Thursday, February 23, 2017

Menyiapkan Masa Pensiun Dengan Bahagia

Membicarakan masa-masa pensiun yang ada didalam benak saya adalah masa-masa menyenangkan untuk dilalui setelah berakhirnya fase produktif dalam bekerja. Mengisi fase produktif bekerja, baik saya dan suami kami memutuskan untuk bekerja sebagai karyawan dalam perusahaan. Mengingat pengalaman yang minim serta modal yang belum mumpuni untuk membuat bisnis maka kami memutuskan menjadi karyawan di usia muda kami.

Segala konsekuensi atas keputusan yang telah kami sepakati tentunya didasarkan alasan yakni masa depan. Tak hanya masa depan untuk kami berdua kelak menjelang usia pensiun akan tetapi untuk masa depan anak-anak kami. Bagi saya dan suami masa depan adalah masa pensiun yang bahagia.



Untuk itu, mulai sejak dini kami mulai mempersiapkan diri menjelang usia pensiun. Beberapa hal yang kami persiapkan adalah sebagai berikut :

1. MEMBANGUN RUMAH

Bagi kami berdua memiliki rumah sejak muda merupakan point yang sangat penting pasalnya kami tidak ingin di masa tua nanti terlunta-lunta bahkan kami sudah memikirkan tidak ingin untuk merecoki kehidupan rumah tangga anak-anak kami jika kami sudah tua. Tinggal dirumah sendiri akan jauh lebih menyenangkan meski nanti kami akan kesepian sepeninggal anak-anak kami menikah.

Oleh karenanya, saya dan suami harus bekerja keras dari sejak kami menikah untuk membangun rumah. Di awal pernikahan kami sempat menumpang di rumah orang tua dan itu bukanlah hal yang menyenangkan bahkan kami sempat mengontrak di rumah petak.

Baca Lagi : Menikmati Setiap Proses

Hal ini tidak ingin kami rasakan menjelang usia senja kami berpindah-pindah tak tentu arah karena tidak memiliki keinginan membangun rumah di masa produktif. Melihat berita banyak yang di usia senjanya malah terlunta-lunta bahkan menjadi penghuni panti jompo. Sungguh sesak dada ini jikalau kami bernasib seperti itu. Dengan adanya rumah tempat bernaung tentunya membuat hati dan fikiran kami nyaman bebas dari stress.

2. MERENCANAKAN KEUANGAN

Merupakan hal kedua yang menjadi prioritas yang kami berdua persiapkan. Menyiapkan keuangan sejak dini bagi kami adalah langkah penting untuk menikmati masa pensiun dengan bahagia. Salah satu yang buat kami tenang di usia senja nanti karena di kantor kami masing-masing terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan.

Dimana program dari BPJS ketenagakerjaan yang bisa kami nikmati adalah Jaminan Hari Tua. Sementara saya sendiri juga selain mendapatkan JHT, saya juga didaftarkan kepada kepesertaan Program Jaminan Pensiun.

Kartu BPJS yang saya dan suami miliki
Dana JHT yang nanti kami terima, akan kami rencanakan untuk membuat strategi usaha yang akan kami lancarkan kelak mengisi kekosongan waktu setelah pensiun bekerja. Rencana kami di masa depan adalah menyulap garasi rumah menjadi warung grosir sehingga tentunya selain mendapatkan penghasilan bulanan yang saya dapat dari JP (Jaminan Pensiun) ada penghasilan lain yang bisa menyokong kehidupan di masa tua kami. Kami ga ingin merepotkan anak-anak dengan penghasilan mandiri sudah membuat kami bahagia.

Selain itu, kami pun sangat merencanakan untuk kebutuhan pendidikan anak-anak kami. Sehingga alokasi dana yang tersedia sudah dari sekarang kami rencanakan secara detail agar di masa pensiun kami tidak punya beban hutang baik ke Bank atau ke orang lain.

JHT VS JP

3. MENGGALI PASSION

Seringkali saya mendengar peristiwa yang terjadi pada seseorang yang mengalami stress pasca pensiun. Hal ini konon disebabkan belum adanya kesiapan mental bahkan bingung untuk melakukan kegiatan yang hendak ia lakukan semasa pensiun.
Dari fenomena tersebut memberikan insight bagi saya dan suami, saling support untuk bisa menggali passion masing-masing diluar bidang pekerjaan rutinitas kami di kantor. Suami sudah menemukan passionnya sejak 2007 dengan membangun web dan mengelola web serta membuat kursus online seputar teknik belajar singkat membuat web. 

