Pencarian Bakat di Mulai

Kamis, 31 Maret 2016
Dear Anakku, kali ini bunda ingin bercerita tentang pencarian bakat dalam diri bunda. Mungkin bunda ga punya kemampuan lebih seperti orang-orang yang bisa temukan bakatnya dan tidak hanya jadi hobi tetapi bisa menjadi profesi. Sempat bunda posting mengenai coaching bersama Pak Josef Bataona Penulis Buku Kisah Rp 10.000 yang mengubah hidupku (Baca Lagi : Coaching bersama Pak Josef) sebagai salah satu usaha menemukan arti hidup bunda yang sesungguhnya.

Agak berat tapi ini memang yang hendak bunda cari tahu. Saat tahun 2013 tengah mengandungmu di usia 5 bulan, bunda pernah mengikuti training kemudian ada sesi apakah cita-citamu di masa yang akan datang/sebagai perwakilan kelompok biasanya yang uda emak-emak emang biasa ditumbalin buat kayak beginian hahaha jadilah bunda maju.

 Di depan kelas bunda bilang cita-cita saya di masa datang ingin menjadi penulis, saya suka membaca buku (khususnya buku tabungan wkwkwk) karena itu saya ingin menelurkan sebuah mahakarya ditambah suami saya suka bilang jadilah pribadi produktif dengan gaya berapi-api dan berakhir dengan sambutan tepuk tangan (terharu*_*).

Mengenal Profesi Assessor Lepas

Selasa, 29 Maret 2016
Mungkin banyak yang masih belum familiar dengan profesi Assessor. Assessor sendiri adalah orang yang melakukan assesment untuk menggali kompetensi dari peserta yang diassesnya atau yang disebut assessee, dalam prosesnya sendiri Assessor berperan tidak hanya conduct simulasi yang akan dimainkan assessee tetapi juga melakukan observasi selama proses berlangsung, hal ini dilakukan agar proses meeting assessor menghasilkan level/rating dari kompetensi yang dimiliki peserta AC (Assessment Center).

Hasil dari meeting assessor tersebut akan dijadikan acuan dalam pembuatan report AC. Jika ada yang minta sampai feedback maka tugas Assessor lanjut menyampaikan feedback kepada peserta yang telah mengikuti AC tersebut. Untuk AC sendiri pernah saya tulis di tahun lalu (Baca Lagi : Assessment Center).

Andai 8 Hari 192 Jam Yang Tersisa

Senin, 28 Maret 2016



Dear Anakku, sudah siapkah engkau ditinggal bunda?pun sebaliknya pertanyaan untuk bunda sudah siapkah bunda meninggalkanmu bersama ayah?pastinya tidak akan ada jawaban dari bibir kita masing-masing hanya pelukan dan air mata yang mewakili jawaban dari pertanyaan itu. Anakku, tak ada seorangpun di dunia ini yang mampu memesan usianya, tak ada yang bisa menebak kapan waktunya jika harus kembali pulang kepadaNya. Anakku sayang, andai 8 hari 192 jam yang tersisa, bunda tak kan egois untuk mengejar keinginan bunda sendiri. Tapi bunda akan persiapkan betul apapun yang nanti kau butuhkan, disaatnya nanti bukan tangisan yang bunda harapkan tapi kau sudah kuat dan ikhlas menerima kepergian bunda. 

Skripsiku Adversity Quotient (AQ)

Minggu, 27 Maret 2016
Dear Anakku membahas Adversity ini membahas perjuangan skripsi untuk bunda. Berhubung naskah skripsi bunda sudah ga ada sama kompi-nya dijual wkwk untunglah bunda masih menyimpan bukunya. Skripsi bagi bunda adalah perjuangan dan ketahanan mental kita sedang diuji. Pasalnya selama bimbingan ga hanya pemikiran kita yang diuji tapi juga mental namun inilah yang bikin bunda jadi kuat dan terus mikir untuk terus berusaha.

Dari 1 judul ke judul lain yang ditolak mentah-mentah, dari bimbingan di biro hingga ke rumah, dari berangkat ceria pulang berurai air mata, dari santai jadi disiplin, dari tenang jadi anxiety berlebih, dari suka menjadi duka semuanya jadi pembelajaran buat hidup bunda sendiri.

Belajar AQ dari Tao Kae Noi

Sabtu, 26 Maret 2016

Dear Anakku, inspirasi datang dari mana saja sama seperti ide untuk menulis disini. Tak sengaja bunda membelikan cemilan dari minimarket untuk bisa kita nikmati bersama sambil nonton. Terpilihlah cemilan rumput laut dengan merk dagang Tao Kae Noi. Jadilah bunda mengingat sesuatu yang menarik untuk bunda bagikan padamu tentang cemilan ini. Tahun 2014 bunda pernah nonton film yang judulnya 'The Billioner' yang ternyata diangkat dari kisah nyata pemilik Tao Kae Noi tersebut. Bagi bunda film ini menginspirasi kita untuk tidak menyerah dan gigih berusaha dalam mencapai keinginan.

