Dokumen Penting HRD Aman Dengan Scanner Brother!

Selasa, 31 Juli 2018
Bekerja di ranah HRD sudah menjadi pilihan saya sejak lulus kuliah. Kiranya saya bekerja sudah hampir 9 tahun. HRD sendiri banyak lingkupnya sementara saya terspesialisasi di dunia dalam berita rekrutmen, assessment sesekali terjun dalam training.

Tahukah temans sebagai orang HRD, saya mengakui belum paperless *dulu* banyak sekali file lamaran menumpuk, belum lagi berkas calon karyawan yang baru masuk dari kelengkapan identitas mulai fotocopy KTP, fotocopy NPWP dan segambreng kelengkapan berkas sebagai karyawan baru masuk.

Tidak hanya itu saja sebagai seorang assesor saya harus banyak menyimpan file-file berkas hasil jawaban para peserta yang segambreng. Bisa dibayangkan hidup saya dibayang-bayangi dengan kertas. 

Apabila saya sedikit saja teledor menaruh berkas penting, hajat hidup orang banyak menjadi pertaruhannya. Tentu saja ini menjadi hal yang selalu saya khawatirkan sepanjang saya bekerja.

Tak hanya itu, jika hasil tes misalnya salah taroh kemudian diangkut sama OB wasalam deh kelar banget calon karyawan yang sudah saya tes tidak memiliki kesempatan untuk bergabung hanya persoalan yang teledor dari recruiternya.

Kejadian fatal yang paling membekas dalam ingatan saya adalah saat saya intake data untuk kebutuhan assessment beberapa waktu lalu. Dalam assessment karena memang multi assessor yang ikut ambil bagian maka diputuskan agar berkasnya tidak tercecer selepas intake harus dikumpulkan dahulu di saya.

Singkat cerita, saat saya dan rekan assessor hendak meeting membahas penilaian kompetensi salah satu peserta AC (assessment center) ternyata salah satu berkas hasil Assessment centernya hilang. Seingat saya sih sudah diberikan kepada assessor lain untuk dikaji ratingnya.

arsip-dokumen-hrd

Ngantuk Pas Kerja?Cobain Deh Beberapa Hal Ini!

Senin, 30 Juli 2018
Halo temans apakabar semuanya?semoga sehat-sehat yah apalagi mendekati tanggal gajian nih pasti langsung pada seger matanya maupun dompetnya.

Ngomongin seger mata nih jadi ingat kejadian baru kemarin dimana mata saya tiba-tiba ngantuk pengen merem aja gitu padahal lagi kerja. 

Saking ngantuknya pas rekan kerja saya nanyain data dan menghampiri saya untuk melihat data dileptop. 

Ga sadar kepala saya nyender ke Sys box yang ada di meja kerja lalu saya terlelap begitu saja. Sumvah yah emak-emak ini emang bikin malu. wkwkwk

Ga tau deh rekan kerja saya juga ngomong apa?saya juga ga dengar wong saking ngantuknya.

Merasakan ngantuk saat kerja itu paling ga enak. Lain cerita, pernah saya interview calon karyawan yang saya jadwalkan interview selepas makan siang.

Kata orang perut kenyang itu larinya ke mata!

Dan benar saja rasa kenyang ditambah sayup-sayup dinginnya AC bikin mata asa dihiliwir gitu, ngantuknya ga ketahan lagi meski saya cubit-cubit paha sendiri tetap mata saya pengen terpejam.

Hasil akhirnya saya beneran lost data mengenai kandidat yang saya interview sedih banget ga bisa interpretasi kompetensi yang dia milikin gara-gara saya ga bisa nahan kantuk. 

Fatal banget bukan?makanya di jalan juga kalau pas nyetir ngantuk mendingan melipir dulu istirahat daripada mencelakakan ga hanya diri sendiri tapi orang lain bisa kena imbasnya.



Petenis Indonesia Siap Berkompetisi Dalam Ajang Combiphar Tennis Open 2018

Jumat, 20 Juli 2018
Siapa tak mengenal olahraga yang menggunakan raket besar serta bola pantulnya yang dulu zamannya saya kecil sering digunakan untuk bermain lempar-lemparan.

Perkenalan tenis bagi saya dimulai waktu saya masih duduk di kelas 4 SD. Kala itu tiada angin tiada hujan bapak memutuskan cabang olahraga ini sebagai salah satu rutinitas yang akan dijalankan bersama temannya.

