Thursday, April 13, 2017

Evolusi Kereta Api Indonesia

Wah rasanya saya sudah lama tidak menuliskan tentang buku yang sudah saya baca diblog. Kali ini saya akan mengupas mengenai pembahasan yang ada dalam buku Jonan & Evolusi Kereta Api Indonesia.
  
Mengapa bisa saya membaca buku ini?karena pak Boss yang seperti biasa meminjamkan buku-buku manajemennya kepada saya. Sejujurnya saya tidak terlalu suka dengan buku berat macam ini membahas manejemen leadership. Jika novel setebal 500-an halaman bisa saya selesaikan dalam 1 hari namun buku bergenre manajemen leadership butuh waktu lama untuk menyelesaikannya 😓.

Akan tetapi buku mengenai kisah Pak Ignasius Jonan dalam merubah PT. KAI ini menarik bagi saya, sehingga saya hanya membutuhkan 3 hari saja mencerna isi bukunya dan menyimpulkan Pak Jonan WARBIYASAH 👍.

Seseorang yang bukan background Trasnportasi melainkan Bank mampu mengubah PT. KAI dalam kurun waktu 4 tahun sebagai BUMN Luar Biasa di Indonesia. Merubah BUMN yang terus merugi setiap tahunnya menjadi untung. Karenanya saya tak heran jika beliau meraih berbagai penghargaan  sebagai pencerahan bagi keruwetan PT. KAI yang dialami sudah bertahun-tahun. Cara kepemimpinannya mendapatkan apresiasi dari siapapun.


Dalam buku dikupas bagaimana warisan masalah yang ada dalam PT. KAI yang sudah mengakar tentunya hal ini berimbas dengan budaya yang ada disana. Saya masih ingat saat kuliah dulu naik kereta ekonomi yang keadaanya jorok, banyak pengemis bahkan satu moment naik kereta bisnis mendapati toiletnya yang masyaAlloh ga ketahan baunya.
Penjualan tiket yang dilakukan Calo bahkan ada yang naik kereta tanpa beli tiket lalu membayar sejumlah uang ke petugasnya itu saya saksikan sendiri ketika satu kali saya menggunakan kereta sebagai sarana transportasi. Sepenggal pengalaman tak enak membuat saya patah hati dengan pelayanan yang diberikan, padahal sejujurnya naik kereta merupakan tranportasi darat yang bebas dari kemacetan. 

Membaca buku ini, sungguh saya kagum dengan cara Pak Jonan untuk menyembuhkan semua borok yang melekat di PT. KAI. Bahkan semangatnya yang tertulis mengalir kepada saya sebagai pembaca. Salah satu cara pak Jonan membangkitkan kesadaran dan semangat karyawan PT. KAI seperti ini :

"Senin, 31 Desember 2012 Jonan mengirimkan broadcast message evaluasi dan pencapaian tahun 2012 serta target tahun 2013 kepada seluruh jajaran PT. KAI. Ia mengakhiri suratnya dengan berkata tegas : Saya ingin menjadi BUMN terbaik lagi di tahun 2013. Kita harus bisa!" (Bab 1,hal 39)

Kata-kata sederhana namun bermakna semangat untuk terus mencapai target. Dari keseluruhan isi buku dalam 336 halaman ini, saya sangat fokus pada Pembenahan Pelayanan di PT. KAI. Kita tentu sudah merasakan bagaimana tertibnya dan mudahnya untuk mendapatkan tiket kereta tanpa harus melalui Calo.

Melalui layanan internet tinggal klik langsung naik (bab IV), kita akan banyak temukan situs resmi yang Jual Tiket Kereta. Menurut saya langkah perbaikan ini menjadi sorotan utama, bayangkan saja tiket kereta secara online dengan identitas penumpang akan mematikan usaha Calo yang berkeliaran. Seperti perintah pak Jonan keseluruh karyawan Sikat terus calo tiket! (hal 100). Hasilnya tak hanya bisa kita nikmati selaku konsumen namun di PT. KAI sendiri menumbuhkan budaya Integritas. 