Tipe Kepribadian Menurut Tanda Baca

Jumat, 25 Maret 2016
Tulisan kali ini mengenai tipe kepribadian menurut tanda baca, saya ambil berdasarkan buku dengan judul "Personality Reality". Buku aslinya ditulis dalam bahasa Inggris namun buku yang saya baca adalah hasil terjemahan. Isi bukunya menyajikan tentang tipe kepribadian yang dianalogikan ke tanda baca.

Macam kepribadian banyak sekali tergantung dari teori yang diambil. Kepribadian menurut Carl Jung membagi menjadi tipe Introvert, Ekstrovert dan Ambievert. Kepribadian menurut Socrates yang sering kita dengar dengan Plegmatis, Sanguin, Koleris & Melankolis. Dan masih banyak lagi teori yang bermunculan mengenai kepribadian manusia.

Kembali ke topik, dalam buku "Personality Reality", si penulis membagi tipe kepribadian menjadi 5 tanda baca. Apa saja si?penasaran?oke ini dia :

Mensiasati Absensi di Kantor

Kamis, 24 Maret 2016
Dear Anakku, sebelum pulang ada bahasan yang ingin bunda ceritakan kali ini mengenai absensi.
Yang uda jadi emak mana suaranya?(oooeeeoooo) oke tak terhingga, sekarang mana suaranya emak yang bekerja?(yuhuuuuu) oke 15juta meren yah. Sebagai emak bekerja tentunya sudah ada 2 tanggungjawab utama keluarga kecilnya dan juga pekerjaannya. Keduanya mesti balance kalau ga ya mending resign saja.

Apapun Pekerjaannya Tetap Bersyukur


Dear Anakku, pagi ini sempetin nulis dulu karena pengen berbagi hal yang bunda temui. Alkisah sekitar 2 - 3 minggu lalu bunda lupa lagi, kalau abiz naro motor ke parkiran bunda nemuin ada sosok ibu dan bapak yang lagi angkut-angkut bata dan masih tetap kerja saat bunda keluar makan siang. Pagi ini karena pak Boss masih cuti maka bunda relakan telat 10 menit absen untuk berbincang-bincang sebentar dengan bapak dan ibu tersebut abis tertarik liat ibunya (mesti bunda kalau ada yang begitu penasaran dan pengen interview wkwk).
Tadi bunda langsung memperkenalkan diri, meminta izin untuk sedikit ngobrol karena bunda tertarik dengan kegiatan yang sedang mereka lakukan. Mendengar demikian ibunya tertawa-tawa sambil bilang "duh isin neng da kieu atuh (duh malu neng da begini keadaannya)". Mereka berdua adalah sepasang suami istri, Suaminya bernama Pak Jaja dan Istrinya bernama Ibu Hawiyah.

Saat ini mereka nguli untuk membangun rumah orang lain demi mendapatkan uang (sedih dengernya). Yang bunda salut adalah Ibu Hawiyah yang begitu ikhlas nemenin suaminya dan bekerja layaknya kuli bangunan. Tenaganya hampir sama dengan tenaga laki-laki jika sebelumnya bunda lihat sedang manggul bata sedang sekarang sedang angkut tanah pake sekop. Bunda aza pegang tu sekop ga mampu alias berat apalagi memfungsikannya seperti Bu Hawiyah. Keren banget y Bu Hawiyah.

Apakabar Goodreads?

Rabu, 23 Maret 2016

Dear Anakku, sore ini bunda akan membahas mengenai Goodreads. Apa tuh goodreads?sama seperti jaringan sosial lain cuman disini goodreads lebih kepada situs buat masukin buku apa yang uda bunda baca, buku apa niy yang pengen bunda baca atau yang sedang dibaca uda sampe berapa halaman progressnya, membuat resensi buku yang uda dibaca dan juga kasih rating berapa niy buat buku yang uda dibaca.
Awal mulanya siy lupa lagi kenapa bisa punya Goodreads ini, kalau diliat bunda uda gabung sejak bulan Juli 2013 tapi baru mudeng cara gunainnya tahun 2015 wkwkwk (kemana aze ni bunda?). Semenjak tahu niy fungsinya kayak gimana jadi rajin kunjungin goodreads buat update buku apa aza yang uda dibaca diluar buku textbook psikologi y (dadah dadah kalau itu siy ga pernah khatam satu buku hahaha baca yang penting doank).

Nasib Pelamar Di Laporan Seorang Recruiter

Sebagai recruiter selain mengadakan psikotes maupun interview maka tugas akhir adalah membuat resume laporan dari kandidat yang sudah lolos tes maupun interview HRD bersama saya.

Seni membuat laporan memang sudah diajarkan ketika masih dibangku kuliah, anak psikologi sudah kenyang dengan laporan dan interpretasi. Biasanya laporan yang saya buat merupakan gambaran singkat sesuai hasil tes combine hasil interview dicocokan dengan kompetensi yang dibutuhkan pada bidang pekerjaan yang dilamar. Integritas sebagai recruiter juga dipertaruhkan pasalnya jika kita tidak kuat iman maka kita akan memberikan laporan palsu yang tidak sesuai dengan actual si kandidatnya.