Saya pun heran melihat bapak yang pindah haluan dengan memilih tenis sebagai hobi barunya. Padahal sedari dulu bapak dikenal sebagai atlet catur. Turnamen catur sering diikutinya bahkan sudah menjuarai beberapa kejuaraan.

Tahun 90-an saya mengenal Yayuk Basuki sebagai petenis Indonesia yang handal. Fikir saya dulu bapak terinspirasi juga dari Yayuk Basuki sehingga menggeluti olahraga ini.

Meskipun demikian akhirnya saya pun jadi tau betapa beratnya raket tenis dan betapa susahnya memukulkan bola tenis melambung dan memantul sedemikian rupa. 

Sempat satu waktu bapak latihan didalam rumah, dulu rumah kami cukup luas. Bapak latihan di ruang makan dengan memantulkan bola tenis ke tembok. Sayangnya pukulannya tak terarah sehingga memecahkan bingkai foto dan itu foto saya ketika masih kecil.

Kejadian itu membuat almh.ibu ngomel dan bapak tak lagi latian di rumah. Tak berapa lama juga akhirnya bapak gantung raket alias berhenti main tenis. Tak jelas alasannya namun yang pasti bapak tidak berbakat di dunia tenis.

Begitulah kenangan tenis dalam ingatan saya. Darah olahraga tak setetespun menurun pada saya padahal kalau ditekuni bisa jadi saya ini penerus Yayuk Basuki hahaha.

combiphar-tennis-open-2018


Bagaimana dengan keadaan tenis saat ini?hayo pada kenal ga sama petenis Indonesia zaman now ga?

Beberapa Hal Yang Saya Lakukan Sambil Memompa ASI Di Kantor!

Kamis, 19 Juli 2018
Masuk kerja setelah 3 bulan cuti melahirkan itu awalnya bikin baper, drama bangetlah pokoknya. Namun sekarang saya sudah mulai menemukan ritme kembali dalam mengatur kegiatan baik di kantor maupun di rumah.

Sebagai ibu menyusui, saya ingin selalu bahagia biar apa?biar ASIP yang saya pompa selama jam kerja itu banyak. Sudah banyak diketahui ya temans selama menyusui memang tidak hanya asupan biologis yang dipenuhi akan tetapi dari sisi psikologisnya pun perlu di jaga.

Sudah hampir 4 minggu saya masuk bekerja, pembagian waktu antara mengerjakan rutinitas dengan pumping selalu saya usahakan. Saya tidak ingin gara-gara fokus sama kerjaan saya abaikan kegiatan pumping dimana si bungsu masih butuh banget asupan ASI Esklusif hingga 6 bulan kedepan. Harapannya sampe 2 tahun sama seperti Neyna.

Berbeda ketika 4 tahun lalu dimana dulu tidak ada ruangan buat pumping sampe-sampe saya harus pumping di pantry haha *kenangan ga enak*. Kini ada ruangan buat pumping jadi saya lebih enak saat pumping.

Ternyata dengan adanya ruangan khusus tersebut bikin saya kok jadi parno hahaha. Emang dasarnya penakut kali yah, bawaanya saya tuh takut dibelakang ada yang liatin dan ujungnya bikin ga tenang pumpingnya. PD belum kosong pengen buru-buru selesai aja.

Di kantor sih selain saya ada juga rekan kerja lain yang pumping namun kini tersisa 3 Pejuang ASIP lagi termasuk saya. Yang satu memilih pumping diruangan secara ruangannya tertutup dan pake apron. So, yang menggunakan ruangan pumping cuman berdua doang.

Paranormal experience di kantor sih selama ini belum *jangan sampe deh* tapi suka denger aja cerita-cerita bahkan pernah ada kejadian yang kesurupan. Makin parnolah saya kalau pumping sendiri hahaha.

Agar pumping tidak bosan


Paranormal Experience : Benarkah Ada Hantu Di Rumahku?

Jumat, 06 Juli 2018
Siapa yang suka mantengin youtube-nya Raditya Dika?kalau yang subscribe pasti udah nonton ya tayangan paranormal experience Rumah Radit sampe Rumah terseram di Yogya. 

Jujur aja sebenarnya saya ga subscribe Radit cuman pas lagi cek youtube ternyata trending pas tayangan Paranormal Experience : Rumah Seram Di Yogya. Durasinya lama bo 1 jam lebih tapi karena saya kepo ngomongin apa akhirnya nonton juga dah malam-malam sampe tamat dan dengerin secara seksama.