Mengambil istilah dalam buku "Tidak Ada lagi Paijo di Loko" (Bab V, 113). Siapa Paijo? Seorang Wartawan yang bertugas sebagai koresponden di Yogayakarta namun pindah tahun 1998 ke Jakarta sehingga setiap weekend ia mesti bulak balik menggunakan kereta namun Paijo ternyata mendapatkan privilege naik kabin masinis dengan cara tidak pernah membeli tiket resmi dan memberikan salam tempel pada masinis. 

Sekarang adakah karyawan PT. KAI yang menerima salam tempel?tidak ada karena pak Jonan mengatur hak gaji sedemikian rupa sehingga harapannya budaya Integritas mampu tertanam.Masih adakah juga penumpang seperti PAIJO?saya yakin tidak ada karena pembenahan dalam prosedur tiket tentu menutup kesempatan Paijo-paijo lain berlaku seperti itu.

Pembenahan toilet setiap gerbong, pembenahan stasiun bahkan terjadi drama dalam penggusuran kios-kios tidak beraturan merupakan pergerakan yang Pak Jonan lakukan dalam hal membenahi kusutnya kereta api Indonesia. Pembenahan sistem didalamnya dengan penerapan IT mampu mengantarkan PT. KAI menyabet berbagai penghargaan.



Majunya peradaban Indonesia bisa terlihat menjelang Idul Fitri, jika sekitar 4 atau 5 tahun lalu (buku ini dicetak kali pertama tahun 2013) maka semua kamera akan melihat ribuan orang mudik dengan berdesak-desakan, berebut masuk melalui pintu dan jendela, rintihan manula, kegelisahan para pemudik semua terpancar karena kacaunya sistem.

Semua headline news berlomba menampilkan suasana mudik menggunakan kereta dengan situasi yang bikin ngeri. Namun sejak 2012 kita akan menyaksikan pemandangan yang berbeda. Antrian menjelang hari raya menjadi tertata.

Cara kepemimpinan yang berani dan tegas memang sangat dibutuhkan untuk organisasi yang kacau. Membaca buku ini saya menjadi tahu sosok pak Jonan dikenal dengan perubahannya. Buku ini tak hanya sekedar cerita keberhasilan serta starategi yang pak Jonan lakukan namun juga dilengkapi dengan gambar-gambar serta tabel yang menampilkan data-data mengenai PT. KAI. Bagaimana teman apakah berniat membaca buku ini?saya sarankan untuk dibaca, saya berikan 5 bintang untuk buku ini.

Setelah menyelesaikan buku ini, saya penasaran untuk menggunakan Kereta Api sebagai transportasi Mudik ke Bekasi liburan weekend ini. Saya segera membuka leptop mencari situs penjual tiket kereta dan ternyata saya merasakan perubahannya meski belum merasakan kenyamanan dalam Kereta Api.

Aku Mudik Pakai KA, Anda luar biasa - transformer!
begitulah pesan Sarwoto Atmosutarno mantan Dirut PT. Telkomsel 
 Bab IV, 93

Semoga bermanfaat yah 💋

Judul buku    :Jonan & Evolusi Kereta Api Indonesia
Penulis          : Hadi M Djuraid
Penerbit        : Sarana Kata Grafika
ISBN             : 978-602-14116-0-5
Cetakan Pertama,  Juli 2013 
Cetakan Kedua, September 2013
Cetakan Ketiga, November 2013
336 Halaman

80 comments:

  1. hemm, coba pak jonan masih jadi meneteri perhubungan, mungkin akan jadi lebih baik daripada sekarang.:(

    ReplyDelete
  2. Iya beda banget memang sekarang ini layanan transportasi kereta. Bahkan waktu naik kereta ekonomi ke surabaya, saya merasakan kenyamanan yang berbeda! Ga ada lagi penumpang gelap, ga ada lagi rebutan kursi sampe berjejalan. Malah ACnya cenderung dingin untuk kereta yang sekarang. Terus karena setiap stasiun sekarang ga banyak yg boleh dagang sembarangan. Jadinya bersih. Plusnya meski kereta ekonomi petugas kebersihannya sering hilir mudik nyapuin sampah penumpang.