Banyak tekanan sana sini apalagi jika saya sudah di titipkan kandidat dari para leluhur manajemen. Hasilnya jelek kita di interogasi hasilnya bagus kerjanya ga sesuai pun sama kita yang akan di interogasi sama Usernya. Dimarahin sama User sudah biasa makanya harus tahan mental juga jangan sampe baper-an dikit-dikit nangis dah kayak si George adiknya Peppa hahaha.

Budaya Customer Service Di Kantor

Selasa, 22 Maret 2016
Siang ini saya akan cerita kali ini mengenai customer service. Pagi tadi karena sedang menentukan target KPI sehingga saya ingin klarifikasi data yang saya terima karena berkaitan dengan permesinan so pasti mesti nanya kepada yang ahlinya. Maka saya memilih menghubungi Mrs. Y by phone.
Ditelepon ga diangkat, di sms ga dibales apa sich maumu?hahaha dah kayak lagu. Oke balik lagi ke topik, ditelepon lama sekali angkatnya padahal letak teleponnya itu hanya 20 cm dengan kemiringan 65 derajat berapakah panjang tangannya si Mrs. Y?kira-kira itu yang ada dibenak saya sebab si telepon ga diangkat (mungkin pas liat caller ID-nya dari saya sengaja kagak diangkat) sedih rasane berasa debt collect yang ditolak si empunya utang huhuhu.
Setelah menunggu lama, akhirnya si telepon diangkat. Hayo tebak suaranya gimana?berhubung saya sering interview dan berbekal kuliah psikologi maka tahu jika intonasi si Mrs. Y males banget nerima telepon (lebay banjet pake ilmu psi padahal nenek-nenek tua juga tahu kalau gitu doank si hahaha).

Uda nada suaranya males eh ga kooperatif pula ketika ditanya (kalau ga butuh juga males deh nelepon hehe). Apakah saya sebel tentu saja iyes hahaha tapi ya sudahlah mungkin dia lelah. Kira-kira seperti itu ilustrasi pagi yang saya alami. Kalau dari segi kacamata culture perusahaan tuh Mrs. Y customer servicenya minus ya ga.

Kongres Nasional IV Assessment Center Indonesia

Kali ini saya akan ceritakan pengalaman mengikuti Kongres Nasional IV Assessment Center Indonesia yang telah dilaksanakan tahun lalu pada tanggal 15 - 17 September 2015. Pada tanggal 15 September 2015 adalah pra-kongres yang isinya pengenalan mengenai Assessment Center karena bunda sudah sertifikasi Assesor di PPM dengan narasumber yang sama yaitu Bapak Syahrul Rully maka untuk pra-kongres tidak mengikuti.

 Tema tahun lalu di kantor adalah assessment maka dari itu saya bersama pak bos dan dept head HRD plant Bandung yang mewakili untuk mengikuti  kongres tersebut. ( Baca Lagi : Assessment Center)

Fenomena Selfie di Kantor

Senin, 21 Maret 2016
Dear Anakku, sore yang mendung sambil menunggu jam pulang akan bunda share mengenai selfie di kantor. Tapi mari kita uraikan dulu selfie sendiri itu apa si?mmm itu loh nak yang suka putrat potret teruz diuplod ke jejaring sosmednya.

Ih Narsis amat yah. Eits hati-hati loh dalam penggunaan kata selfie atau narsis, bedanya apa siy?yo jelas beda tulisannya nak xixi. Beda tulisan pasti tapi selfie ini bisa merupakan bagian dari narsis. Kalo narsis ni bisa dikategorikan gangguan jiwa loh, ini pernah bunda baca di buku psikologi abnormal.

Jadi kalau ada orang yang bilang ente narsis banget langsung keplak bahunya dan kasih tahu kalau narsis itu salah satu gangguan jiwa yang amat teramat mencintai dirinya sendiri, konon kata narsis berasal dari mitologi Yunani, alkisah seorang pemuda bernama Narsiscus "makan tikus" (plesetan anak psi suka ditambahin itu heheh) yang rupawan menolak cintanya peri Echo yang cantik kemudian Dewi Approdhite memberikan hukuman kepada si Narsiscus suatu hari ia berjalan ke hutan dan menemukan kolam kemudian ketika ia membungkuk untuk minum terlihat bayangan rupanya seketika Eros (bukan gitaris S07) memanahkan panah cinta yang menembus hatinya jadilah ia terkagum-kagum sama wajahnya dan membungkuk dikolam sampe akhir hayatnya. Tapi ada versi lain si yang bunda tahu ceritanya si itu.
Kalau Narsis ga hanya pamer wajahnya tapi juga dalam lingkungannya suka pengen menang sendiri, yang penting diri sendiri kalau orang lain emang gue pikirin (kira-kira seperti itu) makanya perlu berobat kalau ada yang begini. Penderita narsistik percaya bahwa mereka lebih unggul dan kurang memperhatikan perasaan orang lain. Namun di balik itu semua sebenarnya dia memiliki harga diri yang rapuh dan rentan terhadap kritik. Kalau sekedar selfie si y masih belum masuk gangguan jiwa jadi tenang emak-emak kita masih normal yeyeyeye...lalalala..

