Tuesday, October 18, 2016

Bicara Tentang Reward

Rasanya sebuah kompetisi dimanapun akan terasa hambar jika tidak ada reward yang bisa diberikan bagi peserta yang turut meramaikan kompetisi tersebut. Sebab reward sendiri merupakan salah satu motivasi bagi pesertanya untuk menampilkan maupun mengerahkan segala kemampuannya sebaik mungkin. Pada dasarnya memang kita akan selalu menyukai reward terlepas sedang mengikuti kompetisi atau bukan. Dan tentunya saya pribadi termasuk salah satu penggemar atas reward apapun yang dilimpahkan karena achievement yang saya capai. 

 Tidak ada yang membanggakan ketika sebuah reward kita dapatkan karena usaha yang telah kita lakukan. Namun tentunya usaha yang positif ya karena akan hadir kepuasaan berbeda dengan usaha yang menghalalkan cara-cara ga sesuai dan selaras sama koridor aturan tentunya penyesalan yang hadir bukan kepuasaan. Tapi itu semua tergantung dari pribadi masing-masing, indikator puas dan tidak puas akan memiliki kadar yang berbeda-beda.

Saya yakin kita semua mendambakan satu reward dari usaha yang maksimal. Beda gitu rasanya bener-bener puas. Bicara melulu reward saya teringat akan satu film yang menurut saya bagus sekali isi ceritanya. Sebuah film kartun berjudul "Wreck It Ralph". Berkisah tentang kehidupan dalam game. Ralph yang berperan sebagai penjahat dalam game "Fix It- Felix" memiliki tubuh dan tangan besar yang bertugas menghancurkan gedung begitu seterusnya permainan akan terhenti jika Felix bisa memperbaiki semua kehancurannya lalu diakhir games Felix mendapatkan medali. Sedangkan Ralph di buang dari atas gedung. Ralph merasa ia selalu mendapatkan perlakuan yang tidak adil oleh teman-temannya di games tersebut dan Ralph merasa jenuh untuk menjadi penjahat. Ia menginginkan sebuah medali seperti yang selalu Felix dapatkan agar semua teman-temannya bisa menghargainya.

Terlebih ketika perayaan ultah games tersebut Ralph sama sekali tidak diundang padahal ia menjadi core personal dalam games tersebut. Salah seorang temannya melabelinya jika Ralph hanya seorang Penjahat. Perkataan tersebut sontak membuat Ralph tersinggung hingga akhirnya memutuskan pergi dari games tersebut. Dan ia akhirnya menyelinap ke games peperangan setelah ia melihat sebuah Medali pada salah seorang prajurit yang ia temui. 


Di games ini ia berhasil mendapatkan medali walaupun cara yang ia lakukan salah, sendiri menyelinap tanpa harus bertarung melawan kawanan cybug. Usaha yang tidak baik akan berbuah yang tidak baik pula, saat ia sudah menggenggam medali ia menginjak telur cybug hingga akhirnya ia masuk ke pesawat dan masuk ke games Sugar Rush. 

Dalam games sugar rush ia bertemu seorang anak perempuan bernama Venellope yang mengambil medalinya Ralph agar ia bisa mengikuti lomba balap mobil. Venellope seharusnya sebagai tokoh utama dalam balap mobil tersebut namun sayang ada King Candy yang selalu menjegal usaha Venellope dimana king Candy ini terobsesi untuk selalu menjadi juara. King Candy yang ternyata adalah samaran dari Turbo tokoh dalam games balap mobil lain yang sangat terobsesi menang dalam setiap games.

Bersama Venellope, Ralph menyadari akan dirinya yang ternyata mampu bermanfaat untuk orang lain. Hingga Venellope memberikan sebuah medali yang bertuliskan "You are My Hero". Bagi Ralph yang haus akan sebuah medali tentunya ini menjadi momentum baginya bahwa ternyata ia bisa menjadi baik bukan sekedar penjahat yang sering dilabelkan oleh teman-temannya di games Fix it Felix.