Kalau yang belum nonton sih, kurang lebih isi tayangannya seputar pengalaman "Mizter" temennya Radit yang tinggal di rumah seram itu sama temen-temennya. Asli enak banget nih orang ceritanya bisa banget membuat saya sebagai yang dengerin dan nonton berimajinasi serta turut merasakan ketakutannya.

Berhubung udah ada part 2-nya, saya jadi terinspirasi mau nulis paranormal experience versi saya di rumah. 

Buat pembaca setia blog ini *aseek* pasti pernah saya ceritakan jika rumah saya itu dikelilingi kebon. Dengan posisi paling pojok alias rumah paling buncit yang mana sekarang sebrang depan rumah ada makam keluarga yang sengaja dipindahin karena kena gusur proyek perumahan. 

Ga kurang baik apa coba saya mempersilahkeun beberapa onggok nisan menjadi pemandangan depan rumah. Sempat kesel juga karena perangkat desa yang ngurusin tuh makam kagak bilang dulu apa gimana gitu basa-basi.

benarkah-ada-hantu-dirumahku


Bagaimana Rasanya Berhentiin Pegawai?

Kamis, 05 Juli 2018
Saya mau curhat kali ini tentang campur aduknya harus berhentiin pegawai yang nyeleneh. Jadi ceritanya saya dan akang suami ingin membuka usaha cafe atau warung sederhana yang tempatnya enak buat nongkrong.

Setelah banyak diskusi dari tahun lalu, akhirnya fix tahun ini dan dimulai awal bulan juli ini kami memulai membangun bangunannya. Dalam proses pencarian tukang bangunannya kami juga sempat dilema, bingung kepada siapa kami jatuhkan proyek membangun tempat usaha kami.

Mampir Lagi Sini : Tetap Bekerja Sambil Usaha Bagaimana caranya?

Biasanya kami sudah mempercayakan hal ini kepada tukang bangunan langganan kami. Namun sayangnya sejak bulan puasa tukang bangunan langganan kami sedang sibuk membangun rumah ibunya. Pasalnya mereka kena gusur proyek kereta cepat so dengan uang pengganti akhirnya mereka membeli sebidang tanah lalu membangun sendiri.

Fix saya dan akang suami sempat gelisah, galau, merana pokoknya agak bingung. Tetangga yang baik hati memberikan masukan agar kami memakai tukang bangunan yang rumahnya tidak jauh dari rumah kami.

Sementara itu rekan kerja saya di kantor memberikan rekomendasi tukang bangunan yang pernah membantu dirinya membangun rumahnya. Dengan catatan tukang bangunannya ga punya motor sedangkan tempat usaha kami dengan rumahnya cukup jauh.

Dan dari akang suami sendiri, ada temannya yang juga nanti akan menjadi pegawai tetap kami jika tempatnya sudah jadi merekomendasikan tukang dengan harganya yang lumayan. 

berhentiin-karyawan

Persiapan Menjelang Kembali Bekerja Setelah Cuti Melahirkan

Rabu, 04 Juli 2018
Apakabar temans semuanya?semoga sehat selalu yah. Sudah memasuki bulan juli nih buat temans yang sudah memiliki anak usia sekolah tentunya bulan ini menjadi bulan sibuk cari sekolah maupun peralatannya.

Semoga semua urusannya lancar aamiin...

Ngomongin kesibukan, saya jadi inget 3 bulan selama cuti melahirkan kesibukan saya terfokeus sama bayi Rayi yang gendad 😍.

Saya seperti induk kangguru kemana-mana ditemploki Rayi yang nenennya kuat banget. Sampe saya suka susah beraktifitas bahkan 3 bulan kemarin ngeblog sambil nyenyenyin 🙈. (demi kejar DL)

3 bulan cuti melahirkan buat saya pribadi itu ga cukup loh. Padahal ini anak kedua tapi saya tetap digelayuti ((monyet kali ah gelayutan)) rasa galau ketika waktu mendekati masuk bekerja.

Seminggu sebelum kerja saya galau dengan fikiran gimana nanti Rayi yang cuanet ini lepas dari pelukan mamak kangguru huhuhu pokoknya sedih banget. 

Bahkan malam sebelum besoknya kerja, saya ga bisa tidur. Dini hari selepas tahajudan nangis bombay, sambil masak pas subuh hari nangis maning >> lebay??ga sist ini beneran karena saking ga pengen pisahnya!



Auto Post Signature

Auto Post  Signature