Kuliah Psikologi itu?

Minggu, 20 Maret 2016
Dear Anakku, hari minggu waktu main bersamamu sempetin nulis disini. Kali ini tentang kuliah di Psikologi. Zamannya dulu y macam bunda masuk kuliah ni kalau kebetulan di jalan atau di bis ada yang nanya "kuliah ambil jurusan apa?psikologi " mesti si penanya langsung bilang "wow bisa baca pikiran saya dunk?" baca textbook psikologi aza ga kepegang apalagi baca pikiran abang?ah Hayati lelah bang kalau truz disangka bisa baca pikiran. Kira-kira itu ilustrasinya kenapa bunda mau bahas tentang kuliah psikologi itu sebenarnya apa aza yang dipelajari?

Arisan Beres Nafaspun Lega...

Sabtu, 19 Maret 2016
Dear Anakku, kali ini bunda akan ceritakan mengenai kegiatan Arisan. Apa y arisan itu/.arisan adalah kegiatan mengumpulkan uang atau barang yang bernilai sama oleh beberapa orang kemudian diundi di antara mereka untuk menentukan siapa yang memperolehnya, undian dilaksanakan dalam sebuah pertemuan secara berkala sampai semua anggota memperolehnya ( definisi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia/KBBI ) gaya banget buka KBBI segala demi kelancaran penulisan postingan saat ini hahaha.

Pelor atau Narkolepsi sich

Dear Anakku, kali ini bunda ceritakan mengenai kebiasaan buruk yang dulu bunda sering lakukan yakni tertidur dengan cepat dimana saja dan kapanpun kalo kata orang mah pelor kepanjangan nempel molor hahaha. Bunda sendiri merasa tidur cukup, jarang begadang pula tetapi entah kenapa suka tertidur cepat paling sering adalah di kendaraan umum seperti angkot atau bis dan kebiasaan ini mulai sering muncul saat kuliah sebelumnya sih iya suka tapi ga separah saat kuliah.

Kacamata vs Softlense

Jumat, 18 Maret 2016
Dear Anakku, terkadang kita ga sadar sudah zolim dengan bagian tubuh kita sampe akhrinya fungsinya tidak sesempurna lagi. Salah satunya kita zolim sama mata yang merupakan bagian dari salah satu pancaindra. Tapi ada juga siy yang kelainan karena bawaan.

Kalau bunda sendiri mungkin disebabin suka baca sambil tidur pas lagi remaja sampe akhirnya kunang-kunang dan burem (kayak mau pingsan aza hehe). Akhirnya dengan keluhan tersebut Enin Aan (Baca juga : Kasih Ibu Sepanjang Masa) mendatangkan sang tukang kacamata kerumah. Sore itu (bunda masih SMA) datanglah si abang bawa peralatan untuk periksa mata bunda yang konon agak burem liat tulisan tapi masih bisa bedain uang kok tenang aza xixixi.

Pengalaman Jualan alias Berdagang

Dear anakku, kali ini bunda akan cerita pengalaman berjualan dikantor. Jualannya ga pake gerobak loh kayak di VC kesukaanmu abang tukang bakso. Jualan kecil-kecilan aza siy menambah uang saku buat beli buku-buku untuk anak-anak. Koleksi bukumu masih sedikit tetapi itu adalah hasil laba yang bunda simpan dikantong namun sebelumnya bunda masukkan dalam amplop motif belang merah biru dengan tulisan didepan "untung jualan". Alhamdulilah meski buku halo balitanya dan serial buku anaknya masih 13 tetapi nyata itu teh keuntungan dari dagang.

Cinlok di Kantor anugerah apa musibah?

Kali ini saya akan berbagi fenomena cinlok di kantor. Cinlok bukan yang isinya abon atau daging cincang terus dilumuri bumbu kacang yah, tapi ada kepanjangannya yakni cinta lokasi duh si cinta lagi naik daon yah terus dipanggil, nah cinta disini bukan si cinta AADC ataupun si cintanya Kang Emil (walikota Bandung saat ini) yah. hehehe

Ko sebutannya cinta lokasi si?karena tumbuh diarea lokasi tempat bertemunya pemuda dan pemudi karena itu disebut cinta lokasi atau lebih seringnya dikenal cinlok.

Biasanya sih yang suka cinlok artis-artis dalam satu judul sinteron terbiasa bareng akhirnya tumbuhlan benih-benih cinta diantaranya hingga heboh pas jadian, pas putus juga lebih heboh, namun ada yang berakhir ke jenjang pernikahan dan ada yang berujung perceraian konon katanya tayangan infotaiment si gara-gara kesemsem juga sama lawan mainnya kemudian cinlok lagi dan begitu seterusnya.
Nah ternyata cinlok tidak hanya ada dikalangan artis di lingkungan tempat syuting tapi juga bisa terjadi di kantor. Ko bisa yah terjadi cinlok?biasanya karena sering ketemu teruz abiz itu ada project bareng kemudian berakhir tumbuhlah cinlok. Menurut saya ada kategori cinlok nih : Cinloknya ada yang bahaya dan ada yang menguntungkan. Yang bahaya terjadi bagi mereka yang dah punya pasangan (suami/istri dah punya anak) sedangkan cinlok yang menguntungkan terjadi bagi mereka jones yang uda desperado lelah sangat mengejar cinta hingga ke ujung samudra akhirnya ketemu belahan jiwanya di kantor.