Disisi lain, teman-temannya di Fix It Felix mulai menyadari bahwa tanpa Ralph games tersebut tidak akan berjalan. Akhir kisah games ini tentunya berakhir hepi ending, ketika semua orang bisa menyadari peranan dan fungsi masing-masing yang saling ketergantungan. 

Bagi saya film ini memberikan pesan moral diantaranya :

1. Jangan Terlalu Berambisi. 

Ketika Reward yang menjadi tolok ukur maka kita akan menghalalkan segala cara tanpa peduli kepentingan orang lain. Hal ini bisa kita lihat dengan obsesi Ralph dan juga King Candy yang fokus pencapaiannya sebuah medali dalam setiap pertandingan. Tanpa disadari ada orang lain yang merana karena obsesi kita sendiri yang cenderung fokus tanpa memperhatikan kebutuhan dan kepentingan orang lain. 


2. Jangan menjadikan tolok ukur pencapaian orang lain untuk diri kita sendiri

Kita akan selalu menjadi pribadi inferior jika terus membandingkan diri dengan orang lain tanpa usaha maksimal, boleh jadi keberhasilan yang orang lain capai menjadi motivasi untuk kita sendiri bisa menjadi lebih baik. Jika kita tidak mampu maka sebaiknya jangan jadikan pencapaian orang lain untuk tolok ukur pada diri kita sendiri. Yang ada kita akan merasa jatuh ketika kita sulit menandinginya. 



3. Jadilah selalu diri sendiri 

Tidak ada kebahagiaan yang hanya mengandalkan kepalsuan. Mengapa harus menjadi orang lain jika kita mempunyai sesuatu yang berharga yang belum tentu juga dimiliki oleh orang lain. Seperti kasusnya Ralph dia merasa ingin menjadi Felix yang mendapatkan banyak medali, disanjung oleh orang-orang sekitar. Tapi Ralph melupakan potensinya yang memiliki badan kuat, tangan besar sekali hantam mampu meruntuhkan semua gedung. 

4. Menghargai selalu orang lain

Setiap diri kita punya peranan masing-masing, tidak boleh kita mengucilkan orang lain, tidak menghargai orang lain hanya karena perbedaan. Melalui film ini saya menarik satu pesan moral bahwasanya memang dalam kehidupan nyata kita selalu memandang remeh orang lain ketika ada yang tidak sesuai dengan idealnya kita langsung menganggap remeh dan mengasingkan orang lain. Letak menghargai begitu sulit hanya karena berbeda status, berbeda pangkat, berbeda ras dan lain sebagainya. Tak perlu saya jelaskan kita sudah bisa membayangkan banyaknya perbedaan yang menuntut kita untuk menghargai keberadaan orang lain.

5. Pemberian Reward Kepada Orang lain

Sekecil apapun reward yang kita berikan tentunya akan memberikan kebahagiaan bagi orang lain. Terlepas dari ketulusannya apapun itu jenis reward akan selalu membekas dalam hati si penerima. Sama seperti Venellope yang membuat medali bertuliskan "You Are My Hero" kepada Ralph yang langsung memberikan kesadaran serta perubahan bagi Ralph.

Demikian sekilas mengenai film Wreck It Ralph semoga bisa menginspirasi kita semua. Dan berkaitan dengan reward tentunya seperti yang diawal selalu ada kompetisi didalamnya. Saya tak menampik kadang suka kecewa jika gagal namun kadang biasa saja tuh. Ternyata kondisi kekecewaan saya disebabkan karena ekspektasi saya terlalu besar terlebih usaha yang menurut saya sudah maksimal namun akhirnya gagal jua. Recovery kekecewaan akan lebih mudah jika kita memandang dari sisi lain. 

