Cari Hiburan Selama Liburan?Cobain Deh Beberapa Hal Ini..

Senin, 22 Januari 2018
Temans, gimana liburan weekend kemarin?bepergian atau hanya di rumah?

Biasanya liburan identik dengan pergi keluar rumah ke tempat wisata atau ke mall minimal ya ga sih?nah menjelang weekend nih ada yang galau? budget abis tapi pengen cari hiburan di hari libur?

Yuk siapin kuotanya buat baca hiburan seru di hari libur ala saya 😀...

Saya termasuk yang menghabiskan liburan cuman semedi di rumah doang. Apakah saya sedih?tentu tidak karena ibu selalu kasih combantrin malah hepi banget. Ga bosan?tentu saja tidak berkat Indihome wifi dirumah kenceng ((bukan promosi)) jadi saya bisa jalan-jalan meski di dunia maya.

Kenapa pulak ga pergi tamasya?karena budget yang tiada menghindari kemacetan *alasan* 😛 yah karena saya dan akang suami klop banget demen menghindari terpaan sinar matahari >> ya kali kami keluarga Cullen 😂 (tepangkeun saya teteh Bella Sowang dan akang suami Endang Cullen).

Belum beres baca udah tutup post ini *jangan...please belum klimaks saya ceritanya.

Sebenarnya hiburan itu ga melulu mesti dicari di luar bisa jadi seperti saya mencari hiburan tersendiri di rumah, bisa jadi loh temans gelar dangdutan sendiri di rumah, aksi guling-gulingan, berenang di ember apapun bisa dilakukan di rumah asssaaaall kitanya kreatif aja sih itu doang modalnya.

Namun jika males menggerakkan anggota tubuh, temans bisa andalkan gawai masing-masing. Seperti yang biasa saya lakukan cukup menyiapkan jemari yang lentur agar terbebas dari kram saat pegang lama HP.

Pegang HP saat libur bagi mamak-mamak seperti saya, jelas ada timingnya ga bisa seharian durr pegang HP yang ada pada demo tuh anak dan suami. Adapun waktu yang paling tepat untuk saya pegang HP itu setelah semua kerjaan rumah tangga dari mulai ke pasar, beberes, cuci piring sampe dengan memasak.



Mencari ESAI yang enak dibaca?Baca Yuk "Berbagi Ruang"

Kamis, 18 Januari 2018
Hello temans, sudah targetkan berapa buku tahun 2018 ini?semoga yang sudah menargetkan mampu mencapainya dan yang masih galau target membaca bukunya bisa coba dulu lihat-lihat review buku-buku kece dan keren sapa tahu minat membacanya muncul kembali.

Salah satunya baca dulu review buku "Berbagi Ruang" yang akan saya kupas setajam silet 😝. Mungkin bagi yang senang berkunjung ke blog ini sudah beberapa kali saya menuliskan review buku, yang ketinggalan bisa search aja pada label Buku Keren maka akan ada beberapa review buku pilihan saya yang bisa dibaca *asiik.

Ada yang pernah baca ESAI?pasti pernah tapi kalau baca kumpulan esai dalam satu buku?saya baru kali ini membacanya. Kumpulan esai yang menurut saya ini mewakili banget dengan kehidupan sehari-hari. 

Ternyata ide tulisan itu kaya yah temans, sesuatu yang mungkin dipandang remahan ternyata bisa menjadi ide cantik sehingga tertuanglah dalam sebuah buku. 

Tentunya sebagaimana yang kita ketahui esai merupakan suatu tulisan yang menggambarkan opini penulis tentang subyek tertentu yang coba dinilainya. Berbicara opini maka sifatnya bisa subyektif namun tentunya dibarengi dengan pandangan yang logis dan didukung dengan fakta. 

Saya sendiri sering beropini namun jelas lebih ke pandangan subyektif saya sendiri karena saya punya persepsi yang berbeda namun untuk menuangkan dalam bentuk esai jujur saya belum berani 😝.

Hamil Pertama Vs Hamil Kedua, Apa Bedanya Yah?

Senin, 15 Januari 2018
Halo temans apakabar semuanya?semoga tetap ceria yes, yang lagi pusing mikirin hutang, pusing mikirin ide tulisan, pusing invoice ga cair mending tinggalkan sekejap baca dulu yuk curahan hati saya terkait dengan kehamilan.

Bersyukur sekali saya diamanahkan kembali untuk hamil kembali setelah si sulung menginjak usia 4 tahun. Kehamilan memang suatu anugerah terindah yang akan membekas diingatan semuanya bukan?tentunya masing-masing punya cerita yang berbeda dan utamanya berkesan setiap kehamilannya. 

Mungkin ada yang merasakan kehamilan pertama begitu menegangkan lalu membuat trauma atau ada yang sangat senang sekali setelah sekian purnama akhirnya Alloh memberikan kejutan dalam rahim kita. Pasti menyikapinya berbeda-beda ya temans. Nah saya pun punya cerita yang berbeda diantara kehamilan pertama dan kehamilan kedua ini loh.

Pengalaman Rawat Inap Kucing di Puskeswan Cimahi

Kamis, 11 Januari 2018
Halo semuanya apa kabar?kali ini saya mau cerita tentang si Shasa kucing gendad nan lucu yang sakit.