Pelamar Yang Dicari dan Dinanti

Kamis, 17 Maret 2016

Dear Anakku, flasback dengan rutinitas kerjaan bunda dahulu yakni merekrut, kegiatannya sendiri dari mulai mengetes hingga interview kali ini bunda akan ceritakan mengenai satu alur kegiatan yang mesti dilakukan sebelum pengetesan dimulai namanya sourcing pelamar.
Berbicara pelamar tentunya berkaitan dengan proses rekrut yang akan bunda lakukan. Tidak ada pelamar yah pasti joblesslah bunda hehehe. Jadi alur prosesnya hingga di hire seorang karyawan itu membutuhkan proses yang begitu panjang dan memakan waktu yang lama namun tak selama penantian Cinta ke Rangga, 14 tahun lamanya apa yang dilakukan Rangga itu jahat nak reminder aza AADC 2 juga baru tayang nanti (halah jadi kesini..)

Ketika Si "Resign" menjadi solusi

Siang ini saya akan cerita mengenai keputusan resign didunia kerja. Dalam bekerja tentunya tidak akan semulus jalan tol Cipularang yang menghubungkan antara Cimahi dan Bekasi hehehe kita akan menemukan kerikil tajam yang membuat hati kita terusik, fikiran kusut, makan tak napsu, tidurpun gelisah.

Dunia kerja bagaikan satu ruang dimana kita akan mendapatkan tekanan, beban, kesulitan tapi tentunya juga ada kesenangan apalagi diakhir bulan bukan saja karyawan yang senang tetapi juga para OlShop yang berseliweran di IG akan gencar nulis comment "cek IG kita sist ga digembok kok hahaha.

Masalah yang timbul dalam bekerja biasanya seputar rekan kerja, Boss dan yang utamanya adalah kerjaan itu sendiri ( Baca lagi : Kerjaan sesuai minat atau Kerjaan dengan gaji besar).
Jika masalah dengan rekan kerja, biasanya masalah yang terjadi disebabkan karena ada beberapa tipe rekan kerja yang bakalan kita temui. Jenis rekan kerja itu biasanya ada rekan kerja yang Bossy, rekan kerja yang Lemot, rekan kerja yang malas, rekan kerja yang pelupa, rekan kerja yang mengandalkan sampe rekan kerja yang terlalu kepo.

Kerjaan Sesuai Minat Atau Kerjaan Dengan Gaji Besar

Sebagai pencari kerja baik yang fresh from the oven (yang masih unyu-unyu) maupun yang sudah menyelami asam garam pahit manisnya dunia kerja biasanya ketika memutuskan untuk gabung dengan perusahaan akan menghadapi dilema apalagi dilemanya menyangkut masalah rupiah. Besar sekali yah peranannya rupiah untuk membangun masa depan yang gemilang bagi si pencari kerja namun ada beberapa pertimbangan juga jangan sampai kita memilih yang tidak sesuai.
Sebenarnya saat kita memilih untuk bekerja, kita mesti tentukan tujuan awalnya apakah memang kita mengejar gaji besar namun tak peduli dengan lingkungan kerja atau kita memang lebih menyukai untuk bekerja sesuai minat kita?tentunya yang bisa jawab adalah pribadi masing-masing.

Namun bagi saya bekerja bukan hanya sekedar urusan besarnya gaji tetapi bagaimana kita bisa mengoptimalkan kemampuan yang kita miliki, kesesuaian dengan minat kita, bahkan sesuai dengan latar belakang pendidikan.

Ayah dan w3function

Rabu, 16 Maret 2016
Ayah masih unyu sekali sama2 gemesin kyk panda sebelahnya
Dear Anakku, kali ini bunda akan bahas mengenai ayah. Ayah yang tidak pernah lepas dengan si leptop apel kroak-nya dan juga HP Cina dengan game kesayangannya. Ayah yang sedikit waktu untuk sekedar bercanda ataupun mengobrol dengan kita. Ayah yang jarang ngomong tapi sekali ngomong nadanya 8 oktaf dikala kita bercanda atau kau menangis saat ayah tidur hahaha...
Dibalik itu semua anakku, bunda sangat bangga sama ayah bahkan ayah adalah inspirasi untuk bunda. Yang gigih berusaha, yang rela tidurnya lebih sedikit dibanding kita, yang jarang ikut main dengan kita karena waktunya dihabiskan buat cari tambahan untuk kita. Yang sama banget kayak lagu Armada "Rela pergi pagi pulang pagi hanya untuk mengais rezekiiiiii...Jadi mellow nulisnya *_*

Galau karena KPI


Dear Anakku kali ini bunda akan ceritakan kegalauan yang dialami karyawan hehehe. Ternyata galau tidak hanya melanda kalau lagi putus cinta atau berantem sama pasangan tetapi bisa terjadi karena hal lain salah satunya karena si KPI. Berbicara KPI sendiri mungkin kau masih terasa asing bagimu secara kau hanya kenal istilah Timmy, Peppa Pig hahaha serial kartun favoritmu. 