Sementara saya sendiri sangat menyukai membaca dan menulis, salah satunya adalah menulis di Blog sebagai wadah untuk inspirasi maupun ide-ide yang berkeliaran dalam kepala. Dengan menemukan passion masing-masing sedari sekarang kami beranggapan jika kelak di masa tua dan memasuki pensiun bekerja kami bisa memanfaatkan skill ini untuk dijadikan kegiatan yang akan kami lakukan semasa pensiun.

Berharap kami berdua tetap menjadi pasangan tua yang bermanfaat bagi khalayak meski usia kami menjelang senja. Bahkan bisa jadi passion yang dapat menambah penghasilan kami kelak.

4. MENERAPKAN GAYA HIDUP SEHAT  

Semua masalah akan selalu bisa diatasi dengan kondisi badan yang sehat. Tentu kelak menghadapi masa pensiun, saya dan suami tak ingin justru kondisi tubuh merapuh gegara diusia muda tidak concern dengan kesehatan. Untuk itu sedini mungkin kami menerapkan gaya hidup sehat. Konsumsi makanan sehat, vitamin, olahraga rutin meskipun kadang komitmen untuk olahraga masih sangat minim sekali. Hal ini tentu akan bisa dinikmati imbasnya saat kami berdua tua.
Sedih rasanya jika diantara kami berdua sakit. Menikmati masa tua dengan bahagia tentunya hanya bisa dilewati dengan tubuh yang sehat.

***


Itulah ke-4 hal yang sedang kami usahakan karena hal tersebut menjadi pondasi dasar yang kami jadikan untuk di manfaatkan di masa pensiun. Bagi saya bahwa bahagia di masa pensiun itu saat :

> Saya dan suami, sukses menyekolahkan hingga menikahkan anak-anak kami. Dengan hasil kerja keras yang kami lakukan saat berada di fase produktif.
> Saya dan suami, bisa tidur nyenyak di rumah kami sendiri tanpa perlu merepotkan anak-anak kami.
> Saya dan suami, bisa tetap menjalankan hobi kami bahkan menghasilkan
> Saya dan suami, bisa berbagi dengan orang lain
> Saya dan suami, tetap sehat
> Saya dan suami, bisa menjadi pemilik warung grosir 
> Saya dan suami, bisa jalan-jalan dari hasil tabungan kami
> Saya dan suami, tetap berpegangan erat hingga salah satu dari kita meninggal

Dan tak lupa cara paling penting untuk menikmati masa pensiun dengan bahagia adalah "Tetap Bersyukur dan selalu Berfikiran Positif". Bahwa kita tidak selalu memiliki apa yang kita inginkan namun kita tetap belajar menerima apa yang kita dapatkan maka itulah makna dari cara bersyukur. 

Demikian tips ala saya dan suami agar bisa menikmati masa pensiun dengan bahagia. Semoga bermanfaat yah. 


44 comments:

  1. Saya belum kerja nih, masih kuliah. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga bermanfaat kang kelak klo kerja pasti dptin bpjs 😬

      Delete
  2. merajut keindahan cinta dari muda hingga tua, romantis banget...^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha makasi mba In jd ttp kompak ditengah perbedaan itu mmg susah 🤣🤣

      Delete
  3. jaminan hari tua itu hrs ada ya mbak, apalagi yg gak bisa usaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul mba Tira :) dengan program kek gini bisa membuat kita mandiri tnp perlu merepotkan org lain apalagi anak2 kita

      Delete
  4. Setujuuuu, rumah biar gimana memang point penting n aku usahain banget walau haru nyicil ke koperasi kantor soalnya harga rumah kan jarang ada yg turun tuh, klo ga sekarang belintakut uda ga samggup lagie ahhahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba nit kebutuhan papan emang itu jd prioritas :)

      Delete
  5. Lengkap banget infonya Mba^^ tfs ya semoga sehat dan sukses selalu^^

    ReplyDelete
  6. Ikut senang lihatnya. Yang gak kerja kayak saya mah gak bisa dapat JHT ya..