Bermula dari kepulangan si Shasa subuh hari, iya jadi saya ga tau si Shasa kapan keluar rumah padahal semua ruang tertutup rapat dan hingga kini masih misteri buat saya dan akang suami gimana cara si Shasa keluar rumah.

Sejak kepulangannya pagi itu terlihat perubahan tingkah lakunya, yang tadinya ceria happy banget bahkan kalau saya buka stoples makanannya dia langsung berlari dengan kecepatan melebihi Cheetah si hewan yang memiliki kecepatan berlari TERCEPAT 113/jam *berle* (ngalahin saya kalau bawa motor/mobil yang cuman 40km/jam) 😂.

Namun sejak hari itu, Shasa ogah makan, ogah main, senangnya menyendiri di kesunyian hingga waktu weekend pas banget tuh saya dan akang suami lagi libur mendapati ceceran darah segar di lantai. Setelah ditelusuri ternyata ceceran darah itu berasal dari bagian belakang tubuh Shasa. Saya shock liatnya pantes aja doi ga mau makan, ga berdaya ternyata ada yang luka dibagian ekornya.

Setelah berunding dengan akang suami akhirnya keesokan hari tepatnya Senin tanggal 11 Desember 2017 saya membawa Shasa ke Puskeswan. Harapannya Shasa bisa tertangani luka yang menganga dibagia ekor sebelah pantatnya.

Ini adalah kedua kalinya saya membawa Shasa ke PUSKESWAN Cimahi setelah sebelumnya di awal tahun 2017 membawa Shasa karena penyakit Gastritisnya. Karena merasa sudah pernah ke Puskeswan tentunya saya sudah memahami betul apa saja yang perlu dipersiapkan termasuk dana hehehe.


Gagal Registrasi Ulang Kartu Prabayar, Harus Bagaimana?

Kamis, 04 Januari 2018
Hai temans, sudah masuk awal tahun 2018 nih ada yang belum melakukan Registrasi Ulang kartu prabayarnya?

Sejak Oktober 2017 sudah diinformasikan oleh DEPKOMINFO bahwa kartu prabayar kita wajib untuk diregistrasikan bukan?saya aja sampe 3x dapat sms pemberitahuannya.

Nah sebagian dari kita mungkin antusias banget ya melakukan registrasi ulang saat pengumuman keluar, berbeda dengan saya yang justru memilih nanti melakukan registrasinya. Lalu berujung GAGAL. Gimana kok bisa gagal?begini ceritanya 👇

Ceritanya tuh saya mau minta ART saya datang saat libur tapi kok ga bisa dihubungin nomor HPnya , wah pikiran saya dah berkecamuk, jangan-jangan HP-nya dijual 😛 ((suudzon pisan yes)) setelah saya cek ternyata ART saya merupakan tipekal yang setia. Iya setia banget ga diisi pulsanya menanti saya yang isi 😂. 

Pada akhirnya kartu prabayar yang lama hangus, mau ga mau dong demi komunikasi lancar jaya saya kembali membelikan nomor baru. 

Berhubung ART saya memang tidak mengerti cara mengoperasikan HP mau tak mau segala urusan administrasi daftar kartu barunya saya pulak yang bantu.

Inilah awal mula saya mengetahui ternyata ada masalah dengan NIK maupun nomer KK saya karena saya gagal mendaftarkan kartu baru milik ART. Saya pun inisiatif untuk pake nomor saya yang lama dan sama GAGAL jika menggunakan ID saya.

Pict fr PIXABAY edited by bundanameera

Caraku Agar Tetap Dekat Dengan Anak Meski Sibuk Bekerja...

Selasa, 02 Januari 2018
"Kamu tahu Nak, jika kamu sedih maka ibu jauh lebih sedih darimu"
Penggalan kalimat itu terekam jelas dalam otak saya, kalimat yang dilontarkan oleh seorang ibu kepada anaknya. Saya yang sudah lama ditinggal oleh almh.ibu menangis haru menonton film Korea "My Mom" takkala melihat dialog dan adegan yang ada di film tersebut.

Film itu saya tonton sekitar tahun 2011, jauh sebelum saya menyandang status ibu namun tetap saya bisa merasakan banget bagaimana kisah perjuangan seorang ibu dengan kondisi yang sederhana dan kekurangan namun ia bersikeras melakukan apapun demi anaknya bahagia.

Bergulirnya waktu, kini saya telah dikaruniai anak dan saya pun memahami akan sepenggal kalimat yang pernah saya dapatkan lewat film tersebut. Tidak ada yang bisa membuat saya galau, saya nekad , saya berani semuanya cuma karena anak.

Memutuskan menjadi ibu yang bekerja diluar rumah memang suatu keputusan yang berat akan selalu timbul konflik baik dalam diri maupun dengan orang lain. Ada yang dukung menjadi bahan bakar penyemangat pribadi untuk fokus bekerja.

Namun ada pula yang menyinyir didepan atau dibelakang begitulah mereka yang maha tau men-judge kehidupan orang lain. Adalah pilihan  bagi saya sendiri menerima setiap konsekuensi yang harus dijalani sebagai ibu bekerja.

Mungkin jika menyambung kisah film yang saya bahas sebelumnya, saya saat ini merasakan sama seperti ibu itu bagaimana berjuang memang untuk kebahagiaan anak meski istilah lebaynya harus  menguras air mata dan darah.



Auto Post Signature

Auto Post  Signature