Suka Duka Interview Kandidat Calon Karyawan

Selasa, 15 Maret 2016
Sebagai HR Recruitment tentunya tidak terlepas dengan pekerjaan interview kandidat selepas selesai psikotes. Interview sendiri dilakukan dengan tujuan memperoleh gambaran mengenai calon karyawan, mengumpulkan bukti tentang kompetensi calon karyawan maupun mencari data yang rinci dari pengalaman masa lalu calon karyawan biasanya menggali apa yang dilakukan oleh calon karyawan pada situasi tertentu karenanya interview atau wawancara ini ada tekniknya.

Saya sendiri mendapatkan pelatihan khusus mengenai tehnik interview tersebut. Adapun pertanyaan yang saya sampaikan biasanya seputar yang ada di CV calon karyawan.

Misalkan jika kandidatnya masih freshgraduate maka saya tidak akan menanyakan pengalaman kerjanya tetapi saya akan tanyakan seputar kegiatan yang ia lakukan selama di kampus, bagaimana cara ia mengerjakan tugasnya meskipun ia aktif dikampus, selain latar belakang pendidikan biasanya saya menanyakan latar belakang keluarganya mengapa perlu? biasanya kita bisa tahu kehidupan sehari-harinya kedekatan dengan orangtua maupun kakak atau adiknya karena pernah saya interview dimana si kandidat tidak tahu pekerjaan ayahnya, kegiatan ibu atau adik dan kakaknya meskipun ia tinggal satu rumah. ckckck sepertinya dia tidak banyak bicara y sampai ga tahu kehidupan keluarganya.

Rekomendasi Man Power

Jumat, 11 Maret 2016
 Dear Anakku berat y judulnya kali ini bunda cerita mengenai pengalaman dalam memberikan rekomendasi untuk struktur organisasi disuatu plant. 

Bermula Atasan bunda menceritakan mengenai struktur organisasi yang ada di plant dan menurutnya terlalu over untuk satu departement. Dan bunda diminta untuk menggali terkait satu persatu yang menjadi tugas dari mereka yang ada dalam departement tersebut. 
Berangkatlah bunda ke plant tersebut, dengan waktu hanya 6 jam bunda mesti menggali kepada 12 orang terkait dengan tugas maupun wewenang yang menjadi tanggungjawab mereka. 

Kasih Ibu Sepanjang Masa..

Jumat, 04 Maret 2016

Dear Anakku, terlahir sebagai perempuan kelak kau pun akan menjadi ibu. Sama posisinya seperti bunda saat ini menjadi ibu untukmu. Anakku kali ini akan bunda ceritakan sosok Enin Aan yang tak pernah kau lihat selama ini. Enin Aan adalah ibu dari bunda, bunda sedari kecil memanggilnya Mamah. Memori bunda akan Enin tak lekang oleh waktu, takkan pernah terhapus bahkan hingga saat ini bunda akan selalu menitikkan air mata mengenang beliau.

Aktif mengikuti Kegiatan di Sekolah maupun di luar sekolah

Kamis, 03 Maret 2016
Dear Anakku, jika nanti kau sekolah bunda harapkan kau bisa aktif mengikuti kegiatan yang ada disekolah pasalnya ini yang akan menambah pengetahuan dan pengalaman yang tidak kau dapatkan dari bunda atau dikelas. Menambah relasi dengan teman itu pasti, tetapi hal utama yang akan kau dapatkan lebih dari itu. Sebelumnya bunda menceritakan perihal prestasi yang bunda capai, kali ini bunda share mengenai kegiatan yang bunda pernah ikuti.

Bangganya menjadi Juara Kelas

Rabu, 02 Maret 2016
Dear Anakku, kali ini akan bunda ceritakan mengenai prestasi belajar yang bunda alami. Riwayat pendidikan, diawali TK di Miftahul Jannah Cijantung Jakarta tahun 1991 tepatnya usia 4 tahun bunda sudah sekolah di TK masuk kelas B dengan jumlah murid yang lebih sedikit dan Bu Guru Cantik namanya Bu Mimin yang begitu sabar dalam mengajar. Bunda TK sudah pandai berhitung bunda selalu paling pertama keluar bermain setelah menyelesaikan soal-soal hitungan. Meskipun suka bolos karena suka dijemput Enin Aan untuk berkunjung ke rumah Enin Neni di Manggarai namun hasilnya bunda mendapat izin untuk melanjutkan di Sekolah Dasar bahkan bunda sendiri pun yang bosan karena hanya bertepuk tangan di TK. Maka dari itu Enin Aan mendaftarkan di SDN Pasar Rebo satu sekolah dengan Momy Vie, kala itu Momy sudah kelas 4 dan bunda kelas 1. 