Gagal mendapat reward di kompetisi A masih ada kompetisi sepanjang B - Z begitulah seharusnya. Tidak perlu di fikirkan matak jadi geuring ceuk basa sunda mah :D. So santai ajalah, ikhlas yang penting dan kembalikan lagi ke NIAT. Seperti quote berikut ini :
 "Jika Hati Senantiasa Berniat Baik, Allah Akan pertemukan ia dengan Hal-Hal yang Baik, Tempat-tempat Baik, Orang-orang Baik Atau Kesempatan Berbuat Baik"

Bicara tentang reward tidak akan ada habisnya jika kita punya niat yang justru akan merugikan ga hanya diri kita sendiri tetapi bisa jadi orang lain yang dirugikan. Akhirul kalam tak perlu kecewa jika gagal mendapat reward, jangan mengendur motivasinya hanya karena kegagalan. Akan selalu ada reward-reward lain ketika niat kita tulus menjalankannya. 

56 comments:

  1. Aku suka film Wreck it Ralph... Film yg bagus untuk belajar menghargai setiap orang, dan jangan pernah jadi orang yg judge mental :) Nice sharing neng, cilok satu ya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nuhun Mama Raya :* #lempar foto cilok :D

      Delete
  2. bahkan ada pelajaran yg bisa diambil ya...nice ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba akan selalu ada pelajaran yang dipetik :D jika kitanya menyadari. Nuhun sudah mampir :)

      Delete
  3. Membaca tulisan ini saya teringat pesan salah seorang filsuf cina Lao Tze bahwa jarak seribu mil diawali dengan satu langkah.

    ReplyDelete
  4. Suka sama quote di gambar yang ke-2 itu.. jangan di belakang makanya, harus di depan! ^^

    ReplyDelete
  5. sepakat banget sama yang nomor dua. bahkan kembar sekalipun gak bisa disamakan satu sama lain apalagi dg orang lain, kita bs punya pencapaian versi msng2 yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba ini yang kadang luput ^^ semoga kita selalu punya kadar sendiri tanpa perlu melihat pencapaian orang lain

      Delete
  6. Aku suka Wreck It Ralph, terutama karakter Venellope, lucu bgt.. :D Pesan moralnya juga dalam ternyata, ya, mba. Thaaanks Mba Herva tulisannya kece nih buat ngingetin aku juga. Kadang ekspektasi yang berlebihan trus hasilnya gak sesuai harapan memang suka bikin kecewa berat ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Venellope yang ceria dan terus berusaha :) makasi mba Dita sama-sama buat reminder saya pula xixixi

      Delete
  7. film kartun anak sarat moral, karakter tokohnya ada di dunia nyata, 2x nonton gak bosenin

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba aku nonton berulang2 makanya suka banget :)

      Delete
  8. Aku mau nonton ini tapi apa daya batitaku tidak mau diajak nonton film kartun yang ada ceritanya, padahal sepertinya penuh makna ya Teh Herva

    ReplyDelete
  9. Kadang sebagai orang tua perlu juga memberi reward kepada anak-anak. Meski kecil tapi anak-anak pasti bangga dan senang menerimanya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba dg reward memacu motivasi anak :) nuhun mba sudah mampir ^^

      Delete
  10. Dulu aku niatnya kerja maksimal, ya ngarep reward dikit wajar sih hihi
    Biar semangadd

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha semua pasti ngarep banget mba yang namanya reward :p

      Delete
  11. bener tuh, yang penting niat baik. In shaa Allah, hal-hal baik lainnya akan datang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup makanya klo niat uda ga baik pasti ada aja yang ga baik bermunculan makasi uda mampir :p

      Delete
  12. Sip! Jempol 4 buat amanatnya. :D

    ReplyDelete
  13. Reward bisa berbentuk apa saj akan ya, dan reward akan datang dari manapun selama bekerja dengan kesungguhan.
    Tulisannya berisi banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepakat mba :)
      makasi mba *tersipu* hehehe