    Jadi kalo ada yang masih komen kereta ekonomi kotor. Coba liat dulu, siapa yang gemar nyampah :). Sayang banget kalo pencapaian seperti ini ga diapresiasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepakat mba :) pelayanannya uda ok tp tdk ada komit dr pengguna KA-nya y sama aja y mba

      Delete
  3. Salut sama usaha beliau buat ngrubah image kereta api dari transportasi yg "amburadul" menjadi transportasi idola saat ini. bebas calo, nyaman, beli tiket mudah...

    semoga semakin baik biar kereta api tetep jadi transportasi favorit masyarakat indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin keren bgt yah perubahannya terasa lbh rapi

      Delete
  4. Suka dengan perubahan yg beliau lakukan dengan pt kai. Saya termasuk pencinta transportasi ini sejak jaman kereta masih lalu lalang pengamen, pedagang dan pengemis. Skrg saya malah makin cinta dgn transportasi ini. Btw, in8 bukunya ada di toko buku kah? Atau jual online?

    ReplyDelete
    Replies
    1. buku ini terbit 2013 mb ga tau de klo skrg masi ada apa ga hehehe best seller

      Delete
  5. Iya mbak, kerasa banget perubahan kereta api dulu dan sekarang. Bahkan buat bepergian jauh juga rasanya ga ragu buat memilih naik kereta, karena emang nyaman sih yah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga ttp konsisten memberikan pelayanan yg terbaiky mba

      Delete
  6. Pak Jonan memang luar biasa banget. Dengan perubahan besar yg dilakukan, KAI mampu menjadi layanan transportasi terbaik. Dulu, aku pun malas naik kereta api, tapi semenjak ada perubahan, ketika ke luar kota aku nyaman naik KAI.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba keren bgt hari ini aku buktiin perubahannya

      Delete
  7. Pak Jonan ini emang keren banget ya maaaak

    ReplyDelete
  8. aku jarang pergi naik kereta api mbk, dan gak tahu kalau bisa beli tiket online, terakhir naik kereta api pas SD dulu hehe.

    Semoga perkeretaapian di INdonesia semakin bagus pelayanannya, katanya di dalam kereta udah nyaman mbk, udah gak ada pedagang asongan lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin iya lbh tertib dan bersih kereeen

      Delete
  9. Dan sekarang pak Jonan dipasang duet bareng pak Archandra untuk ngeberesin lahan basah ESDM hihi.. smoga figur2 profesional ini mampu melakukan reformasi besar2an di ESDM ya :D

    ReplyDelete
  10. Bener banget perkeretaapian sudah jauh lebih bagus sekarang, keretanya, stasiun, pelayanan sudha jauh lebih baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyes mba aku uda merasakannya kemarin :) bravo KAI warbiyasah

      Delete
  11. Penting juga dibaca sama seorang HRD ya jenk..

    ReplyDelete
    Replies
    1. semua kisah inspirasi penting buat dibaca jenk bikin kite nambah wawasan :D

      Delete
  12. Salut sama beliau, semoga kereta api menjadi transportasi yang menyenangkan, mengasikan dan bikin betah para penumpang :)
    Aku penasaran pengen baca bukunya..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin terus bisa mempertahankan KAI yang lebih keren :)

      Delete
  13. Kira-kira buku ini ada gak ya di Gramedia?

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh ga tau deh haha buku lama kang coba di online aja :)

      Delete
  14. pak Ignasius Jonan memang sosok yang inspiratif. Dari mentri perhub sekarang jadi mentri ESDM dan selalu memberi kontribusi nyata untuk Indonesia disetiap bidang yang beliau pimpin. beliau memang mantap!

    ReplyDelete
  15. Kenapa kamuh rajin banget baca buku2 ginian.. #salfok coba tularkan virus membacanya ke akuh, da sekarang aku pegang buku serius dikit langsung bobok -_-'

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhaha tularkan fuhhh ditiup dugi ka mamih :p

      Delete
  16. Wah buku tentang Pak Jonan ya, sepertinya bagus :D

    ReplyDelete
  17. Memang kece banget KAI sekarang, saluut..berasa banget perubahannya, bikin ketagihan naik kereta..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba kita butuh transformer kek Pak Jonan y :)

      Delete
  18. KAI sekarang makiiin buaguss mbak sistemnyaa. . 😊😊😊 makasihh sharingnyaaa. . Pak jonan emang TOP yaak. Saluut. .