Hello "Genjrink"

Dari Ki-Ka : Tante Ayu, Tante Itha, Bunda, Tante Dini, Tante Lucki dan Tante Hanny

Dear Anakku, kelak ketika kau sudah sekolah kau akan memiliki banyak teman, namun dari sekian banyak teman hanya ada beberapa yang akan sesuai dengan tujuanmu, sesuai dengan hobimu, sesuai dengan kesukaanmu maka kalian akan berkumpul dan memiliki kedekatan khusus dibandingkan dengan teman-teman lain mungkin ini yang nantinya disebut teman dekat atau sahabat atau bestfren atau CS kali yah hehehe. "Genjrink" kami sebut genk kami ini, awal mula kedekatan bunda dari awal memang teman bersama Tante Ayu. Namun seperti yang diceritakan pada sesi PSM bunda menjadi dekat dengan Tante Lucki, Tante Dini dan Tante Hanny. Karena Tante Itha dekat dengan Tante Dini dan Tante Hanny akhirnya kami jadi sering kumpul dan bermain bersama. Terutama sering kumpul di Rumah Tante Ayu di Pasteur karena pada zamannya di rumah tante Ayu ada Wifi jadi kami bebas buka media sosial kapanpun.
Secara resmi terbentuk "genjrink" tahun 2008 tepatnya 01 November, dengan motto "make a noizes" karena kami selalu riweh dan berisik kalau kata orang sunda mah gandeng. Namun jauh sebelumnya memang kami sering menghabiskan waktu bersama-sama. Ketika Enin meninggal dan bunda sedang menjalankan skripsi, merekalah yang menghibur dan menghapus duka lara dihati hingga mereka yang support sampai pada akhirnya Bunda sidang ditemani mereka pada tahun 2009 bulan februari.

Pengalaman menjadi Guru Privat anak TK dan SD


 Dear Anakku, kali ini bunda ceritakan pengalaman menjadi guru privat untuk anak TK dan SD. Sebelumnya pernah bunda singgung teman bunda bernama Kiki, ia teman satu angkatan di kampus.
Awal mula menjadi guru privat, kami mesti mendaftar dengan harga cukup mahal untuk kisaran mahasiswa seperti kami yaitu 500ribu karena kami akan mendapat pelatihan dalam mengajar dan dibekali media pengajarannya beserta ditentukan anak didik yang akan privat bersama kami. Untuk honornya sendiri sebenarnya sangat kecil bahkan tidak menutupi biaya pendaftarannya karena setelah mendapat 2 anak didik bunda memutuskan mundur ditambah memasuki semester ke-3 ada praktikum yang mesti dijalankan dan merupakan mata kuliah wajib sehingga menyita waktu dan tak lagi bisa mengajar disore hari.

Anak didik pertama bunda adalah Salsa, anak perempuan cantik yang tinggal di daerah Buah Batu. Bayangkan usaha bunda untuk sampai kerumahnya dari Cimahi ke Buah Batu sungguh jauh sekali. Kali pertama datang bunda agak nervous, karena inilah pengalaman pertama dan terjun langsung setelah pembekalan dari lembaga Andini (lembaga yang menaungi bunda menjadi guru privat). Bertemu dengan ibunya Salsa, bercerita sedikit sambil memperkenalkan jika bunda adalah mahasiswa fakultas psikologi baru semester 1 menjelang semester ke-2. Setelah berbincang sebentar dengan ibunya mulailah bunda mengajarkan Salsa, mengenali huruf, menuli, membaca namun tantangannya adalah Salsa yang masih berusia 4 tahun masih belum terlalu suka untuk belajar maka bunda mengikuti kemauannya untuk bermain dengan mainannya. Bunda yang masih terbilang pemula sehingga belum mampu mengarahkan Salsa untuk belajar, setiap sesi hanya 1 jam namun effort bunda untuk datang kerumahnya lebih dari 1 jam hehehe...pada akhirnya ibunya memutuskan untuk tidak memperpanjang privatnya Salsa, dihari terakhir mengajar Salsa memberikan mainan penghapusnya "ini untuk ibu yah disimpen yah" lucu sekali mungkin saat ini dia sudah besar.