      Delete
  14. kayanya filmnya bagus yaaa, aku belum nonton. Kebetulan lagi nyari tontonan yg bagus jugakk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuk tonton mba bagus filmnya loh buat anak2 juga

      Delete
  15. Saya sampe sekarang juga suka nonton film kartun karena banyak pesan2 moralnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup betul banget mba santai, lucu tapi banyak pesan moralnya ^^

      Delete
  16. Saya suka kartun. Termasuk yang ini juga udah 2 kali saya tontonin. Setuju sama semua pesan moral itu. Terlebih poin no 3. kadang manusia merasa pengen jadi kayak orang lain. sedangkan jadi diri saja padahal sudah sangat berharga. Nice sharing mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasi mba Jasmi uda mampir iya ni kartun aku uda nonton berapa kali :)

      Delete
  17. Setuju pisan teh, nnti stress kalo mikirin reward terus mah. mending ikhlasin, reward adalah bonus :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya teh mending ikhlasin semuanya hahaha *apasih

      Delete
  18. baru baca, gegara di share di google+ mbak hehe
    udah agak lupa sama jalan ceritanya werk it ralph, tapi memang keren. masuk list film animasi yg kudu di tonton pokoknya :)

    iya mbak, sering sedih mmg kalau pas liat pengumuman lomba. kadang suka berekspetasi terlalu tinggi, jadi misal belum rejeki lumayan cukup lama buat semangat ikutan lomba lagi. tapi makin kesini makin paham juga, buat apa lama-lama meratapi "yang gagal" itu, kudu lebih semangat lagi intinya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sabar mba rezeki takkan tertukar mungkin dilomba ga menang tapi Alloh kasih rezeki lain ditempat lain :) yang penting ikhlas itu mba *y ampun wise banget deh aku :D

      Delete
  19. ngemeng-ngemeng, aku nangis lho mbak waktu pertama kali liat film ini. Sedih gitu liat Ralph nya sendirian di tumpukan sampah. #lagicengeng

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tidur pake bata yah makanya bikin dia sedih :/

      Delete
  20. Kenal film ini fari adek kata dia sedih ceritanya (berfikiran si adek tuh lebay banget) ehh ga taunya bikin meweekkkk ini film 😭😭😭

    ReplyDelete
  21. bener banget... kadang kalo tolak ukurnya reward itu jadi gak ikhlas ngelakuin sesuatu.... kadang juga lupa sama orang2 sekitar yang udah ada buat kita... ngasih semangat doa.. dll.... padahal tanpa mereka kita bukan apa apa..... hiksss

    ReplyDelete
  22. 1 yang aku kritisi dari film ini.
    Ada adegan kissing scene nya euuii...sayang banget.

    Padahal ssgmennya untuk anak-anak.

    ReplyDelete
  23. Mba aku suka banget sama tulisannya ❤❤❤
    mau dunluttt ah, pinisirin udah dikasi sinopsis hihihi
    Soal reward itu emang perlu ya mba, tp jgn dijadikan tujuan utama. Noted bgt.

    ReplyDelete
  24. wah aku belum nonton filmnya. kudet ya :P

    ReplyDelete
  25. setuju banget sama semua pointnya. btw, filmnya itu sering tayang di rcti ato gak global tv. tapi gw nonton gak pernah ampe abis, ganti cenel mulu XD wkwk

    ReplyDelete
  26. point dua bener banget, jangan menjadikan orang lain sbgi tolak ukur kita, karena kemampuan kita dengan orang lain kan berbeda :) tetep jadilah diri sendiri dan berusaha semaksimal mungkin ^^

    ReplyDelete
  27. Tipsnya bener semua ini..kalau terlalu berambisi jadi capek sendiri.

    ReplyDelete
  28. Bagus sih orang yang berambisi..tapi kalau ambisius wah ...hhhmmm .. bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain terutama jika caranya ga benar...

    ReplyDelete

Selesai baca yuk tinggalin jejak komennya ^^
Haturnuhun

 

Bunda Nameera's Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design