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama2 mba Lucky, iya KAI semakin mantap dan aku membuktikannya kemarin pas liburan ehhe

      Delete
  19. Sekarang memang sudah bagus KAI, tapi karena gak ada pedagang asongan di stasiun jadi susah mau jajan euy. Pengennya sih ke depannya dikasih lapak-lapak yang tertata rapi biar tetap ada jajanan dan gak dikuasai pemodal besar saja (minimarket)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kemarin sih aku bekel mba jadi ga jajan deh hahaha

      Delete
  20. Padahal backgroundnya bukan dibidang itu tapi pencapaiannya luar biasa yaa. Tinggal kita sebagai masyarakat yang makai KA nih ya juga mesti merawat hasilnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. yes betul mba kita sebagai customernya yg mesti menjaga :)

      Delete
  21. Pak Jonan Keren sekaliiii!!! Aku tiap tahun mudik pake Kereta Api.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeay alhamdulilah semuanya suka dg perubahan KAI y mb

      Delete
  22. Malming kmrn hunting tiket tambahan. Alhamdulillah dapat. Kakekku dulu pegawai pjka. Keluhan suami & teman2nya di group senja (pegawai2 di jkt yg pulang jogja tiap weekend pake kereta) jarak bangku ekonomi skrg makin dipersempit dg depannya. Capek duduk tegak berjam-jam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku kmrin pake yg eksekutif mba jd ga tau klo yg ekonomi sempit :)

      Delete
  23. Setuju banget kalau kereta api sekarang memang sangat berkembang baik, tidak ada lagi kerusuhan dan pengamen jadi semakin nyaman naik kereta api. BTW, keren ya Pak Jonan hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba terasa sx perubahannya yah aku baru kmrin nek kereta mantappp

      Delete
  24. Saya ingat, dulu naik Kereta ekonomi duduknya mesti nyari sendiri bangku yang kosong. Alhasil saya dan keluarga duduknya pisah-pisah. Suasananya sumpek, lantainya bertebaran sampah.

    Setelah Pak Jonan megang PT KAI, kita bisa rasakan sendiri enaknya naik kereta

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya terasa sekali perubahannya y kang :)

      Delete
  25. Ingat dulu waktu masih kecil, naik kereta api ngenes banget. Mana sempat delay bbrp jam entah krn apa.. Hiks.
    Sekarang sih udah beda banget. Hampir semua orang pasti akan bilang, enak naik kereta api! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terasa sekali bedanya y mba :) smg makin baik lagi KAI :)

      Delete
  26. naik kereta api sekarang jadi nyaman walaupun pake yg kelas ekonomi, inget terakhir kali naek kereta ekonomi ke yogya, duduk dempet2an bahkan ada yg selonjoran di lantai, eh lg selonjoran dilangkahin tukang nasi pecel zzzzz..syukurlah setelah diurusi sekarang jd jauh lebih nyaman

    keren pak jonan ruarrr biasah

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha..skrg uda ga ada y mba tukang pecel :p

      Delete
  27. Aku kaget banget saat naik KA kmr mbak. Semua serba teratur. Sak jam2me, nggak ada molor. Dan bersihhhh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba aku juga kagum sama semua perubahannya :)

      Delete
  28. Rasanya pas ke Jogja di 2013 baru ngerasain kalau naik KA Ekonomi itu jauh lebih nyaman dari kelas bisnis yg saya coba beberapa tahun sebelumnya. Apalagi pas naik kelas bisnis, jauh lebih nyaman sekarang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya miss nyaman bangetlah pokoknya puas :)