Kesempatan Rekaman Menyanyi

Bersama Tante Lucki (kelompok Sopran)
Dear Anakku, selain fokus dengan belajar saat dibangku kuliah bunda memutuskan untuk mengikuti salah satu kegiatan diluar kuliah istilahnya dikenal dengan Unit Kegiatan Mahasiswa, karena bunda suka menyanyi meskipun suaranya pas-pasan akhirnya memutuskan mengikuti UKM Paduan Suara Mahasiswa Kartika Swara di Kampus. Awal mula gabung pada awal semester tahun 2004, kali pertama masuk dites jenis suaranya terlebih dahulu dan bunda masuk jenis suara Sopran 2. Kali pertama latihan pelatihnya adalah Kang Albert dan ada kaka kelas dari fakultas lain yang juga membantu bunda dan teman bunda Kiki panggilannya dengan nama panjangnya Halijah Dona Kiki Arisda Sitorus. Kembali ke latihan PSM, belajar menyanyikan Mars Kampus namun sayang kakak kelas yang mengajarkan tidak sabaran sampe berkata dengan ketus dan wajah cemberut "Kalian ketawa-ketawa dan kompak banget salahnya" bunda dan Kiki hanya saling berpandangan sampe akhirnya kami tidak ikut latihan kembali karena tidak ingin bertemu dia lagi. Lucu alasannya tetapi memang akhirnya bunda dan Kiki memutuskan mencari kegiatan lain, akhirnya diluar kampus kami berdua kefikiran untuk part time menjadi guru privat untuk anak TK maupun SD. Sesi menjadi guru privat akan bunda ceritakan disesi lain y.

Kembali lagi dengan PSM, pada tahun 2007 kebetulan saat itu Kost-an bunda pindah dan dekat dengan salah satu teman satu angkatan di Fak. Psikologi namanya Syunarsih tapi ingin dipangil Syu-Syu. Kebetulan Syu adalah anggota PSM dan sering latihan, karena sudah tidak ada kegiatan selain kuliah dan mengajar OFF akhirnya bunda ikut dengan Syu untuk gabung kembali di PSM. Kali ini pelatihnya sudah berbeda, namanya Kang Indra sama seperti sebelumnya bunda dites menyanyi terlebih dahulu untuk ditentukan jenis suaranya. Jenis suara bunda tetap sama masuk ke dalam jenis Sopran 2. Mengapa harus dikelompokan berdasarkan jenis suara?karena ketika menyanyikan sebuah lagu maka untuk jenis suara sopran akan menyanyikan sesuai dengan range suaranya yang membedakan dengan jenis suara lainnya. Di kubu perempuan hanya dibedakan suara sopran dan suara alto. di kubu lelaki ada suara Tenor dan bass saja.

Selain Syu, ternyata teman-teman 1 angkatan ada juga yang tergabung diantaranya : Dewi, Dini, Hanny dan Lucki (teman-teman satu genk "Genjrink) akan diceritakan lebih lanjut tentang Genjrink.(Baca Juga : Hello Genjrink) karena sering latihan bersama, menambah kenalan dari fakultas lain. hingga akhirnya perform untuk acara kampus diantaranya : PSM selalu mengiringi Wisuda dan kami mendapatkan tempat disudut kanan untuk menyanyikan lagu-lagu : Mars UNJANI, Hymne UNJANI, dan lagu-lagu pilihan yang diminta. selain itu PSM juga mengiringi saat OSPEK, pernah satu kali bunda ikut gabung dalam acara PSM untuk mengiringi acara Farmasi se-indonesia (apa se-jabar y lupa hehe) dihotel Grand Pasundan.
Menariknya mengikuti PSM, terutama setelah mengiringi acara wisuda kami akan dipersilahkan untuk makan bersama para petinggi kampus dari Rektor hingga dosen. Bagi bunda dan kawan-kawan yang kost inilah moment yang justru ditunggu-tunggu "Wisata Kuliner" kami menyebutnya karena banyaknya hidangan yang disediakan dan kami bebas mau makan sepuasnya bahkan bisa dibawa makanannya jika tidak malu hahaha...

Seiring berjalannya waktu Kang Indra sang pelatih harus mundur mengajari kami karena ia mendapat beasiswa ke Amerika kalau tidak salah dan mesti meninggalkan kami. PSM tidak boleh bubar hingga akhirnya dicari pengganti kang Indra untuk melatih kami. Pelatih baru namanya kang Dudi lebih muda dari Kang Indra. Tidak ada perubahan kami tetap bernyanyi dan tetap senang meskipun pelatih berbeda.Hingga akhirnya kami diminta untuk rekaman untuk lagu Mars dan Syukur (hanya 3 lagu) kalau ga salah hahaha...
Rekaman menyanyi dilakukan di studio di daerah Kopo, kami berkumpul malam kala itu kemudian menggunakan angkot sewaan kami bersuka cita menuju kesana. Sesampainya disana kami tidak langsung rekaman tetapi latihan dan kebanyakan kami berfoto-foto mengisi waktu kosong. Kalau tidak salah rekaman pukul 03.00 dini hari suara sudah serak karena dingin AC dan juga hawa di sana dingin. Tetapi semuanya berjalan lancar.
Hasil rekaman di masukkan kedalam CD meskipun bunda tidak mendapatkannya tetapi rasanya senang ternyata rekaman seperti itu. Berasa banget jadi Gita Gutawa versi jilbaban ehehhe...

Begitulah anakku, semoga kelak kau bisa memilih kegiatan yang kau senangi dan gemari namun dilakukan di luar waktu belajarmu. Semuanya bisa berjalan antara pendidikan maupun kegiatan ektrakulikulernya.

Atas-Bawah : Tante Dewi, Bunda, Tante Hanny, Tante Dini dan Tante Lucki

Auto Post Signature

Auto Post  Signature