus
  47. dulu aku pernah dapet email penipuan kayak gini, persis banget tes di surabaya tapi kantor pusat di bandung, aku abaikan karena alhamdulillah udah ngeuh itu penipuan. dan dua hari kemudian pihak perusahaan bikin pengumuman kalo akun jobstreet mereka kena hack (atau apalah namanya aku nggak ngerti hehe)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sekarang pihak jobstreet menghimbau terus mba hati2

      Hapus
  48. wah makasih banget infonya, saya baru tahu modus penipuan dengan cara ini, tega banget yah, kasian kan yang sudah berharap diterima kerja dan mengeluarkan dana buat beli tiket yg gak sedikit itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya memang mereka tega berbahagia diatas penderitaan orang susah :(

      Hapus
  49. Selalu saja ada cara buat menipu ya..memanfaatkan harapan si pencari kerja.

    Kalau dapat email mesti hati2..kalo perlu telpon langsung kekantor apakah benar email...bukannya kerja yg didapat malah kena tipu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ada saja cara buat nipu makana kita harus smart jangan sampe ketipu sama mereka mba

      Hapus
  50. Penipu makin kreatif ya, Teh. Kreativitasnya padahal bisa buat hal positif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya teh evi semakin sini penipu makin lihai aja

      Hapus
  51. Wah, kok bisa kek gitu kejadiannya. Saya takut juga kalo sampai kayak gitu. Harus lebih waspada

    BalasHapus
    Balasan
    1. waspada dan tetap berhati2 dengan segala modus penipuan ya mba

      Hapus
  52. Ngeri juga ya mba, ini mah kita harus semakin waspada, penipuan banyak terjadi

    BalasHapus
  53. Ya ampun... Ngerinya.
    Gimana kalau udah jauh-jauh ke sana 😭😭😭
    Alhamdulillah Teteh enggak tertipu.
    Itu mereka dapet data peserta tes dari mana ya.

    BalasHapus

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

Auto Post Signature

Auto Post  Signature