      Delete
  29. Setiap Bulan 2 kali pasti saya menggunakan Tranportasi Umum KAI, saat ini udah nyaman dan tepat waktu. jadi udah gak ada alasan buat tidak menggunakan Transportasi Publik Ini.
    Harga sangat Cocok di Kantong, Bersih, AC, ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyes sekarang pembenahannya terasa sekali tertib dan nyaman ya :)

      Delete
  30. Pastinya sekarang kereta api termasuk stasiunnya semakin nyaman. Termasuk untuk kereta api kelas ekonomi

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul mba kelas ekonomi pun nyaman :)

      Delete
  31. Iya lho, KAI sekarang keren dan patut dibanggakan. Saya nggak pernah naik kereta di masa lalu yang dari ceritanya bisa bikin hapus airmata, tahunya sekarang ini, pas sudah enak aja.
    Nah, sekarang punya harapan besar di Kalimantan ada kereta kayak di Jawa gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha semoga y mba di sana bisa ada :)

      Delete
  32. Aku suka sm pak jonan... Soalnya sbg penumpang setia KAI kreta sekarang ma dl jauuuuuuuuuuh bgt bedanya...sekarang lebih enak pakek banget hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul gebrakannya terbukti dengan pelayanan yang ditampilkan KAI :)

      Delete
  33. kira2 pak jonan bisa kembali lagi jadi menhub gak yak ? aku ngefans sama pak jonan dari sebelum dia jadi menhub, maklum aku pengguna setia transpportasi umum

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehhee ga tau mba :) smg siapapun penerusnya mampu lebih berinovasi minimal mempertahankan yang sudah dibangun :)

      Delete
  34. memang kita nggk tahu kenapa harus diganti sedang menurut kita sudah bagus , semoga saja penggantinya bisa lebih baik lagi ya
    selamat pagi

    ReplyDelete
  35. sayang ya sudah gak jadi menteri padahal kinerja sudah keliatan, aku suka dengan sistem kereta api yang sekarang, lebih clean

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba aku juga baru merasakan aroma perubahan KAI :)

      Delete
  36. Syukur ada perubahan ya di moda transportasi kereta, inget dulu pulang dari senen, keretanya bauk, sumpek panas, bertahun kemudian eh udah pake AC :D

    ReplyDelete
  37. Aku hanya beberapa kali aja naik kereta. Dulu jaman kuliah, aku sempet kapok pok naik kereta karena ya ampuunnn gak layak banget buat dinaikin. Kotor, banyak tukang jualan mondar mandir (eh itu kereta apa ya. Dati depok ke bekasi). Tapi terakhir aku naik kereta, suasananya udah beda banget. Jauhhhh lbh bersih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya mba terasa banget perbedaannya y pak Jonan mmg warbiyasah sbg transformer

      Delete
  38. pengen banget sebenarnya sebagai warga yang tinggal di Provinsi Bengkulu untuk juga menikmati hasil revolusi PT KAI mb, sayangnya Kota Bengkulu (ibukota Provinsi Bengkulu), yang ada baru sisa bangunan stasiun kereta api, tapi tanpa ada rel, dan blm pernah difungsikan, kereta api di wilayah sumatera, sepertinya memang masih menjadi transportasi sangat mahal dan sangat langka dijumpai kecuali beberapa wilayah yang sudah dibangun sejak masa penjajahan seperti Sumatera Barat, Palembang dan sejumlah Kota Besar di Sumatera lainnya. Di Bengkulu sebenarnya ada satu kecamatan yang menjadi titik pemberhentian kereta api penumpang dari Palembang, tapi lokasinya jauh di pelosok dan justru jauh dari akses jalan lintas, Saya juga heran knpa itu stasiun kereta api dibangun justru jauh dari lokasi akses masyarakat, mungkin peninggalan juga kali ya heheh, salam kenal mb. Btw suka sekali dengan resume Buku nya, kalo kato orang Bengkulu itu, Camkohaaaaa (sambil mengacungkan 2 jempol ke depan).

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah iya kereta masi langka y di pulau lainnya smg kedepannya KaI makin merambah semakin menjangkau selurih daerah.
      makasi uda mampir 👍😁

      Delete

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

 

Bunda Nameera's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design