    (*ya iyalaaah masa yaiya dong) :D

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah senang sekali lihat pasangan artis teh Bella dan suami. HAhaa. Setuju banget mba. Kita harus bisa merencanakan hari tua sejak sekarang ya mba. Biar nggak nyusahin anak juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk makasih ya Manager BFC :D
      iya mba kami siy fokus untuk tidak pernah merepotkan anak-anak kami

      Delete
  8. sip sip, hari tua emang hrs dipersiapkan, jg berfoya foya diwaktu muda tapi tuanya sengsara ya mbak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba justru stlh masa pensiun kita bisa nikmatin hasil jerih payah kita selama bekerja di usia produktif :)

      Delete
  9. nomor 4 wajib biar nggak sakit2tan juga dan hidup memang harus bahagia :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba :)didalam tubuh yg sehat etrselip kebhagiaan

      Delete
  10. go..go..go...mbak herva. ngiri dengan semangatnya. produktif selalu. memang penting ya memikirkan hal2 seperti ini selagi muda. aku juga setuju banget. ada lo mbak temen bapakku yg dituanya belum punya rumah. dikejar2 debt collector

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mba :)serem yah pdhl masa tua harusnya udah tgl ongkang2 kaki aja

      Delete
  11. aku belum punya mba, kantor katanya mau ngebikinin sampai sekrang belum ada juga hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. yah sayang banget mba itu hak kita loh sebagai pekerja :) coba ditagih lagi mba minta diurusin

      Delete
  12. Perjalanan saya masih panjang saya baru tingkat 2 di salah satu ptid di indonesia hahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha semoga bisa diinget klo perjalanan selanjutnya mesti persiapan dik :p
      makasi dh mampir yah

      Delete
  13. Ecieeee, aku kok salfok sama si suami yg fotonya muncul :D
    Hari tua emang perlu dipersiapkan dengan baik, karena kl udah tua kita ngga mau nyusahin anak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. akhirnya yah suami teteh bella muncul di blog :p
      iya mih jgn sampe nyusahin anak2

      Delete
  14. Menyiapkan pensiun memang harus sejak dini ya

    ReplyDelete
  15. banyak liat contoh orang2 yang pensiun dengan nyaman karena punya persiapan matang..
    insya Allah kepengen juga seperti itu, biar pensiun tetap sejahtera

    ReplyDelete
    Replies
    1. semangat mba kasian jg klo kita sampe repotin anak

      Delete
  16. Ihiy teh bella... Sukses ya lombanya
    Yg nomor 4 butuh konsisten juga yaa..kadang drmh ada mie, terus bawaannya bikin mie melulu klo hujan.
    Videonya so sweet...aku terpukau saat kedua pasang ini berjaket kulit ❤️❤️

    ReplyDelete
  17. Sandang, pangan, papan itu kebutuhan dasar yang harus bisa kita penuhi agar bisa bahagia sampai tua nanti ya mba. Harus susah2 dulu kerja keras buat punya papan yang tiap tahun harganya ga kira2 di Surabaya ini 😑

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba istilahnya mesti maksain dr skrg drpd tua susah 😬

      Delete
  18. Masa tua bahagia emang harus diusahain sedari kita masih muda ya teh, salah satunya ya lewat bpjstk ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba yang muda yg berkarya nanti tua menikmati :)

      Delete
  19. tips nya pegen langsung aku coba, toh aku juga terdaftar di bpjs hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. mangga mba komit sama pasangan dari sekarang :)

      Delete
  20. Iya setidaknya dengan punya rumah, toh kalaupun nantinya anak mau diajak untuk tinggal bersama kan bisa. Moga dimudahkan semuanya, Mba. BTW Ayah Neyna juga passion-nya di web gini ya. Sejalan atuh lah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin makasi miss :*
      iya miss cuman suamiku ga pernah mau ajarin jd aku ya belajar sendiri :D

      Delete
  21. Amin ya dek, semoga keinginan kalian berdua kesampaian

    ReplyDelete
  22. Dana pensiun dan hari tua itu apakah bisa didapatkan sekaligus Mbak Herva?

    ReplyDelete
    Replies
    1. klo JHT bisa didapatkan setelah 1 bulan resign bekerja mba kalo JP saat memasuki usia pensiun

      Delete

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

 

Bunda Nameera's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design